공유

8. Yang Pertama?

작가: CacaCici
last update 게시일: 2026-02-26 06:45:14
"Nyonya, kau …-"

Aeza menggelengkan kepala cukup kuat, matanya tertuju pada Seven–menatap pria itu dengan manik berkaca-kaca, memohon agar pria gagah ini berhenti melakukan hal 'itu padanya.

"Ag-aku mohon berhenti, Se … Seven," cicit Aeza, terus menitihkan air mata sambil sesenggukan.

"Berhenti?" Seven menaikkan sebelah alis, tiba-tiba sebelah sudut bibirnya tertarik ke atas–membentuk sebuah smirk tipis yang penuh makna.

Aeza memperhatikan smirk itu, entah kenapa dia merasa aneh melihat s
CacaCici

Holla, MyRe. Selamat datang di novel baru kita. Semoga kalian suka dengan Mas Seven dan Mbak Aeza yah. Oh iya, kisah mereka akan ada banyak kejutan manisnya loh, jadi kurang-kurangi makan yang manis-manis yah, MyRe. Takutnya nanti diabetes, soalnya kisah Mas Seven dan Mbak Aeza ini manis poll. Sepertinya kisah Mas Seven dan Mbak Aeza ini cocok dijadikan bukaan puasa, MyRe, soalnya kan berbukalah dengan yang manis-manis. Hehehehe .... IG:@deasta18 (Visual Aeza versi Ilustrasi sudah tersedia di IG penulis. Follow untuk melihat yah)

| 39
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (6)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Hihihi ... saami fake kayaknya, Kak. (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠) Iya yah, Kak, jadi curiga kan kalau Lucas sebenarnya punya simpanan diluar sana. Atau jangan-jangan .....(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Hihihi ... begitulah orang yang sedang jatuh cinta, Kak. Rada bego dan nggak akan bisa dinasehati. (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)ಥ⁠‿⁠ಥ
goodnovel comment avatar
CacaCici
Huaaa ... terima kasih, Kakku sayang. (⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)(⁠づ⁠ ̄⁠ ⁠³⁠ ̄⁠)⁠づ(⁠✿⁠ ⁠♡⁠‿⁠♡⁠)
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    263. Catatan Cinta

    "Diri sendiri saja dicemburui. Aneh!" gumam Dominic sambil melirik kesal pada daddynya, berjalan ke sofa lalu duduk di sebelah istrinya. Alaric memilih tak menjawab, hanya menatap sinis pada putranya. Cih, putranya tak paham dan tak merasakan seperti apa jadi dirinya, jadi percuma dia jelaskan. Seven itu … ah, sudahlah! Alaric harus melupakannya! "Sayang, nanti malam kita ke rumah Aunty Alisha dan Uncle Asher yah. Soalnya Kak Darren akan bertunangan dengan kekasih diam-diamnya," ucap Aeza. "Wah." Anaya menampilkan ekspresi wajah senang. Lalu dia menganggukkan kepala penuh semangat. Aih, dia jadi penasaran siapa perempuan yang berhasil mendapatkan hati sepupu suaminya tersebut. "Oke, Mommy."***Seperti yang mommy mertuanya katakan, malam ini Anaya dan keluarga suaminya datang ke pesta pertunangan Darren. Karena keluarga Moriz dan Lex diundang, di pesta ini Anaya bisa bertemu dengan kakaknya, Rain, Ellan, dan juga Gita. Sambil menunggu tunangan Darren datang, Anaya berkumpul denga

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    262. Pertengkaran Seven dan 7

    "Kak, kamu nggak apa-apa?" tanya Anaya, di mana saat ini dia ke rumah sakit—di temani oleh suaminya, setelah mendapat kabar dari Elma kalau Elma sedang di rumah sakit. Tadi, Elma sudah bersama mereka di taman. Namun, Elma tiba-tiba izin pergi ke toko bunga untuk menemui Rain. Kata Elma, Rain terus mengirim pesan dengan isi 'P' padanya. Oleh karena itu Elma ingin memastikan kenapa Rain terus mengirimnya pesan begitu, di mana saat Elma tanya apa maksud dari Rain tersebut, Rain selalu menjawab P'. Di taman, Anaya dan Dominic terus menunggu. Hingga tiba-tiba saja Elma mengirimi pesan kalau dia di rumah sakit. Oleh karena itu Anaya menyusul kakaknya ke sana. Dia khawatir Elma kenapa-napa. "Aku tidak kenapa-napa, Anaya." Elma menjawab lembut, senyum tipis pada Anaya. Anaya menghela napas cukup panjang, lega karena kakaknya terlihat baik-baik saja. Setelah itu, dia duduk di sebelah Elma. "Trus kenapa Kakak di rumah sakit?" tanya Anaya kemudian. "Larisa pendarahan," jawab Elma. "Hah?"

