LOGINShen Yu berteriak, "Berhenti kalian semua !"
"Apa maksudmu menghentikan kami Bocah ?" Teriak orang tua Desa yang terlihat lemas. "Dengarkan dulu aku tahu kalian semua sangat kesusahan sekarang. Menang benar bukan hanya perang berkepanjangan tapi juga kemarau membuat kalian kesulitan untuk panen. Karena aku punya cara untuk bertahan hidup maka kalian harus mengikuti perintahku." Shen Yu berkata dengan keras. "Ikuti perintahmu ? Jangankan cara kerjamu saja hanya menghabiskan uang ayahmu untuk berjudi dan mabuk-mabukan." "Benar kau bahkan tidak lulus dalam ujian Kerajaan masih sombong ?" Semua warga desa meremehkan Shen Yu. Shen Yu mengangguk, "Iya-iya dulu aku memang tidak berguna tapi sekarang aku sudah berubah jadi lebih baik. Yah begini saja dari pada hanya mengatakan omong kosong bagaimana jika kalian melihat rencana yang aku buat, tapi kalian harus berjanji jika kalian akan mengikutiku mulai sekarang dan mendengarkan semua perintahku ?" "Selama kau bisa membantu kami melewati krisis maka kami akan mengakuimu sebagai pemimpin." Ucap warga desa dengan keras. "Ayo ikut denganku." Shen Yu mengajak mereka pergi ke pinggir sungai. Shen Yu menarik bubunya keatas dan semua orang melihatnya. Shen Hao tidak mengerti apa yang sedang Putranya lakukan namun suara percikan ikan yang sangat banyak terjebak didalam bubu mengejutkan semua orang. Shen Yu membawanya kedaratan dan mengeluarkan semua ikan didalam, semua orang sangat terkejut dan dia menangkap lebih dari 25 ekor ikan dengan ukuran besar. "Itu Shen Yu bisakah kau membagi beberapa ikan saja ?" Ucap salah seorang warga desa yang tidak tahan melihat begitu banyak ikan. "Sudah aku bilang kalian harus mendengarkan perintahku. Lihat jebakan yang aku buat bisa menghasilkan ikan sangat banyak, kalian bisa mengambil semua ikan ini menjualnya atau ditukarkan dengan beras. Besok pagi siapapun yang ingin bekerja denganku maka datanglah, aku akan memastikan kalian semua tidak kelaparan dan bisa bertahan hidup asalkan mau patuh." Ucap Shen Yu dengan keras. "Terimakasih Shen Yu." Warga Desa bergegas mengambilnya dan mereka berencana menukarnya dengan beras sesuai arahan Shen Yu. Memakan daging itu sudah sangat mewah tapi prioritas utama adalah membuat mereka semua makan yang cukup. Tidak masalah hanya bertahan dengan makan nasi yang terpenting mereka masih punya energi untuk besok. Shen Hao berkata, "Kau hebat bisa membuat hal seperti ini tapi apakah tidak apa-apa memberikannya begitu saja. Biarkan Ayah memberitahumu ini akan menyebabkan ketergantungan yang akan menyulitkan nantinya." "Ayah tidak perlu khawatir karena rencanaku sangat hebat. Juga aku masih menyembunyikan satu jebakan yang tidak aku tunjukan jadi bantu aku mengangkatnya secara diam-diam, malam ini kita bisa makan daging segar." Shen Yu meminta bantuan Ayahnya. "Begitu ya aku pikir kau baik sekali memberikan semuanya rupanya kau masih punya otak juga." Shen Hao membantu Shen Yu dan dia membawa semua ikannya pulang sambil memasang ulang jebakannya. Shen Yu mengundang Pelayan untuk makan bersama-sama dan mereka menikmatinya, Shen Hao merasa senang dan benar saja ketika kau sudah berkeluarga maka dia akan dewasa secara sendirinya terlebih Su Yan tipe gadis yang begitu lembut dan mereka sangat cocok. "Hanya ada kita bertiga saja sekarang katakan Ayah apa rencanamu besok ?" Tanya Shen Hao kepada Putranya. Shen Yu mengatakan jika niatnya adalah melakukan budidaya ikan air tawar. Saat ini pertanian akan sulit juga