Share

Bab 285

Author: Jimmy Nugroho
Bayangan yang berada di samping mulai mengernyitkan keningnya.

Hanya saja, dia sangat pengertian. Dia tidak menghalangi Kelvin. Bagaimanapun, nyawanya diselamatkan oleh Kelvin.

"Oke!" balas orang itu dengan mengangguk.

Kelvin menyipitkan matanya dan bertanya, "Sebelumnya kamu mengungkit satu hal saat acara kumpul bersama. Kamu bilang, penerus dokter hebat sudah menampakkan diri. Di mana dia?"

Raut wajah pria itu sedikit berubah. Dia menelan air liurnya, lalu berkata, "Sekarang, dia lagi di Kota
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 328

    Jantung Kelvin berdebar kencang.Edric melirik Kelvin, lalu mengeluarkan ponselnya dan menghubungi sebuah nomor. Panggilan terhubung dengan cepat. Sebuah suara di ujung telepon bertanya, "Sudah ketemu sama Kelvin?""Emm, sudah. Aku memeriksanya dan menemukan pelacak!" jawab Edric."Berikan teleponnya kepada Kelvin!" Sebuah suara wanita terdengar dari ujung telepon.Dengan cepat, Edric bergerak ke sisi Kelvin dan menempelkan ponsel itu ke telinganya.Sebuah suara dingin terdengar dari ujung telepon. "Seingatku, kemarin aku mengingatkanmu untuk datang sendirian.""Aku datang sendirian kok! Kamu kan nggak bilang aku nggak boleh bawa pelacak!" sahut Kelvin."Ah!" Tepat pada saat ini, jeritan kesakitan Julia terdengar dari ujung telepon.Ekspresi Kelvin seketika berubah. Dia berujar, "Berhenti! Kalau kamu menyentuhnya lagi, kamu nggak akan dapatkan apa-apa.""Benarkah?" Suara wanita itu terdengar lagi."Ah!" Jeritan memilukan lainnya terdengar.Hati Kelvin merosot hingga ke dasar.Wanita it

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 327

    "Ikutlah denganku!" kata Edric dengan tenang saat sampai di hadapan Kelvin."Hmm?" Sorot mata Kelvin sedikit bergetar. Dia bertanya, "Apa maksudmu?""Kalau kamu nggak mau Julia mati, ikutlah bersamaku!" Nada suara Edric terdengar dingin.Kelvin menatap Edric dengan kaget. Dia tidak menyangka bahwa orang dari organisasi Nomor 0 akan memiliki hubungan dengan Edric.Tentu saja, dia tidak terlalu terkejut!Organisasi Nomor 0 telah berakar kuat di Kota Lamur selama bertahun-tahun. Jadi, wajar saja seseorang yang beroperasi di area ilegal seperti Edric melayani mereka.Kelvin mengikuti Edric ke garasi bawah tanah.Begitu masuk, dia tiba-tiba melihat sesosok tubuh memelesat ke arahnya.Seorang pria tua langsung melayangkan serangan ke arah Kelvin.Kelvin segera berbalik dan menangkap tangan Nelson. Dia menatap Nelson dengan tajam. Matanya berkilat penuh niat membunuh. "Kamu akhirnya sudah sembuh. Memangnya kamu nggak bisa jalani hidup dengan baik?"Melihat niat membunuh di mata Kelvin, Nelson

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 326

    Setelah menutup telepon, mata Edric menunjukkan perasaan yang rumit.Di sampingnya, berdiri Nelson dan Yasmin. Yasmin buru-buru bertanya, "Gimana?""Sudah dipastikan!" Edric berujar, "Selama kita bantu 'dia' hadapi Kelvin, dia akan selamatkan ayahmu dan yang lainnya."Mata Yasmin dipenuhi kekhawatiran, lalu dia menghela napas dan menyahut, "Aku harap Kelvin benar-benar mati kali ini. Aku naik ke lantai atas dulu untuk periksa ayahku dan yang lainnya."Seusai berbicara, dia naik ke lantai atas.Edric menatap Nelson di sampingnya dan berkata, "Guru, aku merasa ini agak terlalu berlebihan.""Berlebihan?" Nelson mencibir, "Kelvin mau kita mati. Senior Naufal pernah menyelamatkan kita sebelumnya. Sekarang, kita juga harus menyelamatkan mereka. Lagian, bukannya Yoseline bilang Keluarga Jahan sudah setuju? Selama kita bekerja sama, mereka akan beri kita teknik kultivasi. Nantinya kita bisa jadi kultivator dan hidup lebih lama!"Dia menambahkan, "Kita juga cuma berikan beberapa informasi. Kelv

