Share

Bab 28. Semakin Trauma

Penulis: Sekarani
last update Tanggal publikasi: 2026-02-25 18:26:11

Siang ini, akun media sosial Freija Eatery mengunggah pernyataan klarifikasi terkait masalah yang telah menjadi perbincangan publik sejak semalam.

Lewat klarifikasi tertulis itu, pihak Freija Eatery menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Mereka pun minta maaf sebesar-besarnya kepada korban maupun semua pihak yang merasa dirugikan akibat insiden tak diharapkan tersebut.

Freija Eatery tidak gamblang membeberkan kronologinya. Meski begitu, mereka menegaskan bahwa tidak ada unsur
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
rmskrn
pasangan terbaik apanyaaaaa
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 126. Perempuan yang Malang

    Setelah dua tahun merelakan dirinya menjadi pelampiasan semata, Naya pun menerima karmanya. Naya bukan lagi satu-satunya selingkuhan Juan. Ada perempuan lain yang tiba-tiba menggeser posisinya.Lucy merebut jatah kenikmatan yang sebelumnya hanya Juan berikan untuk Naya. Setelah ada Lucy yang jauh lebih cantik dan seksi, Juan jadi tidak begitu tertarik menyentuh Naya, apalagi setelah pria itu tahu bahwa sang manajer telah berbadan dua.“Kamu hamil …?”Suara Freya bergetar. Dia sepenuhnya tak menyangka bakal mendengar hal semacam itu dari perempuan yang masih tertunduk di depannya.Suasana kafe yang jadi tempat mereka bertemu malam ini terbilang sepi. Freya memang sengaja memilih tempat yang jauh dari pusat kota dan tidak terlalu populer. Jaga-jaga jika nantinya terjadi sesuatu yang mungkin di luar kendalinya.Meski begitu, Freya sama sekali tidak menduga bahwa dirinya akan disodori fakta yang begitu mengejutkan.“Hamil anaknya Juan …?”Napas Freya tercekat saat melihat Naya mengangguk

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 125. Pengakuan Naya

    Naya menundukkan kepalanya dalam-dalam. Perempuan itu sungguh tidak sanggup beradu pandang dengan Freya yang akhinya mengetahui kelakuan tak pantasnya selama ini.Malam ini, Naya mengakui semua perbuatannya. Naya jujur kepada Freya bahwa dirinya sudah lebih dari dua tahun menjalin hubungan terlarang dengan Juan.“Saya benar-benar minta maaf.”Entah sudah berapa kali Naya memohon maaf. Namun, reaksi Freya selalu sama, hanya diam seribu bahasa sambil terus menatap Naya datar tanpa ekspresi.“Saya tahu itu salah, tapi saya tetap melakukannya karena …”Suara Naya menjadi sangat lirih saat dirinya lanjut mengatakan, “... karena saya cinta Chef Juan.”Cinta? Freya muak luar biasa mendengar Naya mengucapkannya. Berani-beraninya berlindung di balik cinta saat melakukan sesuatu yang jelas-jelas salah dan menyakiti perasaan orang lain.Freya menghela napas panjang, mengusir rasa sesak yang sejak tadi menderanya.“Sepertinya saya juga harus minta maaf,” ucap Freya kepada perempuan yang masih tak

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 124. Sandaran Rahasia Juan

    “Bu Freya baik-baik saja. Lukanya tidak parah. Sebelum dokter datang, Bu Freya bahkan sudah begitu terampil membersihkan dan mengobati sendiri luka lecetnya.”Aryan mendengar laporan Reno dengan perasaan campur aduk. Dia mengkhawatirkan Freya, inginnya langsung mengecek sendiri kondisi perempuan itu. Sayangnya, dia benar-benar harus menahan diri untuk sementara waktu.“Soal insiden yang menimpa Bu Freya, saya sudah minta untuk diselidiki. Tampaknya memang ada unsur kesengajaan dan hingga saat ini masih ditelusuri siapa dalangnya.”Aryan menarik napas panjang dan mengembuskannya kasar. Jika terbukti ada pihak yang sengaja coba mencelakai Freya, dia bertekad tidak akan memberi ampun.“Soal bodyguard, gimana reaksinya Freya? Dia ada protes, nggak?” tanya Aryan.Biarpun baru ketahuan siang ini, Jefri sebenarnya sudah mulai bertugas sejak kemarin. Jefri selalu ada di sekitar Freya, baik kala si perempuan makan siang di tepi pantai bersama Sara maupun saat malamnya panik pergi ke rumah sak

