แชร์

Bab 310

ผู้เขียน: Citra Sari
Namun, dalam ucapannya sama sekali tidak ada nada merendahkan, justru terdengar penuh rasa terima kasih.

Begitu mendengar perkataan Elvano, Zafran langsung menimpali, "Kenapa tidak kalian saling bertukar WhatsApp saja? Nanti kalau mau membicarakan kondisi kesehatan ibumu juga jadi lebih mudah."

Shanaya sendiri tidak keberatan. Dia hanya menoleh sekilas ke arah Elvano.

Elvano sebenarnya tidak suka jika daftar WhatsApp-nya ada orang asing. Namun, setelah pembicaraan sampai sejauh ini, dia tetap me
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (6)
goodnovel comment avatar
Nonoh Khussana Jalaksana
bisa jadi sanaya adalah Winona panggilan Nana, berarti adiknya Rivaldi
goodnovel comment avatar
fitrilegi
klo shanaya anak zafran brarti adek rivaldi trus yg pasangan polisi itu siapa? apa orang yg menyelamatkan anak kecil?
goodnovel comment avatar
Yani Suryani
Winona tapi panggilannya Nana mungkinkah, masih teja teki ...
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 848

    Herman mengucapkan kalimat itu dengan tenang dan tanpa tergesa-gesa, seperti seorang pemain catur yang sudah yakin dengan langkahnya.Reynald tidak menjawab.Dia hanya menunggu Herman melanjutkan sendiri.Herman pun tidak berharap Reynald akan bertanya. Sorot mata tuanya yang keruh menyimpan kilatan misterius yang sulit ditebak. "Dia adalah putri Keluarga Wirantara yang hilang lebih dari dua puluh tahun lalu. Putri kelima Keluarga Wirantara."Suasana di dalam mobil mendadak hening.Begitu hening hingga Reynald seolah bisa mendengar detak jantungnya sendiri yang mendadak terhenti sesaat. "Tidak mungkin."Kata-kata itu hampir spontan terlontar dari mulutnya.Herman hanya tersenyum, tanpa membenarkan ataupun menyangkal. "Tidak mungkin? Kalau begitu, menurut Pak Reynald, kenapa Keluarga Wirantara begitu peduli pada seorang dokter wanita tanpa latar belakang keluarga terpandang? Kenapa Aurelia sampai turun tangan sendiri dan memperingatkanmu agar menjauhinya?"Reynald perlahan menyandarkan

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 847

    Reynald melirik kartu nama yang disodorkan kepadanya.Kartu itu sangat sederhana, hanya mencantumkan sebuah nama dan nomor telepon luar negeri. Tidak ada informasi lain.Tidak ada nama perusahaan ataupun jabatan."Tadi Tuan Herman bilang ingin menawarkan sebuah kesepakatan."Reynald mengalihkan pandangannya dari kartu nama itu. "Kesepakatan apa?"Herman tidak langsung menjawab. Mata tuanya yang keruh memancarkan kilatan tajam, seolah dia sudah yakin akan mendapatkan apa yang diinginkannya.Dia meletakkan kartu nama itu di sandaran tangan di antara mereka, lalu mengetuknya pelan dengan jari."Aku sedikit banyak tahu situasi Pak Reynald sekarang. Grup Wiraatmadja mulai menyerang, Keluarga Anandita kehilangan sejumlah proyek, bahkan kantor cabang di Kota Panaraya terancam ditutup. Sementara itu, Nona Besar Keluarga Wirantara juga tidak mau mengalah. Posisimu di Keluarga Anandita pasti sedang sulit, bukan?""Memangnya Tuan Herman datang untuk membujukku atas nama seseorang?" Reynald balik

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 846

    Tatapan Aurelia tertuju pada wajah pria di hadapannya.Tidak ada kekecewaan ataupun sindiran di matanya. Dia hanya menatap Reynald dengan sikap dingin, nyaris tanpa emosi."Reynald."Aurelia membuka mulut dan berkata dengan suara pelan, "Kamu pikir kamu bisa mengajukan syarat padaku?"Reynald seketika menegakkan punggungnya, tetapi wajahnya tetap menunjukkan ekspresi tulus. "Aurelia, aku bukan sedang mengajukan syarat. Aku hanya ....""Hanya apa?"Aurelia memotong ucapannya dengan nada datar, "Kamu mau bekerja sama mengurus perceraian kita asalkan Lucien berhenti menyerangmu? Kamu pikir sesuatu yang memang sudah seharusnya kamu lakukan bisa dijadikan alat tawar-menawar?"Wajah Reynald perlahan memucat.Ucapan Aurelia memang benar.Akta cerai itu memang harus dia urus, baik secara moral maupun hukum. Tidak ada alasan baginya untuk menghindar."Reynald, dengarkan baik-baik."Aurelia berdiri dan menatapnya dari atas dengan sorot mata dingin dan tegas. "Mau atau tidak, kamu tetap harus men

