Revenge: Reclaiming my Billionaire Son-in-Law

Revenge: Reclaiming my Billionaire Son-in-Law

last update最終更新日 : 2025-12-07
作家:  Lewa August連載中
言語: English
goodnovel16goodnovel
評価が足りません
5チャプター
543ビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

Steamy

Contemporary

CEO

Forbidden Love

Affair

Revenge

They called me a gold digger. A barren fool. A street rat in designer heels. For three years, I played the perfect wife to an aging, cheating husband. I bit my tongue through their cruel snickers, desperate to earn a place in a family that never wanted me. I endured everything—humiliation, betrayal, loneliness—all for a child that never came. But when my arrogant stepdaughter brought home her shiny new fiancé that fateful evening, fate handed me a new game to play. This time, I wasn’t begging to belong. This time, I was ready to burn it all down—with a smile on my face.

もっと見る

第1話

Alternative Cinderella

“Sean, hentikan! Sampai kapan kamu akan terus seperti ini?”

Rai mencoba menyambar gelas kristal di tangan sang kakak tapi ditampik dengan kasar. Sean, pria berumur dua puluh sembilan tahun dengan wajah tampan dan rahang tegas itu nampak tidak suka.

“Aku bukan pasienmu, untuk apa kamu urusi? pergi dari sini!” usir Sean dengan nada suara tinggi.

Adikara Sean Tyaga, Putra tertua dari orang terkaya nomor satu di negara ini sedang patah hati, nenek yang sangat dia kasihi baru saja meninggal dunia dan wanita yang dia cintai menghianati.

“Omano pasti akan sedih melihatmu seperti ini, Sean!” bujuk Raiga, adik kandung Sean yang berumur dua tahun di bawahnya.

Rai menyugar rambut frustrasi, dia tak menyangka kakaknya akan terpukul sampai seperti ini, setelah Nova – sang nenek meninggal dunia. Sean bahkan memilih untuk pergi dari rumah, sudah tiga hari dia menginap di sebuah hotel bintang lima di kotanya.

“Sudahlah kamu memang butuh waktu, tapi dengarkan aku! Mama sedih, dia tidak mau makan karena kamu pergi.”

Rai akhirnya memilih keluar kamar tipe president suit yang ditempati Sean. Kakaknya sangat keras kepala dan tidak bisa dibujuk.

Sementara itu, di private room hotel yang sama. Beberapa orang tengah berpesta. Mereka adalah orang-orang dari sebuah kantor bernama LPA. Direktur mereka akan mencalonkan diri sebagai wali kota, sebuah prestasi membanggakan karena menjadi wanita pertama sepanjang sejarah, yang maju ke kancah pemilihan melalui jalur independen.

Zie mengangkat gelas minuman sodanya, meski tengah berpesta tapi Zie melarang teman-temannya untuk memesan minuman keras. Namun, siapa sangka di antara orang-orang itu ada satu musuh dalam selimut yang ingin menjatuhkannya.

Beberapa jam setelah pesta selesai dan semua temannya pulang, Zie merasakan sesuatu yang aneh di tubuh, badannya terasa panas hingga menggesekkan kedua pahanya. Zie memilih berjalan cepat untuk keluar dari hotel dengan menahan perasaan tidak nyaman. Hingga seseorang menarik tangannya dan merapatkan tubuh Zie ke dinding.

“Si-si- siapa kamu?” tanya Zie terbata.

“Aku pendukungmu, tapi aku juga … “ 

Pria berwajah manis itu menjeda kata, dia bingung harus menjelaskan bahwa dirinya adalah gigolo yang dibayar untuk melakukan hal tak senonoh pada Zie.

“Apa kamu baik-baik saja?” tanya pria itu sambil menyeret Zie masuk ke dalam lift agar orang yang sedang memata-matai tidak melihat. 

“Tolong dengarkan aku! pergilah ke kamar president suit nomor 712, tinggal di sana malam ini dan kunci kamarnya, kamu bisa berguling-guling, mandi air dingin atau apapun tapi jangan keluar sampai reaksi obat itu hilang.” 

Pria itu memberikan kunci kamar ke tangan Zie. 

“Obat? Obat apa?” 

Zie mulai kehilangan kontrol diri, dia merasa sangat nafsu bahkan ingin menerkam pria asing di depannya ini. 

“Aku mohon! Aku tidak bisa melakukan ini, percayalah! Aku pendukungmu!” 

