Home / Romansa / Terpaksa Menikah dengan Tuan Dirga / Dicintai denga Brutal Oleh Tuan Dirga

Share

Dicintai denga Brutal Oleh Tuan Dirga

Author: Rieyaz Muyas
last update Last Updated: 2024-12-05 20:31:27
"Pilihlah rumah dan vila yang kamu inginkan. Aku akan membelikannya untukmu."

Mereka berdua berkeliling disebuah kantor Real Estate untuk melihat-lihat miniatur rumah dan vila yang dijual di tempat itu. Alia tidak segan-segan lagi untuk menentukan pilihannya. Dia tahu bahwa pria 38 tahun disampingnya ini memiliki uang yang tidak terbatas.

"Jangan salahkan aku jika aku memilih yang paling mahal." ucap Alia.

"Pilihlah sesukamu. Anggap saja ini hadiah karena kamu memutuskan untuk kembali bersamaku."

Tidak dipungkiri memang awalnya Alia enggan kembali ke tempat kelahirannya, namun dia juga sudah tidak memiliki tempat tinggal lagi. Dia juga tidak ingin membebani orang tuanya, karena pada hakikatnya anak yang sudah menikah harus keluar dari rumah atau ikut suaminya. Dia juga tidak ingin Megan memperlakukannya dengan sewenang-wenang. Berada di sisi Dirga saat ini adalah pilihan yang tepat.

"Aku pilih yang ini." tunjuk Alia.

Sebuah Vila dengan gaya eropa sederhana dengan pemandangan danau p
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terpaksa Menikah dengan Tuan Dirga   Sisi Lain Dirga Aditama

    "Tuan, kami sudah menemukan dalangnya." "Baik."Dirga menatap wanita yang tengah berbaring di atas ranjang, wajahnya terlihat tenang dan tetap cantik seperti biasanya. "Kami belum tahu sampai kapan Nnona akan dalam keadaan koma, Tuan. Benturan di kepalaya sangat fatal, dan kemungkinan beliau akan tertidur untuk beberapa waktu tertentu. Kami akan berusaha semkasimal mungkin untuk menolongnya." "Lakukan yang terbaik untuknya. Kalau sampai terjadi sesuatu kepadanya, aku akan mengubur kalian semua untuk menemaninya." "Baik, Tuan."Dirga membelai wajah wanita itu dengan lembut, kemudian mencium keningnya dengan penuh cinta. "Maafkan aku, sayang. Aku pasti akan membalas perbuatan orang yang telah menyakitimu." Gumamnya dalam hati.Dirga menyambar jasnya dan pergi meninggalkan ruangan itu. Dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh menuju lokasi yang sudah ditentukan. Tidak butuh waktu lama, Dirga sudah sampai di sebuah gedung terbengkalai. Dirga disambut oleh beberapa bawahan yan

  • Terpaksa Menikah dengan Tuan Dirga   Salah Paham yang Melukai

    "Aku tidak menyangka bahwa kamu yang selama ini mengirimkan karangan-karangan bunga untukku"Alia menatap lelakt sosok yang duduk dihadapannya saat ini. "Aku juga tidak menyangka bahwa apa yang aku lakukan tidak dapat menggoyahkan perasaaan Dirga padamu, bahkan tidak mampu membuat percikan diantara kalian." Ucap sososk itu. "Kamu terlalu meremehkan dia." "Iya, kamu benar. Aku terlalu meremehkan dia. Tapi, kamu juga seharusnya mulai berpikir, jika apa yang aku lakukan tidak dapat membuatnya cemburu, bisa jadi memang dia tidak mencintaimu atau hanya membutuhkanmu saja."Alia menyeruput kopinya perlahan mendengar ucapan itu. "Apapun perasaan dia, aku tidak peduli. Selagi dia tidak merugikanku, aku tidak masalah." "Lalu, bagaimana dengan perasaanmu? Apakah kamu mencintainya?"Alia meletakkan kembali cangkir kopi. "Bagaiamana perasaanku untuknya,itu bukan urusanmu."Satu jam lalu, sebuah karangan bunga Daysi Merah dikirim ke kantor Alia. Namun, kali ini disertai dengan secarik kart

