Home / Romansa / Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan / Adakah Yang Harus Kau Sampaikan?

Share

Adakah Yang Harus Kau Sampaikan?

Author: Chani yoh
last update publish date: 2026-09-26 23:00:05
“Yang Mulia Pangeran,” ucap Aubrey dengan terbata-bata.

Di saat ini segala yang pernah ia lakukan dan ucapkan pada Edgar bertayangan di benaknya. Semua itu memberinya rasa malu luar biasa.

Segala hal bersama Edgar terasa tidak pantas saat ini setelah mengetahui jati diri Edgar sebenarnya.

Aubrey langsung menundukkan pandangannnya lagi.

Ia tak berani menatap Edgar lebih lama.

Di saat ini, Lady Jane yang masih tak bisa menerima bahwa Aubrey telah tanpa sengaja berselingkuh dengan Yang Mulia Panger
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan   Beritahu Aku?

    “Ya! Pulang saja ke istana dan menikah dengan calon istrimu, lalu naik tahta. Aku tidak mau memikirkanmu lagi! Aku terlalu malu! Aku terlalu malu!”“Kenapa kau berpikir seperti itu? Tidak ada yang mempermalukanmu!”Aubrey melotot lagi. “Siapa bilang tidak ada? Kau sendiri pun membuatku mempermalukan diriku sendiri!”“Bagaimana aku bisa membuatmu mempermalukan dirimu sendiri?” tanya Edgar dengan melipat tangannya di depan dada.Dia sangat tidak mengerti jalan pikiran Aubrey.Sedangkan Aubrey teringat bukan saja pada apa yang mereka lakukan di kereta, di pondok, di pinggir danau, tapi juga akan impian terdalamnya yang ia beritahukan pada Edgar. Ia bahkan mengajak Edgar untuk tinggal bersama di pedesaan. Dan Edgar bahkan mengiyakannya.Sekarang setelah mengetahui jati diri Edgar yang adalah Putra Mahkota, Aubrey baru menyadari betapa konyol impiannya itu di mata Edgar.Bukankah itu mempermalukan dirinya sendiri?“Dengan kau tidak mengatakan dirimu Pangeran Edgar, aku telah mempermalukan

  • Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan   Adakah Yang Harus Kau Sampaikan?

    “Yang Mulia Pangeran,” ucap Aubrey dengan terbata-bata.Di saat ini segala yang pernah ia lakukan dan ucapkan pada Edgar bertayangan di benaknya. Semua itu memberinya rasa malu luar biasa.Segala hal bersama Edgar terasa tidak pantas saat ini setelah mengetahui jati diri Edgar sebenarnya.Aubrey langsung menundukkan pandangannnya lagi.Ia tak berani menatap Edgar lebih lama.Di saat ini, Lady Jane yang masih tak bisa menerima bahwa Aubrey telah tanpa sengaja berselingkuh dengan Yang Mulia Pangeran, langsung mencecarnya lagi.“Kau telah mempermainkan Yang Mulia Pangeran. Kau harus dihukum! Kau tidak bisa merendahkan Pangeran dengan menjadikannya selingkuhan! Kau mempermalukan Pangeran! Kau pantas dihukum!”Cara berpikir Lady Jane membuat semuanya terperanjat.Bagaimana bisa dia mengatakan hal seperti itu di saat dirinya sendiri belum tentu lolos dari kemarahan Pangeran Edgar.Tapi di benak Lady Jane, dia tak mau hancur sendirian. Dia harus membawa serta Margareth dan Aubrey bersamanya.

  • Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan   Aubrey Putriku!

    “Apa yang kau lakukan? Kalau Yang Mulia Pangeran mengetahui bahwa Aubrey ternyata di sini kita akan habis!” Alfred mendesis tajam dalam bisiknya, berusaha sebisa mungkin bibirnya tidak terlihat bergerak.Tapi Lady Jane bersikap seakan tidak mendengar ucapan Alfred. Dia tetap menundukkan kepalanya. Dia memang takut pada perbuatannya telah membohongi Pangeran Edgar. Tapi bagi Lady Jane, tak ada jalan lain selain terus menutupi kebohongannya.Di hadapannya, Edgar merasa semakin tak senang. Dia mulai maju, selangkah demi selangkah, lalu berhenti tepat di depan Lady Jane.Diamatinya dari atas sampai bawah.“Coba sebutkan bagaimana bisa aku dan Nona Aubrey adalah manusia rendahan?”Pertanyaan ini sangat di luar ekspektasi Lady Jane. Kenapa Pangeran mengungkit hal itu lagi?“Katakan.”Lady Jane gemetar lagi.“KATAKAN!”Seruan ini membuat Lady Jane berlutut. Dia memeluk kaki Pangeran Edgar. “Ampuni aku, Yang Mulia Pangeran. Aku tidak tahu jika yang bersama Nona Aubrey adalah Anda, Yang Mulia.

  • Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan   Di Mana Dia?

    Alfred terkejut dan menoleh pada Lady Jane. Aliran darahnya seakan gemetar mendengar perkataan Lady Jane.Berani sekali dia membohongi Yang Mulia Pangeran!Beruntung dia sudah menyuruh Aubrey, Avery, dan Margareth tetap di dalam. Setidaknya, Alfred berharap Pangeran Edgar dan Alfonsius tidak mengetahui bahwa Jane bukanlah istri sahnya.Tapi Alfred menyesal juga karena menyambut kedatangan Pangeran Edgar bersama Jane. Andai dia tahu tamu yang mendatangi mereka adalah Pangeran Edgar, maka ia akan keluar bersama Margareth. Atau setidaknya akan jauh lebih baik jika dia menyambut Pangeran Edgar seorang diri saja.Jane terlalu gegabah. Dia menyeret mereka ke lubang masalah!Di balik pintu, Aubrey mengepalkan tangannya.Berani sekali Lady Jane membongkar aibnya di depan Yang Mulia Pangeran! Ini benar-benar menghancurkan reputasinya lalu menginjak-injaknya.Air matanya tanpa sadar menetes.Dia benar-benar emosional.Hormonnya yang tidak stabil membuat Aubrey tak bisa menahan tetesan air matan

  • Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan   Bersama Selingkuhannya!

    Mendengar kedatangan tamu besar, Aubrey dan Margareth segera bersiap untuk menyambut.Tapi Alfred mendorong mereka.“Kalian tidak perlu ke depan! Cukup aku dan Jane!”Aubrey tak terima. “Apa? Mana bisa begitu! Kami ini keluargamu yang tercatat hukum!”“Diam! Ini masih rumahku! Masih bagus aku tidak mengusir kalian!”Baik Aubrey maupun Avery kehilangan kata-katanya. Margareth pun juga tak tahan untuk menghadapi Alfred. Dia hanya melotot dan Alfred merangkul Lady Jane untuk menuju ruang depan.“Siapa yang datang, Ave?” tanya Aubrey begitu ayah mereka sudah ke depan.Mereka duduk di teras belakang, berusaha menenangkan diri setelah tingkah laku tidak pantas Lady Jane.“Tidak tahu. Tapi ... iring-iringannya sangat banyak. Tidak pernah sebelumnya kita kedatangan tamu seperti ini.Lalu ... keretanya juga sangat bagus.”Di ruang depan, Alfred dan Lady Jane menyambut di pintu.Begitu kereta tiba tepat di halaman depan mansion, para pengawal turun duluan untuk membukakan pintu bagi tuan mereka

  • Skandal Sang Duchess Yang Diabaikan   Kita Kedatangan Tamu

    Di kediaman Caldwell ...Aubrey menyadari ada yang salah dengan tubuhnya. Ia terus-terusan lapar. Dan masa periode nya pun tak kunjung tiba.Masalahnya, lapar yang ia rasakan terasa menusuk-nusuk sekali. Ini jelas bukan sekadar lapar biasa. Apalagi ia selalu menuruti rasa laparnya dengan makan apapun yang dia inginkan.Tapi tetap saja, satu jam kemudian, ia sudah lapar menusuk-nusuk lagi di perutnya.Apakah ia telah berubah menjadi wanita yang rakus yang tak bisa mengontrol lagi nafsu makannya? Aubrey bergidik memikirkan itu. Dia tidak ingin hal seperti itu terjadi.Dielusnya perut ratanya itu.Beberapa minggu terakhir ini juga dia kerap menginginkan gaun yang longgar untuk dipakai. Sekalipun gaun ketat masih muat di tubuhnya, Aubrey merasa gaun itu menyesakkan pernapasannya.Gaun longgar barulah melegakan.Tapi ada apa gerangan?Dengan kuas di tangan, ia menggambar pakaian jas pria. Tapi alih-alih merancang model baru, ia malah menggambar utuh beserta dengan pria-nya. Wajah yang nam

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status