/ Romansa / Sepanas Belaian Mantan Kekasihku / 154. Rencana Pernikahan

공유

154. Rencana Pernikahan

작가: Almiftiafay
last update 게시일: 2026-02-14 19:48:44

Di dalam ruang rawat Leon setelah Brianna selesai dari kamar mandi, ia meletakkan handuknya, menyisir rambutnya yang setengah basah dan mendekat pada Leon yang duduk di tepi ranjang.

Sepertinya pria itu tidak menyadari ia sudah keluar sebab masih sibuk dengan hal yang dilakukannya.

Saat Brianna mengintipnya, ia sedang membalas pesan pada seseorang. Sepertinya cukup panjang.

“Oh, kamu sudah selesai mandi?” tanya Leon, mengangkat wajahnya setelah mengirim pesan itu.

Ia memandang Brianna yang meng
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (4)
goodnovel comment avatar
Ummi Latifah
apakah ini berakhir diepisode 154..?
goodnovel comment avatar
Eva
Ya ampun bener2 ya si Leon, masih bisa mesum aja wkw
goodnovel comment avatar
Aya Melodi Agrifina
si Leon bener2 ya,masih aja mesum hahahaha
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Sepanas Belaian Mantan Kekasihku   193. Rindu itu Telah Dipadamkan

    Tiga tahun berlalu seperti musim yang datang dan pergi di Norwald. Salju turun, mencair, lalu kembali lagi. Daun-daun linden di sepanjang jalan di depan Aeterna berubah dari hijau muda menjadi emas sebelum akhirnya gugur memenuhi trotoar. Di belakang rumah, danau Stillensee beriak dengan tenang, memantulkan langit yang terus berganti warna dari tahun ke tahun. Hari ini, Brianna baru saja menghadiri pertemuan orang tua di sekolah dasar si kembar Lionel dan Evangeline. Ada pertunjukan seni yang ditampilkan dalam rangka memperingati hari anak-anak. Sebenarnya, ia datang bersama dengan Leon, hanya saja, prianya itu telah lebih dulu keluar untuk menemui Leiden dan Cassandra. Ia berjalan keluar dengan si kembar yang menggandeng tangan kanan dan kirinya, bersama-sama meninggalkan gedung untuk menuju ke depan. Sudah tidak terlalu ramai orang sebab mereka memang cukup terakhir keluar setelah acara usai. “Mommy, katanya ada anak kelas sebelah yang suka dengan Eve sejak kami masuk sekola

  • Sepanas Belaian Mantan Kekasihku   192. Kembar Nakal Kesayangan

    “Sayang—stooop!” Brianna berseru, hendak menghalangi pertengkaran anak kembarnya. Tapi Evangeline yang terlanjur kesal sepertinya tak mau mendengarnya. Ia berlari menuju Lionel yang terseret-seret kala berhasil bangun dari koper. Evangeline berteriak saat benar melemparkan diaper di tangannya. “HIYAAA!” “TIDAAAAK!” Lionel mencari perlindungan. Ia berlari melewati Brianna saat diaper itu melayang ke atas, melambung membentuk lingkaran parabola dan— PUKK! Mengenai kepala Lionel yang seketika membeku. Brianna memejamkan matanya dengan tak berdaya sebelum perlahan menoleh pada Lionel yang tak bergerak dengan diaper yang tersangkut di kepalanya. “Lho? Ada apa ini?” tanya Leon yang berjalan memasuki ruangan. Bergantian memandang anak kembarnya, mengamati selama beberapa detik sebelum mengetahui bahwa mereka sedang bertengkar. Brianna yang tadinya datang untuk bersantai dan bermain dengan mereka mendadak dibuat ‘darah tinggi’. “Kenapa kalian lempar-lemparan diaper-nya adik?” tanya

  • Sepanas Belaian Mantan Kekasihku   191. Hal yang Tak Terduga

    Brianna membuka mata dan melihat dirinya yang terbaring di atas sofa ruang tamu hotel tempat mereka menginap. Tubuhnya ditutupi oleh selimut, tengah berbaring nyaman bersama dengan seorang pria yang juga sama tak mengenakan pakaian. Dinginnya ruangan menusuk dari segala penjuru, Brianna perlahan bangun dan melihat jam yang menunjukkan pukul satu dini hari. "Ahh ...." gumamnya seraya meraba tengkuknya. Ia baru saja tidur sekitar satu jam setelah 'pergulatan' yang panas di sofa ini. Ia bersama Leon, apalagi yang dapat mereka pikirkan jika tengah bersama dan diawali dengan saling menggoda. Di meja makan sebelumnya, Leon mengatakan akan menggigit siapapun yang membuat berantakan kamar dan Brianna menantangnya. Maka demikianlah semua terjadi. Bukan hidungnya yang digigit oleh Leon, tetapi bibirnya, telinga, leher bahu dan puncak merah muda di dadanya yang kini terasa kebas. Ia memungut pakaiannya yang ada di lantai, membawanya ke dalam kamar dan meninggalkan Leon sendirian di dalam s

  • Sepanas Belaian Mantan Kekasihku   190. Daddy ... Oh, Daddy ....

