Home / Romansa / Skandal Panas Tuan Aktor / Bab 106 Dering Ponsel

Share

Bab 106 Dering Ponsel

Author: Secret juju
last update publish date: 2026-06-25 11:48:22

"Winter, bangun. Kau harus lihat ini."

Suara Serena terdengar tergesa-gesa. Ia mengguncang pelan bahu Winter yang masih terlelap di atas ranjang.

Winter mengerang pelan, menarik selimut hingga menutupi wajahnya. "Serena, masih pagi."

"Baca ini dulu."

Tanpa memberi kesempatan Winter kembali tidur, Serena menyodorkan tablet ke depan wajahnya.

Dengan mata yang masih setengah terbuka, Winter menerima tablet itu. Kantuknya lenyap seketika. Matanya membelalak. Ia langsung terduduk.

Di layar terpampan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 112 Aku pikir …

    Perjalanan menuju wilayah konflik tidak sesederhana membeli tiket pesawat lalu berangkat.Sebelum diterjunkan ke lapangan, Winter bersama puluhan relawan dari berbagai negara diwajibkan mengikuti pelatihan intensif selama beberapa hari di negara transit. Mereka dibekali prosedur keselamatan dasar, cara menghadapi situasi darurat, mengenali bunyi sirine serangan, titik evakuasi, hingga aturan berkomunikasi di area dengan jaringan yang terbatas.Sebagai relawan non medis, tugas Winter bukan menangani korban secara langsung. Ia ditempatkan di divisi logistik dan administrasi, membantu mendata kebutuhan warga, menyiapkan paket bantuan, serta mendistribusikan makanan, air bersih, obat-obatan, dan perlengkapan darurat ke titik-titik pengungsian.Satu kalimat yang terus diulang selama pelatihan masih teringat jelas di kepalanya."Jangan pernah bertindak sendiri. Di wilayah konflik, satu keputusan gegabah bisa membahayakan seluruh tim."Kini, setelah benar-benar berada di sana, Winter akhirny

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 111 Setengah Dunia

    Hari itu seharusnya berjalan seperti biasa.Kelas terakhir Winter baru saja selesai. Mahasiswa mulai meninggalkan ruangan satu per satu sambil membicarakan tugas dan rencana akhir pekan mereka.Winter memasukkan buku-bukunya ke dalam tas ketika suara notifikasi dari beberapa ponsel di sekitarnya terdengar hampir bersamaan.Awalnya ia tidak terlalu memperhatikan.Namun ekspresi beberapa mahasiswa yang berubah serius membuatnya tanpa sadar ikut mengeluarkan ponselnya.Sebuah berita muncul di beranda media sosialnya.Serangan baru di Timur Tengah.Winter berhenti berjalan.Jarinya bergerak cepat membuka berita itu.Foto-foto dan video yang mulai beredar memenuhi layar. Bangunan yang rusak. Asap tebal. Sirene ambulans. Informasi korban yang masih terus diperbarui.Napas Winter tertahan.Pikirannya langsung tertuju pada satu orang.Greyson.Tanpa sadar langkahnya semakin cepat menyusuri koridor kampus. Orang-orang yang berlalu-lalang di sekitarnya nyaris tidak lagi ia perhatikan.Ia membuk

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 110 Merindukanmu

    Waktu berjalan lebih cepat dari yang Winter kira.Musim berganti, tahun berganti, dan kehidupan Winter perlahan bergerak ke arah yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Ia benar-benar meninggalkan dunia hiburan.Kini Winter tinggal di Paris. Siang harinya ia bekerja sebagai asisten desainer di sebuah studio mode yang diperkenalkan Natasha. Setelah jam kerja berakhir, ia kembali menjadi mahasiswi, melanjutkan pendidikan desain yang dulu terpaksa ia tinggalkan.Mimpi masa remaja yang pernah ia kubur dalam-dalam demi membantu keluarganya akhirnya perlahan ia hidupkan kembali.Hari-harinya sibuk. Ada hari ketika ia harus berangkat sebelum matahari terbit dan pulang saat langit sudah gelap. Belajar, bekerja, mengerjakan tugas, menghadiri presentasi, dan sesekali begadang demi menyelesaikan desain yang harus dikumpulkan keesokan harinya.Melelahkan, tetapi Winter menyukainya. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, hidupnya terasa sederhana.Siang itu Winter duduk bersama Natasha di s