mereka punya sumber daya alam yang melimpah hingga bisa dimanfaatkan. "Selama bekerja sama dan gotong royong maka dengan ide Suamiku bisa menghasilkan pangan sekaligus biaya hidup yang cukup untuk semua orang." Ucap Su Yan yang begitu terkesan. "Baiklah aku tidak akan mempertanyakan lagi keputusanmu. Kalian berdua istirahatlah karena besok mungkin akan sangat melelahkan." Ucap Shen Hao kepada mereka. Shen Yu dan Su Yan kembali ke kamar mereka berdua. Su Yan merasa sangat kenyang dan ini makanan terbanyak yang sudah dia bakan dalam sebulan terakhir. "Kau masih ingat bukan cara membuat Bubu karena besok akan ada banyak yang datang sedangkan untuk wanita akan membuatnya. Jadi aku minta bantuan agar kau yang mengurusnya." Shen Yu meminta bantuan. "Baik tapi aku masih tidak habis pikir jika semua ide ini sangatlah bagus." Su Yan merasa sangat senang dan membawa air untuk membasuh tubuh Shen Yu. "Tidak usah dipikirkan justru aku melakukan ini demi istriku agar bisa makan. Jika kau tidak makan maka tidak akan punya tenaga untuk mengurusku nantinya." Shen Yu menggoda Su Yan. "Hm." Su Yan mengangguk dan malu. Shen Yu melepaskan pakaian Su Yan dan dia tidak melawan, dia membasuh tubuhnya dengan handuk hangat dan mereka cukup mesra satu sama lain sambil mengeringkan tubuh. Mereka berdua tidur bersama-sama dan suasana yang canggung saat pertama kali sudah tidak ada. Shen Yu mengusap bahu Su Yan dan bertanya, "Semisal aku punya Istri lagi apakah kau akan marah ?" Su Yan menjawab, "Tidak... Aku sudah sangat berterimakasih karena Suamiku mau mengambilku." "Baguslah." Shen Yu memeluk Su Yan dan menciumnya dengan lembut. BKeesokan harinya semua warga desa berkumpul dan totalnya ada 38 orang. 14 orang wanita dan sisanya 24 pria, mereka semua siap bekerja dibawah arahan Shen Yu dan Su Yan menarik semua wanita untuk membuat bubu dan membuat bibit kentang. Sisanya dia mengirim empat orang untuk pergi ke pasar dan memberikan 300 tael perak untuk ditukar dengan beras. Sisanya akan membantunya membuat kolam ikan enam petak dan mengolah semua lahan satu persatu. Dalam waktu empat jam hampir total 35 Bubu berhasil dibuat. Shen Yu memberikan instruksi untuk menyebarnya dalam jarak yang sudah ditentukan dan ini akan jadi awal yang bagus kedepannya. Tengah hari Shen Yu pulang dulu dan membiarkan mereka semua bekerja secara mandiri. Su Yan sudah memasak makanan untuknya sedangkan Ayahnya mengawasi pembibitan. "Suamiku jika besok mendapatkan banyak hasil bisakah aku pergi ke pasar ?" Tanya Su Yan yang meminta ijin. "Mau beli sesuatu ?" Shen Yu menebak keinginan Su Yan. "Bukan sebelumnya katanya ikan yang dijual kemarin dijual di paviliun. Aku ingin bernegosiasi dengan mereka yang mana melakukan kerjasama sebagai penyedia bahan utama." Su Yan sudah memperhitungkan semuanya. Shen Yu meminum air dan mendengar rencana Su Yan nantinya. Menurutnya penilaian jika Su Yan sangat cerdas itu bukan sekedar omong kosong, hanya dengan mendengar aturannya saja yang berencana membudidayakan ikan dia langsung membuat rencana distribusi yang mana itu mirip dengan visi modern. "Baiklah urusan ini aku serahkan kepadamu." Shen Yu memberikan kepercayaan penuh.Lu Shang merasa ini bukan situasi yang menguntungkan untuk mereka, jika pertarungan pecah di Ibukota maka akan ada banyak korban yang berjatuhan.Hao Chen tersenyum, "Gadis Lu Shang... Kami tidak akan meminta terlalu banyak, Tungku Naga dan Harimau sudah kalian rebut dari Raja Racun. Jika kau memberikannya