แชร์

Bab 26. Sebelum Pergi

ผู้เขียน: DNOV
last update วันที่เผยแพร่: 2025-12-11 19:00:26

Satu per satu terlihat pesawat lepas landas di bandara Narita. Tatapan Mayang tampak sayu dan kosong saat berada di deretan kursi tunggu. Siang ini, ia akan kembali ke tanah air setelah hampir seminggu ia terbaring di rumah sakit. Sang mama yang berada di sampingnya, masih sibuk dengan ponselnya dan beberapa kali terlihat berbicara di telpon.

Wajah Mayang masih tampak pucat karena belum sepenuhnya pulih selepas menginap di rumah sakit beberapa hari lalu. Namun mereka tetap harus berangkat karen
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU   Bab 71. Romansa Datang Bulan

    “Aku hanya mau memijat kaki kamu, supaya tidak keram. Atau jangan-jangan kamu punya pemikiran lain?”Mayang terpana saat lelaki itu menaruh kedua kakinya di pangkuannya lalu memijitnya perlahan. Wajah Mayang memerah.“Apa kamu pikir di kamar mandi tadi belum cukup?”“Kenshi!” pekik Mayang mendorong bahu Kenshi yang diiringi tawa renyah lelaki itu.“Kapan kamu pulang? Aku tidak tahu.”“Semalam, aku minta asisten Hirata memesan tiket lebih awal. Aku ingin cepat bertemu kamu.”Ujar Kenshi ditanggapi wajah Mayang dengan mulut majunya.“Kamu bercanda. Tadi malam aku gak dengar apa pun.”“Kamu tidur seperti batu yang menempel di bantal.”“Kamu berlebihan,” Mayang memukul bahu lelaki itu setengah kesal namun juga senang dengan perhatian Kenshi.Mayang pun menyandarkan kepalanya di sisi sofa, menikmati saat-saat Kenshi memberi pijatan lembut di kedua betisnya."Kenshi, apa kamu tidak lelah?" tanya Mayang menatap wajah Kenshi yang sesekali menoleh ke arahnya dengan senyum kalemnya.Lelaki itu m

  • SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU   Bab 70. Shower Time

    Keesokan harinya Mayang merasa tubuhnya telah pulih dan bangun shubuh seperti biasa.Dilihatnya Kenshi masih tertidur, mungkin dia lelah. Semalam dia juga tak menyadari kapan lelaki itu datang. Selepas shalat, Mayang memutuskan untuk bergegas mandi pagi dengan air dingin agar tubuhnya lebih segar.Dua hari kemarin ia absen ke kampus bahasanya, karena sejak malam pertamanya itu, tubuhnya tiba-tiba merasa demam, entah karena lama berendam atau karena sebab lain.Pagi ini dia bertekad untuk kembali memompa semangatnya lagi. Ia menikmati shower air panas lalu mencoba memutar air hangat menjadi agak dingin. Meski sempat menggigil, tapi akhirnya ia merasakan kesegaran.Saat menikmati percikan shower, air tiba-tiba menjadi hangat kembali. Mayang pun membuka matanya dan hampir terlonjak ketika sosok Kenshi telah berada di belakang tubuhnya. Reflek ia segera menyilangkan tangannya. Mereka berada di bawah shower yang sama tanpa sehelai kain.“Kenshi, kamu mau apa? Aku sedang mandi,” tukasnya

  • SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU   Bab 69. Malu Setengah Mati

    'Apa dia sudah mendengar berita? Apakah dia akan pergi?' Batin Kenshi menduga-duga."Sayang, apa yang kamu lakukan?" tanyanya, langsung mendekat. "Aku sedang membantumu menata pakaian untuk dinas ke Kyoto." Jawab Mayang dengan ringan.Kenshi yang awalnya khawatir pun heran. Ternyata kemeja yang tadi dilipat dan dimasukkan ke dalam koper adalah kemeja dan jas miliknya. Ia lalu menahan gerakan tangan Mayang, dan membalikkan tubuh perempuan itu dan memeluknya, lega. "Ada apa, Kenshi?" Mayang kini yang merasa heran. Apalagi, Kenshi tampak mengelus punggungnya. Kenshi menarik napasnya lalu melepas pelukannya, sehingga Mayang bisa melihat wajah Kenshi. "Kenapa? Apa ada sesuatu yang salah?" tanya Mayang, penasaran lagi. "Kamu tidak perlu mempersiapkan apa-apa untuk perjalanan bisnisku. Asistenku di hotel sudah mempersiapkan semuanya." Terang Kenshi, lalu mengajak Mayang keluar ruang ganti. Kenshi mengajak Mayang menuju ranjang. Mayang langsung melepas genggaman tangan Kenshi. Langka

  • SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU   Bab 68. Takut Gara-gara Sebotol Minuman

