Partager

Bab 4

Auteur: Myafa
last update Date de publication: 2026-10-05 13:55:35

Saat mendengar namanya dipanggil, Leo segera memutar tubuhnya. Suara itu berasal dari dalam toilet dan Leo tahu suara siapa itu. Benar saja. Beberapa saat kemudian seseorang keluar dari dalam toilet.

“Apa Pak Jack sudah selesai?” Leo segera menghampiri Jack, atasannya.

Sejak tadi, dia memang menemani atasannya itu untuk mengganti baju. Atasannya merupakan anak dari pemilik acara pesta malam ini. CEO PT Ice Fresh, perusahaan food industry.

“Ini.” Jack memberikan baju yang tadi dipakai. Dia baru saja pulang berlibur, karena itu dia meminta Leo menyiapkan baju dan membawanya ke pesta.

Dengan segera Leo menerima baju yang diberikan Jack. Sebagai asisten pribadi, Leo harus selalu sigap. Memastikan jika atasannya selalu bekerja tepat waktu.

“Apa sudah rapi?” Jack melihat dirinya dari pantulan kaca.

Leo ikut mengalihkan pandangan saat mendapatkan pertanyaan itu. “Sudah rapi, Pak.” Memberikan pendapatnya.

Jack kembali merapikan rambutnya. Memastikan penampilannya rapi sebelum masuk ke pesta. Tak mau membuat malu sang papa di acara besar. Jika bukan pesta ulang tahun perusahaan, mungkin dia tidak akan datang. Mengingat baru saja dia pulang berlibur.

“Baiklah, aku akan temui papa kalau begitu.” Jack segera mengayunkan langkahnya keluar dari toilet. Namun, tiba-tiba langkah Jack terhenti. Dia memutar kembali tubuhnya untuk menatap Leo. “Masukan bajuku ke dalam mobil saja!” Dia memberikan perintah pada Leo.

“Baik, Pak.” Leo mengangguk. Baru saja mengayunkan langkah, tiba-tiba dasi milik Jack yang dibawa, terjatuh. Terpaksa dia berhenti lebih dulu. Merapikan pakaian yang dibawanya agar tidak tercecar.

Jack terus mengayunkan langkahnya. Tepat saat keluar dari toilet, dia melihat wanita cantik dengan seorang anak berada di depan toilet.

‘Cantik,’ puji Jack dalam hati. Langkahnya terus diayunkan melewati wanita tersebut.

Elle melihat reaksi sang anak yang tampak diam saat melihat pria yang keluar dari toilet. Artinya bukan pria itu yang membantu anaknya untuk cuci tangan. Jadi dia tidak perlu berterima kasih pada pria itu.

“Ayo.” Akhirnya Elle pun mengajak anaknya untuk kembali ke pesta. Sepertinya dia mengurungkan niatnya untuk berterima kasih pada pria yang membantu anaknya. Karena pria itu tak kunjung keluar.

Lukas mengangguk. Mengikuti permintaan mommy-nya. Dia menggandeng sang mommy dan berjalan beriringan dengan sang mommy.

Tepat saat langkah Elle diayunkan, Leo keluar dari toilet. Dari kejauhan Leo melihat Lukas yang sedang digandeng oleh seorang wanita. Leo yakin jika dia adalah mommy Lukas.

“Dari belakang saja tampak cantik.” Leo tersenyum, memuji mommy Lukas.

Saat Lukas dan mommy-nya berbelok ke pesta, Leo berbelok ke area tempat parkir. Jadi mereka tidak sempat berpapasan.

Elle bergabung dengan sang papa. Jika tadi sang papa bersama dengan Pak Jimmi saja, kali ini dia bersama dengan pria lain. Pria itu adalah pria yang sempat dilihatnya di toilet tadi.

“Kalian sudah kembali.” Varel menyambut anak dan cucunya.

“Iya, Pa.” Lavelle mengangguk.

Jack yang melihat Elle begitu terkejut. Ternyata wanita cantik yang ditemui di toilet tadi adalah anak teman papanya.

“Jack, kenalkan, ini anak dan cucuku.” Varel memperkenalkan Lavelle dan Lukas.

“Tadi kita sudah bertemu di toilet.” Jack tersenyum. “Jack.” Dia kemudian mengulurkan tangannya, mengenalkan diri.

Elle ingat jika pria di depannya adalah pria yang ditemuinya di depan toilet. Pria yang dikiranya orang yang membantu anaknya. “Lavelle, panggil saja Elle” Elle menerima uluran tangan.

