Share

Healing Versi Beni

Undangan ya? Ana membolak-balikan benda yang baru diserahkan oleh Keenan. Sambil tersenyum kecut ia melemparnya asal di meja.  Jadi ini ending antara dirinya dan Keenan? Ending? Mereka pada dasarnya memang tidak memiliki awal, bukan?

Sejauh mereka kenal, keduanya hanya saling melempar penyakit, dengan seringnya bertemu dalam beberapa bulan tidak lantas menjadikan mereka dekat. Itu yang sudah berkali-kali Ana bicarakan kepada dirinya sendiri. Akan tetapi, tetap saja penyangkalan masih terus saja membayanginya.

Ana ... bukannya kamu dulu tidak gampang terbawa oleh perasaan, tapi ini apa?

Dengan Keenan? Dengan laki-laki yang dia sendiri tahu kelakuan dia seperti apa? Lucu sekali. Tidakkah dia melihat rekam jejak hubungan mereka dulu, kenapa hatinya sebodoh ini?

Bunyi seseorang melangkah otomatis merubah pengaturan mimik mukanya.

Ternyata orang itu adalah Beni. Laki-laki itu duduk di dekatnya, bekas tempat duduk Keenan tadi.

“An, oran

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status