Share

Bab 3 

Author: Muriaz
Namun, ayah mertuaku menegur suamiku dengan tegas, "Dasar kamu ini! Apa gunanya kamu belajar selama ini? Itu namanya hubungan menyimpang! Ngerti?"

Ayah mertuaku terlalu pandai berpura-pura. Dia tidak mengatakan itu ketika di bus. Bibirku yang berwarna merah muda sedikit terbuka dan mulutku terasa kering ....

Tiba-tiba, suamiku menerima telepon. Ada urusan di perusahaan sehingga dia harus lembur semalaman. Setelah mengucapkan beberapa patah kata, dia pun buru-buru pergi.

Aku dan ayah mertuaku saling berpandangan. Matanya berbinar, seolah-olah ingin melahapku sepenuhnya. Dia merentangkan lengannya dan memelukku dengan erat, juga meletakkan hidungnya di bahuku dan menarik napas dalam-dalam. "Menantuku, kamu benar-benar bergairah dan harum. Aku iri banget sama putraku ...."

Telapak tangannya yang hangat meraba-raba seluruh tubuhku. Dia seolah-olah menganggapku sebagai istrinya.

Ayah mertuaku benar-benar keterlaluan. Namun, bermesraan dengannya di rumah dan perasaan berdebar dari berselingkuh membuat tubuhku makin bergairah dan pusing.

"Ayah, aku mandi dulu."

Begitu selesai berbicara, aku langsung melarikan diri. Sebenarnya, aku masih mencintai suamiku. Aku tidak akan mengkhianatinya kecuali benar-benar terpaksa. Kejadian di bus itu hanyalah kecelakaan. Namun, aku punya firasat bahwa sesuatu akan terjadi denganku dan ayah mertuaku ....

Setelah melepas pakaian, aku berbaring di bak mandi. Uapnya makin meningkatkan gairahku. Aku menggigit bibir bawahku. Kedua kakiku terkatup rapat, sedangkan jari-jari rampingku mulai menyentuh diriku sendiri.

Entah apa yang terjadi pada suamiku akhir-akhir ini. Apa dia tidak takut aku akan berselingkuh dengan tidak memuaskanku?

Kata pepatah, buah tidak jatuh jauh dari pohonnya. Namun, kenapa dia tidak mewarisi kehebatan ayahnya? Jika tidak, aku pasti akan sangat bahagia.

Sudah lama sekali sejak aku merasakan kenikmatan seperti itu. Orgasme sejati itu seperti kehilangan keperawanan ....

Wajahku berangsur-angsur memerah, mulutku menganga, dan napasku makin memburu saat aku menikmati kenikmatan hampa itu. Seandainya saja tanganku adalah alat kelamin pria yang sesungguhnya ....

Aku tidak mengunci pintu kamar mandi, hanya menutupnya. Entah sejak kapan, pintu itu telah dibuka tanpa suara dan sepasang mata merah menyala sedang diam-diam mengamatiku.

"Siapa itu?" Aku pura-pura terkejut dan menutupi tubuhku dengan handuk. Kulitku berkilauan oleh campuran keringat dan uap air. Lidahku masih berputar-putar di sekitar bibirku dan menambah daya tarikku.

"Sonia, ini aku! Aku tahu kamu lagi menungguku!" Ayah mertuaku juga tidak mengintip, melainkan masuk dengan percaya diri.

Jantungku berdebar kencang. Aku tentu saja tahu bahwa pria mana pun tidak akan mampu menolak tatapan menggoda dan nakal ini. Dia hanya mengenakan celana dalam hitam. Perutnya yang memiliki six pack terlihat sempurna. Otot-otot pahanya juga terlihat sangat jelas dan tebal.

Tonjolan besar muncul dari balik celana dalamnya. Dia benar-benar jauh lebih besar daripada orang berkulit gelap yang terkenal besar!

"Duh, aku lagi mandi. Ayah, cepat keluar!"

Aku pernah menyaksikan kehebatan ayah mertuaku. Apa pun yang kulakukan, aku sendiri tidak pernah bisa mengisi kekosongan di dalam diriku.

Aku juga sangat menginginkannya, tetapi melakukan hal itu terlalu memalukan. Harga diri sebagai seorang wanita membuatku mengatakan hal yang bertolak belakang ....

Ayah mertuaku tidak peduli dengan semua itu. Seperti binatang buas yang sedang birahi, dia menerkam ke arahku dan mengangkatku dari ketiakku.

Handuk mandi tidak bisa menutupi tubuhku yang berlekuk indah. Kulitku yang terpampang di luar dipenuhi tetesan air.

Lidahnya yang kasar nan besar menyerbu mulutku dan terjulur hingga ke tenggorokanku. Tubuhku langsung gemetar tak terkendali. Aku menatap ayah mertuaku dengan tatapan menggoda.

