Share

Bab 353

Penulis: Jimmy Nugroho
Mendengar suara itu, Kelvin langsung menoleh dan bertanya, "Kamu sudah kembali? Aku kira terjadi sesuatu padamu."

Felix membalas sembari mengerucutkan bibir, "Aku pergi untuk minta orang lain menyegel kembali kekuatanku. Ditambah lagi urusan organisasi Nomor 0 di Kota Lamur harus dilaporkan, makanya agak memakan waktu."

"Disegel lagi?" Kelvin menatapnya dengan heran, lalu bertanya, "Kenapa kamu harus menyegel diri?"

Felix melirik Kelvin sambil membalas, "Karena aku sudah mencapai suatu batas. Se
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 448

    Mendengar itu, Kelvin sudah tidak bisa menahan diri lagi. Dia langsung melepaskan tangan orang yang menahannya dan berusaha menerobos masuk.Namun, Pengawas Malam itu tetap mencengkeram tangannya sambil berkata, "Kamu nggak boleh masuk sekarang. Kami harus memastikan identitasmu dulu!"Kelvin sudah tidak peduli lagi pada saat ini. Dia mengayunkan tangannya. Kekuatan sejati sedikit bergetar, lalu dia langsung melepaskan diri.Ekspresi beberapa orang lain yang melihat itu sontak berubah. Mereka segera bergerak untuk menghentikan Kelvin.Swish!Dalam sekejap, Kelvin mengayunkan tangan kanannya. Empat jarum perak memelesat keluar. Berhubung jaraknya dekat, dalam sekejap keempat orang itu terkena dan langsung kaku di tempat.Keempatnya hanya berada di Tahap Pembukaan Batin dan Tahap Pemurnian Energi. Dengan kekuatan Kelvin sekarang, mengendalikan mereka bukanlah hal sulit.Setelah menahan mereka di tempat, Kelvin langsung berlari menuju vilanya.Kecepatannya sangat tinggi. Tak lama kemudian

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 447

    Kelvin mengikuti arah suara itu dan melihat ke depan. Di pintu gerbang, ada seseorang tergeletak di tanah. Tubuhnya dipenuhi kartu tarot!Sebuah nama langsung muncul di benak Kelvin!'Peringkat kedua di daftar pembunuh bayaran jaringan gelap! Tarot!'Begitu teringat Niveria masih berada di vila, kulit kepala Kelvin langsung terasa dingin. Dia bergegas berlari menuju pintu masuk kompleks.Raut wajah Andriyan dan Ferlin juga berubah, tetapi mereka tetap mengikuti di belakangnya.Baru saja mendekat, dua orang langsung mengadangnya. Salah satu dari mereka berujar, "Maaf, ini adalah lokasi pembunuhan. Harap berhenti di sini!"Saat itu, hati Kelvin kacau sekali. Dia berhenti, tanpa langsung menerobos. Namun dari depan, dia bisa mendengar beberapa orang beridentitas petugas sedang memeriksa mayat yang penuh kartu tarot itu.Percakapan mereka juga terdengar jelas."Tarot ini memang masih sama, begitu sombong dan suka bunuh sembarangan!" maki seorang wanita. "Gimana kondisi di dalam?""Lagi dil

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 446

    Kelvin tetap membuka panggilan video itu untuk memastikan Kesya aman.Dengan begitu, dia bisa terus memantau keadaan di sisi sana.Kelvin lalu mematikan mikrofon ponselnya sambil berujar, "Orangnya sudah keluar. Sekarang, kamu sudah tenang, 'kan?"Andriyan melihat ke arah layar dan bertanya, "Dia itu ahli formasi? Investasi apa maksudnya?""Nanti saja baru kita bahas. Sekarang, kita ke Kompleks Zenada dulu dan tunggu di sana," jawab Kelvin. "Mobilmu masih di kilang anggur!""Besok saja baru diambil," ucap Andriyan. "Kita pulang pakai pedang terbang."Kelvin menimpali sambil mengangguk, "Boleh."Andriyan menghela napas panjang sebelum berucap, "Aku terluka. Adikku kutitipkan padamu ya."Usai berkata demikian, Andriyan memperkenalkan, "Ini saudara seperjuanganku, Kelvin.""Ini adikku. Salah satu dari sedikit orang di Keluarga Barus yang masih peduli padaku." Andriyan lalu melanjutkan, "Namanya Ferlin."Ferlin mengangguk pelan sambil menyapa, "Halo. Kali ini ... makasih banyak."Kelvin pu

