Share

Bab 53

Author: Rahma Amma
last update Petsa ng paglalathala: 2022-10-27 09:21:56

“Maaf Sus, pasien di kamar ini dipindahkan ke ruangan mana ya?” tanya Sandi saat mengetahui bahwa Lastri dan Azka tak berada di ruang VIP tempat Lastri harusnya dirawat.

“Ibu Lastri sedang menjalani operasi kedua Pak, dan saat ini beliau ada di ruang operasi lantai tiga rumah sakit,” jawab Perawat wanita yang kebetulan sedang lewat, Sandi mengucapkan terima kasih lalu segera menuju lift untuk mencari Azka yang ia yakin berada di sana.

Pintu lift terbuka Sandi mempercepat langkahnya namun ia san
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Ratu Tak Akan Jadi Babu   BAB 102

    "Sejak aku memantapkan hati untuk menjadikanmu pasangan hidupku tak pernah terbesit sedikitpun ragu Ra, karena aku yakin kamu memang wanita yang tepat untukku. Hanya saja kali ini aku kalah, aku kalah dengan cemburu, hatiku rasanya terbakar ketika mendengar kalimat dari lelaki yang ku tahu pernah lama berada dalam hatimu. Apa aku salah Ra?" Aku menatap Ayra yang sudah mulai menangis, aku tahu dia merasa bersalah dan dari tadi aku terus-terusan mendengarnya mengucapkan kata maaf. "Maafin aku Mas, aku nggak bermaksud begitu. Aku cuma kasihan pada Keisha Mas, dia..." "Ra, aku ngerti apa yang kamu lakukan untuk membantu Keisha, tapi kamu juga nggak bisa memaksa orang lain untuk mengikuti inginmu Ra. karena akhirnya apa yang kamu dapat? Bukan kebaikan untuk Keisha tapi malah keburukan untuk dirimu sendiri kan? Azka menganggap kamu masih mencintainya, bahkan dia menantangku..." tak mampu aku melanjutkan kalimat Azka yang terngiang di pikiranku. "Mas Azka nantang kamu? Nantang apa Mas?" A

  • Ratu Tak Akan Jadi Babu   BAB 101

    "Mas, tolong kasih aku kesempatan sekali lagi. Aku janji akan memperbaiki diri dan berusaha untuk menjadi istri yang baik buat kamu," ucap Keisha dengan air mata yang berlinang. Azka melirik ke arahnya sekilas lalu kembali membuang muka. Ia tak peduli dan menganggap Keisha tak ada. "Mas, mau sampai kamu diamin aku kaya gini? Sakit Mas." Keisha mengusap air matanya, ia terduduk lemah di ujung ranjang kamar mereka. "Kalau kamu sudah tahu sakit kenapa kamu tak pergi saja? Sepertinya itu adalah hal yang paling baik untuk aku dan mungkin untuk kamu," jawab Azka, ia terus memainkan ponselnya tanpa peduli dengan apa yang Keisha rasakan. "Aku sayang kamu, Mas," ucap Keisha lirih. "Rasa sayang yang kamu katakan itu membuat hidupku hancur," jawab Azka, ia menatap Keisha dengan tajam. "Apa yang harus aku lakukan agar aku bisa mendapatkan maaf darimu Mas?" Tanya Keisha dengan penuh harap. "Kembalikan Ayra padaku," pinta Azka dengan tegas.Keisha merasa jantungnya berhenti berdetak, ia terd

  • Ratu Tak Akan Jadi Babu   BAB 100

    Keisha terbangun dari tidur panjangnya, ia melihat dengan samar ke sekeliling ruangan yang terasa asing untuknya. 'Di mana aku?' batinnya. Pandangannya tertuju pada dua orang yang sedang terlelap di sofa yang terletak di ujung ruangan. "Mi, Pi," panggilnya lemah. Rita membuka matanya dengan cepat, suara yang sangat ia rindukan selama dua bulan terakhir ini sangat jelas terdengar di telinganya. "Keisha," ucapnya dengan sangat gembira, ia bahkan langsung berlari menghampiri putri kesayangannya itu. "Pi, Anak kita sudah sadar," ucap Rita dengan nyaring, Anton yang mendengar itu segera mengambil kacamatanya dan menghampiri istri dan putrinya. "Keisha. Syukurlah," ucapnya dengan lega. "Akhirnya kamu bangun juga, Nak," ucap Rita dengan haru, ia menciumi putrinya dengan sayang. "Apa yang terjadi Mi? kenapa Kei ada di sini?" tanyanya lemah. "Bukankah pertanyaan itu harusnya Mami dan Papi yang menanyakan?" tanya Rita dengan lembut. Anton keluar ruangan untuk memanggil Dokter, sedang

  • Ratu Tak Akan Jadi Babu   BAB 99

    Ayra terbangun ia merasakan pusing dan mencoba bangun namun ia merasa tubuhnya sangat lemah. “Infus?” ucapnya bingung sembari melihat tangannya. “Umi sudah bangun?” tanya Reyhan dengan imut, ia mendekati Ayra dan menempelkan punggung tangannya pada dahi wanita yang sangat ia sayangi di dunia ini. “Sayang,” ucap Ayra lemah. “Umi nggak apa-apa kan, apa ada yang sakit?” tanyanya dengan khawatir, membuat Ayra menahan air mata haru. “Umi nggak apa-apa sayang, maafin Umi ya. Rey pasti takut banget ya tadi?” ucap Ayra sedih, ia merasa bersalah pada putra kesayangannya itu. “Nggak kok Umi, Rey kan sudah janji bakalan terus jagain Umi,” jawabnya dengan tulus, kini Ayra sudah tak mampu menahan air matanya. “Umi kenapa nangis? Ada yang sakit ya? Rey panggilin Papa ya,” ucapnya cemas, ia akan berlari keluar namun Ayra menahannya. “Papa sama siapa di sini?” tanya Ayra, ada perasaan tak nyaman mulai menyelimutinya. “Abang,” ucap Aldi, ia baru kembali dari toilet. “Umi,” panggil Aldi, ia m