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 109 Surat Cerai

    Selama ini ia selalu menganggap melindungi seseorang berarti menanggung semuanya sendirian. Winter membuka map coklat yang sejak tadi ia bawa. Mengeluarkan lembar dokumen dari dalamnya, lalu meletakkannya di atas meja di antara mereka.Surat perceraian."Aku sudah menandatanganinya," ucap Winter. Suaranya terdengar tenang, "Kau hanya perlu menandatangani bagianmu."Tatapan Greyson turun ke dokumen itu. Ia tidak langsung menyentuhnya.Winter melanjutkan sebelum keberaniannya runtuh."Semuanya sudah selesai, Greyson." Ia menarik napas pendek. "Pernikahan ini terjadi karena aku membutuhkannya. Untuk melindungi diriku dan mempertahankan karirku."Ia mengangkat pandangan, berusaha menatap Greyson tanpa ragu."Sekarang aku tidak membutuhkannya lagi. Jadi tidak ada alasan untuk melanjutkan pernikahan ini."Greyson masih berdiri di tempatnya. Tatapannya tidak lagi tertuju pada surat perceraian, melainkan pada Winter. Berusaha menemukan sesuatu yang selama ini luput ia lihat."Winter..." Suar

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 108 Keputusan Sepihak

    Beberapa wartawan langsung bergerak. Kilatan kamera kembali memenuhi ruangan.Winter menundukkan pandangannya sejenak sebelum melanjutkan."Saya meminta maaf karena selama ini memilih menyembunyikan fakta tersebut dari publik."Jemarinya saling menggenggam semakin erat."Saya juga meminta maaf kepada pihak agensi, rekan kerja, penggemar, dan semua pihak yang merasa kecewa."Ia berhenti beberapa detik."Ada satu hal yang ingin saya tegaskan.""Greyson tidak melakukan kesalahan apa pun."Ruangan kembali riuh."Keputusan yang kami ambil saat itu terjadi karena dorongan dari saya. Jika ada pihak yang harus disalahkan atas situasi ini, maka orang tersebut adalah saya."Beberapa wartawan saling bertukar pandang.Winter menelan ludah sebelum melanjutkan."Saya tahu banyak spekulasi yang beredar. Tentang karir saya. Tentang proyek-proyek yang mempertemukan saya dengan Greyson. Tentang tuduhan bahwa saya memanfaatkan kedekatan kami demi mendapatkan keuntungan."Ada jeda singkat."Saya tidak bi

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 107 Anak Emas

    Winter dan Greyson sudah berada di ruang kerja Pak Han.Winter duduk tegak di kursinya dengan kedua tangan bertaut di atas pangkuan. Sementara di sampingnya, Greyson terlihat jauh lebih tenang. Ia bersandar ringan di kursi, seolah rapat pagi ini hanyalah pertemuan biasa.Pak Han yang semula duduk di balik meja kerjanya perlahan berdiri. Ia berjalan mengitari meja sebelum berhenti tepat di depan mereka."Bisa jelaskan kenapa rumor seperti ini bisa muncul?" tanyanya."Itu bukan rumor," jawab Greyson.Winter refleks menoleh ke arahnya.Greyson menatap Pak Han tanpa menghindari kontak mata sedikit pun."Itu fakta."Pak Han mengusap wajahnya perlahan."Yang mana?" tanyanya. "Tentang pernikahan kalian?"Greyson tidak menjawab. Namun diamnya sudah cukup menjadi jawaban."Greyson..." Ia menggeleng pelan. "Bagaimana kau bisa menyembunyikan fakta sebesar ini dariku?" Nada suaranya meninggi."Bagaimana kau bisa mengambil keputusan sebesar itu tanpa membicarakannya denganku terlebih dahulu?""Aku

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 60 Ramen

    “Aku datang memastikan kau baik-baik saja,” katanya. “Dan memastikan kau benar-benar ada di sini.”Winter mengerjap.“Jadi kau tidak percaya padaku?” tanyanya pelan.Greyson menghela napas pendek. “Aku percaya padamu,” ujarnya jujur. “Aku tidak percaya pada keadaan di sekitarmu.”***Winter baru ke

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 49 Malam yang Panjang

    Greyson menyelipkan rambut Winter ke belakang telinganya dengan gerakan perlahan, seolah ingin memastikan tidak ada jarak di antara mereka. Jari-jarinya tertahan di rahang Winter, ibu jarinya mengusap kulit halus itu tanpa tekanan. Tatapan mereka bertaut, dekat, tenang, namun sarat dengan sesuatu y

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 43 Skandal

    Mereka kembali dari China tanpa insiden berarti, setidaknya di permukaan.Beberapa hari pertama terasa normal. Hingga pada suatu pagi, nama Winter kembali muncul di linimasa. Bukan karena film, bukan juga karena pencapaian.Foto buram, sudut tak jelas, lokasi ditandai di China. Judulnya mencolok, s

  • Skandal Panas Tuan Aktor   Bab 39 Kehadiran Tiba-Tiba

    Keesokan harinya, Winter dan Natasha memutuskan untuk keluar berdua. Greyson masih menjalani syuting sejak pagi, sementara Mike, seperti biasa menemani di lokasi. Tanpa perlu banyak pertimbangan, kedua perempuan itu sepakat untuk berjalan santai di sekitar area penginapan. Shanghai menyambut merek

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status