“Hai, jagoan, siapa namamu?” Jack menatap ke bawah. Menatap Lukas yang berada di sebelah Lavelle.

“Lukas.” Lukas menjawab namanya.

“Jack ini adalah putra dari Pak Jimmi. Dia CEO di Ice Fresh.” Varel tersenyum memberitahu putrinya seraya menyebutkan perusahaan dari orang tua Jack. “Dia masih belum menikah.” Varel menggoda putrinya. Berharap putrinya bisa membuka hati.

Mendengar penjelasan dari papanya hanya bisa membuat Elle tersenyum. Papanya begitu bersemangat sekali memperkenalkan Jack. Entah apa tujuan papanya memperjelas status Jack. Padahal dia tidak bertanya.

“Lukas, mau es krim?” Jimmi menatap Lukas. Dia berniat mengajak Lukas agar anaknya bisa mendapatkan kesempatan mengobrol dengan Elle.

“Opa Jimmi punya banyak es krim, ayo kita ambil.” Varel mengulurkan tangannya. Bak gayung bersambut ajakan Jimmi itu ditangkap Varel dengan baik. Dia tahu jika Jimmi sengaja mengajak cucunya.

“Aku mau es krim.” Lukas setuju. “Mommy, aku ikut opa ambil es krim dulu.” Lukas menatap sang mommy.

“Pergilah, Sayang.” Elle mengangguk. Memberikan izin sang anak. Dia melihat jelas anaknya begitu bersemangat.

Lukas akhirnya pergi bersama dengan opanya. Kini tinggal Elle dan Jack saja yang berada di tempat itu. Elle sedikit canggung karena ini adalah kali pertama bertemu dengan Jack. Jadi tidak tahu harus membicarakan apa.

“Aku dengar kamu sekarang jadi CEO di perusahaan papamu.” Jack menatap Elle, membangkitkan obrolan. Berharap obrolan itu dapat membuatnya dekat dengan wanita cantik di depannya itu.

“Iya, hanya saja aku harus belajar banyak. Masih belum punya banyak pengalaman.”

“Semua memang perlu proses. Nanti berjalannya waktu, pasti kamu akan bisa mendapatkan pengalaman.” Jack mencoba memberikan semangat.

Mereka berdua asyik mengobrol bersama. Jack menceritakan sedikit pengalamannya menjadi CEO. Karena Elle masih baru dalam dunia bisnis, dia pun mendengarkan dengan baik. Siapa tahu ada hal yang bisa dia pelajari.

Di tempat lain, Lukas asyik menikmati es krimnya duduk bersama sang opa. Pria kecil itu makan es krim rasa coklat kesukaannya. Tampak begitu lahap menikmati es krimnya.

“Pak, ada pemilik Adion, ayo kita temui mereka.” Jimmi yang melihat seseorang yang datang pun memberitahu Varel. “Aku akan panggil asisten Jack untuk menemani Lukas.” Jimmi segera mengedarkan pandangan mencari Leo. Saat melihat Leo, dia memberikan isyarat untuk mendekat.

Dengan sigap, Leo menghampiri atasannya. “Ada yang bisa saya bantu, Pak.”

“Tolong temani cucu temanku, aku mau menemui pemilik Adion.”

Leo segera mengalihkan pandangan. Ternyata anak yang harus ditunggunya adalah anak laki-laki yang tadi ditemui di toilet. Tentu saja dengan senang hati dia akan menemani. “Baik, Pak.” Leo mengangguk.

Akhirnya Varel dan Jimmi pergi. Meninggalkan Lukas bersama dengan Leo.

“Hai, Boy, kita bertemu lagi.” Leo menyapa Lukas.

“Uncle, mau es krim?” Lukas menyodorkan es krim pada Leo.

“Tidak, terima kasih.” Leo menggeleng.

Leo menemani Lukas yang asyik menikmati es krimnya. Sambil menikmati es krim, Lukas terus bercerita banyak hal termasuk dengan makanan apa saja yang disukainya. Leo pun dengan semangat mendengarkan cerita pria kecil itu.

“Dia bersamamu?” Jack yang menghampiri Lukas, justru mendapati Lukas bersama dengan Leo.

“Pak Jimmi sedang menemui pemilik Adion, Pak. Jadi meminta saya menemani Lukas.”

“Berikan kunci mobil, aku akan mengantarkan Lukas. Kamu bisa pergi.”

