Share

Bab 320

Penulis: AliceLin
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-27 19:43:52

“Jadi, kecelakaan yang Anda alami juga direncanakan orang itu?”

Dahi Arnold mengernyit, Raut wajahnya masih dipenuhi keterkejutan dan kebingungan. “Tapi, aku dengar dari Sherin kalau istri kedua mantan suami Anda yang sudah─”

“Tidak, Arnold!” sergah Natalie dengan panik. Matanya menyorotkan kegelisahan yang mencekam.

Dengan suara gemetar, ia menceritakan kejadian lengkap yang dialaminya dalam kecelakaannya sepuluh tahun lalu. Ia juga menjelaskan kecurigaannya terhadap Penelope yang mungkin hanyalah pion yang dimanfaatkan “dalang” dari pengejaran tersebut untuk membungkamnya.

Terlebih lagi, kasus penculikan Sherin sebelumnya telah membuktikan bahwa Penelope dan David bertindak atas perintah Frans Langdon, di mana di belakang Frans sendiri masih ada sosok yang mengendalikan semuanya.

“Bukankah bukti itu belum ditemukan sampai sekarang? Mereka pasti pikir aku yang menyimpannya waktu itu, makanya mereka ingin melenyapkanku agar tidak ada yang mengetahui kejahatan mereka,” gumam Natalie de
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 320

    “Jadi, kecelakaan yang Anda alami juga direncanakan orang itu?”Dahi Arnold mengernyit, Raut wajahnya masih dipenuhi keterkejutan dan kebingungan. “Tapi, aku dengar dari Sherin kalau istri kedua mantan suami Anda yang sudah─”“Tidak, Arnold!” sergah Natalie dengan panik. Matanya menyorotkan kegelisahan yang mencekam.Dengan suara gemetar, ia menceritakan kejadian lengkap yang dialaminya dalam kecelakaannya sepuluh tahun lalu. Ia juga menjelaskan kecurigaannya terhadap Penelope yang mungkin hanyalah pion yang dimanfaatkan “dalang” dari pengejaran tersebut untuk membungkamnya.Terlebih lagi, kasus penculikan Sherin sebelumnya telah membuktikan bahwa Penelope dan David bertindak atas perintah Frans Langdon, di mana di belakang Frans sendiri masih ada sosok yang mengendalikan semuanya.“Bukankah bukti itu belum ditemukan sampai sekarang? Mereka pasti pikir aku yang menyimpannya waktu itu, makanya mereka ingin melenyapkanku agar tidak ada yang mengetahui kejahatan mereka,” gumam Natalie de

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 319

    Kepanikan memenuhi ruang rawat Natalie. Arnold telah mengangkat tubuh ibunya keluar. Sementara, Sherin telah berjalan lebih dulu, mencari tim medis agar ibu mertuanya dapat segera mendapatkan penanganan. Derap langkah dan gema kepanikan di koridor perlahan menjauh. Natalie tidak dapat berbuat apa pun selain menatap kepergian mereka dari atas ranjangnya. Dadanya terasa sesak oleh rasa bersalah, merasa ucapannya yang telah mengguncang Beatrice hingga akhirnya kehilangan kesadaran. Keheningan yang dipenuhi kecemasan memenuhi setiap sudut ruangannya. Ia tidak dapat memejamkan matanya dengan tenang. Setelah bergulat dengan kegelisahan yang tak kunjung lemyap, akhirnya ia memutuskan untuk melihat keadaan majikannya—yang kini juga menjadi besannya.Namun, pintu ruang rawatnya tiba-tiba digeser dari luar. Arnold kembali muncul di hadapannya. Wajahnya terlihat lelah. Garis ketegangan masih jelas tercetak di rahangnya. Meski demikian, ia tetap melangkah mendekat ke sisi ranjang Natalie. "An

