Partager

7. Oh, Suami Baruku!

Auteur: CacaCici
last update Date de publication: 2026-02-15 23:51:52

"Aku akan memilikimu sepenuhnya, Nyonya. Aku … akan merebutmu dari Tuan Lucas," ucap Seven tegas tetapi setelah itu memperlihatkan senyum lembut pada Aeza.

Namun, sekalipun senyuman itu terlihat manis, tetapi Aeza merinding dan ketakutan melihatnya. Seperti ada maksud tertentu dari senyuman Seven.

"Se-Seven, kamu … berkhianat pada suamiku?" Aeza buru-buru beringsut ke kepala ranjang saat Seven mendekat dan mengikis jarak dengannya.

"Bukan." Seven menjawab cepat, "lebih tepatnya mempert
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (8)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Huhuhu ... maaf yah, Kak. Tapi CaCi udah up nih. Selamat membaca dan semoga suka yah, Kak. (⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Huaaa ... novel baru kita kelamaan yah, Kak, rilisnya. Hihihi ... kali ini konfliknya bikin panas dingin doang kok, Kak. (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)(⁠づ⁠ ̄⁠ ⁠³⁠ ̄⁠)⁠づ
goodnovel comment avatar
Mita Wulandari
caci GK up pas sahur caci
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Dernier chapitre

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    214. Cerita Sesat Daddy

    "Hanya bertanya tentang Seven, Dad," ucap Dominic dengan wajah muram. Apalagi ini?! Istriku?! Shit! Ingin rasanya Dominic berteriak pada daddynya kalau istri dari pria ini adalah mommy Dominic sendiri. Namun, karena dia takut dihabisi oleh pria ini, Domonic lebih baik mengalah. "Seven?" Kening Alaric mengerut. Ada apa dengan Seven? "Masa Dominic bilang Mas mantanku? Jangan-jangan diam-diam Dominic ingin kita pisah yah, Mas, makanya Mas dibilang mantanku," adu Aeza, bersedekah di dada sambil menatap cemberut pada putranya. "Kurang ajar!" marah Alaric. Bug' Dengan emosi, Alaric langsung melayangkan tinju ke wajah putranya. "Tu-Tuan, tahan emosi anda. Siapa tahu ini hanya salah paham, Tuan," ucap Aditya, di mana dia dan Cleo langsung menarik Alaric dari Dominic. Sedangkan Aeza, kali ini dia sama sekali tak iba ataupun kasihan pada putranya yang kena pukul oleh suaminya. "Mampus kamu! Jahat sih kamu sama Mommy," ucap Aeza, masih bersedekap di dada sambil menatap berang ke arah

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    213. Seven adalah Masalah

    "Lupakan mantan kamu!" tegas Aeza, menatap putranya dengan ekspresi serius dan penuh peringat. Dominic menaikkan sebelah alis, menatap heran pada mommynya. Wanita cantik di depannya ini sangat jarang dan bahkan menghindari gosip sampah, tapi entah kenapa gosip satu ini malah sampai ke telinga mamanya. "Mantan tidak bisa dilupakan." Dominic berkata datar, menatap misterius pada mommynya. "Apa maksud kamu ngomong begitu, Nak? Kamu masih ada perasaan pada Larisa? Jangan, Sayang! Kamu sudah punya istri, jaga dan hargai perasaannya," pekik Aeza, menatap khawatir pada Dominic. "Mommy sama sekali tidak melupakan mantan Mommy." Dominic kembali berkata datar. "Kamu … kenapa bicara begitu pada Mommy?" Aeza memicingkan mata, menatap waspada pada Dominic. Seketika dia teringat dengan mantan suaminya yang telah memanifulasinya dan melakukan pemerasan moral terhadapnya. Sudah sejak lama tak ada yang menyinggung masalah itu dihadapan Aeza. Bahkan tak pernah karena suaminya–Alaric, melarang si

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    212. Lupakan Mantan, Seven!

