LOGINSesaat setelah berteriak, aura hitam di tubuh Arga tiba-tiba saja bertambah pekat.Badai tercipta di atas daratan entah dari mana menerpa apa pun yang ada di sana.Atap-atap bangunan hancur berhamburan, kereta kuda, dan semua alat perang juga ikut sirna terhempas.Duke Luis bertahan dengan menancapkan pedang pada tanah, begitu juga dengan Iguro dan kedua temannya.Di dalam benteng tidak ada lagi para kesatria di mana mereka telah habis dibantai oleh pedang hitam.Yang tersisa dari tubuh para kesatria tersebut hanya tinggal potongan daging dan genangan darah, menciptakan pemandangan mengerikan layaknya medan penjagalan.Bau anyir darah dan daging mereka menyeruak ke segala arah, membuat siapa pun yang menghirupnya pasti akan langsung merinding bergidik ngeri.Namun saat ini daging dan darah itu ikut lenyap terhempas badai dari kekuatan Arga. Tanaman, rumput, serta pepohonan yang ada di dalam benteng seketika mati mengering sebelum akhirnya hangus terbakar api hitam.2000 monster Morava
Dewa berwujud Serigala berkepala tiga setinggi 50 meter menggaum menggetarkan langit dan bumi.Memiliki mata merah menyala serta taring panjang dengan gigi runcing berderet menunjukan kengerian hewan buas yang sesungguhnya.Yang pertama menjadi korban Dewa Karberos adalah 2000 pasukan aliansi bangsawan dan 3000 penyihir anak buah Odoro yang sebelumnya menjaga Lady Chambela.Mereka tewas mengenaskan dicabik hingga tidak tersisa. Sementara sebagian lain berakhir menjadi santapannya.Dewa Karberos mengamuk menyerang siapa pun yang ada di sana. Beruntung pasukan kerajaan Balkan sudah lebih dulu melarikan diri ke sisi timur.Mereka mengikuti jalan yang sebelumnya di lalui oleh rombongan raja Evandaru.“Aku tidak mau pergi paman, tuan Arga masih di sana,” teriak putri Elenio yang sedang dipikul oleh Duke Ega.Dia tidak bisa menggerakan tubuhnya karena ditotok oleh Mutiara Sendayu, sementara mulutnya terus mengoceh meminta diturunkan karena ingin menemani Arga.“Tidak Elenio! Peperangan kita
Mentari sudah meninggi hampir di atas kepala, begitupun dengan perang yang hampir mencapai akhir.Dari 6 bangsawan, kini hanya tinggal tersisa dua keluarga bangsawan lagi di mana keempat bangsawan lain ternyata sudah tewas dikalahkan oleh pasukan Balkan yang dipimpin oleh Duke Thanos.Lady Chambela terpojok di kepung oleh pasukan raja Udawa, sementara Duke Luis masih bersikeras bertarung melawan Arga.“Hahaha, Kita menang!” teriak panglima Dominic.“Kita menang!”“Kita menang!”“Kita menang!”“Kita menang!”Semua pasukan ikut berteriak bahagia membuat Lady Chambela semakin gemetar.Kepercayaan dirinya hilang bersamaan dengan lenyapnya pasukan kesatria.Lady Chambela masih bertahan karena dilindungi oleh 3 ribu penyihir. Mereka membentuk segel gaib yang sulit ditembus oleh pasukan bangsa Kumbolo.Sementara raja Udawa masih bertarung di atas langit melawan Rhagen dan Odoro.Pertarungan mereka berlangsung sengit saling menyerang satu sama lain. Odoro telah kehilangan satu tangannya, seme
“Ma-mahluk apa mereka? Apa mungkin Evander juga bersekongkol dengan dewa?” Lady Chambela terbata.Terdapat 6000 mahluk mengerikan di dekat tubuh Mutiara Sendayu membuat semua orang sejenak menghentikan peperangan, mereka menatap raja Udawa dengan pandangan bingung.Sebagian prajurit musuh menelan ludahnya dilanda ketakutan karena raja Udawa mampu memukul mundur Rhagen yang terkenal sakti.Bangsa Kumbolo memiliki tubuh besar setinggi 2 meter dengan kulit berwarna merah. Berdada bidang serta ditumbuhi banyak bulu.Kedua kakinya bulat besar persis seperti kaki gajah, namun lengannya begitu panjang dan kokoh dengan kuku-kuku tajam di setiap jarinya.Memiliki wajah mengerikan yang terdapat 4 taring besar di sudut bibirnya yang tebal.Mata bulat hitam legam namun sebagai mahluk memiliki mata merah menyala.Yang paling aneh adalah telinga-nya di mana telinga mahluk tersebut sangat lebar hampir menyamai besar kepalanya.Sebagian orang mengira mereka adalah siluman gajah, tetapi sebagian lagi
Mutiara sendayu bertarung gagah menggunakan senjata panah dan selendang pusaka.Entah sudah berapa ribu musuh yang tewas di tangannya. Gadis itu benar-benar sosok mengerikan bagi para pasukan aliansi. Sebelum akhirnya datang Rhagen dan para penyihir yang dibawa Lady Chambela membuat gadis itu terpojok.Antonio yang sudah lama tidak bertarung karena tidak menyukai kekerasan pada saat ini terpaksa harus mencabut pedang.Entah Arga sudah mengetahui dari awal atau tidak ternyata sosok lelaki kerdil tersebut merupakan seorang pendekar.Pantas saja dia menjadi satu-satunya orang yang selamat dari kecelakaan kapal tempo dulu di mana Antonio memiliki tenaga dalam yang besar.Menggunakan pedang Excalibur api, kekuatannya bertambah beberapa kali lipat membuat Antonio mampu membunuh ratusan pasukan musuh dengan tangannya.Dominic, Carolin dan semua panglima lain juga tidak kalah mengerikan. Mereka memimpin pasukan menerjang lautan musuh tanpa rasa takut.Sementara Duke Ega dan Duke Thanos memimp
20 panglima perang Balkan menerjang monster lembah Morava, begitu juga dengan sebagian prajurit di mana sebagian lagi bertarung bersama pengikut dewa Karberos dan kesatria pasukan Elit Luis.Satu demi satu pasukan Balkan berguguran karena baik Monster lembah Morava maupun para serigala berkepala tiga sulit sekali di kalahkan.Tubuh mereka kebal terhadap senjata membuat pasukan kerajaan Balkan ketar-ketir menghadapinya.Tetapi semangat mereka patut diacungi jempol karena tidak pernah surut meski teman-teman pejuang lain tewas di depan matanya.Alih-alih takut, para pasukan Balkan malah lebih beringas melayangkan serangan secara membabi buta.Tidak peduli musuh dapat dikalahkan atau tidak, mereka tetap maju menyongsong kematian.Semakin banyak yang mati, api tekad dan semangat pasukan Balkan malah semakin bergelora membuat Luis sekali lagi menelan ludah merasa ngeri.Bukan kemenangan lagi yang tertanam di hati mereka, melainkan kematian mulia memperjuangkan kedamaian.Arga sampai saat i