    “Ka-kalau untuk itu ... Nona Eva bisa menanyakannya langsung pada Daddy,” jawab Ricky seraya menekuk lututnya untuk berlutut.“Memangnya Uncle tidak bisa menjawab?”“Bisa, tapi Daddy lebih pandai loh ....”“Benarkah?”Ricky mengangguk banyak-banyak. “Benar. Nona Eva bisa melihat ‘kan kalau Daddy bisa membuat banyak bayi? Sebelumnya Nona bersama Kakak Lion, yang kemarin Adik Leiden dan Adik Cassa.”Evangeline terlihat mengerutkan alisnya, seperti sedang menimbang ucapan Ricky sebelum ia menoleh pada Leon yang duduk di samping Brianna setelah mengambilkan kue untuknya.“Sepertinya Uncle Rick benar ....”Evangeline beranjak menuju pada Leon. Sementara Ricky mengembuskan napasnya dengan lega.“Hah ... selamat,” katanya. Ia selamat dari anak-anak cerdas Leon yang banyak ingin tahunya.Ia bangun dari berlututnya dan melihat sengitnya pandangan Leon dari kejauhan kala manik mereka bersirobok. Pria itu bersedekap seolah sedang mengatakan, ‘Ricky Nolan, apa yang kamu katakan pada anak gadisku?

  • Sepanas Belaian Mantan Kekasihku   189. Dalam Garis Takdir yang Menjanjikan Suka Cita

    Vienna, beberapa hari setelahnya …. Ini bukan yang pertama kali bagi Brianna datang ke RN Empire, tapi setiap kali ia lakukan, ia tak pernah bisa melepaskan pandangan dari lobinya yang megah. Ia tak menyangka Leon benar menepati janjinya untuk senantiasa berada di dekatnya. RN Empire yang berdiri di Vienna ini lah bukti bahwa ucapannya bisa dipercaya. Untuknya dan anak-anak, ia memindah sebagian besar pusat kerja dari Halden—Jerman—ke Austria. Pria itu pulang-pergi dari tempat kerjanya ke rumah sekitar setengah jam untuk dapat kembali ke mansion mereka yang tenang di tepi danau Stillensee. Bertahun-tahun ia lakukan tanpa mengeluh. “Mommy …,” panggil Evangeline dari samping kanannya yang membuat Brianna segera terjaga. “Iya, Sayang?” “Apakah kita akan menunggu Daddy di sini?” Brianna mengangguk, meminta anak-anaknya untuk menunggu di sofa lobi. Ia menoleh pada Lionel yang mendorong stroller si kembar Leiden dan Cassandra agar lebih dekat pada anak gadisnya yang mengusap lembut

  • Sepanas Belaian Mantan Kekasihku   188. Our Beautiful Anniversary

    Brianna tergemap, matanya bergetar karena jujur saja ... ia lupa. Ia lupa ini adalah hari anniversary mereka. “Kenapa?” tanya Leon sebab Brianna hanya bergeming. Hening yang diberikannya membuat embusan angin dari danau terasa lebih bising. “Kamu tidak ingat kalau ini adalah anniversary kita?” “Iya,” aku Brianna. “Memang lucu, Brie ... aku sering tidak ingat jadwal penting yang berulang kali dikatakan oleh Ricky. Tapi untukmu, hal sekecil apapun aku rasa tidak akan melupakannya.” “Maaf ....” “Untuk apa minta maaf?” Brianna menghela dalam napasnya, “Karena tidak ingat hari penting seperti ini, Leon.” Leon berdecak, ia menyentuh pucuk hidung Brianna sebelum mengambil liontin dari dalam kotak beludru merah yang ada di tangannya. “Melupakan pun juga tidak apa-apa, itu tidak akan membuatku kesal. Lebih banyak luka yang disebabkan olehku yang tertinggal di hatimu. Jangan merasa bersalah untuk hal seperti ini.” Leon bangun dari duduknya, ia berjalan mendekat pada Brianna

  • Sepanas Belaian Mantan Kekasihku   83. Masih Mencintaimu

    Hujan seperti berhenti untuk beberapa detik sebelum jatuh dengan lebih deras. Membasahi sekujur tubuh Brianna, menyamarkan matanya yang berkaca-kaca saat ia menoleh pada Leon. Pria itu hanya berjarak sekian jengkal dari dirinya, di bawah hujan yang sama dan pandangan yang tampak sayu. ‘Dia ... bil

    last update최신 업데이트 : 2026-03-25
  • Sepanas Belaian Mantan Kekasihku   87. (++) Merah Muda Milikmu

    Pipi Brianna memanas mendengarnya. Ia hanya bergeming untuk seratus dua puluh detik berlalu. Jemarinya yang semula saling meremas berpindah menyentuh pipi Leon sebelum ia menjatuhkan bibirnya pada pria itu. Seiring tertutupnya mata, Brianna bisa merasakan detak jantungnya yang berdegup kencang. Men

    last update최신 업데이트 : 2026-03-25
  • Sepanas Belaian Mantan Kekasihku   81. Pergi Sejauh Mungkin

    Sudah lebih dari enam puluh persen ditandatangani, yang artinya sebagian besar orang di kantor ini tidak senang Brianna menjadi bagian dari Arcadia dan dianggap membuat nama baik perusahaan menjadi hina akibat skandal dirinya yang menjadi wanita simpanan CEO. “Orang-orang ini maunya apa sih, dasar

    last update최신 업데이트 : 2026-03-25
  • Sepanas Belaian Mantan Kekasihku   71. (++) Bagian Sensitifmu

    Brianna sudah merencanakan ini, ia akan kembali setelah memastikan Katie tidak di rumah. Temannya itu sebelumnya mengatakan ia sedang berada di apartemen milik salah satu bawahannya yang bernama Mia.Sehingga sebelum akhir pekan benar-benar usai, Brianna sudah tiba di depan rumahnya.Sedan milik Le

    last update최신 업데이트 : 2026-03-24
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status