    "Tuh." Dominic menatap kue yang dia berikan pada mommynya, "berikan itu saja," tambahnya. "Ini …-" Aeza menatap kue pemberian putrinya, sebuah kue coklat yang sepertinya sangat kuat. Karena aroma kue tersebut sampai keluar dan tercium, padahal kotaknya belum dibuka. Wajah Aeza tampak bimbang. Awalnya, dia juga ingin memberikan kue coklat untuk Anaya. Hanya saja, dia takut Anaya tak suka kue coklat. Kue coklat itu kue kesukaannya dan putranya. Dia takut … jika dia memberikan kue coklat, Anaya akan beranggapan kalau kue tersebut untuk Dominic. Bukan benar-benar untuk Anaya sendiri. "Ana suka kue coklat nggak, Sayang?" tanya Aeza lembut. Anaya menaikkan kedua alis, kembali gugup saat ditanya apakah dia suka kue coklat atau tidak. 'Selain Rain, nggak ada yang tanya apakah aku suka ini atau tidak. Tapi di rumah ini … Mama selalu tanya. Kue pun dia pastikan aku suka atau enggak. Padahal dikasih kue saja … mau kesukaanku atau enggak sekalipun, aku udah senang luar biasa.' batin Anaya

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    211. Kue untuk Anaya

    Anaya senyum lebar, mencoba meyakinkan Reno kalau dia tak kenapa-napa. Ada rasa salut dan terharu yang menelusup dalam hati Anaya. Karena dulu, dia ingat pria ini sama seperti Dominic–dingin dan pemaksa. Namun, tak disangka pria ini peduli pada Anaya. "Biasa saja, Pak," jawab Anaya dengan nada santai, seolah perasaannya baik-baik saja dan tak ada luka yang sedang menusuk hatinya. "Yah, Tuan biasa saja." Reno menanggapi, "Tuan bisa keliru, bahkan pada dirinya sendiri. Tuan manusia biasa.""Hehehe … kirain setan," canda Anaya, tertawa kecil untuk menghibur diri. Namun, tak disangka Reno malah ikut tertawa–merasa lucu pada perkataan Anaya. Hingga tiba-tiba saja, pintu mobil bagian depan di buka–Dominic mempersilahkan Larisa untuk masuk. Larisa sendiri masuk dengan kaki tertatih, lututnya berdarah akibat terjatuh. Saat akan masuk, Larisa menatap ke arah Anaya–sedikit tak enak hati pada perempuan itu. Sedangkan Dominic, dia melayangkan tatapan tajam dan membunuh ke arah Reno. Tad

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    210. Sepertinya Masih Ada Rasa

    "Dominic, ke-kenapa kamu menciumnya?" tanya Larisa tiba-tiba dengan nada lemah dan parau, menatap sendu pada Dominic yang sedang memeluk perempuan perakit bunga. Dominic mengendorkan pelukannya pada pinggang Anaya lalu dia menatap ke arah Larisa. Ekspresinya datar dan tatapannya dingin. "Ada yang salah?" Dominic menaikkan sebelah alis, "ini istriku," tambahnya. Mata Larisa seketika melebar, menatap terkejut dan panik pada Anaya. A-apa? Perempuan ini istri Dominic? 'Aku ingin egois. Lagipula Dominic tidak mencintai perempuan itu.' Larisa kembali mengingat perkataannya pada Anaya, di mana dia mengatakan kalau dia ingin merebut Dominic dari istrinya. Ternyata istri dari Dominic tersebut adalah perempuan ini sendiri. "Ka-kamu istrinya Dominic?" tanya Larisa dengan nada gugup, menatap penuh perasaan bersalah pada Anaya. Anaya senyum canggung dan tipis, menganggukkan kepala secara pelan. "Iya, Kak." "Ucapanku waktu di toko, tolong lupakan saja," ucap Larisa dengan senyum get

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    209. Berciuman di Tempat Umum

    "Hai," sapa Larisa dengan suara bergetar dan pelan, menatap Dominic dengan mata berkaca-kaca dan senyum tulus penuh kerinduan. Larisa terus mendongak, menatap penuh perasaan rindu dan cinta pada Dominic. Matanya yang berkaca-kaca mulai digenani oleh bulir kristal. Dia tak menyangka kalau dia akan bertemu dengan Dominic di tempat ini. Dia sangat senang hingga rasanya ingin memeluk Dominic secara erat. "Apa kabar?" tanya Larisa lagi, suaranya masih bergetar dan parau. Dia terus memandang wajah Dominic yang terlihat lebih tampan dari yang sebelumnya. Dulu, Dominic sangat tampan dan segar. Sekarang pria matang ini terlihat tampan, berkarisma, dan sangat mempesona. Andai dulu dia tak menikah dengan …- mungkin dia sudah menjadi istri Dominic. Itu semua karena kekejaman dan kejahatan orang di keluarga pria ini. Yah, mereka lah yang membuat Larisa menikah dengan mantan suaminya dan memisahkan Larisa dari Dominic. Orang-orang disekeliling Dominic, mereka semua jahat dan sangat angkuh!

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status