Pria itu kabur begitu saja saat lift terbuka di lantai lima, meninggalkan Zie yang kepanasan dengan mulut terbuka dan tertutup, menahan gelenyar aneh yang menggerayangi tubuh.

Zie akhirnya berpikir, mungkinkah dia baru saja menenggak semacam obat perangsang, tapi bagaimana bisa, siapa yang memberikan obat itu padanya?

Inti tubuhnya terasa sangat gatal, bahkan dia ingin mencengkeram dan mencakar apapun karena birahinya terasa menggebu-gebu.

Tiba di lantai tujuh, Zie bergegas mencari kamar 712, hingga langkahnya terhenti karena melihat Sean berjalan sempoyongan keluar dari kamar nomor 711. 

Zie mematung karena kaget bertemu Sean di sana, baginya pria itu bukanlah pria biasa, Sean adalah pria yang disukainya sejak remaja.

Dada Zie naik turun, apa lagi melihat wajah Sean yang sangat rupawan. Dua kancing teratas kemeja pria itu nampak terlepas, tapi dia memilih untuk tak peduli dan tetap melangkahkan kaki, sudah lama dia tidak berinteraksi dengan pria yang sangat dingin kepadanya itu. 

Zie berhasil mengabaikan Sean, hingga tak disangka pria itu tiba-tiba ambruk, dan membuatnya seketika menoleh untuk memastikan. Perasaan cinta yang terpendam di hati Zie membuatnya tak bisa lagi abai. Ia mendekat meski perasaan aneh akibat obat perangsang terus menggerogoti.

“Sean, apa kamu baik-baik saja?” tanya Zie. 

Gadis itu seketika menjauh karena mencium aroma alkohol yang begitu pekat dari tubuh Sean. 

“Sean, apa kamu mabuk?” tanya Zie lagi, kini dia berusaha mengangkat tubuh putra tertua Daniel Tyaga itu. 

Sekuat tenaga, Zie memapah Sean masuk ke dalam kamar kembali. Tak berniat menutup pintu, tapi pintu kamar president suit itu mengayun dan menutup sendiri. Zie pun merebahkan tubuh Sean ke ranjang, dia hendak pergi karena takut, melihat Sean tubuhnya semakin bereaksi. Zie mencoba menahan diri dengan mengepalkan telapak tangan sampai kukunya memucat dan tiba-tiba saja Sean meracau.

“Wanita jahat!”

Zie memutar tumit kembali, dia menalan saliva bertekad untuk tak lagi peduli dengan Sean. Namun, pria itu malah bangun dan langsung memeluk pinggangnya dari belakang. 

“Ra, apa kamu datang untuk membujukku? apa kamu merasa bersalah sudah mencium pria itu?”

Zie terbeku, tangannya meremas celana bahan yang dikenakan. Dia tahu Sean sangat mencintai kekasihnya. Gadis itu memejamkan mata, tubuhnya serasa hilang kendali karena nafsu semakin tak terbendung. Ia berontak, tapi di saat mencoba sekuat tenaga untuk lepas dari pelukan Sean, pria itu malah membalik tubuh dan menyatukan daging tak bertulang mereka. Sean melumat bibir atas dan bawah Zie bergantian dan semakin membuat gadis itu kehilangan akal sehat.

“Apa yang aku lakukan? apa aku sudah gila?”

Zie yang sedang berada di bawah pengaruh obat perangsang membiarkan Sean menggerayangi tubuhnya. Dia malah senang dan merasakan sensasi nyaman. Zie terbuai, cintanya bertahun-tahun ke Sean dan efek obat perangsang membuat logika tak lagi berjalan, hingga dia membiarkan saja Sean melucuti pakaian mereka, pria itu mencurukkan kepala ke leher dan mencumbui dadanya dalam kondisi mabuk. 

Meski berada di bawah pengaruh obat, Zie dengan sadar melepas mahkotanya yang berharga. Ia meremas bagian belakang kepala Sean saat pria itu menindih dan mengambil kesuciannya. Zie menggigit bibir bawah, dia memejamkan mata karena merasakan rasa sakit bercampur nikmat di bawah sana. Cengkeramannya ke tubuh Sean semakin erat, dia pasrah saat tubuhnya terhempas mengikuti hentakan pria itu.

“Sean!” lirih Zie. 

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

コメントはありません
5 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status