Home / Romansa / Sweet Escape / Stupid Question

Share

Stupid Question

Author: Serafina
last update publish date: 2026-10-25 08:19:06

SE 59 – Stupid Question

Wadi Rum, Jordan, Sept, 2019.

“Do you have a boyfriend?”

“What?” Carina kaget karena pertanyaan Alfred yang tiba-tiba, dia mengeryitkan kedua alisnya dan memandang Alfred “Are you okay?” dia malah balik bertanya.

Alfred seperti tersadar, dia mengangguk cepat-cepat “Yea, yeah... I’m all right.”

“Kenapa kamu ingin tahu?” tanya Carina.

Alfred mengangkat bahunya pura-pura tak acuh “Hanya penasaran saja. Mungkin kamu ingin pulang karena ada orang lain yang menunggumu selain
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sweet Escape   The Truth About My Past

    SE 65 – The Truth About My PastWadi Rum. Jordan. Sept, 2019 “Kalau memang oasis sudah dekat, berarti benar penglihatanku tadi. Memang ada air, hanya saja lokasinya masih jauh, Al.” Carina kembali mengoceh “jangan meremehkan kemampuanku untuk melihat hal-hal.”Alfred hanya mengulum senyum. Dia tidak menanggapi ocehan Carina, lebih baik menghemat tenaga untuk berjalan daripada berdebat dengan Carina. Dia tidak akan menang.“Kamu yakin, kan. Kalau oasis sudah dekat?” tanya Carina lagi “Kira-kira seberapa dekat? Dua kilometer lagi? Setengah jam perjalanan? Satu jam?” desaknya tidak sabar.“Aku tidak tahu, Carina,” jawab Alfred akhirnya. Lama-lama yang akan membunuhnya bukan rasa haus tapi rasa penasaran Carina.Carina menghembuskan napas dengan keras, dia menjajari langkah Alfred, makin lama langkah kaki mereka semakin melambat “O’ya, Al.”“Hm?”“Aku baru sadar...” ujar Carina lagi.“Ya?”“Tadi aku memegang tanganmu,” ujar Carina.“So?” tanya Alfred masih belum paham maksud Carina.“Aku

  • Sweet Escape   The Oasis

    SE 64 – The OasisWadi Rum, Jordan, Sept. 2019Bus yang ditumpangi rombongan tim Search & Rescue Indonesia bersama dengan tim dokumentasi dari stasiun teve memasuki kawasan konservasi gurun pasir Wadi Rum.“Kalau memang ini kawasan konservasi seharusnya bisa cepat ditemukan kalau ada orang yang hilang,” ujar Arya pada Pak Andy, saat mereka turun dari bus. Mereka akan berganti kendaraan dengan beberapa jeep.“Luas gurun pasir ini sekitar 720 km persegi. Ada bagian-bagian yang tidak dijadikan destinasi wisata, bisa jadi Carina ada di bagian yang itu,” timpal Pak Andy “kawasan di sekitar sini memang banyak turisnya, tapi kalau di bagian utara sangat gersang, suku Bedouin juga hanya lewat saja, tidak pernah ada yang buka tenda, karena tidak ada sumber air dekat situ.”Arya mengangguk, semoga saja Carina tidak terdampar disana. Amir memanggilnya untuk mempersiapkan peralatan, mereka akan mulai merekam perjalanan ini.Sebelum memulai perjalanan, mereka beristirahat sejenak untuk makan siang

  • Sweet Escape   La Familia

    SE 63 – La FamiliaJakarta, Sept. 2019 Sudah dua hari pengajian digelar di rumah Carina. Setiap malam, rumah mungil yang hanya dihuni oleh empat orang itu selalu ramai dikunjungi oleh orang-orang satu RT, mereka mengadakan pengajian yang dipimpin oleh ustadz yang bertujuan untuk berdoa semoga Carina cepat ditemukan dalam keadaan selamat.Malam itu, Indi dan kawan-kawan Carina dari stasiun teve datang berkunjung, mereka membawa kue-kue dan buah-buahan bagi orang-orang yang datang untuk mengaji. Ibu masih lemas, tapi sudah bisa turun dari tempat tidur. Beliau menyambut teman-teman Carina.“Makasih, ya. Kalian udah repot-repot datang kemari,” ujar Ibu sambil tersenyum di wajahnya yang pucat, dia memandang teman-teman Carina satu per satu.“Ibu gimana keadaannya? Jangan terlalu dipikirin, kalau makin stress malah nge-drop nantinya.” Indi yang duduk di sebelah Ibu memeluk lengan Ibu dengan perhatian.“Iya, Ibu sering dimarahin sama Delia. Katanya tenang aja, banyak orang yang nyariin Cari

