首頁 / Romansa / Suami Dinginku Galak Tapi Manis! / 118. Pertengkaran Teman Kecil

分享

118. Pertengkaran Teman Kecil

作者: CacaCici
last update publish date: 2026-06-27 13:37:47
"Tu-Tuan Kaizen."

"Wah … Tuan Kaizen datang."

"Tu-Tuan sungguhan datang, Guys."

Bisik beberapa staf DeRa Films yang masih ada di kantor. Pesta sudah berakhir dan beberapa dari mereka memilih pulang karena sudah diperbolehkan pulang. Sisanya masih di sana karena masih ingin menghabiskan waktu bersama.

Kaizen mengabaikan bisik-bisik tersebut, menatap seluruh penjuru ruangan untuk menemukan istrinya. Namun, dia sama sekali tak menemukan Aluna. Bahkan si penulis yang merangkap jadi asisten
CacaCici

WARNING!! Holla, MyRe Kesayangan CaCi!! Novel kita banyak typo-nya yah? Huhuhu, maaf yah, MyRe, typo menggangu kalian dan membuat konsentrasi membaca kalian jadi terganggu. Biasanya setiap kali CaCi habis nulis, CaCi akan baca ulang minimal sekali (kalau terdesak) dan maksimal 3 kali. Tapi, si Typo ini sering lolos dari penglihatan CaCi soalnya mata CaCi cinta buta ke Typo, makanya suka tak sadar dan sulit mengetahui di mana letak si typo. Ini salah satu kekurangan CaCi. Untuk MyRe yang kasih tahu ada Typo, sungguh CaCi sangat senang. Tapi alangkah lebih baiknya MyRe komen di paragraf yang ada typonya biar CaCi langsung ketemu sama typo-nya. Klu di kolom komentar per tiap bab, CaCi susah(⁠〒⁠﹏⁠〒⁠) bahkan kadang sudah 3 kli bc pun, CaCi belum ketemu sama typo-nya. Jadi, kalau ada typo … mohon bantuannya yah, MyRe. Cukup komen 'ada typo' di paragraf yang ada kesalahan kepenulisannya yah, MyRe. Terima kasih.

| 36
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節
評論 (16)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Kaizen orang yang nggak mau disalahin loh, Kak. (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Siap, Kakku. Terima kasih telah senantiasa menunggu up novel kita ...(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Kaizen dan Haiden jelas orang yang berbeda, Kak. (⁠≧⁠▽⁠≦⁠) Wkwkwk .... qurban dan lewat lagi, Kak, buat nyembelih si Zen bandel ini. (⁠〒⁠﹏⁠〒⁠)
查看全部評論

最新章節

  • Suami Dinginku Galak Tapi Manis!   (9) IgenTa (Ending)

    Saat ini Inggita sudah di rumah, sedang beristirahat dalam kamar. Aluna sendiri tak bisa mendampingi hingga ke sini karena masih ada urusan pekerjaan. Namun, Aluna ikut bahagia dengan kebahagian kakaknya dan kakak iparnya. Yah, Inggita hamil! "Mas Raigen banyak diamnya. Kenapa?" tanya Inggita, mengamati suaminya yang sedang mengusap buah jeruk secara teliti—hingga kulit ari-ari jeruk tersebut dibuang sebersih mungkin. Saat dokter mengatakan Inggita hamil, Raigen sempat mengucapkan syukur dengan sangat kencang. Kebahagiaan pria itu juga tampak nyata. Namun, setelah sampai di rumah, mendadak Raigen sangat pendiam. "Tidak apa-apa, Sweetheart. Hanya sedikit khawatir," jawab Raigen sambil senyum hangat, menyerahkan jeruk yang sudah ia kupas dan bersihkan dari kulit adiknya pada istrinya, "mungkin sepertinya mulai sekarang aku akan melarangmu lewat dari tangga, Sweetheart. Kau hanya boleh turun dan naik ke lantai atas bawah dengan mengunakan lift." "Kenapa begitu, Mas?" Inggita

