Home / Romansa / Terlena Cinta Mas Juki / Bab 144 gombalan maut

Share

Bab 144 gombalan maut

Author: Miss Luxy
last update publish date: 2026-08-10 22:02:59

Wajah Julian memerah, malu dan gugup. Ia pun segera mencairkan suasana dengan berbasa-basi.

"Bu Soraya ada-ada saja. Pinter juga melawak. By the way, Bu Soraya tinggal bersama siapa?" tanya Julian.

"Sendiri!" jawab Soraya sambil melihat para tukang mengangkut barang-barangnya ke dalam rumah.

"Sendiri? Di rumah segede ini?" sahut Julian. Ia tahu bagaimana kondisi rumah di sampingnya itu. Rumah itu termasuk bangunan yang besar dan mewah dengan dua lantai. Bisa ditempati oleh keluarga besar.

"Iya.
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terlena Cinta Mas Juki   bab 287 ini adalah perintah

    Nyonya Ratih langsung naik pitam mendengar ucapan dari Pak kepala sekolah. "Benar, Nyonya. Kami dapat laporan jika Jasmine dan kakaknya terlibat hubungan yang tidak sehat. Lebih mirisnya lagi, para siswa semuanya sudah tahu. Saya khawatir masalah ini akan membuat nama baik sekolah kita menjadi buruk. Jadi saya ke sini meminta penjelasan Nyonya mengenai hal ini, karena Nyonya adalah keluarga mereka!" kata kepala sekolah lagi.Nyonya Ratih masih terdiam. Namun hatinya sangat ingin mengumpat dan mengadili Jasmine. Tapi ia harus bersikap tenang agar kepala sekolah tidak mengecap dirinya sebagai nenek yang kejam."Oh, iya, Pak. Sebenarnya saya sangat menyayangkan ada masalah seperti ini. Namun perlu Bapak kepala dan guru-guru ketahui, Jasmine dan Mario adalah cucu saya, jadi tidak mungkin mereka punya hubungan aneh-aneh. Itu cuma gosip murahan saja dan sangat tidak penting. Mungkin saja foto itu cuma kebetulan saja. Saya yakin itu pasti fitnah!" jawab Nyonya Ratih.Kali ini Jasmine merasa

  • Terlena Cinta Mas Juki   bab 286 melanggar norma

    Semuanya menoleh ke arah Pak kepala sekolah. Sepertinya Emma juga dalam masalah besar. Namun Emma tak peduli, baginya ia sudah puas membalas ucapan Iwan yang menghina sang Kakak. "Emma! Ke rungan Bapak sekarang juga!" titah Pak kepala sekolah. Tanpa ragu sedikit pun Emma mengikuti perintah kepala sekolah. Di sisi lain Iwan segera dibawa ke ruang UKS untuk mendapatkan pertolongan pertama. Kini, kedua gadis adik Mario berada di ruang kepala sekolah. Jasmine terkejut melihat keadatangan sang adik di ruangan itu. "Emma!" serunya dengan tatapan kaget. Emma berdiri di samping Jasmine dengan dikelilingi oleh guru BK dan kepala sekolah. "Astaga! Apa yang terjadi pada dua gadis ini. Kalian berdua telah membuat masalah di hari yang sama. Satunya kasus foto mesum dan satunya kekerasan. Benar-benar hebat anak-anak Pak Julian ini, sepertinya kita harus mendatangkan orang tua mereka!" sindir Bu Vero sebagai guru BK. Emma langsung menyahuti perkataan sang guru karena kedua orang tuanya sedang

  • Terlena Cinta Mas Juki   bab 285 berikan saya kesempatan

    Jasmine sangat bersedih lantaran Dinda adalah teman sebangkunya yang selama ini sangat dekat dan baik padanya. Dinda menatap Jasmine dengan sinis. "Sorry, Jasmine. Aku bicara sesuai fakta. Kamu yang bikin kami kecewa. Aku nggak ngangka kamu melakukan hal serendah ini. Apa yang ada dalam pikiranmu sampai-sampai Kakakmu sendiri kamu embat. Kayak nggak ada cowok lain aja, kenapa harus Kak Mario? Dia itu saudara kamu, Jasmine! Bisa-bisanya kamu suka sama Kakak sendiri, jijik tahu, nggak!" "Tapi itu nggak benar!" sahut Jasmine membela diri. "Nggak benar katamu! Foto itu sudah sangat jelas, Jasmine! Itu foto kamu sama Kak Mario. Foto kalian itu udah menunjukkan bukti jelas jika kalian itu ada hubungan dan aku yakin banget sebenarnya kamu kan yang ganjen! Kalau bukan kamu yang merayu Kak Mario, mana mau dia mau-mau aja sama kamu, dasar ceek murahan!" lanjut Dinda. "Enggak! Itu nggak benar!" teriak Jasmine dengan keras di ruangan itu sehingga membuat kepala sekolah membentak gadis it

