Share

Diam Diam

Diam Diam

Menyadari bahwa suaminya tidak pulang semalam membuat Rayna gelisah.

Beberapa kali ia menelfon Romi tetapi tak di angkat.

Biasanya seorang pengantin baru akan merasa bahagia di pagi hari.

Bahagia bisa melihat orang yang di cinta sepanjang hari.

"Huh."

Rayna mendengkus kesal apa yang di harapankan tak sesuai dengan kenyataan.

Bagai cinta bertepuk sebelah tangan rasanya begitu sakit.

Menyadari suasana hati putrinya bu Lastri langsung mendekat kearah Rayna.

Mencoba memenangkan fikirannya agar tidak memikirkan yang bukan-bukan agar tak menimbulkan perdepabatan.

"Sudah makan, Ray?" tanya bu Lastri.

"Belum nafsu. Kemana perginya suamiku."

"Apakah semalam kalian bertengkar?"

Rayna menggeleng entah di mana kini Romi berada.

"Sudah, kamu tau kan pernikahan kalian begitu cepat. Mungkin Romi belum bisa menerima kamu, Ray. Tapi percayalah suatu saat kepopongpong berubah menjadin kupu-kupu. Be

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status