author-banner
Saggyryes
Saggyryes
Author

Novels by Saggyryes

Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

Andini Larasati, 22 tahun, anak magang di RA Company. Dia menyukai Ayah sahabatnya sejak kecil. Dulu godaannya hanya dianggap angin lalu. Namun, tidak disangka setelah dewasa godaannya ditanggapi positif. Hubungan mereka pun berubah menjadi sesuatu yang tidak dapat dibayangkan sebelumnya. Bab 300 - Season 2 - Langkah Baru
Read
Chapter: Bab 358
"Oh iya, Sis," ucap Andini, pelan. Ia menatap Siska lagi, karena tiba-tiba teringat sesuatu."Iya. Kenapa, An?" tanya Siska, sambil melihat kembali ke arahnya."Lo tau nggak? Bastian akhirnya nikah sama Lidya."Siska terlihat tidak terlalu terkejut. Ia justru tersenyum kecil lalu meraih ponselnya yang terletak di atas meja."Udah tau kok."Andini mengangkat alisnya."Serius?"Siska mengangguk pelan."Iya. Soalnya Bastian sempet kirim undangan ke gue tiga hari lalu."Ia membuka salah satu pesan dan menunjukkan layar ponselnya kepada Andini.Di sana, terlihat undangan digital dengan nama Bastian dan Lidya yang tertera dengan jelas."Lah? Dia masih ngundang lo?" tanya Andini, dengan kening berkerut. Siska terkekeh pelan. "Iya. Mungkin karena sekarang semuanya udah baik-baik aja buat dia."Ia lalu menggeser layar ponselnya. "Kemarin dia juga upload ini, An."Andini memperhatikan foto yang muncul. Bastian berdiri di samping Lidya dengan senyum yang terlihat tulus. Di depan mereka, Soni y
Last Updated: 2026-06-14
Chapter: Bab 357
"Jonathan...," gumam Siska, pelan. "Mungkin bukan laki-laki yang aku cintai sejak awal. Tapi seperti yang lo tau, dia rela berkorban cukup banyak buat gue dan Johan waktu itu."Suara Siska terdengar tenang, namun jelas menyimpan banyak hal disana."Saat gue hancur karena kehilangan Johan dan banyak kemungkinan yang bakal menerjang, dia ada. Dan berdiri dibarisan terdepan," ucap Siska, pelan. "Saat gue marah, sulit menerima kenyataan, dia terus dan tetap sabar bertahan untuk berada disisi gue. Terlebih, selama ini dia nggak pernah maksa gue untuk jadi apa yang dia mau, An. Dan setelah Johan kembali pun, dia tetap kasih gue kebebasan buat milih."Andini mengangguk pelan. "Lo bener. Pengorbanannya memang besar banget sih. Padahal, kalian belum pernah saling kenal sebelumnya."Siska menatap langit yang mulai berubah menjadi jingga. "Iya. Makanya sekarang, mungkin gue belum bisa mencintai Jonathan dan menjadi seorang istri yang mencintai suaminya. Tapi, gue mau belajar, An."Andini terse
Last Updated: 2026-06-12
Chapter: Bab 356
"Akhirnya..," gumam Siska, pelan. Sesuai keputusan Siska sebelumnya, seluruh rangkaian acara akhirnya tetap berjalan seperti yang telah direncanakan. Selama tiga hari tiga malam berikutnya, hotel milik keluarga Jonathan dipenuhi para tamu yang datang dari berbagai daerah bahkan luar negeri. Acara demi acara berlangsung dengan lancar. Mulai dari jamuan makan keluarga, temu bisnis, hingga resepsi yang menjadi puncak perayaan. Di mata orang lain, semuanya terlihat sempurna. Karena Siska menjalankan perannya dengan sangat baik. Ia tersenyum saat menyambut para tamu, mengobrol dengan para kerabat, berfoto bersama keluarga besar dan tertawa ketika semua orang membahas hal-hal ringan. Namun orang-orang yang mengenalnya cukup lama, bisa melihat jelas perbedaannya. Salah satunya adalah Andini, sahabat terbaiknya. Sejak hari kedua mereka sampai di Joguar, dan itu adalah pertama acara, Andini beberapa kali memperhatikan sahabatnya itu dari kejauhan. Senyuman Siska memang tidak berubah,
Last Updated: 2026-06-12
