Teilen

25

last update Veröffentlichungsdatum: 26.05.2026 10:15:02

Naura melamun setelah selesai perkuliahan. Dia terus memikirkan keadaan perusahaan yang sedang bermasalah sampai - sampai Farhan tidak pulang ke rumah sejak kemarin malam. Hatinya terasa gelisah, tetapi dia mencoba menenangkan diri dengan berpikir mungkin Farhan memang sedang sangat sibuk.

Karena terlalu larut dalam pikirannya, Naura berjalan tanpa memperhatikan jalan di depannya.

Chittt

Suara rem mobil mendadak membuat Naura tersentak. Tubuhnya hampir terserempet m
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   26

    Naura terdiam beberapa saat sebelum kembali berbicara. Senyumnya perlahan memudar, digantikan tatapan kosong yang menerawang jauh ke masa lalu."Sebelum tragedi itu terjadi, keluarga kami sering pergi liburan bersama," ucapnya pelan. "Ayahku, ibuku, keluarga Mas Farhan. semuanya sangat dekat."Mahendra yang sejak tadi mendengarkan mulai menyadari perubahan suasana hati Naura."Tragedi apa?" tanyanya hati-hati.Naura tersenyum tipis, tetapi senyum itu terlihat pahit."Kalau aku cerita." jemarinya saling menggenggam di atas meja, "kamu pasti akan menilai aku dan keluargaku. Kadang aku juga berpikir. apa wanita seperti aku pantas berada di sisi Mas Farhan."Mahendra langsung mengernyit pelan."Jangan berpikir seperti itu."Naura menghela napas panjang sebelum akhirnya melanjutkan."Hari itu." suaranya mengecil, "aku dan Mas Farhan baru pulang sekolah."Tatapannya semakin kosong seolah sedang melih

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   25

    Naura melamun setelah selesai perkuliahan. Dia terus memikirkan keadaan perusahaan yang sedang bermasalah sampai - sampai Farhan tidak pulang ke rumah sejak kemarin malam. Hatinya terasa gelisah, tetapi dia mencoba menenangkan diri dengan berpikir mungkin Farhan memang sedang sangat sibuk.Karena terlalu larut dalam pikirannya, Naura berjalan tanpa memperhatikan jalan di depannya.ChitttSuara rem mobil mendadak membuat Naura tersentak. Tubuhnya hampir terserempet mobil hitam yang berhenti tepat beberapa senti di depannya."Naura? Kamu kan istrinya Farhan dan temannya Nadya?"Naura menatap pria yang keluar dari mobil itu. Awalnya dia ingin marah karena kaget, tetapi ekspresinya langsung berubah ketika mengenali wajah pria tersebut."Pak Mahendra? Investor dari proyeknya Mas Farhan dan Nadya?"Pria itu tersenyum kecil sambil memasukkan satu tangan ke saku celana."Iya. Setiap kali kita bertemu, kamu selalu cerobo

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   24

    Nadya segera menyiapkan makan malam mereka. Ia memasak dalam porsi yang banyak dan menyiapkan wine, air putih, serta jus agar Farhan tidak pulang lagi malam ini. Sambil menunggu Farhan selesai mandi, Nadya memutuskan untuk mandi juga di kamar yang lain."Maaf, Naura. Untuk malam-malam berikutnya dan dua malam kemarin, Farhan tidak akan pulang karena saat dia bersamaku, toh di sini juga sudah ada banyak pakaian dan perlengkapannya," gumam Nadya pelan. Setelah itu, ia segera mandi, mumpung Farhan belum selesai.Farhan pun hanya menghela napas panjang sebelum mengikuti Nadya ke ruang tamu. Hujan di luar turun semakin deras, menciptakan suara gemericik yang memenuhi apartemen itu. Lampu-lampu kota terlihat samar dari balik kaca besar, sementara suasana di dalam terasa hangat dan tenang.Nadya menuangkan wine ke dalam dua gelas, lalu menyerahkan salah satunya kepada Farhan. Wanita itu duduk cukup dekat di sampingnya, membuat Farhan sedikit gugup walaupun berusa

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   23

    Naura menghela napas pelan lalu mengambil gelas minum di depannya. Ia tidak ingin terus membahas Farhan dan Nadya karena semakin dipikirkan, dadanya justru terasa semakin sesak.Ia pun mencoba mengalihkan pembicaraan.“Ngomong - ngomong, kamu kenapa nggak kerja hari ini?” tanya Naura sambil menatap Iris. “Biasanya jam segini masih sibuk.”Iris langsung menyandarkan tubuhnya ke kursi sambil mendecakkan lidah.“Jangan bahas kerjaan dulu, dong. Aku lagi ambil cuti sehari.”Naura mengangkat sebelah alis. “Tumben. Kamu kan workaholic.”Iris tertawa kecil. “Capek juga, kali. Lagian kantor lagi nggak terlalu ramai.”Pelayan datang membawa pesanan mereka. Aroma kopi hangat dan makanan manis perlahan membuat suasana terasa lebih nyaman.Naura mengambil sendok kecil lalu mengaduk minumannya perlahan.“Terus bos kamu nggak nyariin?”Iris langsung memutar mata malas.“Bosku malah yang nyuruh cuti.

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   22

    Ucapan pegawai EO itu langsung membuat suasana meja berubah hening.Farhan yang semula terlihat santai kini menatap tajam. “Maksud kamu... sengaja dilonggarkan?”Pegawai itu mengangguk pelan. “Iya, Pak. Tim teknisi bilang baut bagian bawah tiang seperti diputar manual. Bukan karena faktor angin atau pemasangan yang salah.”Mahendra langsung meletakkan gelasnya di meja. Wajahnya berubah serius.“Kalau begitu ini bukan kecelakaan biasa,” ujarnya pelan.Naura refleks menggenggam ujung bajunya sendiri. Bayangan tiang yang hampir jatuh tadi kembali muncul di kepalanya. Napasnya terasa sedikit berat.Farhan menyadari perubahan wajah istrinya lalu segera menggenggam tangan Naura di bawah meja.“Tenang,” ucapnya lirih.Namun, justru sentuhan itu membuat Naura kembali teringat bagaimana Farhan lebih dulu menolong Nadya tadi. Hatinya kembali terasa tidak nyaman.Nadya yang sejak tadi diam perlahan menyilangkan ta

  • Setelah Kau Selingkuhi Aku   21

    Mereka tiba di lokasi aula serbaguna. Di luar, area sudah dihias untuk para pengunjung. Beberapa orang tampak bersiap menyambut acara kegiatan yang diadakan perusahaan Farhan dan Nadya. Beberapa investor juga telah hadir, termasuk teman Nadya, yaitu Mahendra.“Lokasinya sudah bagus. Mungkin masih ada yang harus diperbaiki oleh pihak marketing, EO, lalu para pegawai,” ujar Mahendra memberikan penilaian.“Baik, terima kasih atas kritik dan sarannya.” Nadya tersenyum.Mahendra mengangguk lalu berjalan lebih dulu, meninggalkan Naura, Farhan, dan Nadya.“Omong - omong, kamu mengerti, kan, Naura? Aku dan Farhan akhir - akhir ini sangat sibuk karena proyek ini. Jadi, singkirkan overthinking-mu tentang aku dan Farhan. Kami bukan untuk SELINGKUH untuk kedua kalinya.” Nadya tersenyum sinis dan licik.“Nadya, lebih baik kamu duluan atau temani Mahendra dan yang lainnya. Jangan memprovokasi istriku, dia hanya ingin berkunjung saja,” hardik Farhan.

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status