공유

Bab 38

작가: Saggyryes
last update 게시일: 2025-12-11 14:52:26
"An?! Siapa dia?" Zaskia mengerutkan keningnya.

Baru saja Ia merasa senang Satria datang dan langsung memeluknya dari belakang. Tapi ternyata, malah nama lain yang Ia sebut.

Tau kalau bukan suara Adini yang ia dengar, Satria membulatkan mata dan segera melepas pelukkannya. Ia juga berjalan menjauh.

"Zaskia? Bukannya kamu udah pulang!" tanya Satria.

Ia bingung kenapa Zaskia masih ada di kamarnya. Padahal, tadi Dila bilang kalau Zaskia sudah pulang lebih dahulu sebelum Dila dan Andini.
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 279

    "Gimana Sis, aman?""Aman," jawab Siska. Pagi itu terasa lebih hidup dari biasanya. Sejak pintu dibuka, pengunjung sudah mulai berdatangan. Tidak meledak, tapi stabil. Justru itu yang terasa lebih nyaman sekarang. Siska berdiri di belakang kasir, sesekali mencatat di tablet, atau membantu staf yang terlihat kewalahan.Di sisi lain, Andini terlihat jauh lebih aktif. Ia berdiri di area depan, menyapa beberapa tamu yang datang, sesekali tertawa kecil saat berbincang. Aura pemiliknya terasa jelas. Santai, tapi tetap mengontrol."Bundling yang ini banyak yang ambil ya," ucap Andini sambil melihat salah satu meja.Siska melirik sebentar. "Iya. Yang paket keluarga paling laku."Andini mengangguk puas. "Bagus banget. Berarti nggak sia-sia kemarin kita revisi."Siska mengangguk kecil, lalu kembali fokus ke layar. "Iya."Tidak lama kemudian, pintu kembali terbuka. Seorang perempuan masuk dengan langkah tenang. Penampilannya rapi, elegan, dengan gestur yang terbiasa berada di situasi formal. R

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 278

    "Sama tadi," ucap Andini. "Tadi kenapa?" tanya Siska. "Tadi gue sempet liat dari jauh, lo turun dari mobil agak lama. Lo dianter siapa?"Siska menatap Andini beberapa detik, lalu akhirnya menjawab jujur."Johan."Andini mengerutkan kening. "Johan?Yang kemaren dateng ke sini?"Siska menganggukkan kepalanya perlahan. "Iya."Andini langsung menyandarkan tubuhnya ke meja. "Uhm.. Terus semalem?"Siska nyengir. "Sama dia juga."Andini langsung menutup mulutnya sebentar, antara kaget dan mencoba mencerna apa yang diucapkan Siska."Hah? Serius lo?" tanya Andini. Siska kembali menganggukkan kepalanya. "Seriuslah."Siska hanya tersenyum tipis, tidak terlihat defensif."Kok bisa sih, Sis?" tanya Andini. "Kacau juga lo, ih.. "Siska tertawa. "Kayak nggak ada bedanya kan sama Bastian?" tanya Siska, seolah sedang berasumsi dengan dirinya sendiri. Andini menggedikkan bahunya pelan. "Gue nggak bilang gitu ya. Tapi, yang ada dipikiran gue sekarang, kok lo bisa cepet banget sama dia. Terlebih, gue

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 277

    "Kita jalanin aja dulu," jawab Siska, lembut. "Baiklah kalo itu mau kamu. Tapi satu hal yang harus kamu ingat. Aku di sini, bukan untuk lewat gitu aja."Siska menatap tangannya yang masih digenggam Johan sekilas, lalu kembali melihat wajah Johan."Beneran?” tanya Siska, memastikan. Johan mengangguk pelan. "Bener. Aku nggak main-main sama kamu, Sis.”Nada suaranya terdengar tenang, tapi terasa lebih dalam.Siska tersenyum kecil, meskipun masih ada sisa ragu di sana."Aku bakal hubungin kamu setiap harinya di kala luang. Dan nggak akan ngilang gitu aja."Siska sedikit menyipitkan mata. "Bener ya? Jangan PHP, loh."Johan tersenyum. "Iya. Aku nggak mau kamu nunggu tanpa kabar.""Janji?" tanya Siska. "Janji," jawab Johan.Siska mengangguk pelan."Dan aku bakal balik lagi ke sini," tambah Johan.Siska menoleh cepat. "Serius?""Iya. Aku pasti cari waktu buat ketemu sama kamu lagi," jawab Johan. Suaranya terdengar lembut. Siska terdiam sejenak, lalu tersenyum tipis. "Ya udah, aku tunggu."

