Share

Bab 75

Author: Liazta
last update publish date: 2026-06-15 21:33:02

Liora kembali membuka suara, nadanya terdengar begitu sendu dan menusuk ulu hati siapa pun yang mendengarnya. "Kak Leon... Sejak lahir hingga sekarang, aku sadar kalau aku tidak pernah mendapatkan kasih sayang atau barang apa pun dari kalian berdua. Sebuah kado ulang tahun sederhana sekalipun... aku sangat ingin merasakannya, meski mungkin hanya diberikan satu kali saja dalam seumur hidupku. Tapi, aku tahu diri. Aku tidak pernah mengharapkan sebuah kado mewah dengan nilai nominal yang gila-gila
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 347

    Selama ini, Leli menganggap sikap tersebut sebagai bukti bahwa Verdy sangat mencintainya dan ingin melindungi hubungan mereka.Ternyata, semua itu mungkin hanya alasan.“Selama bertahun-tahun,” lanjut Marlina, “Anda tidak pernah berhenti memberikan uang kepada suami saya. Uang yang seharusnya bisa Anda gunakan untuk diri sendiri justru Anda serahkan kepadanya.”Wajah Leli memucat.“Jangan bilang begitu. Saya memberikan uang itu karena saya mencintainya.”“Dan saya berterima kasih untuk itu.”Leli membelalakkan mata.“Apa?”“Terima kasih karena Anda sudah membantu keluarga kami melewati masa-masa sulit. Bisnis keluarga kami pernah mengalami kehancuran. Namun, berkat uang yang diberikan untuk Verdy, keadaan kami perlahan membaik. Sekarang kehidupan kami sudah jauh lebih baik.”Marlina berhenti sejenak, lalu menambahkan dengan nada ringan.“Jadi, sekali lagi, terima kasih, Nyonya Leli.”Tubuh Leli terasa lemas.Ia hampir tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya. Selama ini, ia

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 346

    Setelah berulang kali mencoba mencari cara untuk menghubunginya, Leli akhirnya mendapatkan kesempatan menelepon Verdy, pria yang selama puluhan tahun menjadi kekasih gelapnya.Kerinduan yang terpendam membuatnya tidak sabar menunggu. Lebih dari itu, Leli ingin mengadukan semua masalah yang sedang dihadapinya. Ia berharap Verdy segera turun tangan untuk membebaskannya dan Cynthia dari kesulitan yang mereka alami.Bukankah selama ini pria itu selalu mengatakan bahwa dirinya mencintainya?Leli yakin Verdy tidak akan tinggal diam melihatnya menderita.Nomor yang dihubunginya akhirnya tersambung.“Halo?”Namun, suara yang terdengar dari seberang bukanlah suara laki-laki yang begitu dikenalnya, melainkan suara seorang perempuan.Leli mengerutkan kening. Ia menjauhkan ponsel dari telinganya, lalu memeriksa nomor yang tertera di layar. Setelah memastikan bahwa nomor itu benar, ia kembali menempelkannya ke telinga.“Halo, maaf. Apa benar ini nomor telepon Verdy?”“Benar. Anda siapa? Ada perlu

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 345

    Liora mengangguk pelan. Ia tidak terkejut mendengar keputusan itu. Setelah semua kebohongan dan perselingkuhan yang terungkap, pernikahan Martin dan Leli memang sulit dipertahankan.Namun, tiba-tiba sebuah nama melintas di benaknya.“Aku juga melihat Tante Devi sangat perhatian kepada Papi.”Martin langsung terbatuk kecil.Wajahnya memerah, bahkan sampai ke telinga.“Kenapa tiba-tiba membicarakan Devi?” protesnya. “Kami hanya rekan bisnis.”Liora menatap ayahnya dengan wajah polos.“Memangnya aku mengatakan apa-apa?”“Kamu jelas-jelas sedang menggoda Papi!”“Aku hanya mengatakan bahwa Tante Devi perhatian. Itu fakta, kan?”Martin membuka mulut, tetapi tidak segera menemukan jawaban.Xavier akhirnya tertawa kecil melihat tingkah mertuanya. Liora memang memiliki bakat untuk membuat orang lain kehilangan kata-kata hanya dengan beberapa kalimat sederhana.“Pokoknya, hubungan kami hanya sebatas rekan bisnis,” tegas Martin, berusaha mengembalikan wibawanya.Liora mengangguk patuh.“Baiklah,