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 845

    Reynald tiba setengah jam lebih awal dari waktu yang telah disepakati.Saat Aurelia membuka pintu dan masuk tepat waktu, tidak ada seorang pun yang mengikutinya.Hari ini dia mengenakan blus sutra berwarna putih gading dan celana panjang hitam. Bros mutiara di kerahnya memancarkan kilau lembut di bawah cahaya lampu.Dibandingkan dengan sikap formal dan berjarak saat terakhir kali berada di ruang penerimaan ini, aura Aurelia hari ini terasa jauh lebih dingin.Reynald refleks berdiri. Bibirnya bergerak, baru saja hendak menyapa Aurelia ketika wanita itu lebih dulu berbicara, "Silakan duduk, Pak Reynald."Sambil berkata demikian, Aurelia langsung duduk di ujung lain meja panjang, menjaga jarak dua meter penuh darinya.Sama seperti pernikahan mereka.Sejak awal menikah hingga sekarang, selalu ada sesuatu yang menjadi penghalang di antara mereka.Jakun Reynald bergerak. Pada akhirnya, dia menelan kembali panggilan akrab yang nyaris terucap dari bibirnya."Bu Aurelia memanggilku hari ini kar

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 844

    Neira tidak menanggapi.Mungkin karena sudah terlalu lama mendampingi Aurelia, dia tidak perlu bertanya untuk mengetahui apa yang sedang dipikirkan majikannya saat ini.Selama bertahun-tahun berkecimpung di dunia politik, Aurelia sudah menghadapi banyak hal. Berbagai cara licik dan kotor pernah dia hadapi, tetapi tidak satu pun benar-benar membuatnya marah.Namun, Reynald cukup bodoh hingga berani mendatangi Shanaya. Itu sudah menjadi perkara yang sama sekali berbeda.Shanaya sedang hamil dan usia kandungannya sudah begitu besar. Keluarga Wiraatmadja dan Wirantara sama-sama menjaganya dengan sangat hati-hati, takut dia terlalu banyak memikirkan sesuatu atau emosinya terganggu sedikit saja.Namun, demi kepentingannya sendiri, Reynald malah langsung mendatangi Shanaya di ruang praktiknya.Dan sampai sekarang, belum ada yang tahu apa saja yang dia katakan kepada Shanaya."Dia sudah menyelidiki hubungan Shanaya dengan Keluarga Wirantara?" Aurelia tiba-tiba bertanya."Sudah, tapi dia tidak

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 843

    Setelah telepon diputus oleh Lucien, Reynald tetap duduk di dalam mobil tanpa bergerak untuk waktu yang lama. Wajahnya pun semakin suram.Belum pernah ada orang yang menutup teleponnya begitu saja.Sebagai putra sulung Keluarga Anandita, menantu Keluarga Wirantara, sekaligus pewaris Grup Anandita, gabungan semua status itu membuatnya selalu diperlakukan dengan penuh hormat ke mana pun dia pergi.Namun, nada bicara Lucien barusan tidak ada ubahnya seperti sedang mengusir seekor anjing yang menghalangi jalan.Yang lebih penting, dia khawatir akan semakin sulit menjelaskan semua ini kepada sang kakek."Kembali ke kantor cabang Kota Panaraya."Reynald akhirnya buka suara. Suaranya terdengar sedikit serak.Alan mengiyakan lalu menyalakan mobil.Dari kaca spion, dia melihat Reynald bersandar di kursi dengan mata terpejam. Kerutan dalam terbentuk di antara kedua alisnya."Pak Reynald, lalu selanjutnya kita ....""Kembali dulu."Apa yang harus dilakukan selanjutnya, Reynald sendiri belum menem

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status