Share

Bab 25A

SETELAH KITA BERPISAH 25.

**

Ketika kedua orang tuanya sudah tidak ada lagi di ruang perawatan. Zaki mencoba bangkit. Dia berusaha sekuat tenaga agar bisa duduk saat berbicara dengan adiknya, Hans.

Setelah berusaha susah payah. Zaki bisa duduk di bangsal istirahatnya. Rasanya lebih nyaman ketika berbicara dalam posisi duduk daripada berbaring.

Berbaring, maka dia akan terlihat sangat lemah. Zaki harus kuat. Bukankah Zaki berjanji ke Rizka akan menjaga Rizka dan bahkan berjanji kepada Rizka mau menikahi wanita itu.

"Apa yang ingin kamu bicarakan, Bang? Sampai kamu tidak menginginkan Bapak dan ibu mendengarkan pembicaraan kita!" Hans berkata santai.

"Kenapa ada manusia terburuk seperti kamu? Sudah diberikan Istri setia, baik tapi kamu menggantinya dengan perempuan lain. Di mana pikiran kamu?!" kata Zaki di awal pembicaraannya sebelum dia mengintimidasi lebih lanjut.

"Aku tahu kamu yang menyelamatkan perempuan itu! Kenapa juga ada lelaki bodoh sepertimu yang sudah tahu dia bekas orang la
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status