Home / Urban / Siasat Hunter Penakut / Bab 18: Ras Malaikat

Share

Bab 18: Ras Malaikat

Author: Zeils
last update publish date: 2026-07-27 21:00:57

Hanan terus menatap Albert tanpa mengedipkan mata, menyimak setiap helak napas sang veteran hingga pria tua itu akhirnya membongkar rahasia di balik kehampaan yang menggerogoti jiwanya.

Rasa hampa dan kosong yang menyiksa Hanan sejak terbangun dari koma rupanya bersumber dari Divine Energy di dalam tubuhnya yang telah terkuras habis.

Proses penyaringan dan regenerasi Divine Energy secara alami memakan waktu yang teramat lambat, membuat kondisi emosionalnya tak kunjung membai
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Siasat Hunter Penakut   Bab 22: Pertandingan

    Satu bulan pelatihan neraka di bawah tempaan Albert berlalu bagaikan kedipan mata. Hari kualifikasi yang ditunggu-tunggu oleh seluruh anggota Agensi Saint akhirnya tiba.Arena latihan utama Agensi Saint yang terletak di kawasan pinggiran barat Yogyakarta tampak dipadati oleh ratusan pasang mata. Mayoritas adalah para Hunter tingkat menengah hingga atas yang penasaran ingin menyaksikan langsung 'keajaiban' yang dibicarakan manajemen puncak, seorang pembawa barang Rank F yang mendadak melompati kasta menjadi Rank D.Atmosfer di sekeliling panggung batu berdiameter lima puluh meter itu terasa begitu pekat oleh aura skeptis dan cibiran."Lihat itu... dia yang namanya Hanan?" bisik seorang Hunter di tribun penonton. "Kurus begitu... jangankan membunuh 'Boss' monster, membawa 'Greatsword' di punggungnya saja kelihatan keberatan.""Paling-paling ini cuma permainan politik Kaelen Vance untuk menaikkan citra agensi," timpal rekan di sebelahnya dengan dengu

  • Siasat Hunter Penakut   Bab 21: Masalah

    Raut wajah Kaelen Vance yang duduk menyilangkan kaki di sofa kamar rawat VIP itu tampak keruh. Kehadiran Albert di sudut ruangan sama sekali tidak membantu mencairkan suasana; sang veteran Rank L justru bersedekap sembari menyunggingkan senyum mengejek yang membuat pelipis Kaelen makin berdenyut."Aku tidak datang untuk berdebat dengan pria tua ini, Hanan," buka Kaelen dengan suara berat, mengalihkan pandangannya lurus kepada Hanan. "Ada masalah birokrasi yang muncul di dalam Agensi terkait status barumu."Hanan yang baru saja menaruh 'Greatsword' pemberian Rei di samping ranjangnya hanya menaikkan sebelah alis. "Masalah?""Kenaikan peringkatmu dari Rank F langsung melompat ke Rank D secara mendadak memicu gelombang protes keras dari para Hunter di Agensi Saint," jelas Kaelen dingin."Meskipun laporan resmi mengenai insiden goa sudah dicatat, mayoritas Hunter papan tengah tidak percaya bahwa seorang pembawa barang Rank F sanggup menjagal Boss mons

  • Siasat Hunter Penakut   Bab 20: Rehabilitasi

    Seminggu kemudian, Hanan akhirnya kembali dapat memijakkan kedua kakinya di atas lantai dingin kamar rawat. Tubuhnya masih kaku dan kekuatan fisiknya belum pulih sepenuhnya, namun ia sudah tidak lagi terikat di atas ranjang medis.Berdasarkan petunjuk tim medis, ia masih harus menjalani rehabilitasi intensif selama satu minggu ke depan agar struktur tulang dan jaringan sarafnya benar-benar stabil sebelum diperbolehkan pulang.Namun, masa pemulihannya tidak pernah benar-benar hening."Hei, Bocah! Kenapa kau cuma melamun di atas kasur? Kaki itu dibuat untuk melangkah, bukan untuk dipajang!"Suara menggelegar dari Albert kembali memecah ketenangan pagi itu. Pria tua berjanggut putih itu benar-benar mengganggu dan menempel pada Hanan setiap hari tanpa henti.Tanpa disadari oleh Hanan, alasan sebenarnya sang veteran tua terus berada di rumah sakit ini adalah untuk menjenguk cucunya yang dirawat di ruangan sebelah.Hanan sendiri bahkan belum menyadari bahwa sosok pemilik pedang besar yang d