Mendapati perintah itu, segera Leo memberikan kunci mobil. Kemudian berlalu pergi, meninggalkan Lukas dengan Jack. Sambil mengayunkan langkahnya menjauh, dia melihat ke arah Lukas. Entah kenapa anak itu begitu menarik untuknya.

Elle berjalan ke arah anaknya dan Jack. Menghampiri dua laki-laki yang menunggunya. Senyum manis menghiasi wajahnya ketika melihat dua laki-laki itu.

Namun, seketika senyum itu surut saat melihat seseorang yang dikenalkan berada tepat di belakang Jack dan Lukas.

“Leo.” Elle membulatkan matanya, tidak menyangka jika dia melihat Leo di pesta ini.

Saat Leo tampak berjalan menjauh, dengan langkah cepat Elle mengejar. Menerobos kerumunan orang di pesta. Mencari keberadaan Leo yang sekilas dilihatnya tadi.

Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Commentaires (1)
goodnovel comment avatar
Margaretha Indrayani
lanjut thor
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Dernier chapitre

  • Pria Dingin Itu Ayah Anakku   Bab 12

    “Untuk saat ini belum. Aku mau fokus pada Lukas saja.” Elle menatap ke arah anaknya yang sedang bermain dengan Leo.Jack merasa jawaban itu tidak menjadi penghambat. Jika saat ini belum, artinya masih ada kemungkinan jika suatu saat nanti Elle akan membuka hati.“Kamu harus bisa move on. Lukas butuh sosok daddy.” Jack menatap Elle. Dia mengambil celah untuk membuat Elle membuka hati.Sejenak Elle melihat ke arah Lukas. Yang dikatakan Jack memang benar. Lukas memang selama ini butuh sosok daddy. Selama ini, Lukas juga berharap dapat bertemu dengan daddy-nya.“Anak-anak sebesar Lukas memang butuh sosok daddy. Apalagi dia anak laki-laki.” Suara Jack kembali terdengar.Kali ini Elle setuju dengan ucapan Jack. Lukas memang butuh sosok daddy, dan daddy Lukas ada di depan mata sekarang. Karena itu Elle pun bertekad untuk membuat Leo ingat kejadian enam tahun lalu.“Iya, kamu benar. Dia butuh sosok daddy.”Mendapati jawaban itu, Jack tampak senang. Karena artinya Elle mau berusaha membuka h

  • Pria Dingin Itu Ayah Anakku   Bab 11

    “Leo, kita ke Marlene Italian Restaurant.” Jack menatap Leo, memberikan perintah.“Baik, Pak.” Leo mengangguk. Elle melihat reaksi Leo. Sayangnya, Leo tampak biasa saja. Tidak menunjukan reaksi apa pun. Dia jadi bingung. Apa benar Leo tidak ingat tentang restoran yang dulu menjadi milik keluarganya itu.Leo melajukan mobilnya ke restoran yang diminta. Saat sampai di restoran, Leo memarkirkan mobilnya. Tak ada ekspresi apa pun yang terlihat pada wajah Leo. Tampak pria itu biasa saja. Tentu saja itu membuat Elle bingung. Seharusnya pria itu tampak terkejut karena dia mengajak ke restoran milik keluarganya yang dulu.“Leo, kamu ikut saja sekalian.” Sebelum keluar dari mobil, Elle menatap Leo. Dia masih belum puas jika melihat Leo tenang saja. Minimal pria itu harus terlihat jika tidak familiar dengan restoran yang berada di sana.“Baik, Bu.” Leo mengangguk.Akhirnya semua turun dari mobil. Elle berjalan bersama putranya. Di sampingnya ada Jack yang berjalan di sebelah Lukas. Mereka

  • Pria Dingin Itu Ayah Anakku   Bab 10

    Leo mengalihkan pandangan pada Jack. Karena yang berhak memberikan perintah padanya hanya Jack. Jadi dia tidak berani bertindak.“Uncle Leo, ayo turun.” Lukas melambaikan tangannya, ikut-ikut sang mommy mengajak Leo untuk masuk.Leo masih tidak keluar dari mobil. Dia masih diam dan tidak mengikuti perintah. Tatapannya masih terarah pada Jack yang berdiri di samping Lukas.“Turunlah, dan ikut masuk!” Akhirnya suara Jeck terdengar juga.Jika Jack sudah memerintahkan, artinya Leo tidak bisa menolak. Dengan segera dia keluar dari mobil.Melihat Leo yang sudah keluar, Elle segera menuju ke rumah. Asisten rumah tangga tampak sedang merapikan meja makan. Menyiapkan makan siang.“Kalian tunggu dulu di sini. Aku akan menemani Lukas mengganti baju dulu.” Elle menatap Leo dan Jack di ruang keluarga.“Baiklah.” Jack mengangguk.Jack duduk di sofa ruang keluarga bersama Leo. Menunggu Elle dan Lukas.“Maaf, Pak. Saya ikut masuk.” Leo menatap Jack, merasa tidak enak. “Karena Elle yang minta, ak

