Share

Bab 459

Penulis: Jimmy Nugroho
Kelvin melambaikan tangannya sambil berkata, "Kalau begitu aman. Kamu fokus saja belajar dan berlatih. Soal uang dan Pil Pemulih Yuan, aku yang tanggung. Nanti saat kamu mau menerobos, Pil Pemeliharaan Spiritual juga bisa aku sediakan!"

Mendengar janji itu, Usnandi hampir menangis lagi karena terharu.

Kelvin langsung merasa tidak tahan dan cepat-cepat menghentikannya.

Saat itu, ibu Andriyan membawa beberapa camilan malam.

Walaupun kondisi hidup mereka tidak terlalu baik, Andriyan sendiri tidak k
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 460

    Andriyan tidak menyangkal. Dia membalas sambil mengangguk, "Ya, tempat seperti itu."Kelvin sontak mengernyit. Dia bertanya, "Kamu dan Kesya, jangan-jangan kenalnya di sana?"Andriyan menjawab sembari mengangguk, "Dengar dulu ceritaku."Keduanya kembali menatap Andriyan!"Itu pertama kalinya aku pergi ke tempat seperti itu." Andriyan memberi tahu, "Jujur saja, aku cukup ganteng, ditambah latar belakang keluargaku dulu juga bagus. Sejak dulu, ada banyak wanita yang mendekatiku. Bahkan di antara mereka, banyak yang dianggap cantik bak dewi oleh orang lain. Tapi entah kenapa, aku sama sekali nggak tertarik pada mereka.""Sialan," maki Kelvin. Dia merasa Andriyan sudah terlalu pamer.Andriyan melanjutkan, "Tapi waktu itu ... aku langsung tertarik pada Kesya. Di tempat seperti itu, aku justru bertemu seorang wanita dengan tatapan yang sangat bersih. Kedengarannya memang aneh.""Waktu itu pertama kalinya Kesya bekerja di sana. Dia baru 18 tahun. Cantik dan punya aura yang sangat polos." Andr

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 459

    Kelvin melambaikan tangannya sambil berkata, "Kalau begitu aman. Kamu fokus saja belajar dan berlatih. Soal uang dan Pil Pemulih Yuan, aku yang tanggung. Nanti saat kamu mau menerobos, Pil Pemeliharaan Spiritual juga bisa aku sediakan!"Mendengar janji itu, Usnandi hampir menangis lagi karena terharu.Kelvin langsung merasa tidak tahan dan cepat-cepat menghentikannya.Saat itu, ibu Andriyan membawa beberapa camilan malam.Walaupun kondisi hidup mereka tidak terlalu baik, Andriyan sendiri tidak kekurangan uang. Jadi, soal makan dan minum tetap cukup layak.Mereka pun duduk, lalu Kelvin membantu mengobati luka Andriyan. Lukanya cukup parah. Hanya dengan satu serangan, wanita tua itu sudah melukai organ dalamnya dengan serius.Niveria mengenal orang tua Andriyan, jadi dia pergi mengobrol dengan ibunya. Sementara itu, Regina tidak masuk ke dalam.Di halaman, hanya tersisa Kelvin, Andriyan, dan Usnandi yang duduk berhadapan.Kelvin melihat sekeliling, lalu bertanya, "Eh, pacar sama adikmu m

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 458

    Mendengar kata-katanya, Kelvin langsung merinding.Seharusnya menggunakan kata "menanggung hidup" saja. Kenapa orang itu malah menggunakan kata "menghidupi"? Apalagi, dia ini seorang pria! Kesannya jelas menjadi berbeda.Mereka lalu mengobrol lebih lanjut. Dari situ, Kelvin mulai memahami orang ini dan merasa sedikit akrab dengannya.Namanya Usnandi. Dia adalah jagoan Tahap Pembukaan Batin tingkat tiga. Gurunya adalah seorang pesulap jalanan, tetapi sebenarnya trik yang digunakan berasal dari formasi.Gurunya juga seorang ahli formasi level dua. Hanya saja, mempelajari formasi itu sangat menguras biaya.Gurunya berkeliling ke berbagai tempat dan tampil sebagai seniman jalanan untuk mengumpulkan uang. Setelah punya sedikit tabungan, uang itu langsung dihabiskan lagi untuk meneliti teknik formasi. Sepanjang hidupnya, dia tidak pernah berhasil menembus level tiga.Padahal setelah mencapai level tiga, formasi baru benar-benar memiliki kegunaan besar.Itu sebabnya, gurunya hidup dalam kesul