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 276

    "Tuhan, pastinya," ucap Johan. Tatapannya terlihat lebih lembut sekarang.Siska terdiam sejenak. Dan memandang Johan lebih syahdu dari sebelumnya. "Kita nggak selalu ngerti kenapa sesuatu terjadi. Tapi kadang, semua kayak jalan yang terbentang dan sadar atau nggak, itu harus dilewatin."Suasana kembali hening sejenak. Siska menatap Johan lebih serius. Lalu perlahan, sudut bibirnya kembali terangkat."Kalau gitu, sekarang aku lagi ada di jalur yang cukup membingungkan dong," ucap Siska pelan. "Belum tentu membingungkan, bisa jadi kamu cuma masih baru dan dalam proses penyesuaian," jawab Johan.Siska tersenyum kecil. Kali ini terlihat lebih ringan. Tanpa sadar, ia mendekati Johan. Dan jarak mereka berdua kembali menipis."Jo…""Hm?""Makasih ya, udah mau jelasin dan mau nemenin aku malam ini," ucap Siska lagi. Kali ini jauh lebih tulus. Johan tidak menjawab dengan kata-kata. Ia hanya

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 275

    "Iya dong..," jawab Johan. "Kan partnernya udah pengalaman banget," lanjutnya. "Kenapa? Pengennya sama yang masih disegel?!" tanya Siska tanpa mengalihkan pandangannya. Johan terkekeh pelan. "Aku sih nggak masalah mau yang udah disegel apa belum. Yang penting orangnya, kamu."Siska terdiam sejenak. Kata-kata yang sama yang pernah diucapkan oleh Bastian, kini diucapkan juga oleh Johan. Dan dulu, dia jugalah yang mengambil keperjakaan Bastian. "Kayak udah template ya?" tanya Siska, seraya berbisik. Namun masih bisa terdengar oleh Johan. "Template?" tanya Johan, dengan kening berkerut. Siska menganggukkan kepalanya perlahan. Ia masih bersandar di bahu Johan, tapi kali ini matanya tidak lagi kosong seperti sebelumnya. Ada rasa ingin tahu yang pelan-pelan muncul.Ia mengangkat kepalanya sedikit, menatap Johan dari samping."Iya, soalnya ucapan kamu sama kayak mantan aku, Bastian."Johan menoleh ke arah Siska, ia menepuk jidatnya pelan. "Astaga! Disamain lagi," ucap Johan. Siska tida

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 274

    "Uhm.." renguh Siska. Setelah cukup lama menatap Johan dari depan kaca, Siska berbalik dan kini menghadapnya. Ia mulai mendekat dan memegang lembut wajah Johan dengan jari-jari tangannya. Tidak ada niat sedikitpun bagi Johan untuk menjauh dari Siska. Ia justru melihat lurus ke arah Siska dan sengaja membiarkan Siska melakukan apapun padanya. Siska mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Johan dan mencium lembut bibirnya. Johan menerimanya dengan baik. Ia malah memegangi kepala Siska dengan tangan kanannya dan menarik pinggang Siska dengan tangan kirinya agar tubuhnya semakin mendekat. Lalu ia menggiring tubuh Siska ke bawah pancuran air dan mengaturnya agar mengeluarkan air hangat yang pas di kulit mereka berdua. "Ahh.." ucap Siska saat air hangat menyentuh kulitnya yang dingin sejak tadi. Air hangat itu, kini mulai memenuhi ruangan, uap tipis perlahan naik dan memburamkan cermin besar di din

  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 56

    "Satria?!" tanya Andini. Ia melihat ke arah suara yang berada di dalam mobil. Matanya tertuju pada laki-laki yang membuat jantungnya selalu berdegup kencang. Satria mengangguk pelan dari kursi penumpang. Kedua sudut bibir Andini terangkat membuat garis cukup lebar. Ia berjalan dan bergegas masuk

    last update최신 업데이트 : 2026-03-22
  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 48

    "Halo, Sis?" tanya Andini. Ia sengaja menelpon Siska karena rasa penasaran yang terus memintanya untuk mencari tahu. Selain itu, ia juga ingin memastikan alasan status yang dibuat oleh Siska 20 menit lalu. "Iya, An.. Kenapa?" tanya Siska di seberang sana. "Maaf ya untuk hari ini.. Gue benar

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 46

    "U-udah... Tante." jawab Andini, pelan. Tapi masih bisa terdengar di telinga Serena. Serena tersenyum tipis. "Yah, sayang ya.. Padahal, Tante punya anak laki-laki ganteng banget loh, An!" "Oh gitu ya, Tante." jawab Andini. Ia sengaja berpura-pura tidak tau tentang Dion. Agar pembicaraan mereka ti

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
  • Sentuhan Panas Ayah Sahabatku   Bab 42

    "Om!" panggil Andini, nyaris seperti orang yang sedang teriak di tengah lapangan. Satria yang belum lama kembali dari ruang rapat dan saat ini sedang duduk sambil menyandarkan kepalanya di bangku, sontak membuka matanya yang belum lama terpejam. Ia terpaksa harus melihat ke arah Andini. Padahal ta

    last update최신 업데이트 : 2026-03-21
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status