/ Romansa / Terbakar Asmara Bosku / Bab 114. Dibalik Layar

공유

Bab 114. Dibalik Layar

last update 최신 업데이트: 2026-01-01 21:45:31

Christina harus menjalani pemeriksaan nyaris enam jam tanpa istirahat di kantor Polisi. Berbagai pertanyaan untuknya sudah dilontarkan oleh pihak kepolisian.

Christina sampai stres berat menghadapi begitu beratnya pemeriksaan padanya. Ia terus mengaku bahwa dirinya tak terlibat apa pun sama sekali. Dan polisi tak memiliki bukti yang konkret tentang keterlibatan Christina.

Terlebih pria yang ditangkap saat penusukan itu terjadi mengakui jika ia hanya membenci Rei dan tidak mendapat suruhan maupun perintah dari siapa pun.

Oleh karena itu, Christina akhirnya dilepaskan karena tak cukup bukti untuk menjeratnya. Namun masalah belum jauh darinya. Kali ini Christina harus berhadapan dengan para pencari berita yang tengah menunggunya di depan kantor polisi tanpa lelah selama berjam-jam.

Christina tak mau menjawab apa pun. Ia langsung ditarik oleh pengacaranya untuk masuk ke dalam mobil untuk menghindari kejaran wartawan. Begitu tiba di dalam mobil, Christina yang ketakutan berubah kesal dan g
이 책을.
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 135. Selamat Datang

    Christina tak membuang waktunya, ia segera mencari Travis untuk bertanya tentang penyanyi baru bernama Charlotte Harper. Beruntungnya Christina saat ia menemukan Travis ada di sebuah ruangan bersama beberapa orang staf.“Travis ... aku perlu bicara denganmu!” Christina seperti menyergap Travis yang tak sadar bahwa wanita itu tiba-tiba sudah ada di belakangnya. Travis sempat terkesiap dan menoleh ke arah Christina.“A-Apa maumu?” Travis jadi sedikit gugup dan agak takut. Christina terkenal tak segan bermain fisik seperti memukul. Ia pernah terkena kasus karena memukul seorang pengunjung bar dan berkelahi di tempat umum.Christina segera menarik lengan Travis untuk ikut bersamanya ke salah satu sudut ruangan. Ia seperti mendesak Travis agar mau mengaku dan bercerita.“Apa yang ditawarkan penyanyi baru itu pada Dalton?” geram Christina dengan nada ketus. Ia mendelik hebat pada Travis yang belakangan tak lagi melapor padany

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 134. Kesombongan

    “Aku tidak mau menerima ini! Kamu sudah meninggalkan dia dan sekarang kamu berpacaran denganku, Josh!” desak Charlotte dengan nada makin tinggi dan ia sudah menghancurkan bunga milik Josh. Josh mengeraskan rahangnya menatap Charlotte tajam. Ia kesal karena bunga yang akan ia bawa sendiri untuk Honey kini sudah hancur di tangan Charlotte.Josh tak ingin menjawab dan menoleh pada manajernya. Ia meminta waktu untuk istirahat dan mereka akan melanjutkan rapat nanti.“Aku pergi dulu!” manajer itu pun mengangguk mengerti dan memilih membereskan barangnya di atas meja serta mengabaikan Charlotte. Josh langsung pergi keluar dari ruangan itu tanpa bicara apa pun lagi pada Charlotte. Terang saja Charlotte marah melihat dirinya diperlakukan seperti tak penting oleh Josh.“JOSH!” pekik Charlotte memanggil Josh yang langsung pergi begitu saja. Ia tak ingin berada di Tritone saat ini. Josh memilih untuk pulang ke apartemennya terlebih dahul

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 133. Aku Masih Mencintaimu

    Mereka keluar dari pintu rahasia dengan sebuah mobil limosin yang sudah menunggu di depannya. Seluruh anggota tim masuk ke dalam mobil panjang tersebut dengan dua orang pengawal Ares dari Golden Dragon. Setelah semuanya masuk barulah sopir yang merupakan anggota Golden Dragon yang membawa mobil.Semua anggota tim tampak cukup lelah dan untungnya tak ada satu pun dari mereka yang terluka."Ini terlalu mudah. Ada yang tidak beres!" ucap Aldrich masih mengatur napasnya. Rei yang duduk berhadap dengannya ikut mengangguk."Aku juga merasa seperti itu!" sahut Rei kemudian."Rasanya aneh. Saat kita latihan, waktu yang dibutuhkan seharusnya lebih banyak dari ini. Tapi kurang dari 30 menit semuanya selesai. Huh!" Divers malah mengeluh."Memangnya kamu mau lebih lama di sana dan terbunuh begitu?" sahut Arion menyindir. Divers balik mendelik dan menggeleng."Siapa yang mau mati? Aku punya kencan malam ini!" celetuknya membuat Arion mendengus tersenyum.

