LOGINTentu saja Kelvin tidak tahu dengan semua ini.Di tengah hujan badai, hampir tidak ada orang yang lalu lalang di jalan Kota Lamur. Hanya ada beberapa mobil yang melaju dengan buru-buru!Kecepatan Kelvin sangatlah cepat. Dia sudah mencapai Tahap Pemeliharaan Spiritual, jadi kecepatannya bagai bayangan saja. Dia menerobos ke dalam kerumunan dalam seketika, lalu bergegas ke gedung lantai 13.Kelvin naik ke atas dengan lift, lalu segera naik ke atap gedung.Di atas langit, petir terus menyambar. Kelvin langsung pergi ke samping alat penangkal petir yang berukuran besar. Ketika melihat petir di atas langit, dia pun menjilat bibirnya dan berkata, "Berhasil atau nggak, semuanya tergantung kesempatan kali ini."Duar!Petir terus menyambar di atas langit tinggi!Kelvin menarik napas dalam-dalam. Dia mengulang dua kali metode menangkap benih spiritual petir api di dalam benaknya, kemudian mengembus napas panjang.Pada saat ini, sebuah petir besar tiba-tiba menyambar ke arah penangkal petir di si
Raut wajah Niveria tampak berubah ketika berbicara. "Hujan lebat sekali. Ngapain kamu ke luar?""Aku nggak sempat buat jelasin!" Kelvin malah tidak peduli, langsung menerjang ke luar.Air hujan segera membasahi pakaian Kelvin. Hanya saja, Kelvin malah melihat ke atas langit. Dia berencana untuk pergi ke atap gedung tertinggi di Kota Lamur!Ini adalah kesempatan terbaik bagi Kelvin untuk mendapatkan benih spiritual petir api!….Pada saat Kelvin menerjang ke luar, di depan pintu gerbang Vila Lamur Prime, sebuah sepeda listrik sedang melaju perlahan di tengah hujan deras. Ketika dia mengendarai sepeda ke depan pintu gerbang Vila Lamur Prime, satpam segera menghalangi langkahnya!Orang itu mengenakan seragam kurir online. Di bagian belakang sepedanya diletakkan beberapa makanan. Dia segera berkata, "Hei, buka pintunya sebentar. Aku datang untuk antar makanan!"Vila Lamur Prime adalah markas Pengawas Malam di Kota Lamur. Orang yang tinggal di dalam sana adalah kultivator. Sistem keamanan d
Setelah mencapai Tahap Pemeliharaan Spiritual, dalam arti tertentu, itu barulah awal sebenarnya dari perjalanan kultivasi.Tahap Pemurnian Energi dan Tahap Pembukaan Batin sebelumnya hanyalah pelatihan untuk tubuh fisik.Namun, Tahap Pemeliharaan Spiritual adalah tahap pembangunan fondasi yang sebenarnya. Sampai batas tertentu, pemeliharaan benih spiritual bisa menentukan jalan masa depan seorang kultivator.Benih spiritual adalah sesuatu yang memanfaatkan energi alam sebagai pemicu, lalu menyerapnya dan memeliharanya di dalam lautan spiritual.Tentu saja, kemampuan kultivator lebih dari sekadar itu. Jimat, senjata magis, dan artefak spiritual bawaan seseorang juga menentukan banyak hal.Kelvin memilih benih spiritual petir api karena dua alasan. Pertama, untuk menyesuaikannya dengan Teknik Telapak Halilintar miliknya. Kedua, untuk alkimia.Namun, benih spiritual petir api sangat sulit diperoleh.Pertama, syarat perolehannya sangat ketat, yaitu hanya bisa diperoleh di lingkungan saat b
"Itu memang sangat menarik. Selama bisa mencapai target, mereka akan kebagian sejumlah opsi saham," ujar wanita itu sambil tersenyum masam. "Ditambah lagi, mereka punya dana yang melimpah. Hanya dalam beberapa hari, mereka sudah menghabiskan dana puluhan triliun. Ada banyak orang yang sudah tergoda dan bergabung dengan mereka."Sebagian besar individu elite ini memiliki gaji tahunan miliaran. Kenaikan gaji 5-10% dari gaji mereka sudah merupakan jumlah yang cukup besar. Selain itu, juga ada janji opsi saham. Orang-orang yang kompeten sangat ingin mencobanya."Deven!" Sekretaris Aaron menatapnya dan berkata, "Ngomong-ngomong, Nona Niveria ...."Setelah menggunakan panggilan itu, sekretaris itu menelan ludah sebelum melanjutkan, "Seingatku, pengawal Niveria bernama Deven. Apa mungkin dia orangnya ....""Nggak begitu mungkin!" Aaron menggeleng dan menyahut, "Mungkin cuma namanya yang kebetulan sama. Niveria nggak mungkin percayakan dana sebesar puluhan triliun kepada Deven. Dia sudah bilan