    Kenshi tertawa setelah mendengar keinginan Mayang. "Kenapa tertawa? Aku serius. Semalam, kamu mabuk. Apa kamu ingat?" tutur Mayang seolah ingin mengingatkan peristiwa semalam. Ekspresi Kenshi langsung berubah dan menatap Mayang. Apa dia pikir semalam dia melakukan itu karena mabuk? Pikir Kenshi menerka. Keduanya saling berpandangan di sisi sofa dengan pikiran masing-masing. Kenshi meraih salah satu tangan Mayang yang menatapnya lekat. "Semalam, tentu saja aku ingat semuanya, sayang!" Kenshi mencium punggung tangan Mayang, seolah ingin memberinya ketenangan batin yang mungkin membuatnya khawatir."Kamu... semalam habis minum, kan! Aku tahu bagaimana bau alkohol itu dan… huft," kata-kata Mayang kembali terhenti saat Kenshi mengecup bibirnya pelan."Aku tahu. Aku minta maaf. Kemarin sore, aku minum kaleng minuman yang ada di kantor karena rasanya cuaca panas sekali," sanggah Kenshi, mencoba mencari alasan yang masuk akal. "Tapi itu haram, Kenshi! Otak kamu bisa rusak karena minuman s

  • SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU   Bab 67. Siang Terik Yang Menyala

    Kenshi menempelkan es yang telah dilapisi tissu ke kening Mayang yang sedikit memar. "Maaf, aku mengagetkanmu! Aku pikir, kamu mungkin butuh sesuatu," tutur Kenshi, menahan geli saat melihat Mayang meringis sambil sesekali melirik ke arahnya.Wajah Mayang kembali menekuk dan sengaja menghindari tatapan Kenshi. Ia masih tak berani atau lebih tepatnya, ia masih merasa malu menatap wajah yang semalam berada di atas tubuhnya itu. Wajahnya pun terasa memanas. "Aku… aku hanya cari minuman segar," ungkapnya sambil memalingkan wajahnya ke arah taman sambil memainkan jemarinya di atas meja. Kenshi menyodorkan sesuatu ke hadapan Mayang. Ternyata Kenshi membawa sebuah tote bag berisi beberapa gelas minuman dingin."Coffee, cappuccino or milk tea?" tanya Kenshi sambil memiringkan wajah dengan tetap menempelkan kompresan ke kening Mayang. Mata Mayang langsung berbinar saat melihat minuman-minuman dingin di depannya. Ia melihat-lihat label yang tertera dan mengambil gelas cappuccino lalu menunju

  • SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU   Bab 66. Setelah Berlalunya Malam

    Kenshi berjalan menuju kamar mandi dengan tubuh polosnya, meninggalkan Mayang yang masih tertelungkup lemah dengan sebagian tubuh polosnya tertutupi selimut.Setelah membasahi seluruh tubuhnya dengan air hangat dan membalut tubuhnya dengan bathrobe, Kenshi langsung mengambil ponselnya dan menyingkap salah satu gorden, hingga ia bisa melihat suasana malam yang kelam dari balik kaca jendela.“Hirata, bagaimana kabar mereka di Indonesia? Apakah sudah ada kabar?” tanya Kenshi dalam bahasa Jepang sambil tetap berjaga agar Mayang tak mengetahui obrolannya."Tuan masih di kantor polisi. Tapi tim kita sudah ke sana untuk membantu memberikan keterangan. Sedangkan Nyonya sudah pindah ke apartemen." Terang Hirata di ujung telepon. “Tolong dampingi mereka sebisa mungkin! Aku masih harus melihat situasi di sini.”"Baik, tuan! Saya mengerti. Tim pengacara dari perusahaan kita di Indonesia juga sudah kita kerahkan untuk membantu Tuan Hadiwijaya."“Baiklah, aku percaya padamu.”Kenshi segera mematik

  • SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU   Bab 9. Pelan-pelan Saja

    “Are you OK?” Tanya Kenshi cemas ketika memapah gadis disisinya ke salah satu kursi kosong di luar wahana gondola.Wajah Mayang masih pias setelah tubuhnya hampir terjungkal. Beruntung tadi Kenshi sigap menangkap tubuhnya. Kenshi menduga, gadis itu ada phobia dengan ketinggian atau permainan pemic

  • SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU   Bab 8. Bak Roller Coaster

    "Tunggu disini!" Kenshi menuju meja konter tiket meninggalkan Mayang yang masih terkesan dengan rupa Tokyo Dome.Sudah lama sekali ia tidak pernah mengunjungi taman hiburan seperti ini. Mungkin terakhir kali sejak SMP dan setelah kedua orang tuanya mulai bepergian keluar negeri menjalankan bisnisny

  • SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU   Bab 7. Rencana Pagi Tak Terduga

    Pagi harinya, Mayang kembali harus bangun dan sarapan sendiri di kamarnya. "Maaf, sayang! Besok mama papa harus pergi pagi-pagi sekali. Ada beberapa relasi bisnis yang belum kami temui. Mereka juga akan kami undang ke acara pernikahan kamu." Ujar sang mama semalam. “Huuuh, kenapa dengan orang-o

  • SUAMI JEPANGKU TERNYATA PENGAGUM RAHASIAKU   Bab 6. Pertemuan Para Tetua

    Malam itu, tampak Aryo Hadiwijaya dan Kori, istrinya, turun dari taksi dan berjalan tergesa memasuki sebuah kawasan bernama Taito yang masih berada di kota Tokyo, dimana berjajar restoran dan kedai di kedua sisi jalannya.“Wagyu Panga? Disini ma, kita sudah sampai.” Sahut Aryo lalu menarik lengan sa

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status