مشاركة

46. Sung Ji Joon

last update آخر تحديث: 2025-12-31 23:25:46

Air yang jernih mengalir tenang di sungai Han, udara yang sejuk menambah kesan menyegarkan saat berada di sana. Deru kendaraan saling bersahutan di jembatan, menjadi melodi tersendiri saat berada di bawah jembatan Banpo. Cahaya senja yang indah membuat kedua mata Hye Jin tidak dapat berpaling dari langit.

Dong Joon yang berada di samping gadis itu, tidak bergeming membaca kata demi kata di surat Rae Won. Ekspresi terkejut tampak jelas saat dirinya baru membaca bagian pertama surat itu, menemui bagian-bagian terakhir ekspresinya berubah drastis, dipenuhi dengan emosi dan dendam.

Hye Jin memejamkan kedua matanya, membiarkan udara segar menguasai tubuhnya, menembus lapisan kulitnya satu persatu. Dia memberikan waktu yang panjang untuk Dong Joon merasakan emosinya teraduk dengan surat itu. Gadis itu menikmati waktu-waktu senggang dengan bermain tanah menggunakan sepatunya, merasakan tekstur tanah itu lewat sepasang sneakers yang dia kenakan.

Suara pintu mobil dibanting menyadarkan lamunan
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Secret Of The "Black"   53. Love the Moment

    Hye Jin menata bunga mawar merah di vas, menggantikan bunga kamelia yang sudah layu. Bunga mawar merah dengan aroma yang menyegarkan sengaja dipilihnya untuk memberikan kesegaran di ruangan yang identik dengan aroma obat-obatan itu. Bibirnya melengkung setiap kali bunga-bunga itu tertata rapi, warna merah yang mencolok memberikan keindahan tersendiri.Vas bunga berisikan bunga mawar merah tersebut, sengaja diletakkan oleh Hye Jin di sisi jendela. Agar udara yang masuk ke dalam ruangan itu dapat menghantarkan aroma mawar ke seluruh penjuru ruangan.Gadis itu berdiri di pinggir jendela dengan tatapan kesal kepada Dong Joon yang sejak tadi menatap Hye Mi tanpa bergeming. “Ya! Park Dong Joon! Berhenti menatap adikku seperti itu!” tegurnya.Dong Joon melirik tidak peduli. “Nuna! Setelah kulihat-lihat seharian, ternyata Hye Mi lebih cantik daripada dirimu.”Gadis dengan pakaian Rumah Sakit berwarna putih dan biru, semul

  • Secret Of The "Black"   52. Grow Up!

    Musim dingin tahun ini berlangsung lama, semua orang berloma-lomba untuk bertahan di tengah-tengah suhu udara yang mencapai delapan derajat celsius. Makanan hangat menjadi pilihan utama yang selalu ada dalam deretan menu makan pagi, siang, dan malam. Musim dingin dilewati seperti biasanya.Bekas salju tadi malam memenuhi jalan raya hingga trotoar, petugas kebersihan mengerahkan tenaga lebih untuk membersihkan salju-salju tersebut agar tidak menghalangi pejalan kaki, atau pengguna jalan lain. Salju turun deras tadi malam.Musim dingin tahun ini, Hye Jin harus kembali menunjukkan wajahnya di media. Setelah sekian lama menjadi sosok di belakang layar, dengan tulisan-tulisan artikel yang baik. Sekarang dirinya kembali pada posisi semula. Ia berdiri pinggir lapangan luas bersama dengan para wartawan lainnya.Gadis itu merapikan kerah bajunya yang terlipat, memastikan tanda pengenalnya terpasang dengan baik, tatanan rambut pun dipastikan rapi untuk ditunjukkan di hada

  • Secret Of The "Black"   51. Park Hye Mi

    Setelah HanNews mengeluarkan surat pemberhentian Hye Jin dan Dong Joon, tempat bernaung untuk mereka hanya sebuah kafe di pagi hari, taman di siang hari, dan rumah di malam hari. Terlepas dari perusahaan, bukan berarti mereka bersantai-santai menikmati udara segar dengan secangkir kopi. Perjuangan belum selesai, setelah diketahui orang-orang di balik Black menghilang bak ditelan bumi.Jemari Hye Jin tidak berhenti menyebarkan informasi tentang Black, dengan gamblang ia menyebarkan wajah-wajah orang di balik organisasi illegal itu. Sejauh ini, dia tidak mengenal tombol backspace. Jari-jarinya bergerak tanpa ragu, tanpa kesalahan, seakan khatam tentang informasi organisasi kejam itu. Emosi masyarakat berhasil diaduk olehnya, semua orang ikut menghujat dan memaki orang-orang di balik organisasi itu.Dong Joon yang tumbuh dengan koneksi luas hingga mancanegara, memanfaatkan keuntungan itu untuk menyebarkan video wawancara ketiga gadis agar semua orang bisa ikut me