Chapter: Bab 355
"Ayo. Kita duduk dulu," ucap Jonathan, sambil menghembuskan nafas pelan.Suaranya tenang, tetapi cukup tegas untuk menghentikan suasana yang sempat memanas.Johan menatap Jonathan beberapa saat sebelum akhirnya mengangguk pelan. Sedangkan Siska masih berdiri di tempatnya dengan wajah yang sulit untuk ditebak."Kalian pasti capek berdiri kan," lanjut Jonathan.Kalimat sederhana itu membuat ketegangan diantara mereka sedikit berkurang. Mereka akhirnya duduk kembali.Beberapa saat, tidak ada yang berbicara.Jonathan akhirnya menyandarkan tubuhnya ke bangku lalu menatap Johan secara langsung."Kita sama-sama tahu kenapa pernikahan itu akhirnya berlangsung," ucap Jonathan, tegas. "Keluarga kita, keluarga Hasan, para investor, mitra bisnis, semuanya udah terlibat terlalu jauh. Kamu pasti tau, kalo waktu itu nggak ada banyak pilihan."Johan menundukkan pandangannya perlahan, sedangkan Jonathan melanjutkan pembicaraan."Aku nggak pernah punya niat ngambil apa yang seharusnya jadi milik lo, J
Last Updated: 2026-06-10
Chapter: Bab 354
"Sis," panggil Johan, pelan. Tatapannya dipenuhi rasa bersalah yang sejak tadi tidak pernah benar-benar hilang. Hingga beberapa kali ia mencoba berbicara, tidak ada kata-kata yang ke luar dari mulutnya. Seolah, semua kata tertahan di dalam tenggorokannya.Sedangkan Siska berusaha sabar menunggu. Karena akhirnya, ia berada di hadapan orang yang selama ini ia cari dan ingin mendapatkan jawaban pasti akan kenyataan pahit yang ia terima. Johan mengembuskan nafas perlahan. "Aku nggak pergi karena aku nggak cinta lagi sama kamu, Sis. Justru sebaliknya, aku ngelakuin inti semua karena terlalu cinta dan sayang sama kamu."Air mata kembali memenuhi mata Siska. "Kalo gitu jawab dong. Alasannya apa coba?"Lagi-lagi Johan menundukkan kepalanya perlahan. "Dua hari sebelum aku berangkat ke Omeland, aku melakukan medical check-up."Siska terdiam, mendengarkan. Tidak ada niat sedikitpun untuk menyela. "Aku pikir itu cuma pemeriksaan rutin biasa yang aku lakukan dua atau tiga bulan sekali, Sis. Ta
Last Updated: 2026-06-09
Chapter: Bab 353
"Apa?" tanya Siska, pelan.Sebelumnya, ia sempat tidak bereaksi. Namun, beberapa saat setelahnya, ia menatap Jonathan seolah tidak yakin dengan apa yang baru saja didengarnya."Kamu yakin?" tanya Siska, memastikan. Jonathan menghela napas pelan. "Aku yakin seratus persen, kalo Johan emang udah kembali."Kalimat itu membuat dada Siska terasa sesak. Seakan ada sesuatu yang baru saja menghantamnya begitu keras hingga ia kesulitan untuk bernapas.Johan. Nama itu. Nama yang selama berbulan-bulan berusaha ia simpan rapat di sudut hatinya. Nama yang berusaha ia terima sebagai bagian dari masa lalu dan tidak pernah benar-benar berhasil ia lupakan.Siska menatap Jonathan tanpa berkedip."Kamu serius?" tanyanya lagi, kembali memastikan. Jonathan mengangguk pelan. "Iya. Aku baru dapat informasi sore ini."Siska masih terdiam. Sedangkan Jonathan kembali melanjutkan ucapannya. "Dia udah sampe di Jaguar dua jam yang lalu."Jemari Siska perlahan mengepal di atas pangkuannya. "Lalu?"Jonathan menat
Last Updated: 2026-06-08
Anakku Teraniaya di Rumah Besar Suaminya yang Kejam

Anakku Teraniaya di Rumah Besar Suaminya yang Kejam

Laras yang sudah lima tahun tinggal di desa untuk hidup tenang pasca meninggalnya suami, kembali ke kota untuk menengok anak semata wayangnya yang sudah lama tidak berkunjung ke desa. Siapa sangka anak semata wayangnya dilakukan semena-mena. Laraspun melakukan pembalasan dendam dan menemukan kembali pasangan hidup yang selama ini menjaganya dari jauh. 
