Yuan Rin perlahan melepaskan pelukannya. Pipinya seketika merona merah membayangkan betapa eratnya ia memeluk adiknya tadi. Selama ini, ia tidak pernah memeluk adik tirinya seperti itu. Dan bahkan, ia sangat tidak suka jika adik tirinya berada di dekatnya. "K-kau jangan salah paham. A-aku bukan tiba-tiba peduli denganmu. Aku cuma tidak mau kamu mati dan membuat ibu semakin sedih," Yuan Rin mendengus dan memalingkan wajahnya dari Xian Ren. Xian Ren hanya tersenyum tipis melihat tingkah gadis itu. Tatapan matanya yang tenang, semakin membuat Yuan Rin salah tingkah. Han Yu yang memperhatikan mereka, hanya bisa tersenyum kecil. "Rin, mumpung kamu ada di sini, antar Ibu turun sebentar ke toko di depan rumah sakit. Ibu ingin membeli kasur lipat dan beberapa persediaan lain," ucap Han Yu lembut sambil membetulkan selimut Xian Ren. "Baik, Bu." "Sayang, Ibu dan Kakakmu turun sebentar ya. Kamu istirahat saja dulu di sini. Kalau ada apa-apa, tekan saja bel di samping ranjangmu itu agar per
Last Updated : 2026-08-04 Read more