  • Sweet Escape   The Arrival

    SE 62 – The ArrivalAmman, Jordan. Sept. 2019 Setelah transit di Doha, pesawat yang ditumpangi rombongan dari stasiun teve akhirnya tiba di Bandara Internasional Queen Alia di Amman. Mereka disambut oleh Atase Indonesia yang berada di Yordania.“Selamat datang, apa kabar?” sapa Pak Andy, sambil menyalami rombongan satu per satu “Mobil sudah siap, kita akan langsung ke hotel. Kalian sudah makan?”“Saya sih masih lapar, Pak.” jawab Amir gak tahu malu “Makanan di pesawat nggak pernah masuk selera saya.”Pak Andy tertawa “Ya, kita makan dulu sebelum check-in, ya.”Amir mengedipkan matanya pada Arya yang sebenarnya sudah lelah dan ingin cepat tidur. Mereka baru saja mengangkuti barang-barang bawaan yang berat saat terdengar kegaduhan di sisi lain ruangan. Puluhan wartawan menyerbu kearah sana.“Ada apa?” tanya Arya, jiwa reporternya langsung timbul. Dia melongok ke arah private lounge.“Oh, di sana ada rombongan dari Inggris. Keluarga dari Duke of Wellington.” jawab Pak Andy “Kamu mau mel

  • Sweet Escape   Survival Hacks

    SE 61 – Survival HacksWadi Rum, Jordan. Sept. 2019 Seumur-umur Carina belum pernah melihat binatang gurun, boro-boro denger nama binatang itu, ngeliatnya aja baru sekarang. Jadi dia hanya bisa melongo melihat Alfred menguliti rubah gurun yang punya nama lain Rubah Fennec. Bentuknya mungil, berbulu orange kekuningan dengan telinga extra besar. It’s cute, sayang banget kalau dimakan.“Kamu yakin kita bisa makan ini?” tanya Carina, dia bertugas menjaga api unggun agar tetap menyala. Untung saja angin tidak terlalu kencang malam ini.Alfred mengangguk, dia membersihkan bulu-bulu yang masih tersisa “Setelah aku memotongnya dan mengambil isi perutnya, kita bisa bakar dagingnya.”Carina memandang tubuh binatang itu dengan jijik “I cannot eat that,” ujarnya.“Why?” tanya Alfred heran “Daging ini lebih dari cukup bagi kita berdua, tadi kita hanya makan biskuit saja. Kamu tidak lapar?”“Hmmm... aku tidak bisa makan daging itu, karena tidak halal. Kamu tidak menyembelihnya dengan benar,” ujar

  • Sweet Escape   The Unusual Dinner

    SE 60 – The Unusual DinnerJakarta, Sept, 2019. Arya sedang membenahi meja kantornya dan menyortir barang apa saja yang diperlukan untuk dibawa selama perjalanannya. Setelah rapat koordinasi bersama dengan Kedutaan Indonesia dan Inggris, mereka sepakat untuk melakukan investigasi selama seminggu ke Jordania.“Ar, ini visa dan dokumen lo. Punya Amir dan yang lainnya juga ada di sini.” Indi datang membawa amplop cokelat dan menyerahkannya pada Arya.“Thanks, Ndi.” Arya memeriksa isi amplop itu dan mengangguk-angguk.Indi tidak langsung pergi, dia malah menyender ke meja kerja Arya, memerhatikan kesibukan laki-laki itu “Jadi selama di sana lo bakal ngapain aja?”Arya menoleh pada Indi, tas gunungnya masih setengah penuh “Yah, ngintilin tim rescue, meliput kegiatan mereka. Ambil gambar, wawancara dengan ketua tim. Kayak biasa aja.”“Mereka udah tahu kira-kira di mana posisi jatuhnya pesawat?”Arya mengangguk “Di sekitar Wadi Rum. Gurun pasir Jordan, dekat Petra.”Indi membelalak “Gak keb

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status