Share

Bab 8 - Rival Lain

Author: Kennie Re
last update publish date: 2025-07-30 08:37:22

Saat sedang asyik mengobrol, tiba-tiba ponsel Zac berdering. Dia menjauh dari Abby, dan terlihat menerima panggilan dengan wajah semringah. Beberapa kali terdengar dia memanggil si penelepon dengan panggilan ‘sayang’, dan itu membuat Abby penasaran.

Saat Zac sudah kembali ke kursinya, Abby langsung memberondongnya dengan pertanyaan yang sebisa mungkin tidak memperlihatkan rasa ingin tahunya.

“Dari kekasihmu?” tembak Abby, tanpa basa-basi. Zac tersenyum simpul, tetapi berusaha menyembunyikan per
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 81 - Tak Bisa Menipu Selamanya

    “Hhmph!” Seorang wanita memekik keras, tetapi tak ada suara atau kata-kata yang keluar selain racauan tak jelas karena mulutnya tertutup sebuah plester saat ini.Tangan dan kakinya terikat, matanya ditutup dengan sehelai kain yang diikatkan cukup erat sehingga dia tak bisa melihat apa pun meski dengan cara cerdik yang biasa dia gunakan setiap kali menghadapi masalah serupa.Hal semacam ini bukan hal baru baginya. Namun, kali ini, dia sepertinya berhadapan dengan orang yang cukup lihai dan telah lama melakukan kejahatan yang sama.“Apakah kau sudah memeriksa ponselnya?” tanya sebuah suara bariton yang dalam dan dia tak kenali sama sekali. Dia sempat curiga sebelumnya, berpikir kalau Jude-lah yang ada di balik ini semua. Namun, dia harus akui kalau pikirannya salah.“Sudah, Tuan. Tidak ada apa pun di sana. Hanya jadwal pernikahan Abigail Genovhia seperti yang Nona inginkan,” jawab lainnya.“Baiklah. Kalau begitu kita bisa bergerak sekarang. Tepat seperti permintaan Nona Marra, bahwa kit

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 80 - Sebuah Kedok

    “Al, apakah Jude ikut mengiringi Gin?” tanya Abby, yang membuat Alice, yang tengah berada di seberang, mengerutkan kening.“Ada apa, Abby? Apakah ada masalah?”“Tidak. Aku hanya memastikan. Kupikir dia akan menyertai ayahku dan Gin. Aku mencemaskan mereka.”“Oh, kupikir ada sesuatu telah terjadi,” jawab Alice tenang. “Mulanya aku menyangka kalau dia akan ikut. Namun, katanya, dia tidak punya kewenangan. Dia akan pergi kalau itu adalah Selena.”Abby mengangguk, merasakan perasaan yang bercampur aduk. Dia cemas kalau nanti, di hari pernikahannya, Gin tak datang karena urusan yang belum selesai. Atau yang lebih buruk, jika terjadi sesuatu terhadapnya.“Abby, hey ... semua akan baik-baik saja. Percayalah.” Abby mengangguk, meski sadar kalau Alice tak akan bisa melihatnya. “Apakah kau membutuhkan teman? Aku baru saja membuat pie apel. Aku bisa membawakannya untukmu.”Alice tampak berbinar, begitu pula dengan Abby. Ditemani oleh sahabat yang selalu ada di setiap perjuangan, tak mungkin akan

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 78 - Rencana Rahasia

    “Bagaimana, Abby? Apakah kau sudah mengatakan pada kekasihmu?” tanya Gin menyambut kepulangan Abby. Kakaknya itu kini merebahkan punggung pada sandaran sofa dan memijit pelipisnya.“Membayangkan sebentar lagi akan menjadi istri Zac membuat kepalaku tak henti berdenyut.” Dia menoleh pada Gin. “Selanjutnya apa rencanamu?”“Aku ingin mengajakmu ke rumah masa kecilmu, Abby. Ayo kita memeriksa kondisi Papa.”Abby menatap Gin dengan kening berkerut, tak percaya sang adik sudah mulai memahami apa yang harus dia lakukan terhadap keluarga. Tak sadar, mata Abby berkaca-kaca. Dia membelai rahang Gin dengan penuh kasih.“Kau sudah dewasa, Gin. Semakin lama aku menatapmu, semakin aku menemukan orang tua kita dalam dirimu.”Melihat sikap Abby dan air mata yang menetes di pipinya, Gin meraih dan mendekapnya erat. Dia menyesal karena baru menyadari dan mengenali karakter sang kakak di saat sang ibu telah hilang entah ke mana. Andai saja dia men

