Share

52. Akhir Pelarian Yuze

Author: Tinta Terbang
last update Petsa ng paglalathala: 2026-09-25 09:41:34

Beberapa mobil polisi merapat tanpa sirene maupun pengeras suara di sebuah hotel di distrik utara—sekitar lima ratus meter dari pelabuhan luar.

Strategi senyap diterapkan sepenuhnya. Beberapa kendaraan berhenti puluhan meter dari pintu utama tersebut, sementara unit lainnya langsung memblokade akses belakang dan jalur keluar menuju area parkir.

Detektif Kang turun dari mobil seraya memegang lembaran foto Yuze dan istrinya.

"Pastikan semua akses keluar terpantau dengan baik," tegas Detektif Kan
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • SISTEM GANDA: KEHIDUPAN KEDUA XIAN REN   52. Akhir Pelarian Yuze

    Beberapa mobil polisi merapat tanpa sirene maupun pengeras suara di sebuah hotel di distrik utara—sekitar lima ratus meter dari pelabuhan luar.Strategi senyap diterapkan sepenuhnya. Beberapa kendaraan berhenti puluhan meter dari pintu utama tersebut, sementara unit lainnya langsung memblokade akses belakang dan jalur keluar menuju area parkir.Detektif Kang turun dari mobil seraya memegang lembaran foto Yuze dan istrinya. "Pastikan semua akses keluar terpantau dengan baik," tegas Detektif Kang pada anggota di sampingnya. "Jangan ada yang bergerak sebelum kita yakin target berada di dalam.""Siap, Detektif."Seorang petugas lain bergegas mendekat dengan napas sedikit memburu. "Detektif Kang, pengawas hotel mengonfirmasi dua orang dengan ciri-ciri yang cocok baru saja masuk ke kamarnya sekitar tiga puluh menit yang lalu."Detektif Kang menatap foto di tangannya sekali lagi. Setelah berhari-hari melarikan diri dari kejaran petugas, pelarian pasangan itu akhirnya berujung di tempat ini.

  • SISTEM GANDA: KEHIDUPAN KEDUA XIAN REN   51. Pengejaran Di Distrik Timur

    Dua mobil Kepolisian dari Distrik Kota berhenti di depan sebuah bengkel kecil milik Lie Bao yang terletak di kawasan kumuh Distrik Timur. Detektif Kang turun dari mobil bersama beberapa anggotanya.Tampak dua orang pria sedang berada di dalam bengkel tersebut. Satu pria bertubuh kekar dengan tato di lehernya sedang mengelas, satu lagi pria kurus berambut gondrong sibuk mengelap alat-alat bengkel di sampingnya."Selamat pagi, Lie Bao," ucap Detektif Kang seraya melangkah masuk ke dalam bengkel.Pria bertato itu menatap Detektif Kang dengan tatapan dingin. "Selamat pagi, Pak. Ada apa Anda datang kemari pagi-pagi begini?""Saya Detektif Kang dari Kepolisian Distrik Kota. Kami hanya ingin meminta beberapa keterangan dari Anda," ujar Detektif Kang sambil menyodorkan surat tugasnya.Pria kurus yang bernama Liu Tao—menatap Detektif Kang dan anggotanya dengan wajah gelisah."Keterangan soal apa, Pak?" ucap Lie Bao santai."Soal transaksi tunai sepuluh juta Won pada tanggal sembilan," ucap Det

  • SISTEM GANDA: KEHIDUPAN KEDUA XIAN REN   50. Percikan Api Cemburu

    Sejak tiba di sekolah pagi tadi, Xian Ren kerapkali mendapat gangguan dari Ryu Wei dan keempat temannya. Mereka secara bergantian mengintai dan memprovokasi pemuda itu.Saat tadi berjalan di koridor, Lee berpura-pura sibuk membaca buku hingga menyenggol bahu kirinya. Saat berada di dekat tangga, Chen berpura-pura terjatuh dan menabrak lengan kiri Xian Ren dari samping. Dan saat ia akan masuk ke dalam kelas, Ming Tao dan Dao dengan sengaja berlari keluar kelas sambil menyenggol kedua lengannya dengan alasan terburu-buru.Setiap kali benturan itu terjadi, Xian Ren selalu meringis merasakan nyeri yang teramat sangat.'Brengsek. Sepertinya mereka sudah tahu kalau bahu kiriku ini terluka,' umpat Xian Ren dalam hatinya.Xian Ren tetap menahan rasa kesal dan amarahnya. Ia memilih untuk diam. Ia tahu kalau Ryu Wei sedang memancing reaksinya agar terjadi keributan yang bisa menyebabkannya diskors atau malah dikeluarkan secara langsung oleh pihak sekolah.Saat jam istirahat tiba, Xian Ren, Shul