  • Terpaksa Menikah dengan Tuan Dirga   Adik Ipar

    BRUUKKKK!!!!!"Aw...! Apa kamu tidak punya mata?!""Jelas-jelas kmau yang menabrakku terlebih dahulu. Seharusnya kamu minta maaf kepadaku."Alia memperhatikan wanita muda yang baru saja menabraknya. Postur tubuhnya tidak setinggi dia, dengan rambut panjang terurai."Sudahlah. Aku tidak ingin berurusan denganmu." Ucap Alia hendak berlalu meninggalkan wanita itu."Tunggu dulu, kamu tidak bisa pergi begitu saja setelah menabrakku."Alia mencoba menahan diri karena semua mata diruang kerja itu sedang menatap mereka."Apa maumu?" Tanya Alia."Berlutut dan minta maaf kepadaku!"Alia tersenyum simpul mendengar ucapan wanita itu."Nona, kamu kebanyakan nonton film drama china ya?" Ledek Alia."Apa maksdu kamu?""Aku tidak punya waktu untuk berurusan denganmu."Alia melangkah pergi meninggalkan wanita itu."Hei!! Berhenti kamu"Teriakan wanita itu menghentikan langkah Alia, dia membelikkan badan."Apa lagi?" Tanya Alia."Kamu tahu siapa aku?""Apa urusanku kamu siapa?""Aku adalah adik dari pem

  • Terpaksa Menikah dengan Tuan Dirga   Uang Adalah Budak Cinta

    "Apakah Nona Alia sudah kehilangan kasih sayang Tuan Dirga?" "Apa maksud kamu?" "Pagi ini, aku melihat Alia berangkat kerja menggunakan taksi, tidak lagi menggunakan mobil mewah seperti sebelumnya."Suara karyawan yang tengah membicarakannya terdengar samar-samar dari ruang kerja Alia. "Mereka seperti tidak ada pekerjaan lain saja." Gumam Alia sendiri.Kalau bukan karena Megan dengan sengaja menggores mobilnya kemarin, tentu saja hari ini dia tidak perlu menggunakan taksi untuk sampai kekantor. Masa perbaikan mobilnya memerlukan beberapa hari pengerjaan karena goresan yang Megan tinggalkan cukup dalam. Di rumahnya hanya ada mobilnya dan mobil milik Dirga. Mobil Dirga tentu saja sedang Dirga gunakan untuk perjalanan bisnisnya.Alia memperhatikan ponselnya beberapa kali dan kemudian meletakkan kembali tanpa melakukan apapun. "Apa aku hubungi Dirga aja ya? Minta dia beliin mobil baru. Tapi, apa pantas?"Alia bergelut sendiri dengan pikiran dan batinnya sendiri, rasa gengsi menyelimu

  • Terpaksa Menikah dengan Tuan Dirga   Daisy Merah

    " Nona, ada seseorang yang mengirimkan bunga untukmu?" "Bunga?" "Iya" "Siapa pengirimnya?" "Tidak ada kartu nama dan ucapannya, Nona." "Mungkinkah Dirga?"Alia bertanya-tanya dalam hati siapa yang mengiriminya bunga setiap hari selama dia di rumah sakit. Dia selalu menerima kiriman bunga Daysi Merah setiap pagi, namun tidak pernah dicantumkan nama pengirimnya. "Good Morning" Ucap Dirga yang baru saja muncul dari balik pintu ruang perawatan Alia. "Kamu kenapa kemari?" tanya Alia "Aku menjemputmu. Kata Dokter hari ini kamu sudah boleh pulang." "Aku bisa pulang sendiri." "Ayolah, aku sudah cukp merasa bersalah beberapa hari ini tidak datang menjengukmu." "Kamu tahu kamu salah?" "Maafkan aku. Kamu sebut saja apa yang kamu inginkan, aku akan memberikannya." "Tidak perlu. Aku tidak menginginkan apapun. Aku akan berkemas terlebih dahulu." "Baiklah, aku akan menunggumu dengan sabar."Alia mengemasi barang-barangnya kedalam tas untuk bersiap meninggalkan rumah sakit. "Siapa yang

  • Terpaksa Menikah dengan Tuan Dirga   Retakan Kecil

    Berita itu menyebar begitu cepat bagaikan air yang mengalir begitu deras. Bagaimana tidak, adegan saat Megan menganiaya Alia itu disaksikan oleh hampir setengah karyawan perusahaan Dirga. Terlebih lagi pada saat itu Dirga sedang membawa kliennya menuju ruangannya karena Alia tidak datang membawakan kontrak kerja sama. Hal itu benar-benar menjatuhkan harga diri Dirga, karena bagaimanapun juga publik sudah mengetahui hubungan mereka bertiga. Kejadian itu juga membuat perusahaan Dirga kehilangan kerja sama bernilai jutaan Dolar. "Apakah kamu sudah kehilangan akal sehatmu?!"Ekpresi wajah Dirga menunjukkan amarah yang begitu mendalam terhadap Megan. "Apa kamu sudah tidak waras?!" tanya Dirga kembali. "Dia yang memprovokasiku terlebih dulu! Kenapa kamu melampiaskan emosimu padaku?!" "Kau dengar baik-baik! Kau tidak seharusnya melakukan itu kepadanya tepat dikantorku!" "Siapa suruh jalang sialan itu membuatmu tidak hadir pada malam penting kita!" "Megan!!!!"PLAAAAKK..!!!!Sebuah tamp

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status