共有

Bab 208

作者: Nabila Ara
last update 最終更新日: 2026-02-07 23:03:41

Arthur langsung membawa Rose ke rumah sakit untuk bertemu dengan dokter kandungan karena ingin memastikan kondisi Rose.

Rose sebenarnya ingin besok saja pergi ke rumah sakit tapi Arthur melarang. Lebih baik malam ini saja, mumpung belum terlalu malam dan ia juga ingin melihat langsung bagaimana kondisi Rose dan calon buah hatinya.

Arthur membawa Rose ke rumah sakit Victorial yang memang terkenal bagus dalam segi pelayanannya. Kebetulan Arthur mengenal dengan pemilik rumah sakit itu.

Pria itu b
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Sentuhan Panas Papa Mertua   Bab 232

    Pagi ini terasa berbeda dari biasanya. Pagi pertama setelah Artur dan Rose sah menjadi pasangan suami istri.Cahaya matahari pagi menyelinap lembut melalui celah tirai kamar, menerangi ruangan yang masih dipenuhi aroma bunga dari sisa dekorasi pernikahan semalam. Di atas ranjang besar itu, Rose masih terlelap dalam pelukan hangat Arthur. Tangan pria itu melingkar protektif di pinggang sang istri, seolah tidak ingin melepaskannya sedikit pun.Arthur terbangun lebih dulu.Perlahan ia membuka matanya, menatap wajah Rose yang masih tertidur dengan damai di pelukannya. Bibir Arthur tersenyum tipis. Ada rasa hangat yang memenuhi dadanya. Rasa yang belum pernah ia rasakan sekuat ini sebelumnya.“Istriku…” bisiknya pelan, nyaris tak terdengar.Tangannya bergerak lembut, menyibakkan rambut Rose yang menutupi sebagian wajah gadis itu. Ia mengecup kening Rose dengan penuh kasih, lalu tanpa sadar mengusap perut sang istri dengan sangat hati-hati.“Selamat pagi, kesayangan Papa…” gumamnya lembut.

  • Sentuhan Panas Papa Mertua   Bab 231

    Arthur baring di samping Rose, lalu ia membawa sang istri dalam pelukannya."Kamu bahagia hari ini, Sayang?" tanya Arthur.Rose mengangguk. Saat ia mendongak untuk menatap sang suami, Arthur mencium bibirnya. "Bahagia banget. Papa benar-benar mengabulkan semua keinginanku. Intimate wedding dan hanya dihadiri oleh orang-orang yang dekat denganku dan juga Papa. Terima kasih banyak ya, Pa. Aku tidak akan bosan-bosan mengucapkan terima kasih sama Papa. Jika tidak bersama Papa, mungkin aku tidak akan mendapatkan kebahagian yang luar biasa seperti ini. Kadang aku pernah berpikir jika semua ini mimpi sampai aku berharap tidak terbangun dari mimpi ini. Setelah semua sakit yang aku alami, aku sama sekali tidak berekspektasi akan mendapatkan kebahagiaan yang sangat besar, Pa."Arthur mengusap punggung sang istri dengan lembut. "Kamu tidak sedang mimpi, Sayang. Kebahagiaan ini nyata. Kamu sangat pantas untuk mendapatkannya. Ini hadiah dari Tuhan karena selama ini kamu sudah sabar, Sayang. Kamu h

  • Sentuhan Panas Papa Mertua   Bab 230

    Acara perayaan pernikahan Arthur dan Rose sudah selesai. Para tamu undangan sudah pulang satu jam yang lalu.Tim dekor sudah mulai melepaskan dekorasi tempat pernikahan Arthur dan Rose tadi. Begitu juga dengan tim catering yang sudah mulai berkemas.Para asisten rumah tangga juga ikut membantu.Arthur dan Rose sudah masuk ke kamar karena Arthur meminta Rose untuk segera istirahat. Sejak mereka selesai melaksanakan ijab qobul, Rose memang lebih banyak berdiri karena bercengkrama dengan para tamu undangan dan asisten rumah tangga. Arthur yang sangat mengkhawatirkan kondisi sang istri, akhirnya memaksa Rose untuk istirahat.Belum lagi gaun pengantin yang Rose gunakan pasti berat, Arthur tidak ingin Rose kelelahan."Aku bantu lepas gaun pengantinnya ya, Sayang." Arthur yang sudah berdiri di belakang Rose langsung membuka risleting gaun pengantin Rose."Makasih, Papa." Rose menatap Arthur lewat pantulan cermin. Mereka memang berdiri di dekat meja rias Rose. Tidak membutuhkan waktu yang la