Lidahnya tebal sekali! Ternyata pria kekar memang besar di mana-mana!

Tangannya menjelajahi seluruh tubuhku. Dia mengeksplorasi kakiku yang halus nan putih, lalu meremas bokongku yang lembut dan montok. Aku hampir meleleh akibat sentuhannya.

Tubuhku yang basah bahkan lebih liar dari biasanya. Ayah mertuaku benar-benar panas! Aku tak kuasa menahan erangan yang memalukan.

Sekarang, kakiku sudah melingkari pinggangnya. "Ayah, jangan. Kita nggak boleh begini ...."

Aku memang berkata begitu, tetapi rasa maluku sudah hilang begitu terangsang. Aku hanya ingin benar-benar dipuaskan. Aku secara refleks mengangkat dadaku. Jiwaku hampir naik ke surga.

"Dasar jalang kecil. Kamu ingin aku menyiksamu habis-habisan, 'kan?"

Aku sudah memberikan segalanya, hingga yang tersisa hanyalah sensasi geli yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Kedua kakiku yang panjang dan putih terentang lebih lebar lagi. Aku menjulurkan tangan kecilku ke arah bokong dan membelahnya dengan kuat. "Iya, berikan padaku .... Kumohon ... lakukanlah dengan kuat. Aku sanggup menerimanya ...."

Wajah ayah mertuaku menjadi bengis dan memancarkan kebrutalan. Dia mendorong pinggulnya ke depan dan langsung menembus masuk.
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Pria Nakal dari Bus Ternyata Ayah Mertuaku   Bab 8

    Ekspresi suamiku berubah drastis. Dia menatapku dengan mata membelalak, seolah tidak mengerti bagaimana aku tahu tentang hal itu.Namun, dia tetap tidak mengampuniku. "Sonia, sebaiknya kamu cerai dengan patuh. Kalau hal ini terbongkar, reputasimu akan hancur, mengerti?"Heh, bahkan sampai sekarang, dia masih begitu sombong. Aku benar-benar tidak tahu pesona seperti apa yang dimiliki rekan prianya itu sehingga berhasil membuatnya menjadi gay.Ejekan di wajahnya makin jelas. Menarik, sangat menarik."Zarvin, aku juga bisa tunjukkan sesuatu yang bagus padamu. Kamu kira Kenzo benar-benar mencintaimu?"Aku menunjukkan riwayat obrolan WhatsApp yang menunjukkan Kenzo bertukar komentar genit dengan pria lain, yang juga adalah teman gay-nya. Dalam obrolan itu, Zarvin tidak lebih dari alat untuk mendapatkan uang. Kenzo hanya bersama Zarvin untuk menghasilkan uang ....Hal ini hampir menghancurkan Zarvin. Bahunya gemetar hebat dan air mata mengalir di wajahnya. "Mustahil… Kenzo paling mencintaiku

  • Pria Nakal dari Bus Ternyata Ayah Mertuaku   Bab 7 

    Namun, obat itu tidak terlalu efektif. Jika sebelumnya performa suamiku bernilai 30, sekarang juga hanya bernilai 50. Sementara itu, performa ayah mertuaku selalu sempurna.Seperti kata orang, sebelum melihat cahaya, seseorang tidak akan menolak kegelapan. Haih .... Meskipun aku mencintai suamiku, bagaimana aku akan hidup mulai sekarang? Aku tidak mungkin mencari ayah mertuaku lagi, kan?Aku sangat frustrasi sehingga aku bercerita kepada sahabatku, Vina, tentang kesehatan suamiku. Jika aku hanya berani bersikap mesum secara diam-diam, dia adalah wanita yang berani bersikap mesum terang-terangan.Dia belum menikah selama bertahun-tahun dan terus-menerus bermain-main dengan berbagai pria. Menurutnya, dia adalah seorang pecundang jika tidak tidur dengan setidaknya 1.000 pria dalam hidupnya.Dia sudah berpengalaman dengan banyak pria. Jadi, aku berharap dia bisa memberiku nasihat berguna untuk membantu suamiku pulih. Jika tidak, aku akan benar-benar mati akibat hasrat tak terpuaskan.Sete