  • Siasat Hunter Penakut   Bab 18: Ras Malaikat

    Hanan terus menatap Albert tanpa mengedipkan mata, menyimak setiap helak napas sang veteran hingga pria tua itu akhirnya membongkar rahasia di balik kehampaan yang menggerogoti jiwanya.Rasa hampa dan kosong yang menyiksa Hanan sejak terbangun dari koma rupanya bersumber dari Divine Energy di dalam tubuhnya yang telah terkuras habis.Proses penyaringan dan regenerasi Divine Energy secara alami memakan waktu yang teramat lambat, membuat kondisi emosionalnya tak kunjung membaik meski minggu demi minggu telah berlalu.Itu pula alasan sebenarnya mengapa Albert sempat bersikap jual mahal dan baru mau menjawab jika Hanan menjadi muridnya. Sang veteran sendiri pernah mengalami fase mengerikan itu, dan kebenaran mengenai Divine Energy adalah rahasia krusial yang tidak boleh dibocorkan kepada sembarang orang di tengah politik kotor dunia Hunter.Albert kemudian melanjutkan potongan kisah masa lalunya.Dulu, saat Perang Integrasi meletus hebat, Alb

  • Siasat Hunter Penakut   Bab 19: Set Rank S

    Sementara itu, di lantai teratas gedung Agensi Saint, Kaelen Vance tengah termenung di balik meja kerjanya. Pria berambut putih yang menduduki kasta Hunter Rank S itu tak mampu mengalihkan pikirannya dari sosok Hanan sejak meninggalkan rumah sakit.Status Hanan kini bukan sekadar pemuda desa yang disponsorinya, melainkan juga murid langsung dari sang legenda Rank L: Grand Albert Van Joachim dan Hunter berbakat yang mampu melewati batasan rank.Albert sendiri merupakan veteran asal Jerman yang terdampar di Indonesia dua puluh tahun lalu sewaktu Perang Integrasi mereda. Ia tidak bisa kembali ke tanah airnya karena seluruh moda transportasi antarnegara tak sanggup menembus Zona Terlarang, wilayah ekstrem yang dihuni oleh jutaan monster ganas.Bahkan untuk seorang Rank L sekalipun, menerobos lautan monster itu seorang diri secara implisit adalah tindakan bunuh diri. Sebab itulah pemerintah Indonesia memberikannya fasilitas mewah pribadi sembari menanti ditemuk

  • Siasat Hunter Penakut   Bab 17: Devine Energy

    Suasana di dalam kamar rawat VIP itu seketika mampat dan hening. Begitu sunyinya hingga dentak jantung Hanan sendiri terdengar berdegup jelas, beradu irama dengan derit tipis patient monitor di sudut ruangan.Albert masih berdiri tegap, menatapnya dalam keheningan yang menghakimi. Sementara itu, Hanan termenung di atas ranjangnya, terjebak dalam pusaran dilema dan keheranan yang mendalam.'Bagaimana bisa kakek bau tanah ini tahu apa yang kurasakan?' pikir Hanan membatin.Meskipun pria tua di depannya ini adalah mantan Hunter peringkat L, tetap saja rasanya tidak masuk akal jika seorang jawara pedang besar nomor satu di dunia juga memiliki kemampuan magis untuk membaca isi hati orang lain.Lagipula... kenapa orang Jerman bisa terdampar di sini?Setahu Hanan dari pelajaran sejarah, Grand Albert Van Joachim adalah veteran asal Jerman. Pasca-kejadian Integrasi Dunia, struktur topografi dan jarak antarwilayah di Bumi meregang secara abnormal, mengembang ekstrem seperti balon yang ditiup da

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status