LOGINSeorang Pria tua mengetuk pintu dan berkata, "Tuan Shen Yu kabar buruk !"
Shen Yu bergegas keluar dan bertanya, "Ada apa ?" "Empat orang yang Anda suruh beli beras dipasar semuanya mati. Beras dirampok oleh kelompok angin hitam dan sekarang kita akan mati kelaparan." Shen Yu menyipitkan matanya dan kelompok ini memang meresahkan. Hui yang sebelumnya dia bunuh juga berasal dari kelompok angin hitam dan mereka adalah ular lokal yang berlagak seperti preman. "Hebat juga ya mereka menindas yang kecil tapi juga takut dengan orang yang diatas. Ular seperti mereka kalau tidak di musnahkan takutnya akan menjadi parasit. Kau kembali saja masalah ini biarkan aku yang selesaikan." Shen Yu mengambil Pedangnya dan bersiap. Apa yang Sistem katakan memang benar kekuatan mutlak adalah segalanya. Tanpa kekuatan mutlak di jaman kacau ini nyawanya mungkin akan dalam bahaya dan barangnya akan terus dirampok. Shen Yu mengambil Pedangnya dan berkata, "Aku akan kembali malam ini jadi katakan kepada Ayah jika masalah ini biarkan aku yang tangani." "Sendirian ?" Tanya Su Yan dengan cemas. Shen Yu memeluknya, "Aku itu sangat kuat dan tidak perlu khawatir." "Iya." Su Yan masih tidak bisa tenang dan Shen Yu pergi seorang diri. Malam harinya kelompok angin hitam berpesta ditengah pemukiman kumuh. Mereka menguasai daerah itu dan menjadikannya markas mereka, Shen Yu melihat dari balik semak-semak dan matanya sangat tajam. "17 orang saja aku pikir mereka kelompok besar ternyata hanya berisi berandalan saja. Sudah lama aku tidak menjalankan misi menyusup dan membunuh, kali ini mereka akan merasakan bagaimana cara pasukan elit bertindak." Shen Yu tersenyum. "Hahaha setelah membunuh mereka kita dapat banyak makanan malam ini kita akan berpesta." Ucap Ketua Kelompok sambil mengangkat kendi arak. Semuanya bersorak dan disisi lain ada seseorang yang ingin kencing, dia menepi sebentar dan kencing dibawah pohon. Shen Yu dengan cepat menyergapnya dari belakang, tangannya yang kuat memutar kepala pria itu dan membuatnya mati tanpa bersuara. Beberapa orang menyusulnya dan Shen Yu memanfaatkan kesempatan itu. Empat orang ditebas kepalanya sampai terputus dan dia langsung menarik mayat mereka. "Sudah cukup waktunya acara utama dimulai." Shen Yu merasa tidak sabar. Shen Yu berlari kearah kerumunan dan berteriak dengan panik, "Ada yang mati... Ketua ada penyusup." "Apa katamu dimana penyusupnya ?" Ketua itu dan yang lainya menjadi waspada. Shen Yu tersenyum dan sudah menduga menyerang mereka dalam keadaan mabuk memang hal yang tepat. Dia mengambil pisau dari balik bajunya dan melemparnya sekuat tenaga, akurasi yang menganggumkan membuat pisau itu menancap tepat dikepala Ketua Kelompok Angin hitam. "Ketua !" Teriak Bawahan Ketua Angin Hitam. "Terlambat." Shen Yu menarik Pedangnya keluar dan bergerak dengan cepat. Mengetahui respon mereka yang lambat dia menebas leher lima orang sekaligus dan bergerak secepat harimau. Tujuh orang yang masih hidup segera mengepungnya dan mereka membawa senjata tajam. "Sialan orang ini berteriak penyusup sebenarnya dialah penyusupnya sendiri." Tujuh orang itu merasa kesal karena sudah dibodohi. "Makanya jangan kebanyakan minum sudah idiot malah jadi tambah idiot. Sekarang hanya tersisa kalian saja jadi ayo selesaikan ini !" Shen Yu mengangkat Pedangnya. *Ding.