  • Sentuhan Panas Papa Mertua   Bab 229

    Ken mengusap bahunya yang baru saja ditampar oleh Agam karena pria itu kesal. Siapa yang tidak kesal saat dicurigai tidak normal alias penyuka batangan."Habisnya kamu itu sudah lama sendiri, Gam. Mana tidak nampak dekat dengan satu gadis pun," ucap Ken."Artinya aku boleh dong curiga sama kamu. Sebelum kamu menjalin hubungan dengan Alana, kamu itu jomblo sejati, Ken. Ingat itu. Alana itu kekasih pertama kamu," gerutu Agam.Arthur hanya bisa geleng-geleng melihat dua sahabat itu."Sudah-sudah. Aku doakan kamu segera bertemu dengan kekasih yang akan menjadi pendamping kamu, Agam.""Terima kasih, Tuan." Agam tersenyum tulus ke arah Arthur.Bagi Agam, Arthur tidak hanya sekedar atasannya melainkan lebih dari itu. Sama seperti Ken yang menganggap Arthur malaikat penolongnya.Bahkan Agam sudah menganggap Arthur sebagai orang tuanya.Ia sangat bahagia, Arthur kembali mendapatkan kebahagian bersama Rose. Apalagi sebentar lagi Arthur dan Rose akan menjadi orang tua. Impian Arthur yang sudah

  • Sentuhan Panas Papa Mertua   Bab 228

    Praaanggg....Ririn melemparkan gelas ke dinding saat ia menerima pesan dari Zumi jika Arthur dan Rose menikah pada hari ini.Wanita itu merasa sangat marah pada Zumi karena baru memberitahunya setelah Arthur dan Rose telah resmi menjadi pasangan suami istri. Suaminya itu seolah sengaja baru memberitahunya."Aarrrkkkhhh.... Sial. Beruntung sekali Rose bisa menjadi Nyonya Bramasta. Harusnya aku yang menjadi istri Papa, bukan gadis itu. Kenapa dia bisa seberuntung itu. Dulu aku pikir dengan menyuruh Zumi mengabaikan dan menceraikan Rose, gadis itu akan menderita karena gara-gara dia aku hanya menjadi istri siri Zumi padahal aku yang dicintai Zumi. Ternyata setelah Zumi yang menceraikannya justu dia mendapatkan yang lebih lagi. Kekayaan yang Zumi miliki tidak ada apa-apanya dibanding dengan kekayaan Papa. Aakhh... Sial, aku terlambat." Napas Ririn naik turun karena ia menahan emosinya.Ririn mengusap wajahnya dengan kasar. Ia kalah start. Rose dengan mudah mendapatkan Arthur karena gadi

  • Sentuhan Panas Papa Mertua   Bab 227

    Arthur berjalan menuju balkon hanya untuk melihat tempat dilaksanakan prosesi pernikahannya bersama Rose. Ia sengaja belum turun ke bawah karena masih cukup lama hingga waktu pernikahannya tiba.Dari balkon, ia bisa melihat dengan jelas dekorasi yang sangat cantik sesuai dengan keinginan Rose. Kali ini ia benar-benar hanya mengikuti pernikahan impian Rose. Ia tahu saat menikah dengan Zumi, Rose lebih banyak mengalah karena semuanya diatur oleh Zumi.Ia berdiri di pembatas balkon, seketika ia mengingat pernikahan sebelumnya.Pernikahan pertamanya dulu penuh kebahagiaan tapi juga berakhir dengan luka kehilangan.Sedangkan kali ini—Ia akan memulai kehidupan baru bersama wanita yang benar-benar ia cintai.Wanita yang kini juga tengah mengandung anak-anaknya.Arthur menutup matanya sejenak, lalu berdoa dalam hati.Semoga kali ini, ia bisa menjaga kebahagiaan itu sampai akhir.“Semua sudah siap di luar, Tuan,” ujar Ken saat pria itu menghampiri Arthur di balkon.Arthur membuka matanya dan

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status