공유

Bab 68

작가: Chana Lee
last update 게시일: 2026-04-18 09:28:30

Indra tidak langsung menjawab setelah panggilan itu terputus. Ponselnya masih berada di tangan, layar sudah gelap, tetapi kata-kata terakhir yang ia dengar masih terasa menggantung di kepalanya. Dina berdiri di sampingnya, menatap dengan cemas, mencoba membaca ekspresi Indra yang kini jauh lebih dalam dari sebelumnya. Suasana di sekitar mereka terasa berubah, bukan karena tempatnya, tapi karena sesuatu yang baru saja dimulai.

Dina menarik napas pelan sebelum akhirnya bicara. “Mereka… tahu namam
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • SEXY HOT OFFER    Bab 75

    Indra tidak langsung menanggapi kalimat itu. Ia hanya berdiri diam beberapa detik, menatap peta di layar seperti mencoba menghafal sesuatu yang sebenarnya sudah terlalu dekat untuk dilupakan. Dina di sampingnya ikut diam, tapi kali ini bukan karena bingung. Ia mulai mengerti arah pembicaraan, meski belum sepenuhnya nyaman dengan semua yang mereka temui.Ruangan itu masih terasa dingin, tapi tekanan yang tadi menekan dari segala arah perlahan berubah. Tidak lagi seperti ancaman yang tidak terlihat, melainkan seperti sesuatu yang mulai bisa dipahami, meski belum tentu bisa diterima.“Kalau ini dunia yang sama,” kata Indra pelan, “berarti semua yang terjadi… sebenarnya bisa kelihatan dari awal.”Pria di ujung meja tidak langsung menjawab. Ia hanya menatap Indra sejenak, lalu mengangguk kecil. “Bisa,” katanya. “Tapi orang jarang benar-benar melihat.”Dina menghela napas pelan. “Karena gak ada yang nyari,” gumamnya. “Atau karena semua orang terlalu sibuk sama urusan masing-masing.”Tidak a

  • SEXY HOT OFFER    Bab 74

    Indra tidak langsung menjawab setelah kalimat itu. Tatapannya masih tertahan di layar, tapi kali ini bukan karena mencoba memahami data yang rumit. Ia justru terlihat seperti sedang menimbang sesuatu yang lebih sederhana, sesuatu yang tidak ada di layar, tapi terasa lebih dekat ke dirinya sendiri. Dina berdiri di sampingnya, memperhatikan perubahan kecil itu tanpa berani memotong lebih dulu.Ruangan masih sama dinginnya, tapi suasananya mulai berubah. Bukan karena alat-alat atau orang-orang di dalamnya, melainkan karena arah pembicaraan yang perlahan bergeser. Indra akhirnya menarik napas pelan, lalu mundur satu langkah dari layar. Gerakan itu kecil, tapi cukup untuk menunjukkan bahwa fokusnya tidak lagi sepenuhnya pada apa yang ditampilkan di depan.“Aku sudah lihat cukup banyak malam ini,” ucapnya pelan. Suaranya tidak keras, tapi cukup untuk membuat beberapa orang di ruangan itu saling melirik. “Sekarang aku cuma mau tahu satu hal.”Pria di ujung meja memperhatikan Indra dengan leb

  • SEXY HOT OFFER    Bab 73

    Langkah mereka berdua terdengar lebih jelas sekarang.Bukan karena tempat itu menjadi lebih terang, tapi karena tidak ada lagi yang mereka hindari di dalam kepala masing-masing.Indra berjalan di depan, tapi tidak lagi seperti sebelumnya yang seolah memikul semua keputusan sendirian. Dina tetap di sampingnya, sesekali melirik ke arah lorong yang mereka lewati, seperti mencoba membaca ulang setiap detail yang baru saja mereka masuki.Pria yang memimpin jalan itu tidak banyak bicara. Ia hanya sesekali memastikan mereka tetap mengikuti tanpa memberi penjelasan tambahan.Lorong itu semakin dalam.Dindingnya mulai berubah. Dari beton polos menjadi material yang lebih tua, seperti bangunan lama yang disembunyikan di bawah struktur baru. Lampu lampu di atas kepala tidak lagi stabil. Beberapa berkedip pelan, seolah tempat itu tidak benar benar ingin mereka berada di sana terlalu lama.Dina memperlambat langkah sedikit.Indra menyadarinya.“Kamu capek?” tanya Indra pelan tanpa menoleh penuh.D