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 344

    Xavier benar-benar menepati janjinya. Begitu urusannya dengan klien penting selesai, pria itu langsung menuju rumah Bibi Nina untuk menemui Liora.“Sayang.”Suara lembut Xavier terdengar begitu ia memasuki rumah. Pria itu menghampiri istrinya, lalu duduk di sampingnya sambil menggenggam tangan Liora.Liora tersenyum menatap suaminya. “Kamu tidak kembali ke kantor?”Xavier menggeleng. “Tidak. Aku sudah menyelesaikan urusanku. Lagi pula, dalam keadaan seperti ini, aku ingin menemanimu.”Liora membalas genggaman tangan suaminya. Ada kehangatan yang selalu membuatnya merasa tenang setiap kali Xavier berada di dekatnya.“Aku ingin mengunjungi Papi di rumah tahanan,” ujar Liora kemudian.Xavier mengangguk tanpa ragu. “Ayo. Kita berangkat sekarang.”“Awalnya Kak Leon dan Kak Deon juga ingin ikut. Namun, mereka masih punya urusan yang harus diselesaikan di kantor.” Liora menghela napas kecil. “Tidak apa-apa. Sekarang ada kamu yang menemaniku.”“Aku akan selalu menemanimu,” jawab Xavier.Liora

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 343

    Setelah makan siang selesai, Bibi Nina mulai membereskan meja bersama para asisten rumah tangga. Liora hendak membantunya, tetapi wanita itu langsung menyuruhnya duduk.“Kamu duduk saja. Baru pulang jauh-jauh, masa langsung disuruh bekerja?”“Tapi, Bi, aku bisa membantu.”“Tidak perlu. Temani kakak-kakak mu saja.”Liora akhirnya menurut. Dia kembali ke ruang keluarga bersama kedua kakaknya.Awalnya, percakapan mereka masih santai. Deon sempat melontarkan satu atau dua lelucon, tetapi kali ini Leon tidak menanggapinya dengan tawa seperti tadi.Pria itu justru menatap Liora cukup lama.“Liora, ada sesuatu yang harus kita bicarakan.”Senyum di wajah Liora perlahan memudar.Dia mengamati ekspresi Leon, lalu beralih kepada Deon yang kini duduk lebih tenang dari biasanya.“Ada apa, Kak?”Leon menarik napas sebelum menjawab.“Ini tentang Papi.”Liora langsung menegakkan punggungnya. Dia ingin mendengar penjelasan lengkap dari keluarganya, bukan sekadar membaca pesan singkat atau menerima jaw

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 342

    “Bi, nanti coba, ya. Aku ingin melihatnya.” “Sekarang?” “Iya!” Deon langsung menyela, “Kalau begitu, aku juga ingin melihatnya. Siapa tahu setelah ini Bibi Nina terlihat seperti artis terkenal.” Bibi Nina menatapnya tajam. “Kamu mau makan siang atau mau Bibi usir?” Deon segera mengangkat kedua tangan. “Baik, baik. Aku diam.” Leon tertawa kecil, sementara Liora merangkul Bibi Nina dengan wajah puas. Beberapa saat kemudian, Liora menyampaikan sesuatu yang sejak tadi sudah ingin dikatakannya. “Bi, musim panas nanti ikut aku ke Prancis, ya.” Bibi Nina mengerjap. “Ke Prancis?” Liora mengangguk penuh semangat. “Iya! Aku ingin mengajak Bibi jalan-jalan ke sana. Nanti kita mengunjungi tempat-tempat yang belum sempat aku datangi. Aku juga ingin menunjukkan tempat-tempat indah yang kemarin aku ceritakan.” Bibi Nina tersenyum, tetapi keraguan terlihat di wajahnya. “Bibi ini sudah tidak muda lagi, Liora. Perjalanan sejauh itu melelahkan. Belum lagi cuaca di sana.” “Aku sudah memi

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 35

    Seketika itu juga, hawa di dalam mobil mendadak turun drastis menjadi sedingin es.Xavier melirik spion tengah dengan tatapan mata yang tajam dan menusuk. "Jika kau tertawa sekali lagi, bonus tahunanmu akan aku potong habis!"Satu kalimat ancaman itu meluncur dengan nada sangat datar, namun efeknya

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 8

    Malam itu, rumah keluarga Martin berubah total.Lampu-lampu kristal menyala terang, memantulkan cahaya ke setiap sudut ruangan. Karpet merah terbentang dari gerbang hingga pintu utama. Mobil-mobil mewah berdatangan tanpa henti, menurunkan tamu-tamu dengan pakaian elegan dan senyum penuh kepentingan

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 7

    Udara sore itu terasa berat ketika Liora melangkah keluar dari kafe.Ia tidak langsung pulang.Sejak keluar dari bank, ia tampak waspada membawa tasnya. Tas ini berisi buku-buku, uang dan batu bata. Jelas terasa cukup berat.Langkahnya tenang menyusuri trotoar di depan kafe. Tangannya menggenggam e

  • Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam   Bab 1

    "Sayang, ayo kita pulang."Kata-kata itu terdengar begitu indah di telinga Liora.Matanya berkaca-kaca saat menatap wanita paruh baya di hadapannya.Selama dua belas tahun, Liora menunggu orang tuanya datang menjemputnya di desa ini. Hari ini, semua mimpi serta harapannya akhirnya terwujud.Namun,

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status