  • Pria Dingin Itu Ayah Anakku   Bab 9

    Mendapati Elle yang memberikan kotak makan, membuat Leo terperangah. Dia tentu terkejut dengan aksi Elle itu.“Kamu datang pagi-pagi, atasanmu makan, tapi kamu tidak. Jadi makanlah ini.” Elle menyodorkan kembali kotak makan tersebut. Leo masih ragu dengan apa yang diberikan Elle. Dia menatap Jack yang berada di sebelah Elle. Tatapannya seolah meminta untuk izin pada atasannya itu.Jack memberikan anggukan. Memberikan kode pada Leo untuk menerima bekal yang diberikan oleh Elle. Walaupun sebenarnya Jack sedikit kesal karena Elle memerhatikan Leo. Leo yang mendapatkan kode itu membuatnya segera menerima kotak makan tersebut. “Terima kasih, Bu.”“Aku permisi dulu.” Setelah memberikan makanan itu pada Leo, Elle segera keluar dari mobil. Leo meletakkan kotak makan di kursi penumpang yang berada di sebelahnya. Kemudian melajukan mobilnya ke kantor Jack. Di dalam mobil hening. Tidak ada yang bicara sama sekali. Jack pilih diam selama perjalan ke kantor. Sesampainya di kantor, Jack keluar

  • Pria Dingin Itu Ayah Anakku   Bab 8

    Leo membuka ponselnya. Dilihatnya pesan dari Jack yang memintanya untuk datang ke apartemennya lebih awal.Dengan segera Leo bersiap. Kemudian menjemput Jack di apartemen Jack. Beruntung kos milik Leo tak jauh dari apartemen Jack. Berada di belakang pemukiman di belakang apartemen Jack. Jadi dia bisa sampai dengan cepat ke apartemen. Leo juga hanya tinggal berjalan kaki ke apartemen Jack. Saat sampai, Leo harus melihat ruang tamu begitu berantakan sekali. Sambil menunggu Jack keluar, dia membersihkan ruang tamu. Membuang kaleng-kaleng soda ke tempat sampah dan merapikan beberapa sisa makanan ringan.“Ayo, berangkat.” Suara Jack terdengar ketika keluar dari kamarnya. “Pak Jack, tidak sarapan dulu?” Leo menatap Jack. Dia belum sempat membuatkan sarapan, tetapi Jack sudah mengajaknya pergi.“Tidak, aku akan sarapan di tempat Elle.” Jack berjalan mengambil kunci mobil. “Jadi kita akan ke tempat Bu Elle, Pak?”“Iya, sudah jangan banyak bertanya.” Jack melemparkan kunci mobil pada Leo. “

  • Pria Dingin Itu Ayah Anakku   Bab 7

    Mendapati jawaban itu membuat hati Elle merasa sakit. Dia tidak menyangka jika ternyata Leo tidak mengenalinya sama sekali. Padahal harusnya dia mengenali walaupun malam itu mereka mabuk. Buktinya, dirinya saja masih mengenali Leo.“Kita pernah bertemu di restoran Italia.” Elle menatap lekat sambil mencoba memberikan clue. Siapa tahu Leo ingat.“Restoran Italia?” Wajah Leo tampak bingung.“Restoran milik keluargamu.” Suara Elle kembali terdengar,mencoba menjelaskan lebih rinci.“Anda sepertinya sedang salah orang. Saya tidak punya restoran. Keluarga saya hanya keluarga dari desa. Mana bisa punya restoran.” Leo tersenyum mencela ucapan Elle.Elle berusaha mencerna ucapan itu. Kenapa bisa keluarga dari desa? Bukankah keluarga Smith berasal dari kota. Tentu saja itu membuatnya bingung.“Elle.” Jack menghampiri Elle. Dia yang menunggu merasa wanita itu terlalu lama. Karena itu dia memilih untuk menyusulnya. Alangkah terkejutnya ketika melihat Elle sedang mengobrol dengan Leo.Elle segera

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status