Accueil / Pendekar / Sistem Aura (Infinity) / Episode 363: Setiap Akibat Datang Dari Penyebab.

Share

Episode 363: Setiap Akibat Datang Dari Penyebab.

Auteur: Radif
last update Date de publication: 2025-03-19 11:16:28

Badai ....

Begitulah kira-kira bagaimana cuaca di sekitar lingkungan markasnya berlaku. Sama yang tidak bisa diingkari adalah dirinya yang terbaring demam bagaikan sekarat. Hanya dapat meringkuk di atas kasur dengan selimut dua lapis yang membungkusnya seperti lemper. Pil Pemulihan tipe A, Pil Energi-Aura maupun obat-obatan konvensional yang telah dikonsumsinya masih belum paten memulihkannya secara prima—paling tidak, itu sedikit mengurangi sebagian nyeri dan luka berdarah sebelumnya.

3471-23-
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 432: Dan Tanpa Prestasi, Tanpa Tanda Jasa Kami Berjuang Menunda Kematian.

    14:11. Kota Dream ....Beres dari menangani segelintir pembenci Eriel, Ixia, Una dan Aon bersyukur bisa kembali menemani keberadaan Arunika. Mereka dengan suasana hati yang bugar kini menikmati waktu di bibir pantai dekat apartemen Drim, diikuti oleh Hiro dan keempat pengawalnya. Cakrawala yang biru kehijauan dan pasir pantai yang hangat diresapi betul bukan hanya oleh mereka melainkan diikuti sedikit pengunjung yang punya keinginan mencicipi suasana lebih hangat dari normalnya.Belakangan ini Una, Ixia dan Aon sulit lepas dari kesibukan mengurus kehidupannya masing-masing. Penyelidikan terhadap Renaus maupun investigasi seberapa berbahayanya Auranias Cahaya Kael De Rigel sebabnya masih dalam jadwal tunggu yang hendak dibereskan. Namun, tentu soal berita kejahatan Renaus kepada keluarga Eriel entah adakah sudah diketahui Hiro atau belum, apalagi konon katanya rumor bisa lebih cepat menyebar ketimbang berita konkretnya. Tetapi, dengan itu Ixia, Una dan Aon tidak harus dilanda kaget yan

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 431: Serigala Tidak Mendengarkan Pendapat Sekumpulan Domba.

    “Pak Rio!”“Ketua Rio, boleh minta penjelasannya!”“Apakah betul militer nasional siap untuk berperang?”Disiarkanlah berita gempar terkait pembatalan rapat darurat parlemen lengkap dengan isu-isu yang belakangan kian mencemaskan. Di sebuah taman Kota Tianfan dalam jadwal inspeksi daerahnya kepala pemerintahan Selatan-Putih itu langsung dicegat orang-orang yang kebelet meraup info terbaru.“... apa yang terjadi, Pak?” Berdesak-desakan dengan para rekan satu profesinya seorang jurnalis cewek mengajukan pertanyaan yang mendesak. “Rapat darurat dibatalkan tanpa alasan yang jelas, dan muncul kecurigaan mengenai sabotase. Apa benar itu karena keputusan final mengenai kebijakan tata dunia Tetua-Aura Alara yang banyak tidak sependapat, termasuk keputusan penanganan soal desa Aswad yang menemui kebuntuan?”Ditengah gerimis salju Ketua Rion dan rombongannya pasrah menjeda kerjanya. Keputusannya untuk sengaja menunda penjelasan sampai memiliki situasi yang baik sekarang kelihatannya kurang tepa

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 430: Pesan Cinta Kepada Bangsa Selatan (Part 3).

    “Jadi, mari kita selesaikan ini secara sederhana dan sesingkat-singkatnya ....“ Ketua El yang merasa tertekan mulai mengambil cara termudah. ”Nah, setelah kalian mengetahui dan memahami apa yang terjadi ... menurut kalian bagaimana?“ Oshi dan Ereia bergeming bersama sekelumit bahan pertimbangannya masing-masing. Saat ini Ereia mengaku hendak berpegang pada caranya mempertahankan kestabilan sekaligus persatuan desanya, dan hanya itu yang disampaikannya. ”Setelah kami pikir-pikir ....“ Selanjutnya Oshi yang angkat suara. Menegakkan tubuhnya, menatap Ketua El penuh harap. Dia tahu inilah saatnya memanfaatkan kesempatan. ”... dengan semua tekanan dan ketidakadilan ini, dengan banyaknya tekanan yang sudah mencelakakan kami, maka kami menemukan titik kalau inilah saatnya untuk perang total. Tidak ada lagi negosiasi. Tidak ada lagi pengharapan pada dewan utama. Kita pertahankan apa yang sudah kita usahakan. Jadi, hal pertama yang harus diperjuangkan adalah merebut kembali manajemen bandar

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 430: Pesan Cinta Kepada Bangsa Selatan (Part 2).

    Dan, sehubungan dengan kekacauan desa Aswad yang bukanlah hal sehat untuk dibudidayakan mereka pun bergegas merundingkan sejauh mana komplikasi desa Aswad akan dibawa.Penyerangan Demir tidak tertinggal dalam daftar perbincangan, dari kronologi maupun motifnya hingga di mana Kael terheran-heran begitu mengetahui Oshi sempat pula berurusan dengan anggota Eksilinity. Tidak ada pertarungan, tapi keduanya melakukan pembicaraan singkat dibawah kesan yang negatif. Selain itu, sesuatu yang lebih penting akhirnya mendorong Kael untuk sengaja mengangkat kekalahannya sebagai pemicu sebuah keputusan, titik baliknya buat mengambil langkah yang tidak seharusnya diambil.Maka atas apa yang telah menimpa Ketua El jelas-jelas diakui Oshi dan Ereia bukan peristiwa yang baiknya dibiarkan. Ketua El telah dipermalukan, telah difitnah dan dihinakan. Sehingga dalam rangka menjaga kestabilan dan keamanan desa Ereia siap mengambil tindakan yang setegas-tegasnya pada orang-orang Eksilinity. Dan, itu berlaku p

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 430: Pesan Cinta Kepada Bangsa Selatan (Part 1).