  • Terlena Cinta Mas Juki   bab 284 kamu tega

    "Papa! Papa lebih belain gadis itu daripada aku anak Papa? Papa nggak sayang lagi ama aku!" sahut Cerry tak menyangka. Oak Purba terlihat panik san ia harus bisa membuat Cerry faham. Ia tahu sang anak pasti cukup susah menerima jika ia mengatakan yang sebenarnya. "Cerry, dengarkan, Papa! Papa nggak bermaksud bicara begitu, jangan salah paham dulu!" jawab Pak Purba. "Terus tadi itu apa! Ya udah Papa pergi saja ke sekolah dan bela itu anak sialan!" Emosi Cerry tak terkendali. Entah sebenci apa gadis itu pada Jasmine. Pak Purba sebisa mungkin memberikan penjelasan pada Cerry agar gadis itu bisa mengerti dan tidak menghakimi Jasmine lagi. "Dengar, Sayang! Jasmine adalah perempuan sama seperti kamu. Apa kamu tidak punya empati sedikit pun kepadanya? Jangan terlalu percaya dengan ucapan Nyonya Ratih karena semua itu belum tentu benar. Kita belum tahu apa kata Pak Juian dan istrinya karena mereka berdua yang membawa Jasmine ke rumah dan membesarkannya. Tidak mungkin mereka begitu saj

  • Terlena Cinta Mas Juki   bab 283 kalian berdua anak Papa

    Sementara itu, Pak Purba yang makin tertarik untuk mengetahui asal usul Jasmine, pria itu sengaja menyuruh detektif untuk menyelidikinya. Ia ingin mendapatkan kejelasan tentang siapa orang tua kandung Jasmine yang sebenarnya. "Lakukan secepatnya, aku ingin segera mengetahui siapa gadis itu!" titah Pak Purba pada salah satu anak buahnya di telepon. Setelah itu ia menutup teleponnya. Kepalanya masih terasa sakit, ia duduk di kursi kebesarannya sambil memegangi kepalanya yang terasa mau pecah. "Astaga! Sakit sekali rasanya," rintih pria itu. Di saat yang bersamaan, Cerry datang dan melihat kondisi sang ayah kembali memburuk. "Papa!" Cerry langsung berlari dan menghampiri Pak Purba. Segera gadis itu membantu sang Papa yang hari hendak ia kasih kejutan ulang tahun pria itu. "Cerry!" desis Pak Purba. "Papa minum obatnya dulu!" Cerry segera mengambilkan obat untuk sang Papa. Gadis itu terlihat begitu menyayangi ayahnya dan tak ingin kehilangannya. Pak Purba segera meminum obat tersebu

  • Terlena Cinta Mas Juki   bab 282 pertahankan cintamu

    "Apa?" Jasmine langsung menoleh kaget. Yuni tidak menatapnya namun gadis itu mengulangi lagi kalimat yang baru saja diucapkannya. "Ya, bersiaplah mendapatkan kabar ini. Sebentar lagi kamu akan menjadi ibu. Awalnya memang akan membuatmu mendapatkan masalah besar tapi ke depannya kamu pasti bahagia," kata Yuni menambahkan. Jasmine masih belum mengerti dengan ucapan Yuni. Dirinya akan hamil? Oh, rasanya itu tidak mungkin. Tapi, kemungkinan bisa saja terjadi apalagi dirinya dan Mario sudah menikah. "Hamil? Bagaimana bisa kamu tahu, Yun? Nggak, itu nggak mungkin!" seru Jasmine lirih. Ia masih tak percaya jika itu akan terjadi padanya. Meskipun itu cuma sekedar tebakan, tapi apa yang Yuni katakan sejauh ini tidak pernah meleset. "Satu pesan dariku, pertahankan cintamu, jangan mudah menyerah, semua akan indah pada waktunya," sambung Yuni lagi. Jasmine masih bertanya-tanya. Jika benar itu akan terjadi dipastikan satu sekolah bakal gempar dan ia bisa membuat keluarga Juliansyah Iskandar m

  • Terlena Cinta Mas Juki   Bab 2 lampu kamar harus mati

    “Diafff kamfu!” teriak Nadine lagi. Kali ini Juki berusaha untuk tidak tertawa meskipun ia ingin sekali tertawa mendengar jawaban wanita itu. Konyol, ini sangat konyol. Bagaimana nanti jika dirinya jadi hidup serumah dengan wanita itu, pasti hari-harinya dipenuhi dengan kegilaan. “Iya, iya, maafk

  • Terlena Cinta Mas Juki   Bab 1 tusuk aku saja

    "Aduhhh, susah amat nusuknya, alot bener nih daging sampai pegel tangan!" Juki menggerutu saat ia sedang menusuk daging kambing yang teksturnya cukup keras. Seperti biasa Juki selalu membuat puluhan tusuk daging sapi dan kambing untuk dagangannya sebagai tukang sate. Namun tiba-tiba... "Daripada

  • Terlena Cinta Mas Juki   Bab 6 Buruan pegangin

    Nadine memutar bola matanya mendengar ucapan Juki.“Nggak akan pernah! Membayangkannya saja aku udah ilfeel. Jadi jangan berpikir aku bakal ketagihan, dihh!” sahut Nadine dengan ketus.“Ya sudah terserah, Tante. Buruan pegangin! Lagipula saya juga belum tentu bisa tegang dielus-elus sama Tante. Say

  • Terlena Cinta Mas Juki   Bab 5 Tante jadi ketagihan

    Sepertinya Juki harus memberikan pengertian kepada Nadine bahwa itu bukanlah ular. "Ohhh, ini bukan ular, Tante. Tapi ini yang bakal bikin Tante hamil. Kalau nggak ada ini, ya gimana saya bisa transfer benih ke rahim Tante, masa lewat sedotan?!" kata Juki dengan entengnya.Akhirnya Nadine baru men

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status