Read
Chapter: Bab 139 Lamaran dan Pernikahan Dina
"Akhirnya, kita harus pulang sekarang, ya?" tanya Laras, yang merasa tidak rela harus meninggalkan desa sekarang. "Iya, mau gimana lagi. Kerjaan di kantor pasti udah padet banget sekarang."Satu minggu pertama setelah pernikahan Laras dan Arya berlalu jauh lebih tenang dibanding beberapa bulan sebelumnya.Bulan madu mereka di desa kecil itu ternyata menjadi pengalaman yang jauh lebih menyenangkan dari yang dibayangkan Arya. Tidak ada jadwal rapat, telpon pekerjaan yang datang setiap satu jam sekali, dan agenda yang datang mendadak.Hanya pagi yang tenang, udara segar, dan warga desa yang sesekali datang berkunjung untuk mengobrol.***Sementara itu, di kota, kehidupan Dina juga berjalan dengan ritme yang berbeda. Awalnya ia mengira setelah pernikahan Laras selesai, semuanya akan kembali normal. Namun ternyata tidak.Karena tanpa ia sadari, hubungannya dengan Fadlan semakin dekat dari hari ke hari. Bukan sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba. Tidak ada momen dramatis. Hanya percakapan
Last Updated: 2026-06-23
Chapter: Bab 138 Hari Pernikahan
"Semoga hari ini, berjalan lancar," gumam Dina pelan, penuh harap. Sore itu, hotel tempat pernikahan Laras dan Arya dilaksanakan sudah ramai sejak sebelum matahari turun sepenuhnya.Para staf hotel berjalan cepat dari satu ruangan ke ruangan lain. Tim dokumentasi mulai mempersiapkan peralatan mereka. Beberapa keluarga yang datang dari luar kota juga sudah terlihat berada di area lobi sejak pagi.Hari yang selama ini hanya ada di dalam rencana akhirnya benar-benar tiba. Di salah satu ruang persiapan, Laras duduk di depan cermin. Untuk beberapa saat, ia hanya memandangi pantulan dirinya sendiri. Gaun yang dikenakannya sudah hampir sempurna. Riasan wajahnya terlihat lembut dan elegan. Rambutnya ditata sederhana namun anggun.Anehnya, ia tidak merasa terlalu gugup. Mungkin karena semua proses panjang itu sudah mereka lalui sedikit demi sedikit. Atau mungkin juga karena ia sudah sangat yakin dengan keputusan yang diambilnya.Pintu ruangan terbuka perlahan. Dina masuk sambil membawa secang
Last Updated: 2026-06-23
Chapter: Bab 137 Pernikahan Doni
"Baiklah, Ibu nggak akan goda kamu lagi..," ucap Laras, dengan suara yang masih ada tawa tersisa Dina hanya menggeleng pelan sambil kembali melanjutkan sarapannya. Laras pun tidak lagi melanjutkan godaannya sesuai dengan janjinya tadi.Meski begitu, sesekali senyum tipis masih terlihat di wajah wanita itu setiap kali matanya bertemu dengan Dina. Dan hal tersebut membuat Dina memilih untuk fokus pada makanannya daripada memberi kesempatan Ibunya untuk bisa menggoda lebih jauh.***Hari pernikahan Doni dan Lila akhirnya tiba beberapa minggu kemudian. Sejak pagi, Dina sudah bersiap di kamarnya.Gaun yang dikenakannya sederhana namun tetap elegan. Tidak terlalu mencolok untuk sebuah acara pernikahan, tetapi cukup membuat penampilannya terlihat rapi dan anggun.Ia sedang memeriksa tas kecil yang akan dibawanya ketika ponselnya bergetar. Fadlan. Dina langsung tersenyum kecil dan mengangkat."Udah berangkat?" tanyanya setelah panggilan telpon tersambung."Udah. Ini, aku lagi di depan rumah
Last Updated: 2026-06-23
Chapter: Bab 136 Telpon Fadlan
