Share

Bab 320

Penulis: Citra Sari
"Menjamin keselamatanmu adalah hal paling dasar bagi Keluarga Wirantara."

Mendengar itu, Shanaya jelas menangkap maksud perkataannya. Ada sedikit rasa menenangkan di dalamnya. Namun, dia tak lagi bersikap canggung. "Terima kasih," ucapnya.

Setelah mengucapkan terima kasih, Shanaya duduk kembali dan melanjutkan pekerjaannya, meneruskan catatan resep pengobatan melalui makanan yang sempat tertunda.

Nadi Nyonya Nadira terasa lemah. Kondisinya tidak cocok untuk langsung diberi pengobatan penghangat
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (3)
goodnovel comment avatar
Nonoh Khussana Jalaksana
shanaya anak bungsu keluarga wirantara tapi ada yang nyulik kemudian diselamatkan polisi dan diangkat anaknya ,berarti Rivaldi kakak kandung shanaya
goodnovel comment avatar
Yuni Wijayanti
kayanya shanaya salah satu keluarga nya deh ntah ada alasan atau insiden apa sampai shanaya ada di tangan sepasang polisi itu.. makin seru nih
goodnovel comment avatar
Fitri Kayla
waaaaaaahh aku tauuuuuuuu
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 816

    Aurelia sedikit menundukkan pandangan. Ujung jarinya sempat terhenti di atas layar sebelum akhirnya mengetik sebaris pesan.[Ini tidak ada hubungannya denganmu. Jangan terlalu dipikirkan, istirahatlah lebih awal.]Setelah menekan tombol kirim, dia membalik ponselnya dan meletakkannya di atas meja.Dia tidak menanyakan bagaimana foto-foto dari Grup Maheswari bisa tersebar, juga tidak bertanya bagaimana Caleb berencana menanganinya.Dia duduk dalam diam selama beberapa saat, lalu bangkit, mematikan lampu ruang kerja, dan kembali ke kamar untuk beristirahat.…Saat menerima pesan darinya, Caleb tanpa sadar mencengkeram ponselnya erat-erat.Aurelia tidak menanyainya, tidak menyalahkannya, bahkan tidak mengajukan pertanyaan apa pun.Namun, kepercayaan itu justru membuat api kemarahan yang terpendam di dada Caleb berkobar semakin hebat.Ya.Masalah ini tampaknya memang tidak terlepas dari campur tangan Reynald.Namun, bagaimana Reynald bisa menyusupkan orangnya ke Grup Maheswari?Foto itu di

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 815

    Pertanyaan itu begitu terang-terangan hingga suasana seolah membeku.Reynald sedikit menyipitkan mata. "Kamu mencurigaiku?""Anggap saja begitu."Caleb menyunggingkan senyum tipis dan mengakuinya tanpa ragu."Memang benar aku ingin menahannya, tapi aku tidak serendah itu sampai menggunakan cara licik seperti ini."Suara Reynald terdengar sedikit lelah, dalam kadar yang pas. "Kamu terlalu tinggi memandangku.""Benarkah?"Caleb melangkah setengah langkah ke depan dan menatapnya tajam. "Kalau bukan kamu, dari mana asal foto-foto itu? Hanya orang yang cukup dekat dengannya dan mengetahui jadwalnya yang bisa memiliki foto-foto tersebut. Katakan padaku, selain kamu, siapa lagi yang mungkin memilikinya?"Senyum di wajah Reynald perlahan memudar.Dia terdiam selama beberapa detik, seolah terpojok oleh pertanyaan Caleb. Malas mempertahankan keharmonisan semu di antara mereka, dia mencibir dingin. "Bukankah kamu juga bisa memilikinya? Foto saat kamu merangkulnya diambil di Grup Maheswari! Caleb,