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 325

    "Oke!" balas Felix.Tidak lama kemudian, Kelvin mengikuti Usman masuk ke dalam ambulans. Usman diantar ke kamar pasien rumah sakit. Kelvin tidak pulang ke rumah. Dia pun mengirim pesan kepada Niveria, mengatakan bahwa ada sedikit urusan di malam hari, mesti menginap di luar. Setelah itu, dia kembali ke kamar pasien untuk menjaga Usman.Kemudian, waktu satu malam pun berlalu begitu saja.Usman tidak memiliki tanda-tanda siuman. Kelvin juga tidak bisa mendapatkan informasi lebih banyak tentang Organisasi Nomor 0 dari mulutnya.Pada jam sembilan keesokan paginya, Felix pun datang ke kamar pasien.Felix memberi Kelvin sebuah alat pelacak, kemudian berkata, "Semalam, aku pergi bertemu dengan Zhafir. Julia adalah anak asuhnya. Tapi, dia kelihatan nggak begitu peduli dengan masalah Julia kemungkinan diculik oleh anggota Organisasi Nomor 0."Kelvin menggeleng sembari berkata, "Zhafir terus mencari cara untuk bergabung dalam Organisasi Nomor 0. Mungkin dia diam-diam lagi merasa gembira saat ini

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 324

    Saat mendengar jawaban pasti, mata Kelvin tiba-tiba menyipit.Ini pertama kalinya dia benar-benar berbicara dengan penanggung jawab dari Organisasi Nomor 0.Kelvin ingin sekali menangkap orang itu. Dia ingin memastikan alasan mereka membunuhnya, lalu menanyakan informasi kakeknya dari mulut orang itu.Hanya saja, semuanya … tidaklah mungkin sekarang. Dia berada di posisi pasif.Bahkan jika bukan orang itu berinisiatif untuk menelepon, dia tidak akan memiliki cara untuk mencari dan memastikan identitas lawan."Aku tebak, seharusnya sekarang kamu lagi berada di Jalan Anges nomor 13!" Terdengar lagi suara wanita itu dari dalam telepon."Benar," balas Kelvin dengan nada tenang."Hehe, bagus, kamu bisa hidup selama itu, dari Desa Panjang Umur hingga sekarang, semuanya benar-benar di luar dugaanku." Terdengar suara wanita itu. Dia tersenyum tipis dan berkata, "Apa kamu ingin Julia tetap hidup?""Bagaimana kondisinya saat ini?" tanya Kelvin."Tenang saja. Bagaimanapun, dia adalah karyawanku.

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 323

    Setelah melihat Kelvin keluar, dia pun berdiri, lalu mendekat. "Gimana? Apa berhasil diselamatkan?"Kelvin mengangguk dan membalas, "Emm, nyawanya sudah berhasil diselamatkan. Tapi untuk bisa pulih total, sepertinya butuh waktu sepuluh hari sampai setengah bulan.""Apa dia bernama Usman?" tanya Felix."Apa kamu kenal sama dia?" tanya Kelvin dengan kaget."Kebanyakan dari kami menguasai informasi dari kultivator di Kota Lamur," kata Felix dengan raut murung. "Jadi … apa penanggung jawab dari Organisasi Nomor 0 sudah menampakkan diri?"Kelvin mengangguk dan berkata, "Iya, Julia bekerja di minimarket. Aku dan dia sudah sepakat. Asalkan pemilik dari minimarket itu menampakkan diri, dia pun akan beri tahu aku. Hari ini, aku menerima informasi darinya, makanya aku langsung bergegas kemari. Siapa sangka saat aku kemari, kondisi sudah seperti ini.""Di mana Julia?" tanya Felix."Hilang. Sepertinya … dia dibawa pergi oleh anggota Organisasi Nomor 0," kata Kelvin. "Oh, ya, ada urusan apa kamu ca

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 137

    Kecepatan peluru itu sangat cepat. Kelvin mengaktifkan kedua mata batinnya. Dia pun dapat melihat jelas setiap tempat yang dilewati peluru, ruangan seakan-akan sedikit beriak.Sebenarnya Kelvin ingin menghindar, tetapi semuanya sudah terlambat. Peluru itu sudah berada tepat di depan matanya.Suara p

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 132

    Saat orang tua itu mendengar ucapan Kelvin, dia pun berkata dengan terbelalak, "Nak, jangan ucapkan kata-kata yang begitu nggak enak didengar. Tubuhku masih sangat bugar. Kalau kamu sembarangan bicara lagi, aku akan merobek mulutmu sampai hancur."Kelvin berkata dengan acuh tak acuh, "Terserah mau p

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 128

    Melihat pemandangan ini, si manajer benar-benar terpaku dan tidak bisa berkata apa-apa.Tiga orang yang ada di hadapannya ini bukanlah orang sembarangan. Selain pria tua berkaki pincang itu, Edric adalah sosok yang membuat banyak orang di Kota Lamur merasa gentar. Sekitar 80% industri setengah legal

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 122

    Tidak jauh dari sana, Natasha akhirnya sudah menenangkan diri.Bagaimanapun, Natasha berasal dari keluarga kaya sehingga pengalamannya cukup banyak. Dia juga sudah pernah melihat berbagai macam situasi besar.Saat ini, seolah-olah Natasha sudah melupakan kejadian barusan. Dia menoleh ke arah Edric s

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status