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 123. Terancam Mabuk Kafein

    Tangan dan kaki Freya terluka. Cuma lecet ringan, tapi sakitnya lumayan bikin dia meringis kesakitan. Perihnya seketika bertambah saat dia membersihkan lukanya dengan antiseptik.“Bu Freya yakin tidak perlu ke klinik atau rumah sakit?”Freya melirik sekilas pria yang menolongnya tadi. “Nggak perlu. Luka kayak begini, nggak usah dibikin ribet,” ucapnya dingin.Biarpun sempat ada insiden tak menyenangkan, Freya tidak mengurungkan niatnya bersantai di taman kota. Setelah mampir minimarket untuk membeli antiseptik dan plester luka, di sinilah Freya sekarang. Duduk-duduk di bangku taman sembari mengobati lukanya sendiri.“Jangan lapor bosmu juga. Dia sedang sibuk mengurus banyak hal lain yang lebih penting. Jangan sampai fokusnya terbelah cuma gara-gara insiden kecil.”Freya sungguh tidak ingin menambah beban pikiran Aryan. Lagipula, dia juga tidak kenapa-kenapa berkat kesigapan pengawal pribadi bernama Jefri yang kini berdiri di belakangnya itu.Iya, ternyata Aryan sungguh menyewa jasa bo

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 122. Hampir Celaka

    Freya menoleh ke belakang karena penasaran dengan obrolan yang tertangkap indra pendengarannya. Gerakannya lambat, sebisa mungkin berharap tak ketahuan sengaja mencuri dengar.“Salahnya di mana? Si cewek, kan, baru gandengan sama yang lain setelah mereka putus. Nggak kayak dia yang jelas-jelas mesra-mesraan sama orang lain waktu mereka masih pacaran.”Freya mengangguk-angguk kecil. Dia setuju dengan omongan satu orang yang tampaknya berada di pihaknya itu.“Siapa tahu perempuan yang namanya Freya ini sebenarnya malah selingkuh duluan, tapi dia berlagak jadi korban biar dapat simpati dari orang-orang.”“Wah, iya juga, ya. Mereka sebenarnya sama-sama selingkuh, tapi Freya lebih licik. Dia membuat seolah-olah cuma Juan yang salah.”Freya berdecak tak suka. Tanpa sadar, suara decakannya ternyata lumayan keras hingga terdengar oleh gerombolan di belakangnya itu.Ketika mereka melihat ke arahnya, barulah Freya menyadari kecerobohannya. Dia kemudian berlagak sibuk mengamati sekitar hingga ak

  • Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar   Bab 121. Bos Mafia?

    “Kamu masih khawatir soal si Aryan?”Freya mengangguk tanpa berusaha mengelak sedikit pun. Chika menghentikan aktivitasnya sejenak. Melihat Freya yang sama sekali tidak berupaya menutupi rasa cemasnya, ia pun mengulum senyum.“Apa coba yang bikin kamu khawatir sampai sebegininya?” Chika kembali bertanya sambil lanjut berdandan. “Dia itu cuma pulang ke rumahnya, bukan pergi ke medan perang.”Duduk di ujung kasur kakaknya, Freya cuma diam memperhatikan Chika yang kini tengah memulas maskara pada bulu mata lentiknya.“Justru karena itu, Kak.”Setelah Chika beres dengan riasan mata, barulah Freya mulai buka suara. “Suasana rumah keluarganya Aryan mungkin setara medan perang, makanya aku khawatir.”Jawaban Freya membuat Chika tertawa. Dia paham kenapa Freya bisa berpikir seperti itu. Akan tetapi, lucu saja mendengar sang adik menyamakan ketegangan di rumah orang tua Aryan dengan medan perang.Sambil memilih-milih lipstik, Chika lalu berkata, “Bapaknya Aryan itu murni pebisnis, bukan pengu

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status