kepadaku maka aku jamin ini akan berakhir tanpa adanya pertempuran." Xuan Yuan merasa ada yang aneh dan energi langit dan bumi seolah sedang bergerak, "Kalian berdua awas." Rantai ilusi menembus keluar dari dalam penghalang dan Tao Being akhirnya bertindak, dia sudah lama tidak bertemu dengan Xuan Yuan dan semangat bertarungnya yang dulu pernah hilang sekarang bangkit.Rantai itu bukan hanya mengikat mereka tapi juga menjebak dalam ilusi. Formasi sihir Tao Being sudah meningkat sejak terakhir kali mereka bertarung dan Xuan Yuan membebaskan dirinya dalam ilusi."Tao Being... Begitu ya kau jadi anjing Kaisar Shen Yu sekarang ini tidak s
Jiu Lao memasang kuda-kudanya dan tebasannya menyemburkan Aura, lonjakan energi internalnya membentuk seekor Ular yang berniat menerkam Shen Yu. Melihat serangan ini Shen Yu menghindarinya diudara dan menarik kembali Pedangnya, tebasan pedangnya memecahkan gelombang suara pedang yang membuat serangan Jiu Lao meledak.Shen Yu berpijak ketanah dan Jie Lao menyerangnya secara beruntun, tebasan yang begitu cepat sampai merobek tanah dan wajah Shen Yu tersayat oleh tebasan Pedang. Darah mengalir dari luka di pipinya dan ini membuatnya bersemangat.Ayunan Pedangnya ditangkis keatas dan Jie Lao kehilangan momentum, tangan kirinya mengepal dan tinju mendarat telak di rahang Jie Lao hingga membuatnya terlempar kesamping."Sudah mati masih saja merepotkan tapi sayangnya aku lebih kuat." Shen Yu tersenyum dan mencibir dengan nada yang sombong.Namun sebelum dia ingin mengakhirinya tiba-tiba saja Shen Yu merasa mati langkah, ada gumpalan energi berw
Beberapa bulan berlalu dengan sangat cepat dan akhirnya tiba waktunya Lei Ting melahirkan, Shen Yu sudah mengalaminya sekali namun tetap saja sulit mengatakan jika dia tidak bisa berhenti khawatir.Suara tangisan bayi terdengar dan tabib wanita keluar dari kamar Lei Ting, "Selamat Yang Mulia kondisi Nyonya baik-baik saja dan anaknya perempuan." Shen Yu masuk kedalam dan melihat Putri kecilnya yang baru lahir, "Terimakasih sudah bekerja keras." "Suamiku berikan dia nama ?" Lei Ting menunggu nama dari Ayahnya."Marga Shen... Namanya adalah Shen Lei." Shen Yu mencium keningnya dan membiarkannya istirahat digendongannya.Sisanya yang lain memberikan selamat dan keluarga ini bertambah lebih ramai. Shen Yu akhirnya merasa sedikit lebih lega dan perayaan kelahiran Putrinya akan dimulai setelah masa nifas Lei Ting berakhir.Kekaisaran akhirnya tidak memiliki seorang Pangeran saja tapi sekarang seorang Putri, Shen Yu bersumpah akan memb
Disisi lain Aliansi Beladiri Xuan Yuan datang ke tempat Yin Mo dan berkata, "Persiapan sudah hampir selesai.""Apa ada kabar lain ?" Tanya Yin Mo yang duduk disinggasana sambil menopang kepala dengan tangan."Kultus Iblis sengaja membocorkan informasi yang tidak aku pahami. Apakah Anda tahu siapa itu Pedang Abadi ?" Tanya Xuan Yuan dengan serius.Yin Mo membuka matanya dan terkejut, "Jangan bilang kalau ini berhubungan dengan Kaisar Shen Yu ?" "Benar... Aku mengira jika Yang Kai sengaja membingungkan kita tapi melihat Anda begitu tertarik sepertinya tidak juga. Informasi yang sengaja dia sebarkan adalah Prajurit terkuat Kekaisaran Shen adalah pewaris Pedang Abadi." Xuan Yuan berkata dengan jujur.Yin Mo tersenyum lebar dan tertawa dengan keras, "Hahaha... Sekarang semuanya masuk akal awalnya aku bingung menggambarkan kekuatan bocah itu. Pantas saja diumurnya yang masih muda bahkan belum kepala tiga dia sudah menjadi Guru Beladiri."