  • Ratu Tak Akan Jadi Babu   BAB 98

    Rian melajukan mobil dengan sangat cepat, tak lupa ia menelepon Ayu untuk memintanya datang agar ada yang menemani mereka di rumah nanti karena biar bagaimanapun Rian sangat menjaga kehormatan calon istrinya, ia tak ingin Ayra dipandang rendah atau tak baik oleh orang lain. “Assalamualaikum, Yu,” ucap Rian saat telpon sudah tersambung. “Wa'alaikumussalam, kenapa Mas?” tanya Ayu sembari terus melanjutkan kegiatan memasaknya. “Kamu bisa nggak ke rumah Ayra?” tanya Rian dengan tenang agar tak menimbulkan kepanikan. “Kenapa Mas, Kak Ayra nggak apa-apa kan?” tanya Ayu, hatinya mulai berdesir cemas. “Nggak ada apa-apa sih, Yu, cuma aku mau kesana saja nggak enak kalau nggak ada orang yang nemenin,” jawab Rian. “Oh, kirain kenapa? Entar aku menyusul Mas, duluan saja. Soalnya aku mau ke minimarket dulu beliin jajan buat Aldi sama Reyhan,” ucap Ayu, ia tak menyadari ada seorang lelaki yang mendengarkan obrolannya dengan Rian dan ia tersenyum sangat licik karena otaknya sedang merencanaka

  • Ratu Tak Akan Jadi Babu   BAB 97

    “Mau sampai kapan kamu gini terus Ka? Sudah dua minggu dan kamu belum sama sekali menjenguk istrimu yang saat ini terbaring lemah di ICU,” ucap Ajeng dengan marah pada anak angkatnya yang semakin terlihat tak terurus lagi. Azka hanya diam tak menanggapi, ia merasa dunianya sudah berakhir. Bahkan sering kali keinginan buruk muncul di benaknya. ‘Apa aku culik saja Ayra dan aku akan menikahinya dengan paksa’ ucapnya dalam hati. ‘Ah bodoh sekali aku, mana bisa aku melakukan itu dan menyakitinya lagi dan lagi’ ‘Tapi aku gak bisa mundur begitu saja, aku ingin kembali mendapatkannya’ ‘Tapi aku tak pantas untuk kembali bersamanya’ Azka berdebat dengan hati dan pikirannya yang selalu bertolak belakang, sesekali ia menghisap rokok yang membuatnya mulai nyaman padahal selama ini ia tak pernah menyentuhnya sama sekali. ***“Alhamdulillah persiapan pernikahan kita sudah hampir selesai delapan puluh lima persen, aku sedikit gugup, Ra,” ucap Rian, kini mereka berada di perjalanan menuju Masji

  • Ratu Tak Akan Jadi Babu   BAB 43

    -Ajeng ditahan. Lastri terbangun dengan rasa lelah yang menjalar di seluruh tubuhnya, ia menatap langit-langit kamar tempat ia berada."Tempat ini rasanya tak asing," ucap Lastri sambil mencoba bangun dari posisi tidurnya. "Udah bangun Kak?" tanya seseorang yang suaranya sangat dikenali oleh Lastri.

    last updateHuling Na-update : 2026-03-23
  • Ratu Tak Akan Jadi Babu   BAB 39

    -POV ROMI +21 Entah apa yang merasukiku, aku berselingkuh dengan Ibu mertuaku sendiri. Tapi apa yang bisa ku perbuat? Ibu selalu menggodaku entah melalui mata ataupun pakaiannya yang selalu terbuka jika kebetulan ia hanya berdua denganku di rumah. Ibu memang terlihat tua, namun wajahnya masih sangat

    last updateHuling Na-update : 2026-03-23
  • Ratu Tak Akan Jadi Babu   BAB 42

    -Balasan untuk Ajeng dan Lastri. PLAK "BIKIN MALU, KAMU GAK PUNYA MUKA LAGI KEISHA?" ucap Ibu Keisha, ini adalah tamparan yang ke sekian kali yang ia berikan pada Putrinya. "Aku bikin malu apa Ma? Aku cinta dia, aku cuma mau dia, kalau aku nggak dapetin dia aku nggak akan pernah nikah seumur hidup,

    last updateHuling Na-update : 2026-03-23
  • Ratu Tak Akan Jadi Babu   BAB 40

    -Keisha Lastri sedang berada di UGD, tak ada seorang pun yang datang mengkhawatirkan kondisinya kecuali Romi yang saat ini duduk lemas di kursi tunggu. Penyesalan demi penyesalan ia rasakan karena ia tau ia salah dan membuat Istrinya menjadi murka hingga mengalami kecelakaan seperti ini. Romi menghu

    last updateHuling Na-update : 2026-03-23
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status