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 132. Misi Tak Tuntas

    Axel tak bisa mengambil cuti lebih dari dua hari. Padahal Honey bahkan masih harus istirahat pasca penusukan itu. Itu sebabnya mengapa Axel terpaksa harus masuk kerja dan meninggalkan Honey sendirian.“Aku tidak yakin, Honey!” ucap Axel masih ragu untuk pergi padahal ia telah siap dan dengan peralatannya. Honey terus menggelengkan kepalanya dan tersenyum. Ia terus meyakinkan Axel agar mempercayainya dan bisa membiarkan dirinya di rumah beristirahat.“Aku akan baik-baik saja. Lagi pula aku tak akan ke mana-mana. Aku janji!” ucap Honey membuat janjinya pada adiknya sendiri. Axel menghela napas dan menggelengkan kepalanya. Ia masih sangat khawatir.“Apa yang kamu takutkan?” sambung Honey lagi. Axel menarik napas berat dan memeluk Honey kemudian.“Aku takut jika Rei atau Josh akan datang kemari dan mengganggumu lagi.” Honey terkekeh pada pengakuan Axel. Ia jadi ikut memeluk adiknya itu.“Aku yakin m

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 131. Rahasia Gelap

    Rei terbangun perlahan dari tidurnya. Semalam ia berpesta bersama keluarganya sampai pukul dua dini hari. Sementara ayah dan ibunya bahkan sudah masuk ke kamar mereka kurang dari pukul 12 malam. Mereka akan berangkat ke Yunani untuk berbulan madu lalu mengelilingi beberapa negara Eropa sampai akhirnya mereka akan pulang ke Manchester sebelum kembali ke New York.Dan Rei baru saja bangun lebih dari pukul 7 pagi. Ia mengerang bangun dari tidurnya dan mengeluh sakit kepala. Efek minum alkohol memang kadang membuat repot jika di pagi hari.“Mandilah! Orang tuamu akan berangkat sebentar lagi!” tukas Aldrich sudah siap dengan pakaian formalnya. Rei menggerutu karena ia tak dibangunkan oleh Aldrich padahal mereka berada di satu kamar presidential suite yang sama.“Shit, kenapa kamu tidak membangunkan aku!” hardik Rei masih sempat mengomel. Aldrich lantas menaikkan pergelangan tangannya dan melihat ke arah jam tangan mahalnya dengan sikap angkuh.

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 130. Surga Dan Neraka

    Pesta dansa itu berlangsung meriah di salah satu hotel milik keluarga Caesar. Hote Estrella menjadi tempat berkumpulnya seluruh keluarga besar The Seven Wolves beserta keluarga Gotardo, beberapa anggota keluarga Kim, serta seluruh anggota keluarga Winthrop. Seluruh tamu yang berjumlah ratusan orang itu akan dilayani termasuk tempat menginap. Seluruh hotel di kosongkan demi upacara pernikahan kembali Arjoona dan Claire Harristian.Layaknya pengantin baru, Arjoona dan Claire berdansa dengan iringan musik yang lebih poppi. Ketimbang memilih musik romantis, Venus Harristian menyusun acara dengan iringan musik yang lebih hip hop. Ayahnya dulu adalah seorang rapper dan kolaborasi rap dengan Rei tak bisa dielakkan.Suasana ceria, meriah, akrab dan penuh tawa menghiasi hampir seluruh sudut ballroom tersebut. Mars dan Vanylla ikut berdansa dan bergoyang sambil sesekali berciuman. Putri dan Jupiter juga melakukan hal yang sama sementara Ares memilih untuk menjadi salah satu gita

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 책을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 책을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status