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 318

    “Karena dia ingin melindungi kalian.”Ruangan kembali diliputi keheningan yang pekat. Jawaban Natalie menggantung di udara, menimbulkan tanda tanya besar di dalam kepala mereka.Tepat saat Beatrice hendak membuka mulut untuk bertanya lebih jauh, terdengar ketukan pelan dari balik pintu yang tidak tertutup sempurna. Semua mata spontan menoleh.Arnold muncul di hadapan mereka, lalu berjalan masuk dengan langkah tergesa dan tergopoh karena menahan sakit. Sherin langsung bergerak mendekatinya, meraih tangannya.“Arnold, kenapa kamu malah keluar dari kamar?” tanya Sherin dengan cemas.Arnold menoleh sekilas. “Aku mencemaskanmu,” gumamnya.Karena Sherin tidak kunjung kembali ke ruangan, Arnold memutuskan untuk menyusul. Ia sangat mencemaskan keselamatan istri kecilnya tersebut. Namun, ia tidak pernah menyangka akan mendengar pembicaraan yang selama ini menjadi teka-teki besar dalam hidupnya.Tanpa menunggu respon istrinya, Arnold kembali menatap Natalie dengan tajam. “Tolong jelaskan apa ma

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 317

    “Kalau kalian memang tidak ada hubungan seperti itu … Lalu, apa alasanmu masuk ke kediaman Windsor, Natalie Callen?”Beatrice masih menatap Natalie dengan penuh selidik. Ia masih meyakini wanita itu memiliki motif terselubung.“Saya amnesia, Nyonya,” cetus Natalie.Dahi Beatrice mengernyit. “Amnesia?” gumamnya, disusul tawa kecil yang terdengar mengejek. Alasan itu terasa terlalu konyol baginya.Sherin yang sejak tadi menyimak dalam diam, akhirnya angkat bicara. "Benar, Ma. Ibuku memang amnesia. Dia baru mendapatkan kembali ingatannya belum lama ini."Beatrice menoleh, menatap menantunya dengan tajam. Tatapan itu begitu dingin hingga membuat Sherin merasa asing, seolah-olah dirinya adalah komplotan penjahat yang sedang bekerja sama untuk menipunya.Namun, Sherin tidak gentar. Ia berdiri tegak di samping ranjang ibunya, membantu menjelaskan kondisi yang baru ia pahami saat ini.“Saya tahu sulit bagi Anda untuk percaya,” ujar Natalie dengan suara yang terdengar lelah, “Tapi kenyataannya,

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 316

    Melihat tidak ada seorang pun yang bersuara, Sherin hendak membuka mulut untuk meredam ketegangan yang kian menyesakkan. Ia merasa perlu meluruskan kecurigaan Beatrice terhadap ibunya. Namun, sebelum sempat bersuara, Natalie mencengkeram lengan Sherin pelan dan menggeleng, memberi isyarat agar putrinya tidak ikut campur. “Nyonya,” ucap Natalie akhirnya dengan nada tenang penuh kerendahan hati. “Sebelumnya izinkan saya untuk memperkenalkan diri. Nama asli saya bukan Gretta Marley, tapi Natalie Callen.” “N-Natalie?” Beatrice tersentak mendengar nama itu. Dulu, ia pernah mendengar suaminya, Richard Windsor menyebut nama itu di telepon. Meskipun Beatrice tidak dapat memastikan apakah “Natalie” yang terpatri di ingatannya sama dengan dengan Natalie yang ada di hadapannya saat ini, tetapi dadanya telah bergemuruh hebat. “Sebenarnya saya dan Richard─ah, maksudku … Tuan Besar Windsor,” Natalie buru-buru meralat, lalu melanjutkan dengan hati-hati, “kami adalah rekan bisnis.” Sherin terk

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 315

    "Masuk," sahut Sherin seraya melepaskan pelukannya dan menghapus sisa air mata di pipinya. Ia berusaha merapikan penampilannya agar tidak terlihat terlalu kacau.Pintu bergeser terbuka, menampilkan sosok Beatrice yang berpenampilan anggun dengan membawa satu parsel buah di tangannya. Ia sempat terkejut kecil saat melihat Sherin di dalam ruangan itu.“Kamu ada di sini juga rupanya, Sherin,” gumam wanita paruh baya itu seraya tersenyum tipis.“Aku …,” Sherin menoleh kepada Natalie, tampak bingung bagaimana menjelaskan hubungannya dengan Natalie saat ini kepada ibu mertuanya terseut.Namun, Beatrice tidak terlalu berminat mendengar penjelasan apa pun darinya dan melangkah masuk dengan tenang.“Bagaimana kondisimu, Gretta?” tanya Beatrice tanpa menoleh. Ia meletakkan parsel buah tersebut di atas meja samping ranjang.Natalie melirik sekilas ke arah Sherin, lalu menjawab, “Nyonya, sebenarnya saya ….”Ucapan Natalie terhenti karena matanya kini bertemu pandang dengan wanita yang selama ini

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status