MasukSalsa dan ayahnya masuk ke dalam mobil yang dikendarai oleh Raka. Sementara kedua orang tua Nathan dan Alea masuk ke dalam mobil pribadi Nathan yang dikendarai oleh sopir mereka.Di dalam mobil, suasana terasa begitu hening. Raka beberapa kali melirik ke kaca spion tengah, menatap Salsa yang duduk termenung dengan wajah pucat pasi. Hati Raka terasa sakit, hingga akhirnya ia tak sanggup lagi menahan rasa bersalah yang sejak tadi menggerogoti hatinya.“Salsa, aku minta maaf...” suara Raka bergetar, menandakan Kalau pria itu benar-benar merasa bersalah pada Salsa wanita yang sangat dicintai oleh atasannya. “Aku benar-benar minta maaf tidak bisa menjaga rahasia hubunganmu dengan Pak Nathan. Saat perusahaan akan diakuisisi oleh perusahaan lain, Nyonya Abimanyu meminta Pak Nathan untuk menikahi Nona Clara agar semua masalah yang dihadapi Pak Nathan segera tuntas.”Raka menghela napas berat, mencoba menahan air mata yang mulai membendung di pelupuk matanya.“Tapi bukannya menyetujui ucapan N
Raka yang sejak tadi bungkam akhirnya tak sanggup lagi hanya berdiam diri melihat Salsa tersudut. Menurutnya ini bukan kesalahan Salsa, tapi Nathanlah yang meminta tubuh Salsa untuk dijadikan jaminan utang. Tak adil rasanya Salsa yang disalahkan seperti ini."Nyonya, apartemen ini sudah resmi diberikan oleh Pak Nathan untuk Salsa karena selama ini Salsa selalu patuh pada beliau. Bahkan surat kepemilikannya sudah sah atas nama Salsa. Anda tadi berjanji datang ke sini hanya untuk meminta Salsa menjauhi Pak Nathan, bukan untuk mengusirnya," potong Raka dengan segenap keberaniannya untuk mengingatkan orang tua Nathan kalau tindakan mereka itu salah. Raka terpaksa menyuarakan isi hatinya di depan keluarga bosnya karena situasi ini sudah benar-benar kelewat batas. Dalam hatinya, Raka tahu persis, jika sampai Nathan sadar dan tahu Salsa diperlakukan seperti ini, Nathan bisa mengamuk dan justru Nathan bisa membenci kedua orang tuanya. Raka tahu betul kalau Nathan sangat mencintai Salsa.Nam
“Nyonya, anak saya dan pak Nathan saling mencintai. Anda tidak boleh seperti ini. Lagian asal kalian tahu kalau-”“Yah,” tegur Salsa. Isakan kecil masih terdengar membuat sang Ayah langsung terdiam. Alea pun masih terlihat sesenggukan karena sesak di dadanya sangat membuatnya sulit bernafas. Dia benar-benar tidak pernah menyangka hubungan antara sahabat terbaiknya dan sang papa sudah berjalan sejauh ini. Rasa percaya di hatinya seketika hancur berkeping-keping. Rasanya tak ada lagi satu pun orang di dunia ini yang bisa ia percaya, bahkan papanya sendiri. Sementara Raka sebenarnya tak pernah berniat membuka rahasia besar itu. Namun, karena Alea terus mendesaknya disusul ancaman pada asisten sama papa, Raka akhirnya menyerah dan membeberkan segalanya yang ia ketahui tentang atasannya dengan Salsa—sebuah rahasia yang selama ini dijaga mati-matian oleh Nathan Abimanyu dari keluarganya."Apa cinta yang anak kamu punya bisa membuat anakku mempertahankan perusahaannya?"Pertanyaan yang san
“A–Alea,” ucap Salsa terbata. Bibirnya bergetar air mata rembes dari kedua sudut matanya saat melihat kedatangan sang sahabat di apartemen ini. Sementara Alea juga matanya bengkak karena terlalu banyak menangis. Tanpa basa-basi ucapan anaknya Nathan seketika membuat hati Salsa hancur.“Kenapa kamu pacari papaku di belakangku? Kenapa kamu mengkhianati persahabatan kita? Kenapaaaa?” Teriak Alea sambil berderai air mata. Tubuhnya bergetar hebat menahan sakit sekaligus kecewa di saat yang bersamaan. Alea datang bersama kedua orang tua Nathan dan Raka. Harusnya Salsa tak perlu bertanya kenapa Alea bisa buka pintu apartemen ini sendiri, pasti Raka yang memberitahukan password apartemen ini.Di tengah keterkejutan yang luar biasa yang Salsa rasakan, wanita yang sedang hamil muda itu pun berusaha untuk menjelaskan pada sahabatnya kenapa dia tidak jujur selama ini.“Aku bisa jelasin semua, Al. Aku-” Salsa tak sanggup bicara lagi dia berjalan mendekat ke arah sahabatnya, berniat untuk memeluk A