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 457

    Kelvin mengangguk. Dia turun dari mobil bersama Niveria. Di dekat mobil, Regina melayang di udara.Setelah meminum Pil Penguat Jiwa, kondisinya sudah pulih cukup banyak. Bagi kultivator hantu seperti dia, pil itu benar-benar seperti obat suci.Berhubung Regina tidak memiliki tubuh fisik, dia memang bisa melayang secara alami.Setelah turun, Kelvin menelepon Andriyan. Tak lama kemudian, Andriyan keluar dari sebuah gang dan berucap, "Ikuti aku!"Mereka pun berjalan masuk ke dalam gang."Kenapa kamu tinggal di tempat seperti ini?" tanya Kelvin.Andriyan berbicara sambil tersenyum pahit, "Setelah Keluarga Jahan tahu aku sudah kembali, mereka pasti nggak akan membiarkanku begitu saja. Sialan! Aku pikir setelah mencapai Tahap Pemeliharaan Spiritual, aku sudah cukup kuat untuk melawan mereka. Soalnya, tahapan itu cukup jarang di kota seperti ini.""Siapa sangka wanita tua di Keluarga Jahan ternyata sekuat itu," lanjut Andriyan sambil tersenyum pahit. "Sepertinya, menjatuhkan Keluarga Jahan ja

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 456

    Di sekitar itu terlihat kawasan yang tua dan kumuh, penuh rumah-rumah rendah yang sudah usang, dengan lampu-lampu kuning redup yang berkedip.Saat Kelvin turun dari mobil, dia melihat seorang pemuda berpakaian rapi dengan jas. Orang itu membawa tas di punggungnya. Dengan tubuh yang terlihat lelah, dia berjalan pelan sambil membawa beberapa sayuran menuju deretan rumah itu.Miguel memarkir mobil, lalu berucap sambil melihat ke dalam kawasan, "Daerah ini termasuk kawasan paling murah di Kota Yanir. Dulu, penduduk aslinya sebagian besar sudah pindah. Sekarang, yang tinggal di sini kebanyakan pekerja dari luar kota."Kelvin terdiam.Miguel melanjutkan, "Tempat ini termasuk pinggiran jauh yang nggak punya nilai untuk dikembangkan, jadi rumah-rumah lama ini tetap dibiarkan. Penghuninya sekarang ada pekerja kasar, juga ada lulusan baru dari luar kota. Tentu saja, sebagian besar tetap buruh.""Mereka bekerja di pusat kota. Waktu yang dihabiskan di perjalanan bisa lima sampai enam jam setiap ha

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 455

    Raut wajah Miguel berubah-ubah. Dia berkata dengan nada serius, "Kalau yang kamu katakan benar ... masalahnya benar-benar besar.""Sudah sampai seperti ini, kalian masih nggak bertindak terhadap Keluarga Jahan?" tanya Kelvin."Kelvin, soal Keluarga Jahan, ada hal-hal yang nggak bisa kujelaskan secara terbuka. Untuk bertindak terhadap mereka, harus ada bukti yang jelas. Tapi, kamu sudah memberi petunjuk penting. Kalau organisasi Nomor 0 dan Keluarga Jahan memang terhubung ...." Miguel berhenti sejenak, lalu melanjutkan, "Aku akan segera mencari cara untuk menangani mereka.""Kemunculan kultivator iblis di Kota Yanir ini sangat serius." Miguel berucap lagi sambil berpikir, "Sepertinya, aku harus memanggil Felix ke sini.""Sekarang giliran kamu. Coba ceritakan temuanmu," kata Kelvin.Miguel menimpali sambil mengangguk, "Oh ya, ada formasi di toko serba 20 ribu itu. Aku sudah mengeceknya. Kalau nggak salah, salah satu penanggung jawab organisasi Nomor 0 di Kota Yanir adalah seorang ahli fo

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 101

    Mendengar Sienna bercerita sampai di titik itu, Kelvin pada dasarnya sudah bisa memastikan satu hal. Alamat Jalan Anges Nomor 13 memang menyimpan keanehan. Hanya saja, keanehan itu seperti apa persisnya, sepertinya baru bisa diketahui setelah dia datang sendiri pada malam hari."Kalian mulai sif mal

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 99

    Wanita paruh baya itu berkali-kali berkumur dengan air. Setelah beberapa kali, barulah dia bisa bernapas terengah-engah, seperti orang yang sangat membutuhkan udara.Melihat pemandangan itu, Sienna benar-benar terpaku.Sejak tumor ibunya terdeteksi dan seiring penyakit itu makin parah, setiap tarika

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 96

    Sienna terus dipaksa mundur oleh beberapa orang itu!Daerah ini memang sepi. Orang yang lalu-lalang juga tidak banyak. Wajah Sienna jelas menunjukkan rasa takut dan panik.Kelvin menatap orang-orang itu. Dia melihat tubuh mereka penuh dengan tato. Jelas, mereka adalah sekelompok preman jalanan."Kal

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 86

    Keluarga Lorenz, Kota Jingawan!Saat ini di rumah Keluarga Lorenz, kepala keluarga yang hanya berstatus nama saja, Gino Lorenz, sedang mondar-mandir di dalam sebuah kamar.Di atas ranjang di sampingnya, ada seseorang yang sedang berbaring. Orang itu tidak lain adalah Karlo."Kenapa belum kembali jug

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status