Share

Bertengkar

"Ayu jangan dekat-dekat sama Suci. Nanti di ajak jual diri juga lho," ucap Putri saat kami tiba di kelas.

"Siapa yang jual diri?" Bentak seseorang membuat kami bertiga terkejut.

"Kalian ya, masih SMP tapi bahasa kalian sudah seperti orang dewasa," Buk Ranti guru agama memarahi kami.

"Siapa yang kalian tuduh jual diri?" sambung Buk Ranti.

Spontan Putri dan Ayu melihat ke arahku.

Aku langsung menggeleng, "Enggak benar,Buk. Mereka menuduh Suci tanpa bukti. Iyakan, Yu?" ucapku sambil meminta pembelaan dari Ayu.

"Iya,Buk," jawab Ayu mengangguk.

"Tapi kamu memang di beri uang kan sama cowok?" ujar Putri membenarkan tuduhannya.

Buk Ranti membenarkan kacamatanya dan memandang ku meminta penjelasan.

"Dia teman Suci dari kampung nenek,Buk. Kebetulan dia kemarin main ke rumah Suci. Bahkan Emak dan Ayah nyuruh dia nginap,"

"Tuhkan,Buk. Pasti di rumahnya tu mereka melakukannya." Putri memotong ucapan ku.

"Kau kira di ruma

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status