Share

Istriku

Author: CitraAurora
last update publish date: 2026-04-29 21:13:59

Nyonya Toretto menatap ketiga anaknya satu per satu dengan tersenyum, dia sungguh puas dengan jawaban sang anak.

"Bagus." Katanya sambil mengangkat cangkir kopinya. "Ini baru darah Toretto."

Tuan Toretto yang duduk di sebelah istrinya mengangguk pelan tanpa berkata apapun, tapi ekspresinya sudah cukup berbicara.

Rosella yang sudah menyelesaikan sarapannya berjalan keluar dapur menuju meja makan dimana keluarga Toretto sarapan.

"Permisi, saya pamit berangkat ke kampus." Katanya sopan, menganggu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
CitraAurora
pasti kak nanti hehe
goodnovel comment avatar
Sari Aldia
kkk bikin momy nya tuan muda syok n sakit jantung kalau tau tu rosela putri andeerson
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Istriku

    Nyonya Toretto menatap ketiga anaknya satu per satu dengan tersenyum, dia sungguh puas dengan jawaban sang anak."Bagus." Katanya sambil mengangkat cangkir kopinya. "Ini baru darah Toretto."Tuan Toretto yang duduk di sebelah istrinya mengangguk pelan tanpa berkata apapun, tapi ekspresinya sudah cukup berbicara.Rosella yang sudah menyelesaikan sarapannya berjalan keluar dapur menuju meja makan dimana keluarga Toretto sarapan. "Permisi, saya pamit berangkat ke kampus." Katanya sopan, mengangguk ke Tuan dan Nyonya Toretto lalu kemudian ke ketiga Tuan Muda.Nyonya Toretto meletakkan cangkirnya, menatap Rosella dengan sinis. "Kamu dengar sendiri kan." Suaranya keluar sangat santai. "Anak-anakku mau dijodohkan dengan Putri Anderson. Kamu itu hanya mainan sementara mereka." Matanya tidak berkedip menatap Rosella. "Jadi jangan berharap lebih."Rosella menatap wanita itu beberapa saat. "Saya paham, Nyonya." Jawabnya pelan.Rosella tersenyum tipis, ada geli sendiri mendengar ucapan wanita

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Kedatangan Nyonya Dan Tuan Toretto

    Malam itu di ruang tengah ketiga Tuan Muda dan Rosella asik mengobrol. “Kami harus memanggilmu apa? Rosella Bennet apa Rose Anderson?” Tanya Adrian. “Rosella saja Tuan.” Jawab Rosella. “Kalau aku akan memanggilnya Sayang.” Sahut Lucas sambil menjatuhkan tangan di bahu Rosella. Leon dan Adrian melemparkan tatapan mautnya. “Apa-apaan kamu Lucas, nggak boleh memanggil seperti itu.” Leon tak terima. “Kenapa memangnya, dia kan wanita aku terserah aku mau panggil apa.” Mereka bertiga berdebat, sehingga membuat Rosella memijat pelipisnya. “Mulai lagi.” Gumamnya. “Kenapa kalian ribut sih, hanya panggilan kenapa dipermasalahkan.” Kata Rosella. “Baiklah kalau begitu aku akan memanggilmu Cintaku.” Leon tersenyum. Semua melongo, siapa sangka seorang yang dingin bak es di kutub Selatan bisa memikirkan panggilan yang seromantis itu. Adrian kini berpikir keras, adik dan kakaknya sudah menemukan nama panggilan yang romantis sementara dia? “Aku panggil sayang juga saja.” Ucapnya akhrinya.

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Ingat Semua

    Leon berdiri di ambang ruang tamu, menatap Rosella yang diapit Lucas di kiri dan Adrian di kanan.Sesuatu bergemuruh, jelas itu rasa cemburu.Memang diantara mereka bertiga Leon lah yang memiliki rasa cemburu paling besar.Dia berjalan masuk, langkahnya teratur, dan tangannya menarik Rosella dari antara kedua adiknya dengan satu gerakan yang sangat pas. Lucas dan Adrian menoleh ke Leon bersamaan."Kalian." Leon menatap keduanya di atas kepala Rosella. "Bersiaplah. Kita ke villa.""Sekarang?" Adrian menoleh ke jam di dinding."Sekarang." Leon mengulang. "Kita jenguk mertua kita."Ruangan itu hening beberapa detik, lalu Lucas tertawa, bukan tawa kecil, tawa yang keluar penuh dari seseorang yang tidak menyangka kata itu akan keluar dari mulut kakaknya dengan nada seprofesional laporan bisnis. Adrian menggeleng sambil bangkit. "Ya ya, kita akan bersiap."Lucas menyusul berdiri, masih tersenyum. "Aku ambil jaket dulu."Rosella yang ada di samping Leon menatap ketiganya bergantian, matany