    Suara 'tring' menggema lagi di seantero ruangan medis. Beradunya dua gelas cokelat panas merupakan penyebabnya.“Sepertinya tidak perlu harus selalu bersulang segala deh,” keluh Sury lalu menyesap sedikit cokelat panasnya.”Oh, tentu saja harus,“ sahut Ketua El dengan bersikeras. ”Biar kamu bisa bangga dengan minumanmu ... HA-HA-HA ....“ Begitu cokelat panas selesai diseruputnya gelas kembali ditaruh di atas meja. ”Nah nah ... Nona Ereia juga jangan malu-malu ... ambil makanan dan minumannya. Anggap saja penjara ini rumah sendiri.“Sudah pasti Ereia di depan sana menolak menanggapi. Bukan karena dirinya sungkan atau apapun itu, tetapi memang dia tidak mendapati makanan atau minuman lain selain dari cokelat panas yang hanya tersedia dua gelas. Bahkan sepiring wafer Fafer telah habis sebelum Ereia bisa menyentuhnya.Tepat dipukul 14:42 ini Oshi, Sury dan Ereia akhirnya diperkenankan bertemu Kael De Rigel di kamar medis bertema gotik. Kamar beraroma alkohol dengan lampu putih terang yang

  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 429: Karena Bangsa Kami Aturan Mainnya Sesuai Imajinasi Kami (Part 2).

    15:06.”Woaah ... terima kasih Ketua Oshi! Terima kasih!“Toko kelontong menjual permen lolipop. Meskipun pasokannya terbatas, Sury dan dua temannya masih bisa bersyukur mendapatkannya.”... aku ingin banyak banget punya permen. Aku ingin dunia merasakan manisnya!“ Seorang Pewaris-Energi (Ertan De Antares) bocah laki-laki bermantel tebal, penyandang autisme yang selalu punya cara terbaik membahagiakan diri duduk tepat di samping Sury menikmati permen lolipop.”Eh, Sur, gimana kalau nanti kita cari lagi penguin!“ kata Yulia Citra. Anak perempuan berambut pirang bermantel bulu beruang. Non-Auranias yang sama-sama punya permen dan lebih sering memberikan permen atau jajanannya ke hewan-hewan yang biasanya dijumpai. Kepribadiannya yang ekspresif dan selalu banyak bercerita agak merepotkan Sury sebetulnya. ”Aku bawa alat masak-masakan juga deh, biar kita bisa masak lagi ... eh, atau ... nanti aja deh.“”Ya!“ Dan, Sury, anak perempuan yang memeluk boneka penguinnya dengan senang hati mau me

  • Sistem Aura (Infinity)   Bab 5: SISTEM AURA V.7.5 (Dewan Kesatria 1000).

    Bab 5: SISTEM AURA V.7.5 (Dewan Kesatria 1000). Pada suatu hari di Bangsa Timur-Utama .... Dilihat sekilas pun gadis itu tetap terkesima akan gemerlapnya dunia Aura. Makhluk-makhluk ajaib, monster-monster magis, benda-benda langit yang berkilauan. Aniari Nun Rum. Remaja 17 tahunan itu selalu men

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-28
  • Sistem Aura (Infinity)   Bab 4: SISTEM AURA V.7.5 (Dewan Kesatria 990).

    Bab 4: SISTEM AURA V.7.5 (Dewan Kesatria 990). Bangsa Oksidan .... Sering dikisahkan dahulu padanya tentang kehebatan para pahlawan 10.000 Elementer-Energi yang memajukan dunia. Sedikit diceritakan 1000 Dewan-Kesatria yang diidolakan masyarakat dunia. Sebagai peserta Sistem-Energi, dia tidak takut

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-27
  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 238: Di Atas Pena, Sutradara Tertawa, Menyaksikan Manusia, Mempertanyakan Sandiwara Dunia.

    Episode 238: Di Atas Pena, Sutradara Tertawa, Menyaksikan Manusia, Mempertanyakan Sandiwara Dunia.Liora menyerah. Pasalnya, Siluman Pentana tidak pernah ada di sana. Dirinya yakin, itu bukan karena informasinya yang keliru, tepatnya sang Siluman pandai dalam berkamuflase. 23:08.Di malam dingin yang

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-27
  • Sistem Aura (Infinity)   Episode 237: Di Atas Rasa Sakitnya Kami Tertawa Puas, Di Atas Penderitaannya Kami Bersyukur Bahagia, Kematiannya Adalah Puncak Dari Hiburan Kami!

    Episode 237: Di Atas Rasa Sakitnya Kami Tertawa Puas, Di Atas Penderitaannya Kami Bersyukur Bahagia, Kematiannya Adalah Puncak Dari Hiburan Kami!Bangsa Selatan-Kelabu ....Sebuah ruangan terang nan bersih, bersuasanakan harapan kecemasan dan berisikan segala benda-benda medis yang higienis tengah dii

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-27
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status