  • Suami Dinginku Galak Tapi Manis!   (8) IgenTa

    Atau dengan Shela pun tidak masalah, karena akhir dari obrolan kami adalah doa agar kita selalu bahagia dan selamanya bersama." "Begitu yah?" gugup Inggita sambil menatap malu campur grogi pada Raigen. Dia sudah segila ini dan ternyata … ini hanya fitnah seseorang yang ingin menghancurkan hubungan mereka. "Iya, Wifey. Setelah kita kembali ke kota, aku akan mengajakmu bertemu dengan Shela. Bagaimana?" Inggita menganggukkan kepala secara ragu. Dia sejujurnya malu karena ini membuatnya terlihat cemburuan dan tipis kepercayaan. Akan tetapi Inggita … ingin menghapus seluruh ketahuan di hatinya. "Masalah curat cerai, itu bukan dariku, Sweetheart. Tapi … aku akan menyelidiki ini secara tuntas dan sekalipun dia family, aku tak akan memaafkannya," ucap Raigen dengan nada bersungguh-sungguh, tetapi penuh dendam di akhir kalimat. "U'um." Inggita menganggukkan kepala secara pelan. "Kita berdamai?" ujar Raigen pelan, lagi-lagi mendapat anggukan dari Inggita. "Besok kita pulang k

  • Suami Dinginku Galak Tapi Manis!   (7) IgenTa

    Sayangnya Inggita menolak percaya karena video itu masih berputar di kepalanya. "Tidak terhitung berapa kali aku cemburu saat melihatmu akrab dengan pria lain. Tidak terhitung berapa kali aku menahan kesal karena wajahmu yang selalu berpaling saat berpapasan denganku. Lalu sekarang kau bilang aku menikahimu tanpa cinta?" Raigen diam sejenak sambil menatap lekat wajah cantik istrinya. Cup' Raigen menghapit dagu Inggita lalu mengangkatnya supaya Inggita mendongak padanya. Setelah itu, dia mencium bibir istrinya—melumatnya lembut dan penuh perasaan. Awalnya Inggita hanya diam dan tak peduli pada ciuman itu. Bayang-bayang Shela memeluk suaminya, terus menghantuinya. Namun, pada akhirnya Inggita membalas ciuman itu. Permainan bibir Raigen sangat lembut dan menghanyutkan. Inggita lama-lama terlena dan hanyut. Mereka cukup lama berciuman, hingga pada akhirnya Raigen melepas setelah istrinya memukul pundaknya—isyarat untuk berhenti. Inggita langsung memburu oksigen, memalingkan wa

  • Suami Dinginku Galak Tapi Manis!   (6) IgenTa

    "Bicara serius, Gita," ucap Raigen datar, menepuk bagian kosong di sebelahnya sebagai isyarat supaya Inggita duduk di sebelahnya. "Kemari!""Aku di sini saja," jawab Inggita dengan keras kepala. Raigen mengatupkan rahang, menatap Inggita dengan ekspresi wajah marah dan kesal. "Aku masih suamimu, kau tidak perlu sewaspada ini padaku, Gita. Cepat kemari! Kita harus bicara."Inggita pada akhirnya berjalan mendekat ke arah ranjang. Dia duduk di sebelah Raigen tetapi dengan jarak yang jauh. "Kalau kau duduk jauh begitu, bagaimana aku akan memelukmu, Inggita Larasati Adam?!" Raigen menatap istrinya tajam, memberi isyarat supaya Inggita bergeser lebih dekat padanya. "Pak Raigen mau bicara apa sebenarnya," tanya Inggita, mengabaikan perkataan Raigen. Dipeluk oleh Raigen? Inggita juga sangat ingin. Hanya saja … bayang-bayang saat Raigen memeluk mantan istrinya, itu terlalu menyakitinya sehingga dia merasa pelukan pria ini bisa mengantarnya ke luka baru. "Hah." Raigen berdehem rendah, men

