Share

Bab 72

Author: Chana Lee
last update publish date: 2026-04-20 16:04:50

Indra tidak langsung melangkah lagi setelah membaca kalimat di layar itu. Kakinya sempat berhenti, bukan karena takut, tapi karena ada sesuatu yang terasa terlalu… tidak perlu untuk dilanjutkan saat itu juga.

Bukan karena ia tidak penasaran.

Tapi karena untuk pertama kalinya, ia mulai lelah.

Dina masih berdiri di belakangnya. Jarak mereka tidak jauh, tapi suasana di antara mereka terasa seperti ada sesuatu yang tertinggal di tengah. Bukan masalah besar yang meledak, tapi justru hal kecil yang t
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • SEXY HOT OFFER    Bab 74

    Indra tidak langsung menjawab setelah kalimat itu. Tatapannya masih tertahan di layar, tapi kali ini bukan karena mencoba memahami data yang rumit. Ia justru terlihat seperti sedang menimbang sesuatu yang lebih sederhana, sesuatu yang tidak ada di layar, tapi terasa lebih dekat ke dirinya sendiri. Dina berdiri di sampingnya, memperhatikan perubahan kecil itu tanpa berani memotong lebih dulu.Ruangan masih sama dinginnya, tapi suasananya mulai berubah. Bukan karena alat-alat atau orang-orang di dalamnya, melainkan karena arah pembicaraan yang perlahan bergeser. Indra akhirnya menarik napas pelan, lalu mundur satu langkah dari layar. Gerakan itu kecil, tapi cukup untuk menunjukkan bahwa fokusnya tidak lagi sepenuhnya pada apa yang ditampilkan di depan.“Aku sudah lihat cukup banyak malam ini,” ucapnya pelan. Suaranya tidak keras, tapi cukup untuk membuat beberapa orang di ruangan itu saling melirik. “Sekarang aku cuma mau tahu satu hal.”Pria di ujung meja memperhatikan Indra dengan leb

  • SEXY HOT OFFER    Bab 73

    Langkah mereka berdua terdengar lebih jelas sekarang.Bukan karena tempat itu menjadi lebih terang, tapi karena tidak ada lagi yang mereka hindari di dalam kepala masing-masing.Indra berjalan di depan, tapi tidak lagi seperti sebelumnya yang seolah memikul semua keputusan sendirian. Dina tetap di sampingnya, sesekali melirik ke arah lorong yang mereka lewati, seperti mencoba membaca ulang setiap detail yang baru saja mereka masuki.Pria yang memimpin jalan itu tidak banyak bicara. Ia hanya sesekali memastikan mereka tetap mengikuti tanpa memberi penjelasan tambahan.Lorong itu semakin dalam.Dindingnya mulai berubah. Dari beton polos menjadi material yang lebih tua, seperti bangunan lama yang disembunyikan di bawah struktur baru. Lampu lampu di atas kepala tidak lagi stabil. Beberapa berkedip pelan, seolah tempat itu tidak benar benar ingin mereka berada di sana terlalu lama.Dina memperlambat langkah sedikit.Indra menyadarinya.“Kamu capek?” tanya Indra pelan tanpa menoleh penuh.D

  • SEXY HOT OFFER    Bab 72

    Indra tidak langsung melangkah lagi setelah membaca kalimat di layar itu. Kakinya sempat berhenti, bukan karena takut, tapi karena ada sesuatu yang terasa terlalu… tidak perlu untuk dilanjutkan saat itu juga.Bukan karena ia tidak penasaran.Tapi karena untuk pertama kalinya, ia mulai lelah.Dina masih berdiri di belakangnya. Jarak mereka tidak jauh, tapi suasana di antara mereka terasa seperti ada sesuatu yang tertinggal di tengah. Bukan masalah besar yang meledak, tapi justru hal kecil yang tidak selesai dibicarakan.“Indra,” panggil Dina pelan.Indra menoleh, tapi tidak langsung bicara.“Aku gak nyaman di sini,” lanjut Dina. Suaranya tidak tinggi, tapi jelas. “Bukan karena tempatnya. Tapi karena kamu.”Kalimat itu membuat Indra sedikit mengernyit.“Maksudnya?”Dina menarik napas pelan, seperti menyusun kata supaya tidak salah. “Kamu berubah cepat banget,” katanya. “Barusan kamu masih… ya kamu yang biasa aku kenal. Sekarang kamu kayak… udah jauh banget.”Indra tidak langsung membala