Kelvin melihat Felix menghilang di kejauhan.Pria itu benar-benar terlihat seperti seorang jagoan.Kelvin menatap batu yang hancur itu, lalu mulai merenungkan kata-kata Felix.Untuk apa dia membutuhkan pedang?Awalnya, Kelvin ingin menjadi seorang kultivator pedang hanya karena dia merasa itu sangat keren. Selain bisa memenggal kepala musuh dari jarak jauh, dia juga bisa terbang di atas pedang.Namun, selain itu, ada apa lagi? Sepertinya tidak ada apa-apa.Memikirkan hal ini, Kelvin tak kuasa melamun. Dia menatap Pedang Matahari Biru yang dibelinya di pertemuan kultivator dan tenggelam dalam pikirannya. Bagaimana dia bisa mencapai tingkatan seperti itu?Tujuannya hanya untuk pamer dengan terbang di atas pedang. Berhubung orang yang sudah mencapai Tahap Pemeliharaan Spiritual bisa melakukannya, bagaimana jika dia menyerah untuk menjadi kultivator pedang?Nanti, dia bisa memurnikan beberapa pil untuk ditukar dengan artefak spiritual pedang terbang yang memungkinkannya untuk terbang di at
Kelvin menggeleng dengan bingung dan menjawab, "Nggak pernah dengar. Apa dia sangat terkenal?"Felix menatap Kelvin dengan ekspresi kehabisan kata-kata, lalu bertanya, "Kamu nggak kenal sama Wanita Idaman Nasional?""Wanita Idaman Nasional? Dia pemain film?" tanya balik Kelvin."Dia juga bermain dalam film. Lebih tepatnya, dia artis multitalenta yang punya karya di layar lebar, televisi, dan dunia musik. Dia itu artis paling populer di negara ini." Felix berkata sambil tersenyum tipis, "Posternya ada di mana-mana.""Emm, aku nggak perhatikan hal-hal seperti itu." Kelvin menggeleng dan bertanya, "Apa dia punya hubungan denganku?"Felix tersenyum tipis dan menjawab, "Tentu saja. Dia akan adakan konser di Kota Lamur. Yang terpenting, dia ... sebenarnya seorang kultivator. Menjadi artis adalah hobinya. Selain itu, tingkat kultivasinya cukup tinggi. Dia sudah membuka delapan lubang batinnya. Yang terpenting ...."Dia berhenti sejenak, lalu tersenyum tipis dan melanjutkan, "Dia dipelihara ol
Di tangga juga berdiri banyak orang.Orang di samping Kelvin berbisik, "Keluarga Lorenz memang sombong. Biksu pengemis itu tadi naik mau minta dua gelas teh, dan nggak sengaja tabrak cewek itu. Nggak pakai pikir lama, cewek itu langsung tampar dia!""Biksu kecil itu kurus kerempeng, pasti kurang giz
Di gerbang vila, sebuah mobil perlahan masuk ke halaman pekarangan dan akhirnya berhenti tepat di depan pintu vila yang besar.Kelvin dan Charles turun dari mobil. Seseorang menopang Charles berjalan ke dalam rumah.Vila itu sangat besar. Dekorasinya juga mewah luar biasa!Keluarga Limanta memiliki
Ketika melihat tubuh Shintia, semua nalar Kelvin sepenuhnya hilang dari pikirannya. Hanya ada satu niat di kepalanya.Kelvin langsung menerkam ke arah Shintia.Melihat Kelvin yang berpakaian sederhana dan sedang menggila, mata Shintia penuh kedilemaan.Shintia memandang rendah Kelvin, tidak pernah m
Kelvin pun panik. Dia mendesaknya, "Kalau Kakek Charles tahu sesuatu, tolong beri tahu aku. Ini sangat penting bagiku!"Enam tahun lalu, kakek memberitahukan bahwa dirinya akan pergi karena ada pertarungan yang harus dihadiri. Akan tetapi, sejak saat itu, kakek tidak pernah kembali. Hidup matinya ju