"Hah..," ucap Dina, pelan. Ia menatap layar ponselnya beberapa detik sebelum akhirnya menggeser tombol hijau dan mengangkat panggilan tersebut."Halo.""Halo."Suara Fadlan terdengar santai dari seberang sana."Gimana? Akhirnya selesai juga acaranya?"Dina tersenyum kecil sambil menyandarkan punggungnya ke kepala tempat tidur."Iya. Udah selesai kok," jawab Dina. "Gimana, lancar 'kan?" tanya Fadlan. "Lancar, kok.""Baguslah, kalo begitu."Ada jeda singkat. Setelah itu, Dina bisa mendengar suara pintu mobil ditutup dari seberang sambungan telpon. "Kamu baru pulang?" tanyanya."Iya.""Sekarang masih di luar?" tanya Dina lagi. "Ini baru masuk rumah."Dina mengangguk pelan meski Fadlan tidak bisa melihatnya. "Kerjaan kamu padet banget ya hari ini?""Lumayan. Dari pagi sampe sore banyak rapat di luar.""Oh, gitu.""Makanya aku baru bisa telpon kamu malam."Kalimat itu membuat Dina tersenyum tipis. "Perhatian banget, sih.""Iya 'kan aku harus menunjukkan sikap baik aku ke orang yang sp
Last Updated: 2026-06-22
Chapter: Bab 135 Acara Selesai
"Siap?" tanya sang fotografer. "Sebentar, satu orang lagi ketinggalan!" seru seseorang dari belakang kamera."Masih ada lagi?" tanya Arya sambil tertawa."Masih. Ini keluarga besar belum lengkap kayaknya," ucap Laras. "Astaga.""Jangan protes! Kita harus tahan berdiri hari ini."Gelak tawa langsung terdengar di berbagai sudut ruangan.Dina yang tadi sudah berniat turun dari posisi berdirinya langsung menghela nafas panjang."Aku mulai ngerti kenapa fotografer dibayar mahal.""Kenapa?" tanya salah satu sepupunya. "Karena harus sabar menghadapi keluarga besar."Beberapa orang kembali tertawa.Laras yang berdiri di samping Arya hanya menggeleng pelan. "Kamu dari tadi ada aja komentarnya.""Kan biar nggak tegang, Bu," cetus Dina. "Memangnya ada yang tegang?" tanya Laras. Dina melirik ke calon Ayah barunya, Arya. "Ada kayaknya."Arya langsung mengangkat sebelah alis sambil menunjuk dirinya sendiri."Saya?""Iya.""Kayaknya salah orang," ucap Arya. "Hmm..," gumam Laras. Sebelum Arya
Last Updated: 2026-06-22
Chapter: Bab 134 Lamaran
"Hati-hati, Bu," ucap Dina, pelan. Laras dan Dina menuruni tangga secara berdampingan. Percakapan yang sejak tadi memenuhi ruang tamu perlahan mereda. Beberapa pasang mata langsung beralih ke arah mereka. Keluarga yang duduk di sisi kanan dan kiri ruangan tersenyum hangat melihat keduanya.Namun di antara semua orang yang hadir, ada satu tatapan yang paling sulit disembunyikan. Arya. Pria itu berdiri di antara keluarganya dengan setelan jas berwarna gelap yang rapi. Sebelumnya ia sedang berbicara dengan salah satu pamannya. Namun begitu melihat Laras muncul di ujung tangga, kalimat yang hendak ia ucapkan seolah menghilang begitu saja."Sempurna," gumamnya, pelan. Tatapannya berhenti pada wanita itu.Laras memang selalu terlihat menarik di matanya. Arya sudah mengetahuinya sejak lama. Tetapi hari ini berbeda. Mungkin karena suasana dan pakaian yang dikenakan Laras saat ini. Atau mungkin karena kesadaran bahwa hari ini mereka benar-benar sedang melangkah menuju kehidupan baru bersam
Last Updated: 2026-06-22
Kehidupan Baru : Permaisuri Kejam di Dunia Modern

Kehidupan Baru : Permaisuri Kejam di Dunia Modern

Dihukum mati karena melakukan pemberontakan, Valerie, sang permaisuri kejam terlempar ke dunia modern dan masuk ke tubuh seorang wanita bernama Serena yang mati kelelahan.    Meski awalnya ia sangat terkejut, tapi ia merasa ini lebih baik daripada mati sia-sia. Ia akhirnya menjalani hidup sebagai Serena yang merupakan anak yatim piatu dan harus berjuang sendirian.  Hingga suatu ketika Valerie bertemu dengan seorang Idol, Ethan Miller. Dan membuatnya merasakan banyak hal baru yang luar biasa.
