LOGINSelena baru saja mengakhiri enam tahun pernikahannya setelah menemukan fakta tentang suaminya yang berselingkuh dengan seorang gadis muda. Ia berniat hidup dengan santai tanpa beban cinta lagi, berlibur, menikmati waktu sendirinya. Namun, rencana itu terpaksa ia tunda ketika sang Kakak meminta bantuannya…. Dan takdir mempertemukannya dengan seorang pemuda arogan…
View More“Bukankah itu sama saja?” Chase tertawa kecil—suara tawa bariton yang terkesan santai dan penuh percaya diri, sama sekali tidak terusik oleh teguran halus dari asisten pribadinya. “Kalau begitu, cari tahu acara publik apa yang akan dia hadiri,” titah Chase, nada suaranya berubah menjadi lebih terukur dan berwibawa. “Pertemuan bisnis, gala, acara keluarga—apa pun yang memang bisa kuhadiri tanpa terlihat seperti orang yang kehilangan akal sehat.” Steve, sang asisten yang sudah hafal luar kepala tabiat majikan mudanya itu, mengangguk pelan seraya membenarkan letak kacamata. “Secara teknis, itu sama saja membuat Anda terlihat seperti orang yang sengaja mengejarnya, Tuan Muda.” Chase mengabaikan sindiran tipis itu dengan enteng. Ia meraih ponsel pintarnya dari atas meja marmer, membuka kunci layarnya sebentar, menatap permukaan terang benda pipih itu selama beberapa detik, lalu meletakkannya kembali di
Eleanor kebingungan setengah mati, namun ia sama sekali tidak berani membantah ketegasan nada suara Selena—terutama tatapan mata emerald bibinya yang begitu menekan. Dengan ragu, Eleanor melangkah mendekat dan kembali mencengkeram erat rambut Mia, persis seperti yang dilakukannya di koridor tadi. "Ack!" Mia memekik kesakitan. "Tendang kakinya!" titah Selena mutlak. "Huh?" Eleanor membelalak kaget, cengkeraman tangannya di rambut Mia sampai melonggar seketika karena kaget. "Lakukan!" Tidak berani membantah lebih jauh, Eleanor akhirnya mengayunkan kakinya dan menendang lipatan lutut Mia dari belakang. Tubuh Mia hilang keseimbangan hingga gadis itu tersungkur jatuh—kedua lututnya mencium ubin keras dengan bunyi benturan yang kencang. "Sekarang lepaskan dan minta maaflah," ucap Selena tenang.
“Menarik sekali. Jadi, menurutmu, seseorang yang menghampiri orang lain terlebih dahulu, memancing pertengkaran, lalu sengaja menjatuhkan dirinya sendiri di hadapan kamera pengawas adalah korban penindasan?” Wajah Mia seketika memucat. “Saya tidak—” “Jangan terburu-buru membantah.” Selena mengangkat satu tangan, menghentikannya sebelum sempat menyusun kebohongan berikutnya. “Aku belum selesai berbicara.” Suasana ruangan mendadak hening. Selena melirik sekilas ke arah iPad di tangan Rektor Gilbert, kemudian kembali menatap Mia. “Rekaman itu memperlihatkan dengan jelas bahwa Eleanor memang menjambak rambutmu. Aku tidak akan menyangkal fakta itu hanya demi membela keponakanku. Tindakannya keliru, dan dia harus bertanggung jawab atas apa yang benar-benar dilakukannya.” Eleanor menundukkan kepala. Bibirnya mengerucut, tetapi ia tidak menyela. “Namun, rekaman yang sama juga membuktikan bahwa kau menghampirinya terlebih dahulu, mencengkeram tangannya, kemudian menjatuhkan dirimu sen
“Nyonya Selena, saya benar-benar tidak menduga Anda sendiri yang akan datang kali ini,” ucap Gilbert, sang Rektor Universitas Rosewood, menyambut dengan raut kaget yang kentara. Selena mengabaikan sejenak pria paruh baya itu. Manik mata emerald-nya beralih sepenuhnya pada sang keponakan yang berdiri tegang di tengah ruangan. Ia meneliti dari ujung kepala hingga kaki, memastikan tidak ada cedera atau luka fisik pada tubuh Eleanor. Setelah memastikan Eleanor aman, pandangan Selena bergulir sekilas ke arah pemuda tinggi yang bersandar acuh tak acuh di tepi meja—terlihat begitu santai seolah dialah penguasa sesungguhnya di ruangan tersebut. Lalu, Selena kembali menatap Rektor Gilbert lurus-lurus. “Di mana gadis yang ditampar oleh Ele?” “Namanya Mia Bennett. Dia sudah dibawa ke ruang kesehatan lebih dulu untuk mengobati lukanya. Gadis itu juga sudah memaafkan tindakan Eleanor, sehingga pihak kampus tidak akan memperpanjang masalah ini,” jelas Gilbert seraya mengusap tangannya. Mia Be












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.