Setelah melalui pertarungan yang cukup melelahkan semua Prajuritnya segera mendapatkan perawatan. Shen Yu menyelamatkan mereka yang terkena racun dan butuh banyak usaha untuk menyerapnya.Setelah dua hari malamnya dia bisa beristirahat didalam tenda bersama Lu Shang. Zilong melakukan penjagaan dengan ketat dan kali ini dia mendapatkan banyak untung.Tungku naga dan harimau harus disembunyikan dengan rapat. Shen Yu penasaran jika Pusaka ini digunakan oleh Lei Ting nantinya manfaat apa saja yang bisa dia peroleh."Sistem aku ingin menukar poin dengan panduan obat lengkap. Simpan semuanya didalam ruang sistem." Shen Yu melakukan pembelian.Poin yang dia dapatkan dari membunuh mereka berdua sangatlah banyak. Juga Seni Racun dari Yan Song sudah cukup untuk ditingkatkan lagi menjadi kemampuan hebat.Lu Shang melepaskan zirahnya dan membuat teh, "Suamiku terimkasih banyak... Jika bukan karenamu balas dendam Keluargaku tidak akan pernah selesai.
Bei Zhuan mendengar teriakan Shen Yu dan wajahnya menjadi sangat pucat, Pedang Lu Shang hampir menggorok lehernya dan Bei Zhuan mengayunkan tombaknya kesamping. Lu Shang melompat menghindari serangannya dan pohon-pohon dibelakang terpotong oleh energi Bei Zhuan. Shen Yu menyimpan tungku naga dan harimau lalu menyimpannya kedalam ruang sistem. Perasaan saat mengendalikan pedang dosa kesombongan memang sangat luar biasa dan darahnya mendidih karena energinya."Sialan kau Yan Song.... Kalian semua aku akan membunuh kalian." Bei Zhuan terlihat sangat marah dan tanda kutukan terbentuk.Tubuhnya membesar dan kulitnya menjadi hitam pekat sekeras baja. Energi internalnya terus meluap sampai ke level 98 dan Shen Yu tidak bergeming sama sekali dengan badai energi internal yang dia buat.Kemampuan pemulihan Bei Zhuan menjadi sangat cepat Lu Shang maju dan bersiap menebas, "Pedang Bunga Pulm."Kecepatan Pedangnya menebas leher Bei Zhuan dan itu sama
Empat hari berlalu dengan sangat cepat dan Shen Yu sudah mengemasi semua barang bawaannya, ada beberapa pemuda Desa yang juga harus pergi bersamanya ke militer."Suamiku besok akan pergi jadi jangan lupakan kami berdua yang menunggumu dirumah, setidaknya kirim surat agar kami tidak mence
Sore harinya Shen Yu mendapatkan banyak hasil dia mendapatkan tiga ekor ayam hidup juga banyak tanaman herbal. Lei Ting pasti bisa memanfaatkannya sedangkan tanaman beracun sengaja dia pisahkan.Shen Yu berjalan pulang dan bertanya, "Sistem apakah mungkin didunia ini ada orang yang bisa
Setelah beberapa jam Shen Yu dan semua gadis yang dia bawa mencapai Desa. Su Yan dan Shen Hao sudah menunggunya dengan cemas, ketika mereka melihat Shen Yu kembali keduanya sangat lega."Anak bodoh kenapa kau mengambil tindakan gegabah dan pergi ketempat mereka sendirian, bagaimana jika
Seorang Pria tua mengetuk pintu dan berkata, "Tuan Shen Yu kabar buruk !" Shen Yu bergegas keluar dan bertanya, "Ada apa ?" "Empat orang yang Anda suruh beli beras dipasar semuanya mati. Beras dirampok oleh kelompok angin hitam dan sekarang kita akan mati kelaparan."