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 445

    "Nggak bisa. Aku harus kembali. Kesya masih di dalam," ucap Andriyan sambil menggeleng. Dia tetap bersikeras ingin kembali."Kesya?" Kelvin bertanya sambil mengernyit, "Maksudmu, wanita tadi?""Ya!" Andriyan berbicara sembari mengangguk, "Kalau dia ketahuan, Arvin si bajingan itu pasti nggak bakal melepaskannya."Raut wajah Kelvin sedikit berubah ketika membalas, "Kondisimu sekarang terlalu buruk. Tapi, aku punya cara."Kelvin teringat pada orang mencurigakan yang tadi menawarinya investasi.Kelvin pun menarik napas dalam-dalam, lalu segera mengeluarkan ponselnya, mencari kontak orang itu, dan langsung melakukan panggilan video.Baru berdering sekali, orang itu langsung mengangkat. Dia sudah berada di sudut yang sepi, tetapi masih memakai topeng separuh wajah. Bagian bawah wajahnya penuh ekspresi menjilat ketika bertanya, "Bos? Kamu mau investasi sekarang?""Sudah kubilang aku akan investasi. Tapi sekarang, aku butuh kamu melakukan satu hal." Kelvin pun melanjutkan, "Bantu aku cari ses

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 444

    Wanita tua itu pun menggelengkan kepala, lalu menarik tangan Dore sambil berjalan masuk ke dalam ruangan. Dia berujar, "Kita sudah balas budi padanya. Lain kali ... kalau bertemu lagi, aku nggak akan menahan diri.""Nggak boleh!" Dore berucap, "Kamu nggak boleh menyakiti Kelvin.""Sayang!" Wanita tua itu berbicara sambil menggenggam tangan Dore, "Kalau ingin menghilangkan kutukan di tubuh kita, kita harus bekerja sama dengan Keluarga Jahan dan organisasi Nomor 0 ....""Pokoknya aku nggak peduli!" jawab Dore.....Di tepi kolam renang, musik yang bising masih terus terdengar. Banyak pria dan wanita saling berbincang dan menggoda, bahkan beberapa wanita bertubuh menarik sudah menggandeng lengan pria lain.Namun saat itu, ada seseorang yang sedang membagikan kartu nama sambil mencari orang kaya untuk diajak kerja sama. Tiba-tiba, pupil matanya menyusut. "Gila! Itu gelombang kekuatan sejati di atas Tahap Pemeliharaan Spiritual. Sialan! Kenapa rasanya tempat ini jadi nggak aman?"Tak lama k

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 443

    Di Kota Yanir, Tahap Pemeliharaan Spiritual sudah termasuk salah satu puncak kekuatan.Orang seperti wanita tua itu, jumlahnya sangat sedikit.Kalau sampai Kelvin dan Andriyan berhasil kabur jauh, mereka bisa saja bersembunyi dan sewaktu-waktu mencoba membunuh Arvin. Dalam waktu ke depan, hidup Arvin pasti tidak akan tenang.Wanita tua itu hanya melirik Arvin dengan dingin. Dia sama sekali tidak menanggapi teriakan pria itu.Di atas, Kelvin terbang dengan pedang. Saat hampir keluar, dia mendapati Dore yang berada di samping wanita tua itu.Hatinya sedikit bergerak. Kelvin sadar, wanita tua tadi kemungkinan besar menahan kekuatannya dalam serangan barusan.Melihat Arvin yang murka di bawah, tatapan mata Kelvin dipenuhi niat membunuh. Kalau dia pergi begitu saja dan Arvin tetap selamat, rasanya sulit diterima.Dari lengan baju Kelvin, sebuah jarum perak tiba-tiba muncul.Kemudian, enam jarum perak melayang keluar sekaligus. Kelvin diam-diam mengaktifkan Jurus Panjang Umur sambil berbisik

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 71

    Pada saat ini, Karlo benar-benar diliputi rasa takut dan panik. Dia duduk terpaku di tempatnya. Di dalam kepalanya hanya ada satu pikiran.'Riwayatku sudah tamat.''Benar-benar sudah tamat.'Ucapan Albus bahkan tidak lagi benar-benar masuk ke telinga Karlo.Pada saat itulah, pintu terbuka. Fanny mas

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 72

    Mana mungkin Daniel bisa tahu bahwa Kelvin sanggup menggerakkan Albus?Tangan Daniel yang memegang gelas anggur bahkan sampai bergetar pelan.Seandainya sejak awal ketika Kelvin datang ke Kota Yanir, mereka memperlakukan pria itu dengan baik.Seandainya Kelvin dan Shintia benar-benar menjalankan per

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 62

    Sedangkan yang satunya ....Kelvin berpikir, jika punya dua anak dan salah satunya seperti Jayden, dia pasti akan mematahkan kakinya.Namun, ini urusan keluarga orang lain. Dia juga malas ikut campur dalam perang internal keluarga elite.Wajah Victor tampak muram. Dia mengkritik, "Ayah, Jayden justr

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 61

    Mendengar itu, ekspresi Victor langsung cerah. Dia segera menatap Kelvin.Kelvin berdeham sebelum memberitahukan, "Aku sudah nikah.""Aduh!" Wajah Victor tampak menyesal. "Sayang sekali."Kakek mengerutkan alis. "Tapi kamu sudah menyelamatkanku dua kali, aku harus balas sesuatu. Dulu kasih uang kamu

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status