  • SISTEM GANDA: KEHIDUPAN KEDUA XIAN REN   49. Sistem Duality 3.01

    Xian Ren masih terus melumat bibir Yuan Rin sambil mendorong pelan tubuh gadis itu ke atas ranjang. Yuan Rin hanya bisa pasrah menerima ciuman hangat dan lembut dari pemuda itu.Saat situasinya semakin intim, Xian Ren seketika tersadar dengan perbuatannya.'Tunggu... Ini tidak benar. Apa yang sedang kulakukan?' batinnya tersentak.Ia seketika menarik tubuhnya ke belakang dan melepaskan tautan bibir mereka. Keduanya saling berpandangan dalam keheningan selama beberapa saat.Napas Yuan Rin tampak memburu, sementara wajahnya merona merah dengan tatapan bingung.Xian Ren berdiri dari tepi ranjang, merapikan bajunya dengan canggung. "Maafkan aku, Kak Rin..." ucap Xian Ren pelan seraya menatap ke arah Yuan Rin yang telentang pasrah. "Aku tidak seharusnya melakukan ini. Kakak istirahatlah sekarang."Xian Ren segera berbalik dan berjalan keluar dari kamar, lalu menutup pintunya rapat-rapat. Yuan Rin hanya terdiam, menatap kosong ke arah pintu kamar yang baru saja tertutup dengan tangan meny

  • SISTEM GANDA: KEHIDUPAN KEDUA XIAN REN   48. Ciuman Pertama Yuan Rin

    Xian Ren melangkah masuk ke dalam kamar dan menutup pintunya dari dalam. Rasa nyeri di bahu kirinya terasa semakin menjadi-jadi akibat tepukan keras dari Min Soo serta tabrakan dengan Ryu Wei di gerbang sekolah tadi. Ia melepas seragam sekolahnya dan berdiri di depan cermin. Pandangannya tertuju pada perban di bahu kirinya itu. Ada rembesan darah yang sudah membasahi kain tersebut."Sial. Sepertinya jahitan lukaku kembali terbuka," umpatnya pelan seraya memegang bahu kirinya.Terdengar suara ketukan pelan dari pintu kamarnya."Han. Ini Kak Rin. Boleh aku masuk?"Xian Ren tersentak kaget dan dengan cepat meraih seragam sekolahnya, lalu menutupi bahu kirinya. "Masuk saja, Kak Rin. Pintunya tidak dikunci."Yuan Rin melangkah masuk ke dalam kamar, menatap ke arah Xian Ren yang masih berdiri di depan cermin. Gadis itu tampak terpesona dengan tubuh tegap dan atletis milik pemuda itu, lalu buru-buru memalingkan wajahnya."Ada apa, Kak Rin?" tanya Xian Ren, menatap ke arah kakak tirinya.Yua

  • SISTEM GANDA: KEHIDUPAN KEDUA XIAN REN   47. Bukti Terbaru

    Satu jam kemudian, beberapa mobil Kepolisian Distrik tiba di depan rumah Yuze. Beberapa anggota polisi mulai memasang garis polisi mengelilingi rumah.Detektif Kang berjalan sambil mengantongi amplop cokelat yang berisi surat perintah penggeledahan dari pengadilan setempat."Pastikan seluruh tim sudah mengenakan sarung tangan dan penutup sepatu yang steril," ujar Detektif Kang pada beberapa anggotanya dan dua petugas forensik yang ada di sana. "Dokumentasikan juga setiap ruangan sebelum kalian menyentuh barang apa pun.""Baik, Detektif!"Petugas ahli kunci membuka paksa gembok pintu depan. Begitu pintu terbuka, tim forensik mulai memotret ruang tamu dengan kameranya, sementara anggota penyidik menyisir area kamar dan ruangan lain.Di saat yang bersamaan, Detektif Kang menerima laporan dari unit patroli jalan raya dari radio komunikasinya."Lapor Detektif Kang. Kami berhasil menemukan mobil milik tersangka Yuze di area parkiran stasiun rest area kilometer empat puluh delapan. Kami suda

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status