“Belum apa-apa kamu sudah mau melukai anakku. Belum sah jadi mantuku kau sudah membuat anakku menangis. Sudah kuduga kau pasti sengaja bersembunyi untuk menghindari anakku,” Ayahnya Salsa masih misuh-misuh gak jelas karena amarahnya sudah mulai tak bisa ditahan lagi. “Kau harus merasakan tamparanku biar ke depan kau berpikir berulang kali sebelum mau menyakiti putriku,” gumamnya lagi. Darahnya benar-benar mendidih. Begitu nanti Nathan keluar dari dalam mobil yang pertama ia lakukan adalah mencengkram kerah baju pria itu lalu menghajarnya habis-habisan. Setidaknya itu yang ada dalam benak ayahnya Salsa.Motor tua itu terus meraung-raung di tengah riuhnya lalu lintas, membelah barisan kendaraan demi terus menempel rapat pada mobil mewah di depannya. Ayahnya Salsa memutar gas sekuat tenaga, tak peduli dengan getaran mesin tua yang makin hebat atau kepulan asap hitam dari knalpotnya. Satu-satunya hal yang ada di pikirannya saat ini hanyalah wajah pria yang sudah menghancurkan hidup put
BRAAAAK!Sebuah tas kain berukuran besar dilempar dengan keras hingga menghantam kaki ayahnya Salsa yang berdiri di samping ranjang. Salsa yang masih terbaring lemah seketika tersentak. Jantungnya berdegup kencang saat matanya menangkap sosok Aditya dan ibu tirinya berdiri di ambang pintu dengan wajah penuh kebencian. Keduanya akhirnya masuk lebih jauh ke dalam ruang rawat inap Salsa.“Ambil semua baju-bajumu! Kamu gak punya harta benda apa pun lagi di rumahku. Mobilmu sudah kuperbaiki dan sekarang resmi jadi milikku. Tanda tangani surat ini sekarang, aku mau ajukan gugatan cerai atas pernikahan tak berguna ini!” sembur ibunya Zara tanpa basa-basi, melemparkan map berisi dokumen perceraian ke atas bed pasien.Ayahnya Salsa balas menatap penuh kebencian pada istrinya. “Jadi kamu mau menceraikan aku setelah semua borokmu terbongkar? Kita bicara di luar,” seru ayahnya Salsa dengan penuh kekesalan. Pria paruh baya itu mencoba menarik lengan istrinya keluar, sadar betul kondisi Salsa yang
Begitu pintu ruangannya tertutup dan Salsa keluar, Nathan langsung melonggarkan dasinya yang terasa mencekik leher. Wajahnya tetap datar tanpa ekspresi. Dia tidak membuang waktu untuk memikirkan hal lain dan langsung meraih ponsel pribadinya di atas meja kerja. Targetnya sudah jelas, yaitu menghanc
Nathan menatap tubuh Salsa dari atas hingga bawah, sementara gadis itu hanya bisa meneteskan air mata sampai akhirnya suara Nathan membuatnya buru-buru mengusap air mata yang membasahi kedua sudut matanya.“Jangan buat nafsuku hilang. Kau disini wajib melayani nafsuku dan membuatku puas,” ujar pria
“Ta–tapi saya gak mau pakai baju ini, Om,” cicit Salsa, mencoba mengumpulkan sisa keberaniannya yang sudah hampir habis ditelan ketakutan setiap kali bertemu dengan Nathan.Nathan yang sejak tadi sibuk di depan MacBook seketika berhenti mengetik. Dia menoleh ke sumber suara, menatap Salsa dengan r
Braaaaak Pintu kamar Zara dibuka lebar hingga menimbulkan dentuman yang cukup keras membuat Salsa kaget. “Kurang ajar! Kamu ngintip, ya?” tuduh Aditya kesal. Dia keluar untuk mencari tahu apa sebetulnya yang pecah di depan kamar calon istrinya. Dan betapa kesalnya dia mendapati Salsa di sana. Ad







