Compartir

68. Rindu Juga

Autor: ReyNotes
last update Fecha de publicación: 2026-02-05 06:56:53

Pagi itu masih terasa tenang dengan cara yang asing bagi Stefhani. Tidak ada bangun pagi, membuat sarapan dan bersiap kerja. Kini, semua kebutuhannya dilayani.

Cahaya matahari menyusup lembut melalui jendela tinggi berbingkai emas. Tirai tipis berwarna gading bergoyang pelan tertiup angin, membawa aroma taman—rumput basah, bunga mawar yang baru dipangkas, dan tanah yang masih menyimpan sisa embun.

Stefhani berdiri di depan kanvas besar, mengenakan gaun panjang khas bangsawan. Tertutup, anggun,
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado
Comentarios (5)
goodnovel comment avatar
Iin Huang
kebongkar jg ya yg menjebak stefhani
goodnovel comment avatar
Iin Huang
tu kan Stefani rindu jg sama blue. tlpn aja coba stef.
goodnovel comment avatar
Disava lasmawati
stefani jika rindu burusn balik kasian blue
VER TODOS LOS COMENTARIOS

Último capítulo

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   142. Segalanya

    Secara rutin keluarga Willson berkunjung ke kastil Ravenclaw di mana Stefhani, Blue dan anak-anaknya tinggal. Atau sebaliknya, Blue yang memboyong keluarganya berkunjung ke mansion The Willson.Larry semakin sehat dengan adanya cucu-cucu. Mike bahkan tidak selalu berada di sampingnya sekarang. Ia lebih sering mengurus aset bangsawan mewakili Larry.Sementara Gloria kini lebih perhatian. Ia yang merawat Larry dengan tulus.Hari ini, Ballroom kastil mewah disiapkan khusus untuk perayaan ulang tahun kedua si kembar. Dekorasinya sangat meriah.Setengah ruangan dengan tema "Princess Wonderland" dengan dominasi warna pink, ungu, dan emas, lengkap dengan kastil mini, balon-balon berbentuk mahkota dan kupu-kupu, serta meja dessert yang penuh dengan kue bertingkat dan cupcakes dengan topper princess.Setengah ruangan lainnya dengan tema "Little Businessman Empire" dengan dominasi warna hitam, silver, dan biru navy, dihias dengan miniatur gedung-gedung pencakar langit, meja-meja kerja mini, bahk

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   141. Kelahiran Dua Kembar

    Dr. Hassan yang mendengar ucapan Blue tersenyum geli. Ia sudah sangat sering mendengar suami-suami yang bilang hal yang sama di ruang bersalin dan kemudian dua tahun kemudian, mereka kembali lagi dengan kehamilan kedua.Mommy mondar-mandir sejak pagi dan sekarang kakinya mulai pegal, tapi ia tidak bisa berhenti. Dari kamar Kimmy yang sudah pembukaan sembilan, ke kamar Stefhani yang pembukaan tujuh, lalu kembali lagi.Daddy Geo mencoba menariknya untuk duduk. "Bianca, sayang, kamu harus istirahat. Kamu sudah mondar-mandir seharian.""Aku tidak bisa istirahat!" jawab Mommy Bianca dengan cemas. "Kedua menantuku sedang kesakitan melahirkan cucu-cucuku! Bagaimana aku bisa tenang?!""Dengan duduk dan bernapas," jawab Daddy Geo dengan lembut tapi tegas, menarik istrinya untuk duduk di sampingnya. "Kamu tidak akan bisa bantu siapa pun kalau kamu pingsan karena kelelahan."Larry juga terlihat sangat Lelah. Sejak pagi, ia sudah di rumah sakit dan menolak untuk pulang meski Gloria sudah menyuru

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   140. Kepanikan Blue dan Grey

    Bianca memberikan satu piring kecil kue lemon pada Gloria. “Silahkan. Ini salah satu menu favorit keluarga.”“Terima kasih.” Gloria menunduk sambil menerima piring itu. Ia mencicipi dan tertegun sejenak.“Bagaimana?” tanya Bianca.“Enak sekali. Pantas saja menjadi favorit.” Gloria mengamati tekstur kue. “Sangat lembut dan ringan sekali dimakan.”Bianca menceritakan bahwa semua makanan di mansion memang dibuat dengan bahan-bahan khusus yang ramah untuk penderita alergi seperti Luna. Mau tidak mau, semua anggota keluarga makan apa pun yang Luna bisa makan.“Tapi dengan begitu kalian jadi fit karena makanannya selalu sehat.” Gloria menyimpulkan.“Benar.”Mereka terdiam kemudian. Gloria meletakkan piringnya dan mengambil serbet. Mengelap ujung bibirnya dengan sikap elegan, kemudian setelah selesai menatap Bianca.“Aku mau minta tolong padamu.”Bianca mengerutkan kening. “Minta tolong apa?”“Aku… sadar selama ini tidak baik pada Stefhani dan terlalu memanjakan Margie. Melihatmu sukses meng

