Share

82. Tak Akan Luluh

last update Last Updated: 2026-01-08 15:01:19

Langkah Pram terasa berat, seolah beton konveksi Buana Busana baru saja runtuh menimpa bahunya.

Untuk pertama kalinya dalam belasan tahun pernikahan mereka, Pram menyadari satu hal yang selama ini ia sepelekan, Mita bukan sekadar istri yang penurut, tapi dia adalah otak di balik kejayaannya.

Dan kini, otak itu telah berbalik menyerangnya dengan presisi yang mematikan.

Pram kalah langkah. Total. Mita tidak hanya pergi membawa luka, tapi juga membawa seluruh amunisi yang Pram butuhkan untuk bertahan hidup.

Pram pulang dengan harapan mendapatkan perlindungan di pelukan Amara. Namun, yang menyambutnya di apartemen bukanlah ketenangan, melainkan rentetan kalimat tajam yang terasa begitu panas di telinga.

"Apa kau bilang? Sertifikat ruko?" Amara berdiri di tengah ruang tamu, matanya yang biasa terlihat menggoda kini membelalak penuh tuntutan. "Untuk apa, Pram?"

"Amara, dengarkan aku dulu..."

"Kau sudah memberikan ruko itu padaku sebagai jaminan masa depanku! Aku tidak akan menyerahkannya ke
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Mimin Rosmini
cerita yg bagus sekali.penuh konflik.. rumit. semoga karma itu bukan hanya kpd si Pram tapi si jalang Amara..
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Terjerat Cinta Anak Selingkuhan Suamiku   86. Bapak yang Baik untuk Calon Anak

    Ruang tamu itu mendadak terasa sempit, sesak oleh aroma antiseptik yang menguar dari luka lecet di lutut Samudra.Mita menatap putranya, lalu beralih pada motor yang terparkir miring di halaman. Jantungnya masih berdegup kencang, menyisakan sisa-sisa trauma yang belum sepenuhnya luruh."Mama... enggak marah?" suara Samudra memecah keheningan, terdengar kecil dan sarat akan rasa bersalah.Mita tidak langsung menjawab. Ia hanya menggeleng, meski ada gejolak yang ingin meledak di dadanya. Ia memaksakan sebuah senyum, jenis senyum yang tidak sampai ke mata, namun cukup untuk menenangkan remaja itu.Melihat Samudra masih bernapas dan berdiri di depannya adalah mukjizat yang tidak ingin ia rusak dengan bentakan.Nanti saja, batin Mita. Nanti, saat gemetar di tangannya hilang, ia akan menjelaskan lagi mengapa ia begitu keras melarang Samudra menyentuh setir di jalan raya. Bukan karena ia mengekang, tapi karena ia tahu betapa cepat maut bisa menjemput di aspal hitam."Mama jangan marah sama M

  • Terjerat Cinta Anak Selingkuhan Suamiku   85. Kesalahan

    Hening di dalam mobil itu mendadak terasa mencekik. Mita memaku tatapannya pada profil samping wajah Gara.Sebagai seorang ibu, dia memiliki firasat yang tajam terhadap setiap perubahan nada bicara putranya, juga pada pria di sampingnya ini.“Apa yang terjadi dengan Sam?” tanya Mita tegas.Suara ibu satu anak itut tidak tinggi, namun mengandung otoritas yang menuntut kejujuran mutlak. Ada getar kekhawatiran yang ia sembunyikan di balik ketenangan palsunya.Gara berdeham, jemarinya mengetuk kemudi dengan ritme yang tidak beraturan.“Tidak ada yang serius, tapi… memang ada sedikit masalah.”“Sam digerebek bersama Binar?”Gara menginjak rem mendadak hingga tubuh mereka sedikit terdorong ke depan. Ia menoleh dengan mata membelalak. “Ha? Dari mana pikiran itu datang?”“Yang aku tahu mereka hanya belajar bersama. Tapi sejak...” Mita menggantung kalimatnya, matanya beralih menatap jalanan yang mulai kabur oleh bayangan masa lalu. “Keluarga kami ada masalah, Sam kehilangan arah. Dia jarang me