Read
Chapter: Bab 73
"Baik," jawab Valerie. Ethan bangkit dari kursi. Ia mengambil ponsel yang tadi diletakkan di atas meja, lalu menatap Valerie dan Bianca secara bergantian."Untuk sekarang, jangan lakukan apa pun."Valerie mengerutkan kening. "Maksud kamu?""Saya nggak mau kalian mencari tahu lebih jauh sebelum saya memeriksa semua sendiri." Ethan memasukkan ponsel ke dalam saku. "Kalau memang ada yang sengaja mengambil uang saya, saya harus tahu seberapa besar ia mengambil dan kenapa."Valerie mengangguk pelan. "Baik, kami mengerti."Ethan berbalik dan berjalan meninggalkan ruang makan. "Saya masuk ke ruang kerja dulu."Valerie kembali menganggukkan kepala. Sedangkan langkah Ethan terdengar semakin jauh. Begitu berada di ruang kerja, Ethan langsung menutup pintu dan bersandar sejenak di belakangnya. Wajah Ethan terlihat jauh lebih tegang dibanding tadi. Donald. Nama itu terus berputar di dalam benaknya. Selama bertahun-tahun, pria itu bukan hanya sekadar manajer. Donald adalah orang yang selalu bera
Last Updated: 2026-09-10
Chapter: Bab 72
"Nggak ada apa-apa," jawab Valerie. Ia segera mengubah ekspresi agar Donald tidak curiga.Ethan ikut menjawab dengan tenang. "Kami cuma sedang membicarakan Odin.""Oh," jawab Odin sambil membulatkan mulutnya. Donald menyerahkan makanan dan minuman kepada Ethan."Ini buat kamu. Tadi kamu kan belum sempat makan."Ethan menerimanya. "Makasih.""Sama-sama," jawab Donald sambil tersenyum kecil. Donald kemudian melihat ke arah Valerie. Tatapan yang sulit untuk diartikan. "Kalau begitu, aku permisi dulu," ucap Valerie. Ethan menganggukkan kepala. "Iya."Setelah Valerie pergi, Donald kembali menatap Ethan sebentar. Ia sengaja tidak bertanya lebih lanjut karena khawatir Ethan akan curiga. Malam hari, setelah Donald mengantar Ethan pulang ke rumah, ia ternyata mendapat telepon dari ibunya. Donald memberitahu Ethan bahwa ia harus pergi lebih sekarang karena Ibunya meminta untuk segera datang.Setelah memastikan Donald benar-benar meninggalkan rumah, Valerie dan Bianca memanfaatkan kesempat
Last Updated: 2026-09-09
Chapter: Bab 71
"Tidak!" jawab Donald. Ia melanjutkan, "Saya hanya memperingatkan kamu. Kalau kamu mengabaikannya, kamu akan tahu sendiri akibatnya!"Donald mengatakan itu dengan nada datar. Lalu berbalik dan berjalan meninggalkan Valerie.Valerie tetap berdiri di tempat. Ia memperhatikan langkah Donald hingga pria itu menghilang di balik pintu.Beberapa saat kemudian, Bianca yang sejak tadi berdiri tidak jauh dari sana menghampiri Valerie."Sepertinya dia nggak main-main deh, Ser," ucap Bianca pelan.Valerie mengangguk. "Benar. Tapi justru itu yang membuat aku semakin yakin kalau kita memang sudah mengusiknya."Bianca menatap Valerie. "Terus, apa yang harus kita lakukan selanjutnya?""Malam ini, kita lihat lagi di kamar semua bukti yang sudah dikumpulkan Odin. Kita pahami isinya satu per satu," jawab Valerie. Ia menoleh ke arah kamar mereka."Kalau memang bukti itu cukup kuat, besok saat Donald tidak ada, kita kasih semua ke Ethan."Bianca mengangguk pelan. "Oke. Tapi, emangnya kamu nggak takut sa
Last Updated: 2026-09-08
Chapter: Bab 70
