Share

Bab 61. TMIS

Penulis: Asri Faris
last update Tanggal publikasi: 2026-03-03 11:45:18

Jena mendelik, memeluk perutnya sendiri lalu berjalan cepat meninggalkan Chika. Kerja sama apanya, yang ada kerja paksa. Normalnya memang seharusnya kerja bersama, itu kalau pasangan ideal, sayangnya mereka lain, terpaksa menjadi pasangan.

"Jen, tungguin, pendapatku bener kan? Kok malah ninggalin."

"Iya bener, Chika memang selalu pintar," jawab Jena tetap berjalan menuju kelasnya.

"Bisa aja kamu, nanti pulang kuliah main di aku ya. Pulang sore aja."

"Nggak bisa, Kak Arlo lagi sakit. T
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (5)
goodnovel comment avatar
Ida Nur Hidayati
yaudah hati hati Jena jangan sampai ada yang cemburu dan salah paham
goodnovel comment avatar
Liyan Damiyanti
ada yg cemburu nanti
goodnovel comment avatar
tyaswahyoe
mendingan naik taksi aja deh Jena...jangan nyari perkara
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku   Bab 140. TMIS

    Arli pulang cepat, beres kantor langsung berkemas. Tidak tahu kenapa bawaannya selalu pingin cepat-cepat sampai rumah. Rindu sama anak istrinya. Padahal setiap hari juga ketemu, melakukan banyak aktivitas bersama. Namun, ngerasa kangen terus. Jatuh cinta memang manis, berasa berbunga-bunga setiap hari. Selalu ingin menghabiskan waktu berdua. "Bik kok sepi? Jena belum pulang? Zalfa sama mama mana?" tanya Arlo begitu sampai rumah tidak menemukan yang dicari. "Ibuk sama Mbak Jena lagi keluar, Mas, Dek Zalfa di belakang sama susternya.""Keluar? Ke mana, Bik? Kok nggak ngomong?" "Kurang tahu Mas, tidak nitip pesan."Arlo langsung menghubungi istrinya. Ternyata Bu Najwa sengaja mengajak Jena keluar untuk sekedar jalan-jalan sekalian belanja. Sementara Zalfa ikut pengasuhnya. Sengaja ditinggal karena memang ingin me time dengan ibu mertua. Lebih tepatnya diajak beliau untuk perawatan. Jena nurut saja, kebetulan sedang senggang setelah beres kuliah. ***"Sayang, jalan sama mama ke mana?

  • Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku   Bab 139. TMIS

    "Kenapa sayang? Tidur, ini sudah malam. Atau ... mau lagi?" goda Arlo tersenyum jahil. "Kak, aku kepikiran Zalfa, kita pulang aja yuk!"Harap maklum, sebagai ibu muda Jena belum pernah terpisah semalam pun, jadi wajar kalau dia cemas. "Kan tadi udah telfon rumah, aman kok sama mama.""Iya sih, cuma aku nggak tenang. Zalfa kalau malam pasti kebangun. Pulang aja ya," pinta Jena membuat Arlo mengiyakan. Mana tega melihat istrinya tidak tenang begini. Walaupun ini moment spesial, mereka bisa lanjut romantisan di rumah. Yang katanya tidak bisa tidur ngajak pulang, baru sampai di mobil saja sudah menguap beberapa kali. Jena memang aslinya ngantuk, hanya saja pikirannya tidak tenang kebawa cemas dengan putrinya. Sampai rumah sudah cukup larut, jam sebelas lewat dan semua orang di kediaman itu sudah tidur. Zalfa bobo di kamar neneknya mengingat tidak ada di kamar. Jadi, Arlo pun membiarkan saja daripada bangunin ibunya yang mungkin sedang enak-enaknya tidur. "Nanti aja ya, gampang, kala

  • Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku   Bab 138. TMIS

    Wajah dan tubuh Jena menegang seketika. Belum juga mulai, dia sudah nervous duluan. Maklum lah, walaupun sudah punya anak, tetapi ini sentuhan pertama dengan lawan jenis secara normal. Mereka memang pernah menyatu, tetapi tentu saja hanya ingatan buruk yang terperangkap di otaknya. Jena benar-benar nol pengalaman, ditambah insiden yang menimpanya. Jadi, Arlo benar-benar harus sabar menghadapi istrinya yang masih polos. "Rileks sayang, tidak apa-apa, kita pelan-pelan saja ya.""Kak, aku takut," ucap Jena jujur. Arlo baru mau mendekat Jena sudah setegang ini, bagaimana dia memulainya. Pria itu seketika memeluknya, mencoba menenangkan dan memberikan rasa nyaman. "Kak Arlo nggak marah?" tanya Jena harap-harap cemas. "Bagaimana mungkin aku marah, apa alasanku buat marah, hmm?" balas Arlo mengurai pelukannya. "Aku terlalu kaku, bagaimana kalau kita mencobanya sekali lagi.""Kamu yakin?" Jena mengangguk ragu. Tetapi dalam hati sudah bertekad untuk tidak membuatnya kecewa. "Terima kas

  • Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku   Bab 137. TMIS

    Ini kali pertama Jena diajak makan malam romantis suaminya. Ya karena memang baru berkomitmen kembali setelah badai. "Kak, serius makan di sini? Emangnya nggak kemahalan ya.""Iya, apa kamu suka?" Jena ngangguk, masih speechless sih, lebih tepatnya tidak menyangka bakalan diajak dinner romantis seperti ini. Arlo menyiapkan ini semuanya. "Jena, aku mungkin tidak bisa menghapus segala kenangan buruk yang pernah ada. Namun, izinkan aku pelan-pelan menebusnya. Biar yang kamu ingat kalau kita punya kenangan yang manis juga."Jena tahu sejauh ini Arlo sudah berusaha. Dia melihatnya sendiri betapa pria itu bersungguh-sungguh memperlakukannya dengan baik. Hati perempuan mana pun pasti akan melunak jika diratukan. Selalu diprioritaskan dan bahkan mendapatkan tempat khusus di hatinya. "Terima kasih sudah kasih aku kesempatan. Aku mencintaimu," ucap pria itu membuat pengakuan mengejutkan. Belum sempat Jena membuka suara, dia sudah dikejutkan dengan surprise lainnya. "Ini bukan nyogok sih,

  • Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku   Bab 136. TMIS

    "Pagi Ma, nitip Zalfa lagi ya.""Pagi sayang, tenang, aman sama mama.""Tapi kayaknya nanti pulangnya agak telat.""Oke, tenang saja, yang penting stok susu melimpah.""Kuliah sampai sore?" tanya Arlo memastikan. "Enggak sih, cuma ada tugas gitu, di kosan Cikha Kak," katanya mau sekalian ada urusan. "Ya udah nanti aku jemput.""Nggak usah, aku kan bawa mobil. Lagian Kak Arlo pulangnya juga sore, palingan Kak Arlo duluan.""Oke, sampai ketemu nanti sore.""Ya, semangat kerjanya suamiku," ucap Jena membuat Arlo senyum-senyum bahagia. Duh ... senengnya yang baru saja balikan. Serasa jatuh cinta lagi, dan pinginnya mau cepat-cepat pulang. Padahal baru berangkat juga keingat yang lagi sibuk terus. Siangnya mereka tak lupa berkabar, saling mengingatkan untuk ibadah dan makan. Perhatian layaknya abg muda, biarpun hal yang sangat sederhana, tetapi mampu membuatnya berbunga-bunga. "Perhatian banget Buk, roman-romanya udah baikan ini," kata Chika mendapati sahabatnya mode respect. "Haha .

  • Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku   Bab 135. TMIS

    Sesampainya di rumah hari sudah gelap. Zalfa bobo sejak dalam perjalanan, membuat Jena kesulitan turun dari mobil. "Sini Zalfa sama aku," ujar Arlo mengambil alih. Dia turun lebih dulu lalu membukakan pintu mobilnya. "Ponselku sayang, tolong bawain!" "Iya, ini parkirnya gini?" "Nanti aku benerin, bawa Zalfa dulu. Barangnya tinggal aja, nanti aku yang masukin." Arlo langsung membawa putri kecilnya ke kamar. Pelan membaringkan ke tempat tidur. "Zalfa bobo? Mama kira kalian mau nginep lagi." "Iya, bobo dari tadi. Besok kan sama-sama sibuk, Ma, jadi nggak bisa nginep lama." Arlo masuk kerja, Jena juga harus ke kampus. Jadi, bakalan sibuk minggu-minggu ini seperti biasanya. Jena langsung bersih-bersih sebelum beristirahat. Sementara Arlo balik ke kamarnya. Kenapa mendadak ada yang aneh, mereka kan sudah sah menjadi suami istri lagi, kenapa tidurnya masih terpisah. "Nggak benar ini, boleh sekamar kan ya," ujar Arlo tersenyum sendiri. Bergegas meyambangi kamar istriny

  • Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku   Bab 17. TMIS

    Peduli apa Jena tentang perkataan baik Arlo terhadap dirinya, dia tetap diam enggan menanggapi. Entahlah, rasanya masih marah saja. Semua tentang pria ini membuatnya tidak suka. Begitu mobil sampai di halaman rumahnya, Jena langsung turun tanpa kata. Arlo mengikuti langkahnya dari belakang sembar

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
  • Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku   Bab 18. TMIS

    Jena meminumnya perlahan selagi masih hangat. Rasanya enak, varian coklat memang menjadi favoritnya dan sepertinya ibu mertuanya itu sangat perhatian. Jena tidak bisa menolak kalau itu dari Bu Najwa, saudara perempuan ibu yang begitu menyayanginya. Sudah menganggap Jena seperti anaknya sendiri. Bah

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
  • Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku   Bab 13. TMIS

    Jena merasa tubuhnya sangat tidak nyaman, kendati demikian, dia masih berusaha menyalakan ponselnya mana tahu bisa. "Ayo dong nyala, satu persen saja tidak apa, aku butuh menghubungi seseorang." Salah Jena sendiri kenapa dia ninggalin resto. Tetapi diam di sana menunggu Arlo yang jelas sudah kel

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Terpaksa Menjadi Istri Sepupuku   Bab 15. TMIS

    Jarum jam terasa bergerak melambat, malam seolah tak ingin berganti menyambut pagi. Padahal rasanya sudah lama sekali di ruangan itu, nyatanya baru terlewat beberapa jam saja pagi tak kunjung menyapa. "Git, kamu nggak tidur, sana tidur di bed tunggu!" seru Arlo agar bocah ini menyingkir. Merusak

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status