LOGINTeng Xue menghempaskan mereka berdua dan merasa sangat lelah. Kapak besi miliknya terlihat menakutkan dan hanya menangkisnya beberapa kali saja membuat tangan Yun Zhi seolah akan terkilir.
Cang Lan berbalik dan menebas orang yang berusaha menyerang Yun Zhi dari belakang, "Tetap waspada Pria ini sangat kuat.""Sialan aku lapar jika bukan karena persedian yang dicuri aku tidak akan menderita seperti ini." Ucap Teng Xue dengan kesal.Beberapa orang bergegas mengepungDisisi lain Istana Kerajaan Qin ada banyak Menteri dan Petinggi mulai mengajukan komplain terhadap tindakan Jendral Yun Jing. Raja Qin Hao duduk disinggasana mendengarkan mereka semua dan dia dikenal sebagai Raja Besi."Jendral Agung Yun Jing memasuki ruang Istana." Teriak seorang Kasim.Yun Jing masuk kedalam dan memberi hormat, "Salam Yang Mulia Raja !" "Angkat kepalamu." Qin Hao memintanya berdiri.Menteri berkata, "Yang Mulia Jendral sudah melakukan pelanggaran militer. Meninggalkan pos dan memberikan jabatan aneh kepada seseorang, Yang Mulia aku sarankan agar Yang Mulia memberikan hukuman untuknya apa lagi orang yang diberikan jabatan hanyalah orang biasa." "Kau dengar itu Jendral Yun Jing apakah semua itu benar ?" Tanya Qin Hao dengan serius."Semua itu benar dan hamba tidak menyangkalnya." Ucap Yun Jing dengan tegas."Kau adalah orang hebat dan berbakti kepada Kerajaan selama puluhan tahun. Semua tindakanmu past
Keesokan harinya pergerakan kedua Pasukan mulai terlihat jelas. Keduanya bertemu di medan terbuka dan Jendral Gao Yun Penjaga Provinsi Timur Kerajaan Zhou terlihat mulai kesal.Gao Yun tidak mengerti mengapa Pasukan Kerajaan Qin sangat berani menyerang, jumlahnya tidak sebanyak Pasukannya dan dia terlalu menganggap tinggi Panglima perang mereka.Shen Yu berdiri dikereta Perang dan terompet berbunyi, "Para Komandan pimpin Pasukan dan serang !""Serang !" Teriak Prajurit dengan liar dan mereka semua maju bersama."Pasukan Kerajaan Qin bantai mereka semua." Gao Yun mengangkat Pedangnya dan memberikan perintah.Kedua belah Pasukan jarak mereka mulai dipersempit dan bertabrakan. Perisai dan Tombak Pasukan berkuda Kerajaan Qin menembus musuh-musuhnya, mereka membentuk formasi sepasang sayap dan Shen Yu masih berada di kereta Perang mengendalikan situasi.Sayap yang membentang membuat penyebarannya menjadi lebih mudah, namun Gao Yun mem
Shen Yu berkeliling sebentar dan kembali saat hampir malam. Sisanya dia mencoba baju baru yang Istrinya berikan dan menemani mereka seperti biasa. Setelah Shen Yu membiarkan mereka istirahat karena sudah menemaninya seharian dan Yun Zhi membawakan teh herbal untuknya."Apakah ada sesuatu yang ingin kau bicarakan seolah kau sedang memikirkan sesuatu ?" Tanya Yun Zhi yang duduk disamping Shen Yu.Shen Yu merangkulnya dan berkata, "Dalam sebulan lagi aku berencana untuk berperang merebut tiga Kota didepan." "Apa maksudmu bukankah kau berkata ingin melakukannya saat musim dingin selesai ?" Tanya Yun Zhi yang terkejut."Jika aku tidak melakukannya maka merekalah yang akan menyerang. Keberadaan tambang besi sehebat apapun kita menyembunyikannya pasti akan terbongkar, jika aku tidak memberikan tekanan maka takutnya pihak Kerajaan akan memusatkan semua Pasukannya di Provinsi Timur." Shen Yu mengatakan kemungkinan terburuk."Begitu ya aku sekaran
Malam harinya setelah mengurus Yun Zhi dan Lei Ting sampai tertidur Shen Yu pergi ke kamar Su Yan. Su Yan menyisir rambutnya didepan cermin dan ketika Shen Yu datang dia tersenyum malu seolah seperti pangantin baru."Padahal baru sebulan tapi Istriku semakin cantik ternyata !" Shen Yu memegang bahu Su Yan dan memujinya."Suamiku juga lebih gagah dan apakah tidak mau istirahat dulu ?" Su Yan bertanya dengan malu."Istirahat memang perlu ? Kau pikir kenapa aku memiliki banyak istri. Bukan karena kalian mengecewakan hanya saja aku memang sulit dipuaskan." Shen Yu membantu Su Yan berdiri dan memeluknya.Mereka berdua berciuman dan bercumbu ditempat tidur, Su Yan sangat merindukan perasaan ini dan sangat bahagia karena bisa bersama Shen Yu lagi setelah sekian lama. Mereka bercinta sampai Shen Yu benar-benar puas dan dia berbaring memeluk Su Yan, "Setelah kau kembali ke Desa aku akan memberikan banyak Perak untuk kau bawa ?" "Keuntun
Sisanya Shen Yu memanggil Xiao Lang dan beberapa Prajurit agar pergi ke Desanya. Shen Yu menitipkan surat dan mungkin membutuhkan bantuan Su Yan nantinya untuk datang sekalian membawa Lei Ting bersama.Yun Zhi menemani Shen Yu bekerja sampai larut malam dan membuat banyak daftar perencanaan, dia sekarang paham mengapa Shen Yu mengeluh karena pekerjaan ini bukan hanya sekedar sebagai panglima tertinggi melainkan juga seperti penguasa yang memikirkan kelangsungan hidup semua orang.Keesokan paginya rombongan Pasukan Jendral dan Komandan akan pergi. Shen Yu mengantar mereka berdua sampai depan pintu gerbang penguasa Kota dan berpamitan."Aku akan pergi jadi jaga diri kalian baik-baik." Ucap Yun Xian menepuk bahu mereka.Shen Yu mengeluarkan sebuah Pil, "Kakak Ipar gunakan ini aku jamin kau akan langsung membentuk energi internalmu." "Seriusan ini barang bagus." Yun Xian mengambilnya.Shen Yu memberikan empat butir kepada Yun Jing,
Shen Yu tersenyum pahit dan bertanya, "Jendral apa ini tidak terlalu berlebihan bukankan lebih baik Panglima ini diberikan kepada Putra pertama Anda. Jika dia butuh saran aku siap membantu kapan saja !" "Kau lebih mampu dan punya ketenangan untuk mengendalikan Pasukan. Dengar baik-baik Shen Yu jika kau pikir aku melakukan ini semua demi Kerajaan Qin maka kau sudah salah besar, hancurnya Kerajaan Zhao itu adalah keinginan pribadiku membalas dendam." Yun Jing meminta yang lain keluar dan menceritakan semuanya.Dendam Jendral Agung Yun Jing yang terkenal hebat dan sekarang Shen Yu mengerti. Istrinya adalah anak bangsawan dari Kerajaan Zhao, setelah melahirkan Yun Zhi anak kelimanya dia memutuskan untuk kembali diam-diam untuk meminta pengampunan.Namun Keluarga Kerajaan pada saat itu kebetulan mendengarnya dan berakhir eksekusi mati. Yun Jing mengabdikan dirinya bukan karena alasan kesetiaan melainkan dendam, jika Shen Yu ingin menikahi Yun Zhi maka dia haru