"Ngapain dia cari aku?!" tanya Valerie pelan, lebih ke diri sendiri. Valerie segera mengetikkan balasan untuk Bianca.Valerie :Aku di jalan balik. Sebentar lagi sampai.Setelah mengirim pesan, Valerie memasukkan ponsel kembali ke dalam saku. Ia mempercepat langkah menuju villa.Sesampainya di villa, Valerie tidak melihat Donald di sekitar halaman ataupun ruang tengah. Beberapa orang justru tampak berkumpul sambil berbicara satu sama lain.Valerie memilih masuk ke dalam dan langsung menuju kamar.Begitu pintu dibuka, Bianca yang sejak tadi menunggu langsung menghampiri."Ser, gawat!"Valerie mengerutkan kening. "Kenapa?""Donald kayaknya udah tahu semuanya!" ucap Bianca. Valerie terdiam sejenak. "Tahu apa?""Soal dugaan penyelundupan Donald yang sedang kita selidiki dari laporan keuangan Ethan."Valerie menatap Bianca dengan serius. "Kok dia bisa tiba-tiba tahu?"Bianca menggelengkan kepala. "Aku juga belum tahu pasti. Tadi sih aku sempet kirim pesan ke Odin, tapi belum dibalas. Ter
Last Updated: 2026-09-07
Chapter: Bab 69
"Tidak!" tegas Valerie.Ia membulatkan mata dan mendorong dada Alaric sekuat tenaga hingga pria itu sedikit menjauh. Alaric menatap Valerie dengan tenang, seolah tidak terkejut dengan penolakan itu.Valerie menarik napas cepat. Ia menggigit pelan bibirnya sendiri, kemudian menatap Alaric dengan wajah serius."Di sini aku masih suci! Aku bukan istri kamu yang bisa melakukan itu dengan mudah, Alaric!"Alaric terdiam beberapa saat. Bukannya marah, ia justru memandang Valerie dengan tatapan yang sulit ditebak."Kalau begitu, ayo kita menikah!" ucapnya tenang.Valerie langsung mengerutkan kening."Apa? Jangan gila, Alaric!"Alaric tersenyum tipis. "Aku serius, Valerie. Toh disini aku juga tidak punya istri. Perjaka tua lebih tepatnya!"Valerie menggeleng pelan. "Nggak bisa.""Kenapa nggak bisa?" tanya Alaric dengan kening berkerut. "Aku sudah dijodohkan."Alaric terdiam sesaat. Kemudian sudut bibirnya sedikit terangkat."Dengan Ethan Miller?"Valerie langsung terdiam. Tatapannya berubah.
Last Updated: 2026-09-07
Chapter: Bab 68
"Entahlah, aku juga nggak tahu," jawab Valerie. Bianca mengangguk pelan. Ia tidak ingin terlalu banyak berspekulasi mengenai apa yang akan dilakukan Ethan setelah mengetahui semua itu. "Iya juga, sih. Kita biarkan aja dulu. Seperti yang pernah kamu bilang, semua keputusan ada di tangan Ethan, kan?” "Betul," jawab Valerie singkat. Ia mengembalikan ponsel ke Bianca. Bianca tersenyum kecil, dan menerima ponsel tersebut. Percakapan mereka pun berakhir. Setelah itu, Bianca memilih membiarkan Valerie beristirahat karena besok harus syuting pagi lagi. Sementara Valerie kembali merebahkan tubuh di atas tempat tidur. Namun, meskipun matanya terpejam, pikiran Valerie masih dipenuhi banyak hal. Entah itu Doran, Alaric, ataupun tentang alasan mengapa orang-orang dari Omeland mulai bermunculan di dunia modern. *** Keesokan paginya, suasana di lokasi syuting kembali berjalan seperti biasa. Para kru mulai sibuk sejak pagi. Peralatan dipindahkan, kostum disiapkan, sementara para pem
Last Updated: 2026-09-06
You May Also Like
CANDU CINTA CEO AROGAN
CANDU CINTA CEO AROGAN
Romansa · Zemira Fortunatus
20.8K views
Racun Mertua
Racun Mertua
Romansa · El-Haz
20.8K views
Aku Lelah Denganmu, Mas!
Aku Lelah Denganmu, Mas!
Romansa · Eka Sa'diyah
20.7K views
PESONA CEO CASANOVA
PESONA CEO CASANOVA
Romansa · Alinda Desi ana
20.7K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status