  • SEXY HOT OFFER    Bab 72

    Indra tidak langsung melangkah lagi setelah membaca kalimat di layar itu. Kakinya sempat berhenti, bukan karena takut, tapi karena ada sesuatu yang terasa terlalu… tidak perlu untuk dilanjutkan saat itu juga.Bukan karena ia tidak penasaran.Tapi karena untuk pertama kalinya, ia mulai lelah.Dina masih berdiri di belakangnya. Jarak mereka tidak jauh, tapi suasana di antara mereka terasa seperti ada sesuatu yang tertinggal di tengah. Bukan masalah besar yang meledak, tapi justru hal kecil yang tidak selesai dibicarakan.“Indra,” panggil Dina pelan.Indra menoleh, tapi tidak langsung bicara.“Aku gak nyaman di sini,” lanjut Dina. Suaranya tidak tinggi, tapi jelas. “Bukan karena tempatnya. Tapi karena kamu.”Kalimat itu membuat Indra sedikit mengernyit.“Maksudnya?”Dina menarik napas pelan, seperti menyusun kata supaya tidak salah. “Kamu berubah cepat banget,” katanya. “Barusan kamu masih… ya kamu yang biasa aku kenal. Sekarang kamu kayak… udah jauh banget.”Indra tidak langsung membala

  • SEXY HOT OFFER    Bab 71

    Dina tidak langsung bergerak ketika gambar itu muncul. Tangannya masih menggenggam lengan Indra, tapi cengkeramannya perlahan mengendur, seolah tubuhnya sendiri tidak yakin harus bereaksi seperti apa. Matanya terpaku pada layar, mencoba menolak apa yang ia lihat, tapi semakin lama justru semakin jelas. Wajah itu terlalu mirip, terlalu presisi, sampai tidak ada ruang untuk menyebutnya kebetulan atau trik biasa.Indra berdiri diam beberapa detik lebih lama dari sebelumnya. Namun kali ini diamnya berbeda. Bukan menahan diri, bukan juga sekadar mencerna. Ada sesuatu yang bergeser di dalam dirinya, seperti titik yang akhirnya tersambung. Tatapannya tidak lagi mencari penjelasan, melainkan mengukur jarak antara apa yang ia lihat dan apa yang mulai ia ingat.“Ini bukan rekaman biasa,” ucapnya pelan, lebih ke arah dirinya sendiri.Dina menoleh cepat. “Bukan rekaman?” suaranya pelan, tapi penuh tekanan. “Terus itu apa? Jangan bilang kamu mau bilang itu… kamu?”Indra tidak menjawab langsung. Ia

  • SEXY HOT OFFER    Bab 70

    Dina tidak langsung bicara. Tubuhnya seperti tertahan di tempat, padahal napasnya sudah tidak beraturan sejak beberapa detik lalu. Ia menatap layar itu lama, terlalu lama, seperti berharap apa yang ia lihat hanyalah kesalahan. Namun gambar itu tidak berubah, tidak bergeser, dan tidak memberi ruang untuk disalahartikan.Indra juga tidak bergerak. Tapi bedanya, diamnya bukan karena kaget. Ada sesuatu yang lebih dalam dari itu, sesuatu yang justru terlihat seperti… penyesuaian. Seolah ini bukan kejutan pertama yang ia terima malam ini, hanya potongan lain dari sesuatu yang memang sudah mulai terbuka.“Itu bukan kebetulan,” ucapnya akhirnya, pelan dan nyaris datar.Dina menoleh cepat. “Kamu masih bisa ngomong kayak gitu?” suaranya sedikit pecah. “Dia di sana, Indra. Itu Laura.”Indra tidak menatap Dina. Matanya tetap di layar, tapi pikirannya jelas tidak lagi di satu titik. Ia memperhatikan detail kecil. Posisi tangan. Cara duduk. Cahaya di ruangan itu. Semua hal yang orang lain mungkin l

  • SEXY HOT OFFER    Bab 31

    Itu adalah potongan gambar yang memperlihatkan Indra berada di atas ranjang bersama seorang wanita. Gambarnya tidak sepenuhnya jelas, tetapi cukup untuk membuat maknanya terasa sangat nyata dan tidak bisa disalahartikan. Bayangan tubuh yang saling mendekat, posisi yang terlalu intim untuk disebut k

  • SEXY HOT OFFER    Bab 30

    Mobil itu melaju pelan di antara padatnya lalu lintas kota yang mulai hidup sepenuhnya. Suara klakson bersahutan, lampu merah silih berganti, dan orang-orang bergerak dengan ritme yang terburu-buru. Namun di dalam mobil, suasananya justru terasa tenang, seolah dunia luar tidak sepenuhnya masuk ke d

  • SEXY HOT OFFER    Bab 28

    Ruangan itu kembali hening setelah kalimat Indra menggantung di udara. Tidak ada suara tambahan, tidak ada gerakan yang terburu-buru, tetapi tekanan di dalamnya terasa berubah arah. Jika sebelumnya wanita itu berdiri sebagai pihak yang mengendalikan, kini keseimbangan itu mulai goyah. Udara yang ta

  • SEXY HOT OFFER    Bab 17

    Ruangan itu membeku setelah kalimat terakhir Indra jatuh dengan tenang namun berat. Tidak ada suara yang langsung menyusul, tetapi ketegangan di udara terasa semakin padat, seolah setiap orang sedang mencoba memahami perubahan yang terjadi di depan mata mereka. Indra berdiri tegak dengan ekspresi d

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status