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 814

    Caleb menundukkan pandangan. "Mengerti.""Berdirilah," ujar Tuan Abimana datar.Caleb menyembunyikan cibiran dingin di matanya, lalu berdiri.Lututnya terasa kaku karena terlalu lama berlutut, tetapi dia tidak menunjukkan sedikit pun keanehan dan hanya berdiri diam di samping.Akhirnya, Tuan Abimana mengalihkan pandangannya kepada Reynald."Reynald.""Kakek.""Apa yang akan kamu lakukan mengenai masalah ini?"Reynald mengatupkan bibir sejenak, lalu menjawab dengan nada lembut dan santun, "Aku akan segera mengeluarkan pernyataan klarifikasi agar rumor ini tidak berdampak pada Aurelia. Mengenai perceraian kami, untuk sementara, sebaiknya jangan terburu-buru."Tuan Abimana menatapnya dengan sorot menyelidik, seolah sedang menilai seberapa banyak kebenaran dan kebohongan dalam ucapannya.Beberapa saat kemudian, dia mengangguk perlahan."Setidaknya kali ini kamu tidak sepenuhnya kehilangan akal sehat."Dia menyandarkan tubuh ke sandaran kursi, nada suaranya terdengar lebih termenung. "Meski

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 813

    Mendengar ucapan Lucien, kegelisahan di hati Shanaya perlahan sirna.Dia memiringkan kepala dan menyandarkan dagu di bahu Lucien. Dengan suara lirih, dia bertanya, "Menurutmu, apa Kak Aurelia akan benar-benar kehilangan kepercayaan pada pernikahan?""Tidak." Lucien menjawab tanpa ragu.Hanya saja, harapan Aurelia terhadap pernikahan sejak awal bukanlah hidup harmonis dan saling menghormati sebagai suami istri.Shanaya mendongak menatapnya. "Benarkah?"Lucien tidak menjelaskan lebih lanjut. Dia hanya menepuk kepala Shanaya. "Ya, dia hanya butuh waktu."Berbeda dengan suasana hangat di Arsanta Residence, suasana di kediaman utama Keluarga Anandita terasa lebih muram daripada hujan yang turun di luar.Tuan Abimana baru pulang menjelang malam.Pria tua itu mengenakan setelan abu-abu tua dan bertumpu pada tongkat kayu cendana merah yang telah dipakainya selama bertahun-tahun. Baru saja kembali dari perjalanan jauh, bahkan sebelum sempat minum, dia langsung duduk di kursi berlengan kayu maho

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 812

    Aurelia bersandar di kursi belakang, menundukkan mata. "Tidak apa-apa, sebentar lagi tidak akan ada yang membicarakannya lagi."Nada suaranya datar, seolah-olah sedang menyatakan sesuatu yang memang sudah terjadi.Neira sedikit tertegun. Namun sesaat kemudian, dia langsung mengerti maksudnya.Dengan gaya Tuan Haryo dalam bertindak, meskipun di telepon dia berbicara keras kepada Aurelia, sebagian alasannya memang demi menjaga reputasinya, masalah ini juga menyangkut masa depan karier cucu perempuan yang paling dia sayangi.Aurelia bukan hanya cucunya, tetapi juga kandidat terbaik yang saat ini mampu menopang Keluarga Wirantara.Sehebat apa pun Elvano dan Rivaldi berjaya di dunia yang penuh dengan ketenaran dan keuntungan, mereka tetap membutuhkan Aurelia sebagai penopang. Ketiga saudara itu saling melengkapi dan membawa satu sama lain menuju kesuksesan. Hanya dengan begitu, Keluarga Wirantara dapat berkembang dan mencapai tingkat yang lebih tinggi.Begitu menyadari semuanya, orang tua i

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 811

    Di seberang telepon, hening cukup lama.Tuan Haryo tampaknya sedang mempertimbangkan kata-kata yang tepat. Setelah beberapa saat, barulah dia berkata, "Soal perceraianmu dengan Reynald, untuk sementara tunda dulu.""Bukan berarti aku melarangmu bercerai. Hanya saja, dalam situasi seperti ini, untuk sementara minta Reynald bekerja sama denganmu untuk meredam opini publik. Setelah situasinya mereda, baru kita bicarakan lagi.""Ini sebenarnya bukan masalah besar, tetapi jika jatuh ke mulut orang yang berniat buruk, hal ini bisa dijadikan senjata untuk menyerangmu.""Aurelia, tidak mudah bagimu untuk bisa berdiri teguh di posisi seperti sekarang. Seharusnya kamu mengerti maksud Kakek."Aurelia terdiam selama beberapa detik. Dia tidak lagi berusaha membantah. "Aku mengerti, Kek."Entah Kakek benar-benar takut dia tidak mampu mempertahankan posisinya, atau justru takut reputasi yang telah beliau bangun seumur hidup akan tercoreng karena dirinya.Namun, Aurelia tidak menanyakannya. Dia juga t

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status