* (Host berhasil membunuh 8 orang berhasil naik ke level 3.) Shen Yu merasakan kekuatannya meningkat dan mereka menyerang secara bersama-sama, dia menghindari tebasan dari belakang dan entah mengapa tubuhnya menjadi sangat ringan. Shen Yu mengayunkan Pedangnya dengan brutal dan menebas mereka semua tanpa ampun seperti Malaikat pencabut nyawa. "Tidak ampun." Teriak Pria terakhir yang memohon ampun. Shen Yu menginjak punggungnya, "Nyawa dibayar dengan nyawa." Pedangnya menusuk dada Pria itu dan membuatnya mati terkapar. Shen Yu merasakan aliran energi dan kekuatan fisiknya meningkat sangat pesat. (Selamat Host sudah mencapai level 5 dan membuka fitur penyimpanan Sistem. Ruang mandiri yang hanya bisa Host akses dengan luas 5 meter persegi, kemampuan ini akan meningkatkan luasnya sesuai dengan level yang Host punya.) "Bagus juga." Shen Yu merasa senang dengan fitur ini. (Perhatian terdapat target potensial dengan kecantikan diatas 85.) Shen Yu merasakan hawa keberadaan beberapa orang, dia melihat kearah rumah usang yang cukup besar dan dia bergegas memeriksanya. Didalam ruangan itu ada penjara kayu dan menyimpan tiga Gadis. Nama : Lei Ting Umur : 19 tahun Kecantikan : 91 Privasi : 0 Status : Tabib Kondisi : Cemas Catatan : Mempelajari Ilmu pengobatan walaupun hanya pemula tapi bisa bakatnya tinggi. Shen Yu menyalurkan energi didalam Pedang dan memotong rantai, "Kalian semua bisa keluar sekarang. Aku sudah membunuh semua orang jahat diluar dan membebaskan kalian ?" Mereka semua saling menatap satu sama lain dan terlihat tidak percaya sekaligus cemas, namun Lei Ting dengan berani keluar menghadap Shen Yu dan membungkuk. "Terimakasih banyak apakah Tuan adalah Prajurit ?" Tanya Lei Ting dengan hormat. "Bukan... Ayahku adalah mantan prajurit militer dan pensiun, sekarang dia menjadi kepala desa dan adapun aku disini mereka mencuri beras sekaligus membunuh empat orangku. Menyelamatkan kalian hanya sebuah kebetulan jadi jika kalian tidak punya tempat desa kami siap menampung kalian juga jika ada yang ingin pergi maka silahkan saja." Shen Yu mempersilahkan mereka untuk pergi. "Kami semua disini adalah yatim piatu korban perang dan diculik setelah keluarganya dibunuh. Tuan Muda sudah berbaik hati menampung kami jadi kami sangat berterimakasih." Ucap Lei Ting dengan penuh rasa syukur. "Tenang saja aku bukan orang jahat disana kalian bisa membantu bertani dan aku akan membayar kalian dengan upah yang layak. Terutama dirimu !" Shen Yu memegang tangan Lei Ting dan membuatnya terkejut. "Tuan ?" Lei Ting merasa gugup dan cemas. "Kau punya aroma obat apakah kau seorang Tabib ?" Shen Yu menggoda Lei Ting secara terang-terangan. Lei Ting mengangguk, "Iya tapi saya tidak terlalu hebat dan pemula." "Lebih baik ada dari pada tidak ada sama sekali, sekarang profesi itu sangat langka dan aku akan merawatmu dengan baik." Shen Yu tersenyum lembut. Shen Yu meminta mereka keluar dan bersiap-siap untuk pergi. Gerobak beras yang ditarik oleh kuda juga masih ada, sisanya dia melihat aset mereka dan kelompok angin hitam ini punya banyak perhiasan dan perak yang cukup banyak. Shen Yu memimpin mereka pergi dalam perjalanan kembali ke Desa. Adapun semua mayat sudah dibersihkan dan dibuang ke tempat yang aman, dia tidak tahu apakan kelompok ini punya perlindungan atau tidak tapi lebih baik tidak meninggalkan jejak apapun yang memicu resiko bertarung dengan pihak yang lebih kuat darinya.Lu Shang merasa ini bukan situasi yang menguntungkan untuk mereka, jika pertarungan pecah di Ibukota maka akan ada banyak korban yang berjatuhan.Hao Chen tersenyum, "Gadis Lu Shang... Kami tidak akan meminta terlalu banyak, Tungku Naga dan Harimau sudah kalian rebut dari Raja