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Marcus Datang

    Hari ini Rosella ikut Lucas ke rumah sakit, bukan menemani kerja melainkan untuk mengambil obat saja. “Ayo sayang kita pulang.” Bisik Lucas setelah mendapatkan obat untuk sang ibu. “Ayo sayang.” Sahut Rosella sambil tertawa. Mata Lucas menatap Rosella, tak percaya kalau Rosella juga memanggilnya sayang. “Ulangi lagi kamu memanggil aku apa?” pinta Lucas. “Nggak ada siaran ulang,” Sahut Rosella lalu keluar lebih dulu. Rosella berlari melewati lorong, dan Lucas sedikit berlari mengejar Rosella. “Sayang tunggu.” Katanya. “Nggak mau.” Mereka berpapasan dengan Dokter cantik waktu itu, melihat Rosella dan Lucas tertawa tangannya mengepal. “Dok.” Sapanya. Tapi Lucas tak menggubris, dia melewati dokter itu begitu saja, karena bagi Lucas Rosella lah yang terpenting. Di lift Lucas mengunci tubuh Rosella, “Ulang lagi kamu memanggil aku apa.” Pintanya. “Sayang.” Jawab Rosella. Lucas tersenyum, hatinya berbunga mendengar panggilan sayang dari Rosella. “Terima kasih.” Keluar lift mer

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Anderson adalah darahnya dan Toretto adalah hidupnya

    Pagi itu Leon tiba di kampus, begitu turun dari mobil semua mata mahasiswa tertuju padanya. Rama berjalan dua langkah di belakang nya, dengan wajah serius. Setibanya di ruang Rektor, Leon dan Rama langsung dipersilahkan masuk karena memang kehadiran mereka sudah ditunggu. “Selamat pagi Tuan Leon, Pak Rama.” Sapa Rektor sambil tersenyum. Rektor lalu duduk di seberang Leon dan Rama. “Maaf Tuan Leon untuk permasalahan kemarin apa harus dibahas seperti ini?” Tanya Rektor yang heran. Pasalnya dari video yang beredar, Adrian dan Robin sampai segitunya membela Rosella padahal Rosella hanyalah mahasiswa biasa. Apa hebatnya?"Angel mengancam mencabut beasiswa salah satu mahasiswa." Leon berbicara dengan nada yang sangat santai dan sangat profesional. "Tak hanya itu dia juga mendorongnya, untung ada dosen yang kebetulan lewat kalau tidak mahasiswa itu bisa jatuh." Leon menatap Rektor. Rektor tampak bingung, hanya perkara Rosella kenapa sampai Leon turun tangan? Wajar saja kalau ada pert

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Ancaman Toretto

    Angel membuka mulutnya tapi tidak ada suara yang keluar.Koridor itu masih diam. Ponsel-ponsel masih terangkat. Mahasiswa masih berdiri di tempat masing-masing seperti patung yang tidak tahu apakah boleh bernafas.Adrian melangkah satu langkah maju ke arah Angel.Hanya satu langkah tapi cukup untuk membuat gadis itu mundur setengah langkah tanpa sadar."Aku tanya sekali lagi." Suara Adrian tidak naik. Justru turun, lebih rendah dari sebelumnya, dan itu jauh lebih berbahaya. "Kenapa kamu mendorong dia." Sambil menunjuk Rosella. Angel menoleh ke teman-temannya.Tidak ada bantuan di sana. Keduanya sudah mundur dua langkah, ekspresi mereka sudah berubah dari mendukung menjadi menyelamatkan diri masing-masing."Aku hanya..." Angel memulai."Hanya apa." Adrian memotong."Dia yang mulai, dia mengganggu…""Mengganggu apa." Robin yang berbicara kali ini, dari sisi kiri Rosella, suaranya tenang tapi matanya tidak. "Jelaskan dengan spesifik apa yang dia lakukan sampai kamu merasa punya hak mend

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Trauma

    "Lucas, tidak perlu. Kamu yang memeriksa Rosella," ucap Leon sambil menyeka bibirnya dengan serbet dengan tatapan yang tetap datar.Lucas terkejut mendengar penuturan Leon, "Kenapa? Aku dokter, Kak. Sudah tugas ku memeriksa…""Aku sudah meminta kepala pelayan memanggil dokter," potong Leon dengan n

    last updateLast Updated : 2026-03-19
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Uuuhhh Rosella...

    Di kamar mandi, Adrian berdiri di bawah shower dengan air dingin mengalir membasahi tubuhnya.Pikirannya tidak pada air dingin ini tapi melayang pada Rosella.Di tengah kesulitan menjadi budak tapi Rosella masih ingin belajar, dan matanya sangat berbinar melihat buku dan Adrian tersenyum tipis meli

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Kecurigaan Maria

    Malam itu Rosella tidur lebih nyenyak dari yang dibayangkan.Tidak ada mimpi, tidak ada air mata, hanya gelap yang tenang dan nafas Lucas yang teratur di sisi kepalanya, menjadi irama yang tanpa dia sadari menenangkan sesuatu yang tadi masih kacau di dalam dadanya.Tok…Tok…Tok…Suara ketukan itu da

    last updateLast Updated : 2026-03-31
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Besok Dia Milikku

    Rosella terdiam, jantungnya berdebar sangat kencang mendengar perkataan Adrian. Kakinya seolah tidak mau bergerak, tapi tangan Adrian yang menariknya dengan lembut tapi pasti membuatnya mengikuti. Adrian menutup pintu, lalu berbalik menatap Rosella yang berdiri dengan tubuh gemetar."Kamu takut?"

    last updateLast Updated : 2026-03-25
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status