  • Suami Dinginku Galak Tapi Manis!   (5) IgenTa

    Dia meraih HP lalu memeriksa siapa nomor yang menelpon. Ternyata …---Pak Raigen--Itu nama kontak Raigen sekarang, Inggita sudah menggantinya. Setelah dua minggu tak pernah mengabari atau mengirim pesan padanya, akhirnya pria ini menghubunginya. Sungguh, darah Inggita berdesir hebat saat membaca nama di layar HP. Jantungnya berdebar kencang dan tubuhnya langsung tegang. "Dia nelpon untuk apa yah?" gumam Inggita pelan, menatap layar cukup lama—matanya panas karena ingin menangis. "A-apa meminta uang ganti tebusanku waktu itu yah?"Jantung Inggita berdebar sangat kencang, dia panik, takut, dan gugup. Pada akhirnya Inggita menolak panggilan telepon dari Raigen lalu buru-buru mencek saldo di m-banking. Uangnya hanya seratus juta. Sejujurnya itu banyak bagi Inggita, malah sangat banyak. Hanya saja, uang yang Raigen keluarkan untuk menebusnya itu sebanyak 500 juta.Sekalipun Inggita membayar uang tebusan itu, Inggita tetap berutang 400 juta lagi pada Raigen. "Ta-tapi kan soal uang tebusa

  • Suami Dinginku Galak Tapi Manis!   (4) IgenTa

    Apa Kakak nggak niat jemput?" tanya Aluna, kebetulan ada urusan ke kantor kakaknya jadi dia berkesempatan bertemu dengan sang kakak. Raigen menggelengkan kepala. "Biarkan saja," jawabnya terkesan acuh tak acuh, "masalah cutinya selama ini, hitung sebagi bolos kerja," tegasnya kemudian. "Hah?" Aluna mengerutkan kening lalu menatap kakaknya dengan ekspresi penuh tanda tanya campur khawatir, "Kakak sama Kak Gita ada masalah yah?""Bukan Kakak. Dia sendiri yang bermasalah. Nenek dan Bibinya tidak sakit, tak ada jalanan yang longsor. Dia berbohong!" ucap Raigen dingin, "Kakak benci dibohongi. Kau tahu itu, bukan?""Ya-ya." Aluna menggaruk pelipis sambil menatap campur aduk pada kakaknya. 'Waduh, patal juga Kak Inggita ini. Tapi buat apa Kak Inggita bohong ke Kak Raigen, coba?'"Tapi kan, Kak … masa kalian jadi begini. Maksudnya … kalau kalian pisah gini, cara kalian nyelesaiin masalah gimana coba? Gih, Kakak jemput Kak Inggita. Kalau memang ada masalah, kalian obrolin baik-baik. Jangan g

  • Suami Dinginku Galak Tapi Manis!   1. Jebakan dan Pertolongan

    "Aku sudah memasukkan obat perangsang ke dalam minumanmu, Aluna Sayang." Aluna Rasya Adam (24 tahun), melebarkan mata saat mendengar ucapan pria tersebut. Ia menatap takut campur panik pada seorang pria yang saat ini berdiri di hadapannya. Pria itu menjulang tinggi, memperlihatkan senyuman miring

  • Suami Dinginku Galak Tapi Manis!   6. Menikah

    Aluna dan Kaizen jatuhnya memang dijodohkan, karena selain insiden itu keduanya tidak pernah terikat apapun. Kaizen bukan pilihan Aluna dan Aluna juga bukan pilihan Kaizen. Keluarga mereka lah yang menentukan. Insiden itu bukan alasan mereka menikah, tetapi faktor yang menjadi alasan kuat mereka

  • Suami Dinginku Galak Tapi Manis!   4. Pertemuan

    Kaizen menatap mamanya dengan ekspresi flat, tetapi dengan sorot mata yang intens. Dia diam cukup lama untuk mempertimbangkan sesuatu hingga pada akhirnya mengangukkan kepala sebagai tanda setuju. Naia tiba-tiba membalik tubuh, wajah galaknya langsung hilang, bersama dengan senyuman senang yang m

  • Suami Dinginku Galak Tapi Manis!   5. Paksaan Menikah

    "Kak, i-ini wanita yang tidur dengan Kaizen," bisiknya dengan nada gemetar, efek deg degkan bertemu dengan calon menantunya, sosok yang membuktikan pada dunia kalau Kaizen normal! "Hah?" Nindi menunjukan ekspresi kaget, menatap Aluna dengan raut muka kaku lalu kembali menatap adik iparnya dengan e

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status