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   139. Jadi Rebutan

    “Sudah jangan merengut begitu.” Blue menasehati kembarannya. “Kalau masih mau protes, sana ngomong sama Tuhan.”Grey menghela napas panjang. “Iyaa. Cuma aku tuh masih kepikiran kalau punya kembar lelaki dan perempuan kaya Sky dan Luna kan hemat. Sekali aja hamil udah punya sepasang.”“Maksudnya, kamu nggak mau Kimmy hamil lagi?”“Tadinya begitu. Kayanya kasihan aku sama Kimmy. Lemes banget dia selama hamil.”Keduanya spontan mengamati istri-istri mereka. Kimmy sedang duduk bersama orang tuanya. Demikian juga dengan Stefhani yang mengobrol dengan Larry dan Gloria.“Meski begitu, Kimmy tampak bahagia kok.”Grey mengangguk. “Dokter memang bilang trimester kedua, kesehatan Kimmy akan lebih baik. Tapi kenyataannya nggak tuh."“Mungkin karena anak yang di rahim Kimmy perempuan, bawaannya malas dan lemas. Jadi pengennya cuma rebahan.” Blue memberikan analisanya.Spontan Grey menoleh pada Blue. “Bisa jadi begitu, ya. Soalnya, Stefhani meski mual dan muntah tetap aktif. Pasti karena dia hamil

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   138. Jenis Kelamin Bayi-Bayi

    “Margie melahirkan anak perempuan.” Stefhani berkata pada suaminya yang sedang bekerja online.“Oh, oke.” Blue hanya membalas singkat. Tetapi, kemudian kepalanya mendongak dan menatap sang istri yang duduk termenung di sofa.Akhirnya Blue bangun dari kursi kerjanya dan menghampiri sang istri. Bibirnya mencium puncak kepala Stefhani sementara tangannya mengusap lembut perut yang mulai menonjol itu.“Kenapa? Kamu mau ke kastil Margie?”Stefhani menggeleng. “Kurasa Margie masih istirahat. Aku hanya kasihan pada Margie.”“Karena?”“Kedudukannya semakin terpuruk karena melahirkan anak perempuan sementara istri pertama Prince Axel telah memiliki dua putra.”Blue tidak mau berkomentar. Karena jika ia membuka mulut, maka ia yakin tidak bisa mengontrol kata-kata kasar yang akan keluar.Baginya para bangsawan itu memang sudah seharusnya terbuka pikirannya. Anak lelaki dan perempuan setara dan tidak adil rasanya terus-terusan mendeskriminasikan anak perempuan.Selang beberapa hari, pesta penyamb

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   137. Berubah Lebih Baik

    Setelah insiden Gloria dan Margothie tersesat, keduanya memang langsung berubah. Mereka bersikap lebih baik tanpa menonjolkan diri. Terutama Gloria.Ancaman akan diceraikan merupakan pukulan telak baginya. Seorang putri bangsawan yang dicerai karena mempermalukan suami adalah tindakan sangat tercela di kalangan mereka.Bahkan jika itu terjadi, bisa jadi seorang putri bangsawan akan dikucilkan. Tentu Gloria tidak ingin hal tersebut menimpanya.Pesta kehamilan Stefhani dan Kimmy berlangsung meriah—meski hanya keluarga dekat saja yang hadir.“Aku berharap Stefhani melahirkan di kastil.” Larry berkata pada Geo.Mereka sedang mengamati sesi foto para ibu hamil dan suami-suami mereka. Blue yang biasanya berwajah datar, hari ini banyak tersenyum.Sementara Grey yang terlihat paling bahagia. Keinginannya agar istrinya dan istri Blue hamil berbarengan tercapai.“Aku mengerti keinginanmu. Tetapi, di sini fasilitas kesehatan lebih canggih.” Geo memberi saran, “Lagipula, biarkan Blue dan Stefhani

  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   36. Undangan Menginap

    Jamuan makan malam itu berakhir. Stefhani berjalan dengan perasaan lega. Ia berhasil melewati ujian yang tidak terduga.Dan entah kenapa, senyum kecil Blue saat mereka keluar dari kediaman mewah keluarga Darla membuat hatinya menghangat dengan cara yang tidak bisa ia jelaskan.“Stefhani, tunggu seb

    last updateÚltima actualización : 2026-03-21
  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   42. Angkat Teleponmu!

    “Bukan begitu,” ralat Stefhani cepat. “Maksudnya saat medical check up, aku sekalian periksa kandungan karena masalah menstruasi yang sering bikin perutku kram.”Setelah menyangkal, Stefhani minum air putih. Untungnya Vincent percaya hingga ia bisa bernapas lega.“Terus-terang saja, aku agak heran

    last updateÚltima actualización : 2026-03-21
  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   39. Dijemput Tunangan

    Sky dan Luna mengulum senyum dan menundukkan kepala mendengar kakak mereka kesal. Meski begitu, mereka amat tau, Kak Blue tidak pernah berlama-lama marah.“Mommy dan Daddy mana?” tanya Blue.“Belum keluar kamar.” Sky menyahut. “Biasalah, pasti masih peluk-pelukan di ranjang.”“Aku mau ke kamar momm

    last updateÚltima actualización : 2026-03-21
  • Terjebak di Ranjang CEO Kembar   37. Dua Mahluk Galau

    Malam itu Stefhani tidak bisa tidur. Setelah hampir dua jam bolak balik badan untuk menemukan posisi tidur yang nyaman, tetap saja matanya sulit terpejam.Kilasan pertemuan keluarga Darla dan Willson kembali muncul. Ia merasa kasihan pada Blue yang mau tak mau menurut pada wasiat dari gran

    last updateÚltima actualización : 2026-03-21
Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status