Racun. Jika kau memberikannya kepadaku maka aku jamin ini akan berakhir tanpa adanya pertempuran." Xuan Yuan merasa ada yang aneh dan energi langit dan bumi seolah sedang bergerak, "Kalian berdua awas." Rantai ilusi menembus keluar dari dalam penghalang dan Tao Being akhirnya bertindak, dia sudah lama tidak bertemu dengan Xuan Yuan dan semangat bertarungnya yang dulu pernah hilang sekarang bangkit.Rantai itu bukan hanya mengikat mereka tapi juga menjebak dalam ilusi. Formasi sihir Tao Being sudah meningkat sejak terakhir kali mereka bertarung dan Xuan Yuan membebaskan dirinya dalam ilusi."Tao Being... Begitu ya kau jadi anjing Kaisar Shen Yu sekarang ini tidak s
Jiu Lao memasang kuda-kudanya dan tebasannya menyemburkan Aura, lonjakan energi internalnya membentuk seekor Ular yang berniat menerkam Shen Yu. Melihat serangan ini Shen Yu menghindarinya diudara dan menarik kembali Pedangnya, tebasan pedangnya memecahkan gelombang suara pedang yang membuat serangan Jiu Lao meledak.Shen Yu berpijak ketanah dan Jie Lao menyerangnya secara beruntun, tebasan yang begitu cepat sampai merobek tanah dan wajah Shen Yu tersayat oleh tebasan Pedang. Darah mengalir dari luka di pipinya dan ini membuatnya bersemangat.Ayunan Pedangnya ditangkis keatas dan Jie Lao kehilangan momentum, tangan kirinya mengepal dan tinju mendarat telak di rahang Jie Lao hingga membuatnya terlempar kesamping."Sudah mati masih saja merepotkan tapi sayangnya aku lebih kuat." Shen Yu tersenyum dan mencibir dengan nada yang sombong.Namun sebelum dia ingin mengakhirinya tiba-tiba saja Shen Yu merasa mati langkah, ada gumpalan energi berw
Beberapa bulan berlalu dengan sangat cepat dan akhirnya tiba waktunya Lei Ting melahirkan, Shen Yu sudah mengalaminya sekali namun tetap saja sulit mengatakan jika dia tidak bisa berhenti khawatir.Suara tangisan bayi terdengar dan tabib wanita keluar dari kamar Lei Ting, "Selamat Yang Mulia kondisi Nyonya baik-baik saja dan anaknya perempuan." Shen Yu masuk kedalam dan melihat Putri kecilnya yang baru lahir, "Terimakasih sudah bekerja keras." "Suamiku berikan dia nama ?" Lei Ting menunggu nama dari Ayahnya."Marga Shen... Namanya adalah Shen Lei." Shen Yu mencium keningnya dan membiarkannya istirahat digendongannya.Sisanya yang lain memberikan selamat dan keluarga ini bertambah lebih ramai. Shen Yu akhirnya merasa sedikit lebih lega dan perayaan kelahiran Putrinya akan dimulai setelah masa nifas Lei Ting berakhir.Kekaisaran akhirnya tidak memiliki seorang Pangeran saja tapi sekarang seorang Putri, Shen Yu bersumpah akan memb
Disisi lain Aliansi Beladiri Xuan Yuan datang ke tempat Yin Mo dan berkata, "Persiapan sudah hampir selesai.""Apa ada kabar lain ?" Tanya Yin Mo yang duduk disinggasana sambil menopang kepala dengan tangan."Kultus Iblis sengaja membocorkan informasi yang tidak aku pahami. Apakah Anda tahu siapa itu Pedang Abadi ?" Tanya Xuan Yuan dengan serius.Yin Mo membuka matanya dan terkejut, "Jangan bilang kalau ini berhubungan dengan Kaisar Shen Yu ?" "Benar... Aku mengira jika Yang Kai sengaja membingungkan kita tapi melihat Anda begitu tertarik sepertinya tidak juga. Informasi yang sengaja dia sebarkan adalah Prajurit terkuat Kekaisaran Shen adalah pewaris Pedang Abadi." Xuan Yuan berkata dengan jujur.Yin Mo tersenyum lebar dan tertawa dengan keras, "Hahaha... Sekarang semuanya masuk akal awalnya aku bingung menggambarkan kekuatan bocah itu. Pantas saja diumurnya yang masih muda bahkan belum kepala tiga dia sudah menjadi Guru Beladiri."