  • SEXY HOT OFFER    Bab 71

    Dina tidak langsung bergerak ketika gambar itu muncul. Tangannya masih menggenggam lengan Indra, tapi cengkeramannya perlahan mengendur, seolah tubuhnya sendiri tidak yakin harus bereaksi seperti apa. Matanya terpaku pada layar, mencoba menolak apa yang ia lihat, tapi semakin lama justru semakin jelas. Wajah itu terlalu mirip, terlalu presisi, sampai tidak ada ruang untuk menyebutnya kebetulan atau trik biasa.Indra berdiri diam beberapa detik lebih lama dari sebelumnya. Namun kali ini diamnya berbeda. Bukan menahan diri, bukan juga sekadar mencerna. Ada sesuatu yang bergeser di dalam dirinya, seperti titik yang akhirnya tersambung. Tatapannya tidak lagi mencari penjelasan, melainkan mengukur jarak antara apa yang ia lihat dan apa yang mulai ia ingat.“Ini bukan rekaman biasa,” ucapnya pelan, lebih ke arah dirinya sendiri.Dina menoleh cepat. “Bukan rekaman?” suaranya pelan, tapi penuh tekanan. “Terus itu apa? Jangan bilang kamu mau bilang itu… kamu?”Indra tidak menjawab langsung. Ia

  • SEXY HOT OFFER    Bab 70

    Dina tidak langsung bicara. Tubuhnya seperti tertahan di tempat, padahal napasnya sudah tidak beraturan sejak beberapa detik lalu. Ia menatap layar itu lama, terlalu lama, seperti berharap apa yang ia lihat hanyalah kesalahan. Namun gambar itu tidak berubah, tidak bergeser, dan tidak memberi ruang untuk disalahartikan.Indra juga tidak bergerak. Tapi bedanya, diamnya bukan karena kaget. Ada sesuatu yang lebih dalam dari itu, sesuatu yang justru terlihat seperti… penyesuaian. Seolah ini bukan kejutan pertama yang ia terima malam ini, hanya potongan lain dari sesuatu yang memang sudah mulai terbuka.“Itu bukan kebetulan,” ucapnya akhirnya, pelan dan nyaris datar.Dina menoleh cepat. “Kamu masih bisa ngomong kayak gitu?” suaranya sedikit pecah. “Dia di sana, Indra. Itu Laura.”Indra tidak menatap Dina. Matanya tetap di layar, tapi pikirannya jelas tidak lagi di satu titik. Ia memperhatikan detail kecil. Posisi tangan. Cara duduk. Cahaya di ruangan itu. Semua hal yang orang lain mungkin l

  • SEXY HOT OFFER    Bab 69

    Kalimat terakhir dari bayangan itu belum selesai di kepala Indra ketika layar di depannya kembali bergerak. Wajah yang muncul tidak berubah, justru semakin jelas karena kamera seolah memperbesar bagian mata dan garis rahangnya. Indra tidak berkedip, sementara Dina di sampingnya masih mencoba mencerna apa yang sedang ia lihat dengan napas yang mulai tidak stabil.“Itu…,” suara Dina tertahan sebelum selesai, seolah lidahnya sendiri menolak menyebut nama yang sudah jelas di pikirannya. Ia menoleh ke Indra, berharap ada penjelasan, tapi yang ia lihat justru sesuatu yang berbeda dari biasanya. Wajah Indra tidak lagi sekadar tegang, melainkan seperti seseorang yang baru saja menemukan potongan besar dari sesuatu yang selama ini hilang.Indra melangkah satu langkah mendekat ke arah layar tanpa sadar. Jaraknya kini hanya beberapa meter, cukup dekat untuk melihat detail kecil yang sebelumnya tidak terlihat. Ada goresan tipis di pelipis wajah di layar, bekas luka lama yang seharusnya hanya dike

  • SEXY HOT OFFER    Bab 40

    Pagi itu datang perlahan, menyapu rumah besar Dina dengan cahaya hangat yang lembut. Indra membuka mata, namun tubuhnya terasa tegang, seakan malam sebelumnya masih menempel di kulitnya—bayangan, tawa seram, dan ancaman yang menyelusup hingga ke tulang. Ia menarik napas panjang, mencoba menenangkan

  • SEXY HOT OFFER    Bab 36

    Bibir mereka bertemu.Awalnya pelan, hampir seperti sentuhan yang tidak sengaja. Ada jeda di sana, jeda yang terasa panjang meski hanya berlangsung dalam hitungan detik. Seolah masih ada bagian dari diri mereka yang belum sepenuhnya percaya bahwa ini benar-benar terjadi. Namun justru di dalam kerag

  • SEXY HOT OFFER    Bab 32

    Dua pria itu tetap berjalan mendekat, tetapi kali ini langkah mereka tidak agresif. Tidak ada upaya langsung menyentuh atau menyerang. Justru itu yang membuat suasana terasa lebih aneh.Indra memperlambat mobilnya hingga benar-benar berhenti.Matanya menyipit sedikit, membaca situasi dengan lebih d

  • SEXY HOT OFFER    Bab 38

    Jleb! Tubuh Indra terasa seolah tersedot ke dalam kegelapan hangat Dina, detak jantung mereka berpacu dalam satu ritme yang sama. Wajah Dina memerah, matanya berkaca-kaca, dan pinggulnya sedikit bergoyang seiring ketegangan yang mengalir di antara mereka. Indra menatapnya, napasnya tersengal, jantu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status