  • Secret Of The "Black"   50. Kang Dong Gu is a Problem

    Samar-samar terlihat nuansa putih atap ruangan yang luas, dinding kokoh dicat dengan warna yang sama. Aroma serbuk obat, hingga cairan yang entah apa namanya mulai mengusik hidung, ditambah aroma pengharum ruangan yang membikin perut mual. Hye Jin berhasil membuka seluruh matanya, hingga tampak seluruh ruangan itu. Tangannya yang kaku, bisa merasakan jarum infus yang menembus kulitnya, cairan-cairan di botol infus mengalir dengan baik ke dalam tubuh.Gadis itu menoleh menatap seseorang yang tertidur di samping ranjangnya. Seluruh tubuhnya yang lemah sulit untuk digerakkan, tetapi bibirnya bergerak tanpa aba-aba membentuk kurva.“Chagiya!” panggilnya pelan sambil mengelus kepala pria yang tergelatak lemah di ranjangnya.Won Seok terbangun dengan setengah kesadarannya. Pria itu memeluk tubuh kekasihnya dengan cepat setelah berhasil membuka mata. “Hye Jin-a! Kau baik-baik saja?” tanyanya mengelus kepala gadis itu.Hy

  • Secret Of The "Black"   49. Secret of the "Black"

    Kamar kosong dengan aroma debu yang menyengat, dipilih Hye Jin sebagai tempat untuk wawancara. Setelah mengerahkan sisa tenaganya untuk menyapu lantai yang berdebu, serta menyiapkan peralatan wawancara, ruangan itu tampak sempurna dengan cahaya yang terang.Ia sudah berada di balik laptopnya, sedangkan Dong Joon tengah bersiap-siap di belakang layar kamera. Ri Jin akan menjadi orang pertama, dan kini gadis itu sudah berada di posisinya. Duduk manis di atas kursi kayu, dengan tatapan yang mengarah pada kamera dengan berani. Walau dia tidak bisa menyembunyikan getaran gugup di tangannya.“Ri Jin-a, apakah kau sudah siap?” tanyanya memastikan dan dijawab dengan anggukkan pelan.“Song Ri Jin-Ssi, saya pernah melihat Anda bersama dengan Kim Jae Ha. Bisakah Anda jelaskan hubungan di antara kalian?” Mata Hye Jin tidak beralih sedikit pun dari Ri Jin, khawatir gadis itu merasa tertekan dan takut.Ri Jin menelan air liurnya kasar, kedua matanya t

  • Secret Of The "Black"   48. Lee Ji Ah Love Story

    Jalan setapak dengan belokan yang tajam, bebatuan memenuhi jalan yang hanya cukup dilalui oleh satu mobil. Nuansa hutan dengan pohon-pohon besar di kanan dan kiri. Jika matahari terbenam, lampu kendaraan adalah satu-satunya harapan untuk menelusuri jalan tersebut.Hye Jin memutar setirnya dengan kesal, mulutnya tidak berhenti mengutuk belokan tajam yang tiada habisnya. Ditambah kakinya yang pegal karena berkendara di jalan yang tidak mulus. Tangannya sesekali memukul setir, dan mulutnya berteriak setiap kali menemukan belokan lain.“Kenapa sih mereka harus menempuh jarak sejauh ini untuk bermesraan?” keluhnya lagi. Hanya demi berita kencan seorang aktris, Hye Jin harus menempuh jarak jauh, terperosok jauh dari nuansa kota.“Aku… telah membuang-buang waktu berharga hanya untuk mereka.” Hye Jin memarkir mobilnya di depan mini mart. Helaan napas panjang dengan udara malam yang segar, menemaninya rehat sejenak.Dia membuka lapto

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status