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 77 - Rencana Busuk

    “Zac? Apa yang terjadi padamu? Kau diam sejak tadi dan tidak mendengarkanku,” tanya Abby yang pada akhirnya memutuskan untuk bertemu dengan Zac dan membicarakan kembali pernikahan mereka.Akan tetapi, Zac sedang tidak dalam kondisi baik. Dia masih memikirkan kejadian di hotel, di mana Monica melakukan tindakan yang kelewat batas terhadapnya.Zac tersadar dan menyunggingkan senyum canggung. Dia sama sekali bukan memikirkan Monica karena kejadian itu, melainkan tentang apa yang adiknya pikirkan saat itu sampai berani mencium bibirnya.“Maafkan aku. Mungkin aku terlalu lelah dengan berbagai kegiatan dan persiapan pernikahan kita.” Zac meraih jemari Abby dan menggenggamnya. “Jangan katakan kau akan membatalkannya.”“Apa?” Abby tergelak, tetapi berubah canggung. “Apa kau sudah gila sampai berpikir demikian, Zac? Apa yang terjadi padamu?”“Karena beberapa hari ini gelagatmu aneh. Kau menghindariku dan baru hari ini akhirnya kau bersed

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 76 - Pelanggaran

    “Uhm ... Zac?” Abby tak mampu menjawab pertanyaan Zac karena dia tak yakin apakah lelaki itu memang benar-benar tidak mendengar sejak awal, ataukah hanya sedang mengujinya.Gin yang bisa menangkap kesulitan dalam sorot mata sang kakak, akhirnya mengambil alih kesempatan bicara.“Oh, hey, Zac. Bagaimana kabarmu? Maaf, aku telah mempersulit kalian dengan sikap kekanakanku. Aku sungguh tak bermaksud—““Gin, hey, buddy. Tak perlu merasa begitu. Aku juga memiliki adik seusiamu yang tak kalah menyulitkan. Kau justru membuatku kagum. Kau menyayangi Abby dan selalu menjaganya. Aku sempat sangat cemburu padamu. Terlebih karena calon istriku ini begitu menyayangimu melebihi aku.” Zac tertawa disusul oleh Gin yang juga berusaha mencairkan suasana, sementara Abby hanya bungkam.Sejak tadi dia berusaha menyembunyikan wajah dari Zac dan Gin dengan sengaja melindungi sang kakak dengan tetap mendekapnya.“Lalu, apa yang terjadi sekarang? Apakah

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 75 - Membatalkan Pernikahan

    Selepas mendengar rekaman suara yang Jude berikan, Abby membisu dan tak bicara sepatah kata pun. Dia tak habis pikir dengan permainan kehidupan yang dia alami.Sejak kecil dia telah kehilangan kebahagiaan dikarenakan orang jahat yang dengan sengaja menghancurkannya dan kini, hal itu terulang lagi.Apakah identitasnya telah terbongkar? Jika iya, siapa yang melakukannya? Zac yang sebentar lagi akan menjadi suaminya tidak mengetahui apa pun tentangnya. Hanya Alice dan Jude yang rupanya memiliki tujuan sama. Namun, bisa jadi Jude justru musuh dalam selimut.“Aku akan mengantarmu pulang. Zac pasti sudah menunggu dengan cemas,” ujar Alice, cemas dengan kondisi Abby yang tampak pucat.“Aku harus segera menemui Ayah dan memastikan kalau dia dalam keadaan baik-baik saja,” jawab Abby dengan tatapan kosong, tetapi seluruh tubuhnya bergerak tak beraturan seolah terjadi di luar kendali.Jude tak izinkan mereka pergi karena tahu kondisi Abby

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 70 - Babak Baru

    “Kau membeli aset yang dia tawarkan?” desak Zac pada Abby yang baru saja hendak meluruskan punggung tetapi harus menerima hal lain yang menguras tenaganya beberapa hari ini.Zac masih terus mendesak agar dia menerima pinangannya. Kali ini, Abby akan menjawab dengan tegas jika pria itu masih terus m

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 69 - Berbeda

    Zac terbangun di pagi hari dan tak menemukan Abby di mana pun. Malam tadi Abby menginap di apartemennya. Dia kalut dan hanya menangis sepanjang malam, sampai tiba saatnya Zac mengajaknya untuk tidur, tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Abby mencumbunya dan mereka menghabiskan malam dengan seks

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 70 - Masalah Baru

    “Benarkah dia mengatakan itu tentangku?” tanya Abby pada pria paruh baya yang duduk di hadapannya. “Tentu saja. Mana mungkin aku berbohong. Wanita cantik dan sukses sepertimu tidak pantas jika hanya menjadi pelarian bagi pria patah hati seperti Zachary. Tidakkah kau ingin beralih pada pria lain?”

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 68 - Kata Hati

    Alice membekap mulut dengan telapak tangan. Dia tak menyangka kalau Jude serius dengan apa yang dia lakukan. Meski terkesan aneh dan konyol, tak pelak, Alice kagum akan tindakan lelaki itu. Sayangnya, mereka tidak sefrekuensi sekarang. “Jude ... mengapa kau lakukan ini?” tanya Alice sembari mende

    last updateLast Updated : 2026-04-02
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status