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    261. Elma Cemburu

    "Aku bisa memuaskanmu, Rain." Larisa berkata genit, perlahan mendekat pada Rain yang terlihat mematung. "Rain, aku tahu Elma tidak memuaskanmu. Maka nikahi aku, beri aku status dan aku akan memuaskanmu sepanjang malam," ucap Larisa, mengulurkan tangan untuk menyentuh dada bidang Rain yang tertutup oleh baju kaos. Rain meraih pergelangan Larisa lalu mencengkeram dengan kuat. "Sialan! Menjauh dariku! Aku pria baik-baik, polos, dan naif. Jangan merusak otak bersihku!" maki Rain, memelintir tangan Larisa lalu mendorong perempuan itu dengan kasar. Bug' "Argkkk." Larisa menjerit kesakitan setelah dia terjatuh di atas lantai. Dia memegang tangannya yang masih terasa sakit lalu menatap Rain dengan kesal, "Rain, kenapa kamu sangat kasar, Hah? A-aku perempuan hamil, dan … argkkk … perutku sangat sakit!" pekik Larisa kemudian. Ceklek'Tiba-tiba saja pintu ruangan Rain terbuka, membuang Rain menoleh cepat ke arah pintu. Mata Rain membelalak, antara kaget dan senang saat melihat Elma. Yah,

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    260. Wanita Jalang

    "Aku hamil, Dominic," ucap Larisa dengan nada pelan, menatap sedih pada Dominic. Dominic mengerutkan kening, menatap dingin campur tak suka pada perempuan itu. Dia merangkul istrinya yang berada di sebelahnya, membuat Anaya merapat pada tubuhnya. "Reno, usir perempuan sinting ini," dingin Dominic. "Baik, Tuan." Reno menganggukkan kepala, mendekat pada Larisa dan berniat mengusirnya. Larisa menggelengkan kepala, menolak pergi dari sana. Air matanya jatuh, tatapannya memohon pada Dominic—berharap Dominic iba dan membiarkannya berbicara. "Dominic, a-aku hamil anak Alka. To-tolong bantu aku, tolong selamatkan aku. Hiks … keluarga ku marah besar karena mereka tahu aku mengandung anaknya Alka, mereka mencariku dan ingin membunuhku. Tolong, selamatkan aku, Dominic.""Tetap usir." ucap Dominic ketika Reno menatapnya. Wajah Dominic tetap datar—terkesan kesal dan marah secara bersamaan. Ucapan Larisa sama sekali tak mempengaruhinya, tak ada iba yang muncul. Hanya ada rasa muak dan marah. In

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    259. Aku Hamil, Dominic?

    Elma yang gugup tak melakukan apa-apa. Dia bingung dan tak tahu harus berbuat seperti apa, dia juga terkejut karena Rain menciumnya. Sedangkan Rain, hasratnya semakin membara. Tangannya yang sejak tadi diam, mulai meraba tubuh Elma."Akan aku buktikan bahwa pria yang aku sebut anak kecil ini bahkan bisa membuatmu menghasilkan anak, Elma Moris," ucap Rain dengan nada berat, penuh kesungguh-sunguhan dan tegas. Tatapannya tajam, tetapi maniknya memancarkan hasrat yang besar. Elma hanya diam, mengamati Rain yang terasa berbeda. Pria yang ia anggap bocah ini mendominasinya!Rain mulai melepas piyama yang Elma kenakan. Setelah itu sejenak dia diam sambil menatap tubuh indah Elma. Sialnya, setelah melihat tubuh Elma, dia mendadak gugup campur bingung. Semuanya indah! Dia bingung harus menyentuh yang mana lebih dulu. Dia juga gugup karena ini pengalaman pertamanya. "Hah." Elma menghela napas pelan. Segera mendorong tubuh Rain dari atas tubuhnya. Lalu setelah itu, dia mengambil posisi dudu

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    258. Suami Bocahku Mulai Beraksi

    "Astaga!" ucap Elma spontan, panik dan terkejut melihat sesuatu yang berada tepat di depannya. Namun, sekalipun sangga terkejut dan ingin pingsan karena benda pusaka itu, Elma tetap menjaga diri untuk tenang. Dia memejamkan mata lalu memalingkan wajah secara pelan. "Argk!" Di sisi lain, Rain berteriak horor, segera menaikkan handuk miliknya yang sempat melorot. Setelah itu, dia segera pergi dari sana—buru-buru mengambil pakaian dan kembali masuk ke kamar mandi. Sial! Dia sangat malu. Elma membuka mata, segara mengambil kipas portabel untuk mengipasi wajahnya yang terasa panas dan terbakar. Elma kemudian menatap ke arah laptop-nya, senyum tipis ketika mengingat kejadian tadi. Sejujurnya itu konyol dan memalukan. Akan tetapi …-"Tubuhnya sudah sangat dewasa, akan tetapi sikapnya … seperti Anaya. Bocah," gumam Elma pelan, masih senyum karena merasa geli dengan kejadian tadi. Tak lama Rain keluar dari kamar, pria berusia 25 tahun itu sama sekali tak menatap ke arah Elma. Dia buru-bur

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status