  • Terjerat Cinta Anak Selingkuhan Suamiku   84. Musibah

    Ruang sempit di dalam mobil itu mendadak kehilangan oksigen. Wajah Gara hanya terpaut beberapa inci, begitu dekat hingga Mita bisa menghitung setiap helai bulu matanya.Napas Gara yang hangat dan beraroma kopi pahit menerpa bibir Mita, menciptakan getar halus yang mengkhianati logikanya.Dunia seolah berhenti berputar. Magnet di antara mereka menarik begitu kuat, hingga bibir Gara hampir menyentuh miliknya.Mita memalingkan wajah tepat saat Gara memajukan kepalanya. Ciuman itu mendarat di pipi, singkat, salah sasaran, dan meninggalkan rasa panas yang menjalar hingga ke dada.Gara membeku.Kecewa singgah sepersekian detik, lalu tenggelam oleh sesal yang lebih dalam. Ia menarik diri, seperti tersadar telah melangkah terlalu jauh.“Maaf,” ucap Gara lirih. Sebuah nada kekalahan dari seorang pria yang biasanya selalu memegang kendali.Mita tidak berani menoleh. Ia takut jika ia menatap mata Gara, ia akan luluh.“Antar aku pulang,” ucap Mita, suaranya setipis kertas namun setajam sembilu. T

  • Terjerat Cinta Anak Selingkuhan Suamiku   83. Segera Bersatu

    Gara mencengkeram kemudi hingga buku-buku jarinya memutih. Di dalam benaknya, sebuah memori berputar layaknya kaset rusak, bayangan sang mama, wanita yang seharusnya ia muliakan, sedang mengusap perut buncitnya sembari menekan tombol transfer di ponsel. Sejumlah uang dengan digit fantastis mengalir ke rekening Pram.“Siapa sebenarnya yang memanfaatkan siapa?” batin Gara liar.Apakah Pram adalah predator ulung dengan jaringan wanita simpanan yang ia kuras hartanya demi gaya hidup kelas atas?Ataukah pria itu hanyalah parasit narsistik yang membangun istananya dari puing-puing hati yang ia manipulasi?Pikiran itu meracuni darah Gara, membuatnya mual.Keheningan di kabin mobil itu terasa mencekam, seolah oksigen perlahan tersedot keluar. Mita, yang duduk tepat di samping Gara, menangkap perubahan drastis itu.Ibu satu anak itu melihat raut wajah Gara yang pucat pasi, tatapan matanya kosong namun penuh kegelisahan yang meledak-ledak.Rasa penasaran yang selama ini terkunci di dasar hati M

  • Terjerat Cinta Anak Selingkuhan Suamiku   82. Tak Akan Luluh

    Langkah Pram terasa berat, seolah beton konveksi Buana Busana baru saja runtuh menimpa bahunya.Untuk pertama kalinya dalam belasan tahun pernikahan mereka, Pram menyadari satu hal yang selama ini ia sepelekan, Mita bukan sekadar istri yang penurut, tapi dia adalah otak di balik kejayaannya.Dan kini, otak itu telah berbalik menyerangnya dengan presisi yang mematikan.Pram kalah langkah. Total. Mita tidak hanya pergi membawa luka, tapi juga membawa seluruh amunisi yang Pram butuhkan untuk bertahan hidup.Pram pulang dengan harapan mendapatkan perlindungan di pelukan Amara. Namun, yang menyambutnya di apartemen bukanlah ketenangan, melainkan rentetan kalimat tajam yang terasa begitu panas di telinga."Apa kau bilang? Sertifikat ruko?" Amara berdiri di tengah ruang tamu, matanya yang biasa terlihat menggoda kini membelalak penuh tuntutan. "Untuk apa, Pram?""Amara, dengarkan aku dulu...""Kau sudah memberikan ruko itu padaku sebagai jaminan masa depanku! Aku tidak akan menyerahkannya ke

  • Terjerat Cinta Anak Selingkuhan Suamiku   81. Terusir

    Sebagai laki-laki dan suami, tentu ucapan Mita menyentil ego dan harga diri Pram.Pram menunduk dalam, menyadari kemungkinan untuk bersama kembali sangatlah kecil.Pram mendongak, matanya memerah. Alih-alih memohon maaf, ia justru memilih senjata lama para pengecut, pengalihan isu."Mengapa kau jadi sekeras batu begini, Mit?" suaranya rendah, bergetar antara frustrasi dan intimidasi."Jangan-jangan... kau sudah memiliki laki-laki lain yang menjanjikan surga padamu? Siapa dia? Gara?"Nama itu disebut. Bayangan Gara, pria yang selalu ada saat Pram menorehkan luka yang begitu dalam,sempat melintas cepat di benak Mita.Namun, Mita tidak membiarkan riak emosi itu naik ke permukaan. Ia justru menyunggingkan senyum sinis yang penuh ejekan, sebuah senyuman yang belum pernah Pram lihat selama belasan tahun pernikahan mereka."Luar biasa," bisik Mita pelan, hampir seperti desis. “Yang jelas-jelas selingkuh itu kamu, Mas. Kenapa sekarang malah menuduh aku?”Mita menggeleng perlahan, matanya men

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status