Setelah melalui pertarungan yang cukup melelahkan semua Prajuritnya segera mendapatkan perawatan. Shen Yu menyelamatkan mereka yang terkena racun dan butuh banyak usaha untuk menyerapnya.Setelah dua hari malamnya dia bisa beristirahat didalam tenda bersama Lu Shang. Zilong melakukan penjagaan dengan ketat dan kali ini dia mendapatkan banyak untung.Tungku naga dan harimau harus disembunyikan dengan rapat. Shen Yu penasaran jika Pusaka ini digunakan oleh Lei Ting nantinya manfaat apa saja yang bisa dia peroleh."Sistem aku ingin menukar poin dengan panduan obat lengkap. Simpan semuanya didalam ruang sistem." Shen Yu melakukan pembelian.Poin yang dia dapatkan dari membunuh mereka berdua sangatlah banyak. Juga Seni Racun dari Yan Song sudah cukup untuk ditingkatkan lagi menjadi kemampuan hebat.Lu Shang melepaskan zirahnya dan membuat teh, "Suamiku terimkasih banyak... Jika bukan karenamu balas dendam Keluargaku tidak akan pernah selesai.
Bei Zhuan mendengar teriakan Shen Yu dan wajahnya menjadi sangat pucat, Pedang Lu Shang hampir menggorok lehernya dan Bei Zhuan mengayunkan tombaknya kesamping. Lu Shang melompat menghindari serangannya dan pohon-pohon dibelakang terpotong oleh energi Bei Zhuan. Shen Yu menyimpan tungku naga dan harimau lalu menyimpannya kedalam ruang sistem. Perasaan saat mengendalikan pedang dosa kesombongan memang sangat luar biasa dan darahnya mendidih karena energinya."Sialan kau Yan Song.... Kalian semua aku akan membunuh kalian." Bei Zhuan terlihat sangat marah dan tanda kutukan terbentuk.Tubuhnya membesar dan kulitnya menjadi hitam pekat sekeras baja. Energi internalnya terus meluap sampai ke level 98 dan Shen Yu tidak bergeming sama sekali dengan badai energi internal yang dia buat.Kemampuan pemulihan Bei Zhuan menjadi sangat cepat Lu Shang maju dan bersiap menebas, "Pedang Bunga Pulm."Kecepatan Pedangnya menebas leher Bei Zhuan dan itu sama
Siang harinya Kereta Kuda datang membawa 20 orang wanita muda. Raja sudah memberikan titah jika dalam masa perang krisis kematian menjadi ancaman, karena itulah tahanan perang akan diberikan sebagai imbalan sumber daya dan sekaligus meneruskan garis keturunan.Shen Hao berbicara dengan P
Seorang Pria muda berumur 20 tahun bernama Shen Yu berbaring ditempat tidur jerami. Keringat mengucur deras dan kondisinya terlihat tidak baik-baik saja dan dia tiba-tiba terbangun dengan nafas yang tersendat-sendat."Aku... ini aku ?" Shen Yu memeriksa keadaan tubuhnya dan merasa ada ya
Empat hari berlalu dengan sangat cepat dan Shen Yu sudah mengemasi semua barang bawaannya, ada beberapa pemuda Desa yang juga harus pergi bersamanya ke militer."Suamiku besok akan pergi jadi jangan lupakan kami berdua yang menunggumu dirumah, setidaknya kirim surat agar kami tidak mence
Sore harinya Shen Yu mendapatkan banyak hasil dia mendapatkan tiga ekor ayam hidup juga banyak tanaman herbal. Lei Ting pasti bisa memanfaatkannya sedangkan tanaman beracun sengaja dia pisahkan.Shen Yu berjalan pulang dan bertanya, "Sistem apakah mungkin didunia ini ada orang yang bisa