  • Pria Nakal dari Bus Ternyata Ayah Mertuaku   Bab 6

    Pada akhirnya, kemampuan suamiku dalam menghasilkan banyak uang yang memungkinkanku untuk menjalani hidup enak dan bahagia seperti ini. Kemungkinan seorang lulusan perguruan tinggi dari pedesaan menjadi wakil presdir perusahaan publik sangatlah kecil.Haih .... Namun, aku telah melakukan sesuatu yang terlarang dengan ayah mertuaku. Aku merasa sangat buruk tentang hal itu. Hanya karena suamiku impoten sementara, apakah itu membenarkan perselingkuhan?Di waktu luang, rasa bersalah melandaku. Aku takut suamiku mengetahuinya. Meskipun dia mencintaiku dan ayah mertuaku, dia tidak mungkin bisa menerima bahwa aku dan ayahnya berselingkuh, 'kan? Haruskah aku bersikap lebih baik kepada suamiku, atau menunjukkan lebih banyak perhatian dan kepedulian terhadapnya?Untuk mengurangi rasa bersalah, aku memutuskan untuk membuatkan teh sore yang bersih dan higienis untuknya. Aku juga mengantarnya ke perusahaan, sekaligus untuk menegaskan kepemilikanku terhadapnya dan mencegah wanita lain menggodanya.A

  • Pria Nakal dari Bus Ternyata Ayah Mertuaku   Bab 5

    Apa suamiku lebih murah hati terhadap ayahnya sendiri? Anehnya, fungsi seksualnya juga menghilang secara misterius. Tidak peduli bagaimana aku merangsangnya, dia juga tidak bereaksi.Intuisiku mengatakan bahwa ada yang salah dengan suamiku. Akan tetapi, aku tidak tahu apa yang salah.Sesaat kemudian, suamiku mulai mendengkur keras. Aku hendak diam-diam memeriksa ponselnya, tetapi dia telah mengganti kata sandinya. Siapa yang mengganti kata sandi tanpa alasan? Dia telah menggunakan kata sandi yang sama selama bertahun-tahun.Namun, aku tidak bodoh. Dia juga memakai fitur membuka kunci dengan sidik jari. Aku mengambil jarinya dan meletakkannya di ponsel untuk membukanya. Ponsel itu pun terbuka dengan lancar.Namun, tidak ada petunjuk apa pun di dalamnya. Suamiku hanya mengobrol dengan pria, kebanyakan tentang pekerjaan. Tidak ada satu pun wanita di kontaknya. Ini bahkan lebih aneh lagi. Aku memikirkannya untuk waktu yang lama, tetapi benar-benar tidak memahaminya....Malam itu, aku mem

  • Pria Nakal dari Bus Ternyata Ayah Mertuaku   Bab 4 

    Di tempat tidur, hasratku menjadi makin liar. Bukan karena aku terlalu mesum, melainkan karena ayah mertuaku terlalu menggoda. Setelah sekian lama, aku akhirnya terpuaskan.Suara ketukan pintu yang datang mendadak pun mengejutkan kami. Suamiku berteriak sekeras-kerasnya, "Ayah, Sayang! Buka pintunya! Aku lupa bawa kunci!"Bukankah suamiku sedang lembur? Kenapa dia pulang begitu tiba-tiba? Jika dia melihatku dalam keadaan seperti ini, aku akan mendapat masalah besar. Sebelumnya, dia memang berkata kasar dan memintaku membantu ayahnya melepaskan hasrat. Namun, aku tahu maksudnya. Maksudnya paling-paling hanyalah membiarkanku menggunakan tangan, bukan benar-benar melakukannya.Sekarang, ayah mertuaku sama sekali tidak bersedia meninggalkanku. "Sonia, berhubung dia nggak punya kunci, ayo kita lanjutkan. Dia nggak akan bisa masuk!"Ayah mertuaku pasti kecanduan seks. Tidakkah dia tahu bahwa nafsu adalah hal yang berbahaya?Pada akhirnya, ayah mertuaku tidak melanjutkannya. Mungkin dia juga

  • Pria Nakal dari Bus Ternyata Ayah Mertuaku   Bab 3 

    Namun, ayah mertuaku menegur suamiku dengan tegas, "Dasar kamu ini! Apa gunanya kamu belajar selama ini? Itu namanya hubungan menyimpang! Ngerti?"Ayah mertuaku terlalu pandai berpura-pura. Dia tidak mengatakan itu ketika di bus. Bibirku yang berwarna merah muda sedikit terbuka dan mulutku terasa kering ....Tiba-tiba, suamiku menerima telepon. Ada urusan di perusahaan sehingga dia harus lembur semalaman. Setelah mengucapkan beberapa patah kata, dia pun buru-buru pergi.Aku dan ayah mertuaku saling berpandangan. Matanya berbinar, seolah-olah ingin melahapku sepenuhnya. Dia merentangkan lengannya dan memelukku dengan erat, juga meletakkan hidungnya di bahuku dan menarik napas dalam-dalam. "Menantuku, kamu benar-benar bergairah dan harum. Aku iri banget sama putraku ...." Telapak tangannya yang hangat meraba-raba seluruh tubuhku. Dia seolah-olah menganggapku sebagai istrinya. Ayah mertuaku benar-benar keterlaluan. Namun, bermesraan dengannya di rumah dan perasaan berdebar dari berselin

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status